Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Ciptakan Kenyamanan Dan Kondusifitas di Wilayah Piket Koramil 05/Pasar Kliwon Laksanakan Patroli Malam.

Surakarta, Jum'at 14/08/2026 pukul 21.00 WIB, Piket Koramil 05/Pasar Kliwon Kodim 0735/Surakarta Sertu Marno melaksanakan Patroli M...

Postingan Populer

Sabtu, 15 Agustus 2026

Ciptakan Kenyamanan Dan Kondusifitas di Wilayah Piket Koramil 05/Pasar Kliwon Laksanakan Patroli Malam.

Surakarta, Jum'at 14/08/2026 pukul 21.00 WIB, Piket Koramil 05/Pasar Kliwon Kodim 0735/Surakarta Sertu Marno melaksanakan Patroli Malam di seputaran wilayah binaan Koramil 05/Pasar Kliwon.

Ditegaskan Sertu Marno Patroli malam bersama Linmas  dilaksanakan ditempat rawan terjadinya kriminalitas dan bentuk kejahatan lainnya, melalui obyek-obyek vital Pemerintah serta kegiatan masyarakat yang ada diwilayah Koramil 05/Pasar Kliwon juga termasuk  lingkungan maupun perumahan warga masyarakat.

"Patroli bersama Linmas bukan hanya sekedar kegiatan rutinitas Piket Koramil 05/Pasar Kliwon,namun merupakan salah satu wujud tanggung jawab dan tindakan aktif Piket sebagai upaya menciptakan kondusifitas, meminimalisir terjadinya kriminalitas maupun kemungkinan terjadinya gangguan keamanan lainnya terhadap masyarakat khususnya di wilayah Koramil 05/Pasar Kliwon Kodim Surakarta."pungkasnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Babinsa Hadiri Pengukuhan dan Pelantikan PASKIBRA SMKN 08/Surakarta

Surakarta - Babinsa Kepatihan Wetan Koramil 04/Jebres Sertu Budiono hadiri pengukuhan Paskibra SMKN 08/Surakarta bertempat di halaman Sekolah SMKN 08 Jl. Sangihe Kelurahan Kepatihan Wetan Kec. Jebres Kota Surakarta. Jum’at ( 14/08/2026).

Sertu Budiono mengatakan Pengukuhan Paskibra SMKN 08/Surakarta berlangsung dengan khidmat. Acara ini menjadi momen penting bagi para putra-putri terbaik dari berbagai kelas di sekolah SMKN 08/Surakarta ini, yang telah terpilih untuk mengemban tugas mulia mengibarkan Sang Merah Putih pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81, 17 Agustus 2026.

Dalam prosesi pengukuhan ini, para anggota Paskibraka resmi disahkan sebagai pengibar bendera, menandakan kesiapan mereka dalam menjalankan tugas negara.

 Semangat patriotisme dan tanggung jawab terpancar dari wajah-wajah muda yang penuh kebanggaan dan tekad.

"Pengukuhan ini bukan sekadar formalitas, tetapi simbol dari dedikasi dan kerja keras para pelajar yang telah menjalani latihan intensif demi suksesnya upacara pengibaran bendera Merah Putih, yang menjadi puncak perayaan kemerdekaan di SMKN 08/Surakarta. Mari dukung dan bantu doa agar mereka mampu melaksanakan tugas dengan baik tanpa hambatan apapun. Dirgahayu Negeriku. Terus Melaju Untuk Indonesia Emas,”pungkas Sertu Budiono

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Jelang HUT Ke-81 RI, Kodim 0735/Surakarta Gelar Do'a Bersama

Surakarta - Sebagai ungkapan rasa syukur dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, Kodim 0735/Surakarta menggelar doa bersama. Bertempat di masjid Al Falaq Komplek Kodim 0735/Surakarta, Jln. A Yani No.349, Kelurahan Kerten, Kecamatan Laweyan, Jum’at (14/08/2026).

Kegiatan doa bersama dalam rangka memperingati HUT RI ke-81 Tahun 2026 diikuti seluruh Prajurit dan PNS Jajaran Kodim 0735/Surakarta.

Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Arief Handoko Usman, S.H., dalam sambutannya menyatakan tujuan Doa bersama, selain sebagai ungkapan rasa syukur kepada tuhan yang maha esa yang telah memberikan karunianya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Kegiatan ini kita lakukan dalam rangka mengirim doa kepada para pahlawan yang telah gugur dalam memperjaungkan Kemerdekaan Indonesia, sekaligus bagi kita pewaris perjuangannya dalam mengisi kemerdekaan."tuturnya.

“Semoga diberikan barokah keselamatan dan kelancaran serta kesuksesan dalam mengabdi mengisi kemerdekaan RI,” pungkasnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Perkuat Pelayanan Publik Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo Borong Delapan Penghargaan pada Evaluasi Kinerja Semester I TA 2026 

WONOSOBO – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo menghadiri kegiatan Evaluasi Capaian  Kinerja  Semester  I  Tahun  Anggaran  2026  UPT  Imigrasi  Se  Jawa  Tengah  yang diselenggarakan di Horison Resort Dieng Kabupaten Wonosobo pada Jumat 14 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Tengah Haryono Agus Setiawan. Agenda acara diisi dengan paparan materi dari Kantor Pelayanan  Perbendaharaan  Negara  Banjarnegara  serta  pemaparan  capaian  kinerja  dari seluruh UPT Imigrasi Jawa Tengah. 

Dalam  pengarahannya  Kepala  Kantor  Wilayah  Direktorat  Jenderal  Imigrasi  Jawa  Tengah Haryono Agus Setiawan menekankan pentingnya keterbukaan dan komitmen Bersama dalam meningkatkan  mutu  layanan  keimigrasian.  Ia  mengimbau  seluruh  jajaran  untuk menyampaikan capaian kinerja secara terbuka dan komprehensif. 

“Evaluasi  bukan  sekadar  melihat  angka  capaian  atau  membandingkan  antara  target  dan realisasi, tetapi merupakan momentum untuk melihat Kembali sejauh mana program dan kegiatan yang telah kita laksanakan memberikan hasil dan manfaat bagi organisasi serta Masyarakat.” Ungkapnya. 

Pada momentum evaluasi ini Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo juga mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih delapan penghargaan dan apresiasi atas komitmen peningkatan kualitas kinerja serta pelayanan publik. 

Adapun delapan penghargaan yang berhasil diraih meliputi: 

1.  Unit Kerja Pelayanan Berpredikat Menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. 
2.  Penilaian  Maladministrasi  Pelayanan  Publik  Tahun  2025  dengan  nilai  kualitas pelayanan Baik dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia. 
3.  Juara 1 Stand Terbaik Wonosobo Expo 2026 dari Pemerintah Kabupaten Wonosobo
4.  Terbaik 1 Magelang Fair 2026 dari Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Magelang. 
5.  Terbaik 1 Implementasi Kartu Kredit Pemerintah Tahun 2025 Wilayah Wonosobo dari Kantor  Pelayanan  Perbendaharaan  Negara  Banjarnegara  Direktorat  Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan. 
6.  Sangat Baik dalam Kinerja Pelaksanaan Anggaran Periode 2025 dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan  Negara  Banjarnegara  Direktorat  Jenderal  Perbendaharaan Kementerian Keuangan. 
7.  Unit  dengan  Capaian  Indikator  Kinerja  Pelaksanaan  Anggaran  Sangat  Baik  Tahun Anggaran 2025 dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Jawa Tengah. 
8.   Juara 2 Stand Terbaik Festival Batik Magelang 2025 dari Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kota Magelang.

Rangkaian apresiasi tersebut menjadi pendorong semangat bagi Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo untuk terus berbenah meningkatkan efektivitas kinerja dan menghadirkan layanan keimigrasian yang berdampak positif bagi Masyarakat luas. Memasuki pelaksanaan kinerja Semester II Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo siap menjaga capaian yang telah diraih serta meningkatkan standar kualitas pelayanan secara berkelanjutan

(Yudhi)
Uploaded Image

Jumat, 14 Agustus 2026

Apel Kebangsaan Jaga Rawat Jawa Barat, Kapolresta Cirebon Ajak Seluruh Elemen Bersatu Jaga dan Rawat Kabupaten Cirebon

CIREBON – Polresta Cirebon menggelar Apel Kebangsaan “Jaga Rawat Jawa Barat untuk Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” Tahun 2026 di Lapangan Apel Mapolresta Cirebon, Jalan Raden Dewi Sartika No. 1, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jumat (14/8/2026) sore.

