Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

KEBAKARAN RUMPUT DI SAMPING TEROWONGAN TOL KARANGASEM, PLUMBON — KUWU SUKIBA LANGSUNG MEMIMPIN WARGA BANTU PEMADAMAN

    CIREBON — Suasana sempat mencekam di area samping terowongan Tol Karangasem, Desa Plumbon, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cire...

Postingan Populer

Selasa, 06 Oktober 2026

KEBAKARAN RUMPUT DI SAMPING TEROWONGAN TOL KARANGASEM, PLUMBON — KUWU SUKIBA LANGSUNG MEMIMPIN WARGA BANTU PEMADAMAN

 
 
CIREBON — Suasana sempat mencekam di area samping terowongan Tol Karangasem, Desa Plumbon, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, pada Selasa sore (6/10/2026). Kobaran api terlihat melalap rumput kering di pinggir jalan tol, disertai kepulan asap tebal yang membubung tinggi ke udara, sehingga langsung menarik perhatian warga yang tinggal di sekitar maupun pengguna jalan yang sedang melintas.
 
Melihat api mulai membesar dan dikhawatirkan akan merambat ke area yang lebih luas, Kuwu Desa Plumbon, Bapak Sukiba, tidak tinggal diam. Beliau langsung turun ke lokasi dan memimpin langsung warga untuk segera melakukan upaya pemadaman sebelum api semakin meluas. Dengan sigap, warga yang dipimpin langsung oleh Bapak Kuwu Sukiba bergegas membawa ember berisi air, selang air, serta alat pemadam sederhana yang tersedia di lingkungan sekitar.
 
"Jangan panik, mari kita bantu sama-sama sebelum petugas datang!" ujar Bapak Sukiba saat mengarahkan warga untuk menyiramkan air ke titik api. Semangat gotong royong pun terlihat nyata, warga saling bahu-membahu bekerja sama mencegah api menyebar ke area vegetasi di sekitar terowongan.
 
Tak lama berselang, mobil pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Cirebon tiba di lokasi. Sesampainya di tempat kejadian perkara, petugas langsung disambut dan dibantu sepenuhnya oleh Bapak Kuwu Sukiba beserta warga yang sudah lebih dulu berupaya meredakan api. Dengan bergabungnya peralatan lengkap dan tenaga petugas pemadam, serta dukungan penuh dari warga setempat, api berhasil dikuasai dan dipadamkan secara tuntas dalam waktu relatif singkat, sehingga kerugian dapat diminimalkan dan tidak menimbulkan dampak yang lebih luas.
 
Berkat kepedulian dan respons cepat Bapak Kuwu Sukiba serta warga setempat, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam peristiwa ini. Penyebab pasti kebakaran rumput tersebut masih dalam penyelidikan pihak berwenang, namun diduga kuat akibat puntung rokok yang dibuang sembarangan atau suhu udara yang cukup panas memicu terbakarnya rumput kering di area tersebut.
 
Di akhir kegiatan, Bapak Kuwu Sukiba menyampaikan apresiasinya kepada seluruh warga yang telah bergerak cepat membantu pemadaman. "Terima kasih kepada semua warga yang sudah bahu-membahu membantu. Ini bukti bahwa jika kita bersatu, kita bisa mengatasi masalah bersama. Mari kita jaga kebersihan dan keamanan lingkungan kita, terutama di area yang rawan kebakaran," ucap beliau.
 
Pihak berwenang juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk senantiasa berhati-hati, tidak membuang sampah yang mudah terbakar maupun puntung rokok di area pinggir jalan, lahan kering, maupun fasilitas umum, mengingat cuaca yang cukup kering belakangan ini dapat dengan mudah memicu kebakaran yang meluas. Jika melihat tanda-tanda kebakaran, segera laporkan ke pihak berwenang atau hubungi nomor darurat agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat.

((Bang Keling))

KEBAKARAN RUMPUT DI SAMPING TEROWONGAN TOL KARANGASEM, PLUMBON, KUWU SUKIBA LANGSUNG MEMIMPIN WARGA BANTU PEMADAMAN

 
CIREBON — Suasana sempat mencekam di area samping terowongan Tol Karangasem, Desa Plumbon, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, pada Selasa sore (6/10/2026). Kobaran api terlihat melalap rumput kering di pinggir jalan tol, disertai kepulan asap tebal yang membubung tinggi ke udara, sehingga langsung menarik perhatian warga yang tinggal di sekitar maupun pengguna jalan yang sedang melintas.
 
