Pengusaha Big Bos, BBM Ilegal Bersama : PT ORDO PRATAMA OPTIMAL.  Diduga Kebal Hukum Tidak Ada Rasa Takut Melakukan Aksinya. Bitung, Sulawesi Utara

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Pengusaha Big Bos, BBM Ilegal Bersama : PT ORDO PRATAMA OPTIMAL.  Diduga Kebal Hukum Tidak Ada Rasa Takut Melakukan Aksinya. Bitung, Sulawesi Utara

  Bitung, Sulut - Aktivitas jual beli BBM jenis solar yang diduga ilegal kembali mencuat, kali ini melibatkan truk tanki BBM milik : PT ORDO...

Postingan Populer

Minggu, 12 Januari 2025

Pengusaha Big Bos, BBM Ilegal Bersama : PT ORDO PRATAMA OPTIMAL.  Diduga Kebal Hukum Tidak Ada Rasa Takut Melakukan Aksinya. Bitung, Sulawesi Utara

 
Bitung, Sulut - Aktivitas jual beli BBM jenis solar yang diduga ilegal kembali mencuat, kali ini melibatkan truk tanki BBM milik : PT ORDO PRATAMA OPTIMAL. Praktik ini dinilai merugikan negara dan melanggar  peraturan dan menabrak  perundang undangan terkait minyak dan gas bumi di Indonesia. 12/01/2025

Sebuah truk tangki bermuatan BBM Bio solar bersubsidi berkapasitas 8.000 kiloliter terpantau  beroperasi di Sekitar lokasi, perikani, Kelurahan, Winenet II, Aertembaga, kota Bitung, Sulawesi Utara, Aktivitas ini diduga melibatkan solar bersubsidi tanpa dokumen resmi dari Pertamina, memicu perhatian publik karena dianggap sebagai pelanggaran hukum yang tidak tersentuh oleh aparat APH



Aktivitas kegiatan truk tangki berkepala biru bermuatan BBM Bio solar milik : PT ORDO PRATAMA OPTIMAL. telah beroperasi tiga malam berturut-turut dari malam kamis, Jumat sampai malam Sabtu.

Ketika malam kedua dikonfirmasi, ke seorang sopir truck tengki : PT ORDO PRATAMA OPTIMAL. bernama Eki, yang diduga terlibat dalam aktivitas ini, menyebut bahwa operasi tersebut dimiliki oleh seorang pengusaha bernama Frendli. Namun, upaya awak media untuk menghubungi Frendli melalui pesan WhatsApp hingga kini tidak mendapatkan tanggapan.

Pelanggaran Hukum yang Diduga Dilakukan oleh
Praktik yang melibatkan : PT ORDO PRATAMA OPTIMAL diduga melanggar sejumlah regulasi, di antaranya:

1. UU No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi
Distribusi dan niaga BBM tanpa izin resmi dapat dikenakan sanksi pidana.


2. Perpres No. 191 Tahun 2014
Mengatur tata kelola pendistribusian BBM bersubsidi.

3. Keputusan Menteri ESDM No. 37.K/HK.02/MEM.M/2022
Mengatur bahan bakar khusus penugasan.

Pelanggaran terhadap aturan ini dapat dikenakan sanksi pidana penjara hingga enam tahun dan denda mencapai Rp60 miliar.

Dugaan Distribusi Ilegal
PT ORDO PRATAMA OPTIMAL, diduga menjual solar subsidi secara ilegal kepada pengusaha, kapal SPOB, tambang, dan gudang. Aktivitas ini memicu keresahan karena solar subsidi, yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat, justru dijual bebas tanpa pengawasan yang memadai. Buktinya banyak truck-truck yang lagi antrian sampai sepanjang malam hanya untuk mendapatkan BBM solar

Harapan Masyarakat terhadap Aparat Penegak Hukum, bersama tim media mendesak Polres Bitung, Polda Sulawesi Utara, serta Ditkrimsus Polda Sulut untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku praktik ilegal ini. Langkah hukum yang tegas diharapkan dapat memberikan efek jera sekaligus melindungi kepentingan negara.

Selain itu, Pertamina juga dihimbau untuk meningkatkan pengawasan terhadap distribusi BBM subsidi guna mencegah penyalahgunaan oleh mafia BBM, di duga bukanya bekerja sama dengan para mafia-mafia BBM solar.

Hingga berita ini diterbitkan, tim media masih terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mendalami dugaan ini dan mendorong langkah hukum lebih lanjut terhadap semua pihak yang terlibat.

Team Jaring 
L.I.79

0 comments:

Posting Komentar