Melihat api mulai membesar dan dikhawatirkan akan merambat ke area yang lebih luas, Kuwu Desa Plumbon, Bapak Sukiba, tidak tinggal diam. Beliau langsung turun ke lokasi dan memimpin langsung warga untuk segera melakukan upaya pemadaman sebelum api semakin meluas. Dengan sigap, warga yang dipimpin langsung oleh Bapak Kuwu Sukiba bergegas membawa ember berisi air, selang air, serta alat pemadam sederhana yang tersedia di lingkungan sekitar.
 
"Jangan panik, mari kita bantu sama-sama sebelum petugas datang!" ujar Bapak Sukiba saat mengarahkan warga untuk menyiramkan air ke titik api. Semangat gotong royong pun terlihat nyata, warga saling bahu-membahu bekerja sama mencegah api menyebar ke area vegetasi di sekitar terowongan.
 

Tak lama berselang, mobil pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Cirebon tiba di lokasi. Sesampainya di tempat kejadian perkara, petugas langsung disambut dan dibantu sepenuhnya oleh Bapak Kuwu Sukiba beserta warga yang sudah lebih dulu berupaya meredakan api. Dengan bergabungnya peralatan lengkap dan tenaga petugas pemadam, serta dukungan penuh dari warga setempat, api berhasil dikuasai dan dipadamkan secara tuntas dalam waktu relatif singkat, sehingga kerugian dapat diminimalkan dan tidak menimbulkan dampak yang lebih luas.
 
Berkat kepedulian dan respons cepat Bapak Kuwu Sukiba serta warga setempat, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam peristiwa ini. Penyebab pasti kebakaran rumput tersebut masih dalam penyelidikan pihak berwenang, namun diduga kuat akibat puntung rokok yang dibuang sembarangan atau suhu udara yang cukup panas memicu terbakarnya rumput kering di area tersebut.
 
Di akhir kegiatan, Bapak Kuwu Sukiba menyampaikan apresiasinya kepada seluruh warga yang telah bergerak cepat membantu pemadaman. "Terima kasih kepada semua warga yang sudah bahu-membahu membantu. Ini bukti bahwa jika kita bersatu, kita bisa mengatasi masalah bersama. Mari kita jaga kebersihan dan keamanan lingkungan kita, terutama di area yang rawan kebakaran," ucap beliau.
 
Pihak berwenang juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk senantiasa berhati-hati, tidak membuang sampah yang mudah terbakar maupun puntung rokok di area pinggir jalan, lahan kering, maupun fasilitas umum, mengingat cuaca yang cukup kering belakangan ini dapat dengan mudah memicu kebakaran yang meluas. Jika melihat tanda-tanda kebakaran, segera laporkan ke pihak berwenang atau hubungi nomor darurat agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat.

((A, Rahmat))

KEBAKARAN RUMPUT DI SAMPING TEROWONGAN TOL KARANGASEM, PLUMBON — KUWU SUKIBA PIMPIN LANGSUNG WARGA BANTU PEMADAMAN

CIREBON — Sebuah kebakaran terjadi di lahan rumput kering di pinggir jalan tol, tepatnya di area samping terowongan Tol Karangasem, Desa Plumbon, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, pada Selasa sore (6/10/2026). Kobaran api yang melalap rumput kering terlihat cukup jelas dengan kepulan asap yang membubung tinggi, sehingga langsung disadari oleh warga yang tinggal di sekitar maupun pengguna jalan yang melintas.
 
Melihat api mulai menyebar dan khawatir akan meluas ke area sekitar, warga setempat tidak menunggu lama. Kuwu Desa Plumbon, Bapak Sukiba, tampil langsung memimpin dan mengkoordinasikan warga untuk segera bergerak melakukan upaya pemadaman awal. Di bawah arahan beliau, warga dengan sigap membawa ember berisi air, selang air, serta alat pemadam sederhana, lalu bahu-membahu menyiramkan air ke titik api guna mencegahnya merambat lebih luas.
 
Tak lama kemudian, mobil pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Cirebon tiba di lokasi. Sesampainya di tempat kejadian, petugas langsung melancarkan operasi pemadaman, dan dibantu sepenuhnya oleh warga setempat yang dipimpin langsung oleh Kuwu Sukiba. Berkat kerja sama yang erat antara petugas pemadam dan warga yang bergerak cepat, api berhasil dikuasai dan dipadamkan secara tuntas dalam waktu relatif singkat, sehingga tidak menimbulkan kerugian yang lebih besar.
 
Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam peristiwa ini. Penyebab pasti kebakaran rumput tersebut masih dalam penyelidikan, namun diduga kuat akibat puntung rokok yang dibuang sembarangan atau panas cuaca yang memicu terbakarnya rumput kering di area tersebut.
 
Kuwu Sukiba mengimbau kepada seluruh warga Desa Plumbon untuk senantiasa waspada dan tidak membuang sampah maupun benda yang mudah terbakar di area pinggir jalan maupun lahan kering, mengingat cuaca yang cukup kering belakangan ini dapat dengan mudah memicu kebakaran yang meluas.

((A, Rahmat))

BONGKAR JARINGAN ILEGAL! DITRESNARKOBA POLDA METRO JAYA SITA 827 BUTIR OBAT KERAS DI KIOS PONDOK PINANG

 
JAKARTA — Langkah tegas kembali diambil oleh jajaran kepolisian dalam memberantas peredaran obat-obatan terlarang. Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya berhasil membongkar praktik peredaran obat keras daftar G dan obat psikotropika secara ilegal di sebuah kios yang terletak di kawasan Pondok Pinang, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Pengungkapan ini dilakukan pada Sabtu, 3 Oktober 2026 .
 
Sebelum melakukan penindakan, petugas terlebih dahulu melakukan pemantauan intensif dan pemetaan menyeluruh terhadap lokasi yang diduga menjadi tempat beroperasi pengedar obat ilegal. Setelah memastikan data dan informasi akurat, tim bergerak cepat mengamankan pelaku berinisial RI (26 tahun) di lokasi kejadian.
 
Hasil penggeledahan di lokasi menemukan ratusan butir obat keras yang disembunyikan dan siap diedarkan tanpa izin edar resmi maupun resep dokter. Total barang bukti yang diamankan berjumlah 827 butir obat, dengan rincian sebagai berikut :
 
- 680 butir Tramadol — obat pereda nyeri yang termasuk daftar G
​
- 46 butir Trihexyphenidyl — biasanya digunakan untuk penyakit saraf
​
- 77 butir Alprazolam — obat penenang golongan psikotropika
​
- 10 butir Diazepam — obat penenang
​
- 8 butir Lorazepam — obat penenang golongan psikotropika
​
- 6 butir Riklona (Clonazepam) — obat penenang berbahaya
 
Selain obat-obatan, petugas juga menyita satu unit ponsel merek Vivo yang diduga digunakan untuk komunikasi transaksi jual beli, serta sejumlah uang tunai yang diduga berasal dari hasil penjualan obat-obatan ilegal tersebut.
 
"Kami dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya telah mengamankan seorang pria berinisial RI terduga pelaku peredaran obat-obat daftar G di daerah Pondok Pinang, Jakarta Selatan, dengan barang bukti sekitar 827 butir," ujar Panit Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Iptu Eka, dalam keterangan resminya kepada awak media .
 
"Tersangka beserta seluruh barang bukti telah dibawa ke kantor Ditresnarkoba Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut guna menelusuri jejak jaringan serta sumber pasokan obat-obatan tersebut," lanjut Iptu Eka.
 
Ancaman Pidana Berat
 
Peredaran obat keras daftar G dan psikotropika tanpa izin edar resmi merupakan tindak pidana serius. Tersangka dapat dijerat dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, khususnya :
 
 Pasal 435: Mengedarkan sediaan farmasi tanpa memenuhi syarat, ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun dan/atau denda paling banyak Rp5 miliar
​
Pasal 436 Ayat (2): Peredaran obat tanpa izin edar ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun dan/atau denda paling banyak Rp500 juta
 
Obat-obatan jenis tersebut jika dikonsumsi tanpa pengawasan dokter dapat menyebabkan ketergantungan berat, kerusakan organ permanen, gangguan saraf, hingga risiko kematian mendadak. Pihak kepolisian terus mengimbau masyarakat untuk tidak membeli obat keras di tempat yang tidak berwenang, dan segera melaporkan jika menemukan aktivitas serupa di lingkungan sekitar .
 
Kasus ini masih dalam proses penyelidikan, polisi berupaya menelusuri jaringan pemasok obat-obatan tersebut agar tidak hanya pelaku di tingkat pengecer, tetapi juga pihak-pihak di baliknya dapat diungkap dan diproses hukum secara tuntas .

((Bang Keling))

Tim Puslitbang Polri Teliti Kesesuaian Biaya Penyidikan di Polres Cirebon Kota

Cirebon Kota - Tim Puslitbang Polri melaksanakan penelitian terkait kesesuaian norma indeks biaya penyelidikan dan penyidikan tindak pidana dengan kebutuhan operasional riil serta karakteristik kewilayahan di Aula Sanika Satyawada Polres Cirebon Kota, Selasa (6/10/2026) mulai pukul 09.30 WIB hingga selesai, dengan melibatkan personel Polres Cirebon Kota dan Polres Kuningan sebagai peserta penelitian.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., mengatakan penelitian tersebut memiliki peran penting dalam mendukung efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya fungsi penegakan hukum, karena kebutuhan operasional dalam penyelidikan dan penyidikan perlu didukung dengan perencanaan serta penganggaran yang sesuai dengan kondisi nyata di lapangan.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Tim Puslitbang Polri Kombes Pol Ida Bagus Made W., S.I.K., M.M., Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., Wakapolres Kuningan Kompol Eryda Kusumah, S.I.K., M.H., lima personel Tim Puslitbang Polri, serta 30 peserta yang terdiri dari personel Polres Cirebon Kota dan Polres Kuningan.

Dalam sambutannya, Kapolres Cirebon Kota menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan penelitian yang dilakukan Tim Puslitbang Polri, sekaligus menekankan pentingnya data yang akurat dan berbasis kondisi faktual sebagai dasar dalam menghasilkan penelitian yang berkualitas dan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan efektivitas tugas kepolisian.

Penelitian tersebut secara khusus membahas apakah norma indeks biaya penyelidikan dan penyidikan yang berlaku telah sesuai dengan kebutuhan nyata dalam penanganan perkara, dengan mempertimbangkan perbedaan karakteristik setiap wilayah, kondisi geografis, jarak tempuh, sarana transportasi, kebutuhan pemeriksaan saksi dan ahli, serta tingkat kesulitan perkara yang ditangani oleh personel di lapangan.

Tim Puslitbang Polri juga menggali berbagai data pendukung, mulai dari anggaran yang tersedia dan realisasi penggunaannya hingga kebutuhan biaya penyelidikan dan penyidikan, serta mengidentifikasi berbagai hambatan yang dihadapi penyelidik dan penyidik agar hasil penelitian dapat menggambarkan kondisi operasional secara objektif dan menjadi bahan evaluasi bagi pengambil kebijakan.

Kapolres Cirebon Kota mendorong seluruh personel yang menjadi peserta penelitian untuk memberikan data dan informasi secara terbuka berdasarkan pengalaman serta kondisi yang benar-benar dihadapi dalam pelaksanaan tugas, sehingga penelitian tidak sekadar menghasilkan usulan penambahan anggaran, tetapi mampu memetakan kebutuhan operasional, komponen biaya, dasar perhitungan, serta manfaatnya terhadap efektivitas penanganan perkara.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan paparan penelitian berjudul “Kesesuaian Norma Indeks Penyelidikan dan Penyidikan Tindak Pidana dengan Kebutuhan Operasional Riil serta Karakteristik Kewilayahan Guna Mewujudkan Efektivitas Penegakan Hukum”, dengan Tim Puslitbang Polri terdiri dari Kombes Pol Ida Bagus Made W., S.I.K., M.M. selaku ketua tim, Pembina Utama Moch Nurhasim, S.IP., M.Si. selaku konsultan dari BRIN, Pembina Tk I Budi Triyanto, S.Sos. selaku sekretaris, Iptu Tezar Rachman, S.Tr.K. dan Briptu Robi Wardiansyah, S.Psi. sebagai anggota.
“Penelitian ini penting untuk memastikan bahwa dukungan anggaran bagi kegiatan penyelidikan dan penyidikan benar-benar mencerminkan kebutuhan riil personel di lapangan serta karakteristik wilayah masing-masing. Kami berharap seluruh personel dapat memberikan data dan informasi secara objektif, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga hasil penelitian Puslitbang Polri dapat menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi untuk mendukung penanganan perkara yang lebih efektif sekaligus menjaga integritas dan akuntabilitas penggunaan anggaran,” ujar Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M.

((A, Rahmat))

Ciptakan Kenyamanan Dan Kondusifitas di Wilayah Piket Koramil 03/Serengan Laksanakan Patroli Malam


Uploaded Image

Surakarta - Piket Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Peltu Kwibiyanto melaksanakan Patroli Malam di seputaran wilayah binaan Koramil 03/Serengan, Senin (06/09/2026).

Dikatakan Peltu Kwibiyanto Patroli malam bersama Linmas  dilaksanakan ditempat rawan terjadinya kriminalitas dan bentuk kejahatan lainnya, melalui obyek-obyek vital Pemerintah serta kegiatan masyarakat yang ada diwilayah Koramil 03/Serengan juga termasuk  lingkungan maupun perumahan warga masyarakat.

"Patroli bersama Linmas bukan hanya sekedar kegiatan rutinitas Piket Koramil 03/Serengan,namun merupakan salah satu wujud tanggung jawab dan tindakan aktif Piket sebagai upaya menciptakan kondusifitas, meminimalisir terjadinya kriminalitas maupun kemungkinan terjadinya gangguan keamanan lainnya terhadap masyarakat khususnya di wilayah Koramil 03/Serengan."tegasnya.

Penulis : Arda 72

Korps Rapot Pengabdian, Ipda Carsa Naik Pangkat Jadi Perwira

Cirebon Kota - Polres Cirebon Kota menggelar Upacara Korps Rapot Kenaikan Pangkat Pengabdian periode 1 Oktober 2026 bagi personel Polri yang telah menunjukkan dedikasi dan pengabdian selama menjalankan tugas, Selasa (6/10/2026) pagi, bertempat di Lapangan Upacara Mako Polres Cirebon Kota, Jalan Veteran No. 5, Kelurahan Kebonbaru, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., selaku Inspektur Upacara, menyampaikan bahwa kenaikan pangkat pengabdian merupakan bentuk apresiasi institusi kepada personel yang selama masa kedinasannya telah memberikan kontribusi, dedikasi, serta pengabdian yang baik bagi pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya di lingkungan Polres Cirebon Kota.

Personel yang menerima Korps Rapot Kenaikan Pangkat Pengabdian dalam upacara tersebut yakni Ipda Carsa, yang sebelumnya berdinas sebagai Bhabinkamtibmas Desa Mertasinga Polsek Gunung Jati Polres Cirebon Kota, dengan kenaikan pangkat dari golongan Bintara menjadi golongan Perwira sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian dan pelaksanaan tugas selama berdinas sebagai anggota Polri.

Upacara yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 08.20 WIB tersebut diikuti oleh jajaran pejabat utama, para Kapolsek, perwira, serta personel Polres Cirebon Kota dari berbagai satuan fungsi, sehingga momentum kenaikan pangkat pengabdian tersebut menjadi bagian penting dalam pembinaan personel sekaligus penghargaan terhadap perjalanan pengabdian anggota di lingkungan institusi Kepolisian.

Dalam amanatnya, Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan mengucapkan selamat kepada personel yang memperoleh kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dan menegaskan bahwa pencapaian tersebut tidak semata-mata merupakan perubahan pangkat dalam jenjang kepangkatan Polri, tetapi juga menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan kepada institusi selama menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota Polri.

Menurut Kapolres, amanah berupa pangkat yang lebih tinggi harus dimaknai sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas kinerja, profesionalisme, kedisiplinan, serta tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, karena setiap kenaikan pangkat membawa konsekuensi berupa tuntutan untuk menjaga sikap, perilaku, integritas, dan kehormatan institusi Polri.

Kenaikan pangkat pengabdian tersebut juga diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh personel Polres Cirebon Kota untuk terus memberikan pengabdian terbaik dalam setiap pelaksanaan tugas, sekaligus menjadi pengingat bahwa loyalitas, dedikasi, dan konsistensi dalam menjalankan tugas secara profesional merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Setelah pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama personel yang menerima Korps Rapot Kenaikan Pangkat Pengabdian bersama Kapolres Cirebon Kota dan para pejabat utama Polres Cirebon Kota sebagai bentuk apresiasi serta dokumentasi atas momentum penting dalam perjalanan kedinasan personel yang bersangkutan.
Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., menyampaikan, “Saya mengucapkan selamat kepada personel yang telah mendapatkan kenaikan pangkat pengabdian setingkat lebih tinggi. Jadikan kenaikan pangkat ini sebagai amanah dan motivasi untuk terus meningkatkan kinerja, profesionalisme, serta menjaga sikap dan perilaku selama berdinas, sehingga pengabdian yang diberikan senantiasa dapat menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Polri, khususnya Polres Cirebon Kota.”

((A, Rahmat))

SEJARAH TERUKIR! TIMNAS INDONESIA JUARA FIFA ASEAN CUP 2026 LEWAT DRAMA ADU PENALTI

JAKARTA — Malam bersejarah, Senin (5/10/2026) akan selalu diingat oleh seluruh rakyat Indonesia. Di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Timnas Indonesia resmi mencatat sejarah emas dengan menaklukkan Thailand dan meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026. Kemenangan ini diraih melalui drama adu penalti yang menegangkan dengan skor akhir 4-2, setelah kedua tim bermain imbang kuat 2-2 hingga masa perpanjangan waktu usai.
 
Laga puncak ini berjalan sangat sengit sejak peluit pertama berbunyi, kedua tim saling serang dan menampilkan permainan berkualitas. Di bawah dukungan luar biasa sekitar 70 ribu suporter yang memenuhi tribun SUGBK, Indonesia sempat unggul lebih dulu melalui gol Dean James pada menit ke-84. Namun Thailand tidak mudah menyerah, berhasil menyamakan kedudukan dan memaksa pertandingan berlanjut ke babak perpanjangan waktu.
 
Di babak tambahan, suasana semakin memanas. Thailand sempat memimpin, namun semangat juang tinggi pasukan Garuda tak pernah padam. Di momen krusial menit ke-115, Elkan Baggott tampil sebagai pahlawan dengan gol penyama kedudukan yang mengunci skor sementara 2-2, membawa pertandingan ke babak penentuan lewat adu penalti.
 
Tekanan memuncak di babak penentuan. Keempat algojo Indonesia, Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, dan Shayne Pattynama, semuanya menampilkan ketenangan luar biasa dan sukses menaklukkan kiper lawan. Di sisi lain, kiper andalan Indonesia, Emil Audero, tampil gemilang dengan menepis salah satu tendangan Thailand, sementara dua penendang lainnya gagal memanfaatkan peluang. Skor adu penalti berakhir 4-2 untuk Indonesia!
 
Kemenangan ini menandai gelar juara pertama Indonesia di ajang ASEAN Cup sepanjang sejarah, sekaligus memutus penantian panjang selama 35 tahun. Kebahagiaan meledak di stadion dan di seluruh penjuru negeri, dari Sabang sampai Merauke.
 
"Alhamdulillah, ini bukan milik kami semata, tapi milik seluruh rakyat Indonesia. Kita juara! Terima kasih atas dukungan luar biasa kalian," ungkap haru kapten Timnas Indonesia, Kevin Diks, saat mengangkat trofi juara di tengah riuh sorak ribuan suporter Garuda.
 
Mimpi yang tertunda kini telah menjadi kenyataan. Indonesia adalah Raja ASEAN! 

((A, Rahmat))

Kapolresta Cirebon Hadiri HUT ke-81 TNI, Tegaskan Soliditas TNI-Polri Jaga Keutuhan NKRI

CIREBON – Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026 yang digelar di Stadion Ranggajati, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Senin (5/10/2026).

Upacara tersebut dipimpin Danrem 063/Sunan Gunung Jati Kolonel Inf. Galih Bramantyo, S.E., M.Si., selaku Inspektur Upacara. Kegiatan turut dihadiri Bupati Cirebon Drs. Imron Rosyadi, M.Ag., jajaran Forkopimda Kabupaten dan Kota Cirebon, para pimpinan satuan TNI-Polri, kepala SKPD, purnawirawan TNI-Polri, serta tamu undangan lainnya.

Peringatan HUT ke-81 TNI tahun ini mengusung tema “Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.” Tema tersebut menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan, persatuan, dan gotong royong dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama mengatakan, soliditas dan sinergitas TNI-Polri merupakan bagian penting dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.

Menurutnya, TNI dan Polri memiliki peran strategis dalam memberikan rasa aman sekaligus mendukung berbagai program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Momentum HUT ke-81 TNI ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperkuat sinergitas dan soliditas TNI-Polri bersama seluruh elemen masyarakat. Dengan kebersamaan dan komunikasi yang baik, kita dapat bersama-sama menjaga keamanan, persatuan, serta keutuhan NKRI,” ujar Kombes Pol. Imara Utama.

Ia menambahkan, sinergitas TNI-Polri tidak hanya diwujudkan dalam pelaksanaan tugas pengamanan, tetapi juga melalui kehadiran bersama di tengah masyarakat dalam memberikan pelayanan dan menyelesaikan berbagai persoalan yang berkembang.

“Polresta Cirebon akan terus menjaga dan memperkuat kolaborasi dengan jajaran TNI serta seluruh stakeholder. Tujuannya tentu untuk memberikan pelayanan terbaik, menjaga kondusivitas wilayah, dan memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” katanya.

Upacara HUT ke-81 TNI tersebut berlangsung khidmat dan diikuti berbagai unsur pasukan TNI, Polri, serta ASN TNI. Kehadiran jajaran TNI-Polri dalam satu barisan menjadi simbol kuatnya persatuan dan kebersamaan dalam menjaga keamanan serta kedaulatan bangsa.

Melalui momentum HUT ke-81 TNI, Polresta Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergitas dengan TNI dan seluruh unsur pemerintahan maupun masyarakat, sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kabupaten Cirebon yang aman, tertib, dan kondusif serta menghadirkan pelayanan yang semakin dekat dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

((A, Rahmat))

Senin, 05 Oktober 2026

Regu Damkar Kodim 0728/Wonogiri Bersama Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Kawasan Perhutani Alas Kethu




Uploaded Image

Wonogiri – Regu pemadam kebakaran (Damkar) Kodim 0728/Wonogiri bersama tim gabungan bergerak cepat melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kawasan Perhutani Alas Kethu, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri. Senin (5/10/2026).

Kebakaran yang melanda kawasan hutan tersebut mendapat penanganan secara terpadu dengan melibatkan personel TNI, petugas pemadam kebakaran, Perhutani, serta unsur terkait lainnya. 

Tim gabungan berjibaku memadamkan titik api sekaligus melakukan upaya pendinginan untuk mencegah munculnya kembali bara api dan meluasnya area yang terbakar.

Dalam pelaksanaan pemadaman, personel di lapangan menghadapi medan yang cukup menantang serta kondisi vegetasi yang mudah terbakar. 

Dengan menggunakan peralatan pemadam yang tersedia, petugas melakukan penyekatan dan pemadaman secara bertahap hingga kobaran api berhasil dikendalikan.

Keterlibatan Regu Damkar Kodim 0728/Wonogiri merupakan bentuk respons cepat dan kepedulian TNI dalam membantu penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Wonogiri.

Selain pemadaman, tim gabungan juga melakukan pemantauan di sekitar lokasi guna memastikan tidak terdapat titik api baru yang berpotensi menyebabkan kebakaran kembali meluas.

Sinergi antara TNI, Damkar, Perhutani dan unsur terkait menjadi langkah penting dalam penanganan karhutla, khususnya di kawasan hutan yang memiliki vegetasi mudah terbakar. 

Masyarakat juga diimbau untuk turut menjaga kelestarian hutan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu terjadinya kebakaran.

Dengan kerja sama dan respons cepat seluruh unsur, kebakaran di kawasan Perhutani Alas Kethu dapat ditangani sehingga risiko meluasnya api dan kerusakan kawasan hutan dapat diminimalkan.

Penulis : Arda 72