Apel tersebut menjadi momentum memperkuat persatuan dan kesatuan sekaligus membangun komitmen bersama antara pemerintah, TNI-Polri dan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga keamanan serta kondusivitas Kabupaten Cirebon.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., bertindak sebagai pimpinan apel. Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag., Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Dr. Sophi Zulfia, S.H., M.H., Kasdim 0620 Kabupaten Cirebon Mayor Arm Sulkhan, Ketua FKUB Kabupaten Cirebon KH. Wawan Arwani Amin, Ketua Dai Kamtibmas Polresta Cirebon KH. M. Arif Suhartono, Rektor UMC Cirebon Arif Nurudin, S.T., M.T., Ketua PCNU Kabupaten Cirebon KH. Aziz Hakim Syaerozie, perwakilan Danlanal Cirebon, para pejabat utama Polresta Cirebon, para Kapolsek jajaran, serta unsur instansi terkait.

Apel juga diikuti personel gabungan dan berbagai komponen masyarakat, di antaranya jajaran Polri, Kodim 0620 Kabupaten Cirebon, Satpol PP, Satpam Red Guard Cirebon, KBP3 Polresta Cirebon, Senkom Mitra Polri, Banser, Pemuda Muhammadiyah, mahasiswa UMC, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, seniman dan budayawan, komunitas ojek online, komunitas Motor Tiger Kabupaten Cirebon, aliansi buruh, gabungan Kuwu, kelompok tani, serta Pramuka Saka Bhayangkara.

Dalam kegiatan tersebut dilaksanakan penandatanganan dan deklarasi kebangsaan sebagai bentuk komitmen seluruh elemen untuk menjaga persatuan dan kesatuan, memperkuat sinergitas, serta mewujudkan Kabupaten Cirebon yang aman, damai dan kondusif.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama mengatakan, Apel Kebangsaan tersebut merupakan gagasan Kapolda Jawa Barat yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Jawa Barat.

“Apel Kebangsaan ini merupakan ide dari Bapak Kapolda Jawa Barat dan dilaksanakan serentak pada sore ini di seluruh Jawa Barat. Bapak Kapolda Jawa Barat memberikan jargon atau tagline yaitu Apel Kebangsaan Jaga Rawat Jawa Barat,” ujar Kombes Pol. Imara Utama.

Ia menegaskan, keamanan dan kenyamanan Kabupaten Cirebon merupakan tanggung jawab bersama seluruh komponen masyarakat.

“Kami semua di sini bersama Pak Bupati, kemudian Ibu Ketua Dewan, Pak Dandim, kemudian dari TNI lainnya, kami semua bersatu padu, berkomitmen dengan seluruh masyarakat dan elemen yang ada untuk menjaga Kabupaten Cirebon tetap aman dan merawat Kabupaten Cirebon sehingga warga Kabupaten Cirebon merasa nyaman tinggal di Kabupaten Cirebon,” jelasnya.

Kapolresta menambahkan, seluruh elemen masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“Apel Kebangsaan ini melibatkan seluruh komponen masyarakat, baik itu dari ormas, kepemudaan, mahasiswa, kemudian juga ojek online, semuanya wajib memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan merawat Kabupaten Cirebon ini,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag., mengapresiasi pelaksanaan Apel Kebangsaan yang digelar Polresta Cirebon. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kebersamaan seluruh unsur dalam menjaga keamanan Kabupaten Cirebon.

“Kami sebagai Pemerintah Kabupaten Cirebon dan masyarakat Kabupaten Cirebon mengucapkan banyak terima kasih kepada Pak Kapolresta, Pak Imara, yang telah mengadakan kegiatan Apel Kebangsaan ini. Mudah-mudahan Cirebon aman,” ujar Imron.

Bupati juga mengajak generasi muda dan seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan, kesatuan dan toleransi.

“Kami berharap kepada anak-anak muda dan masyarakat Kabupaten Cirebon, jaga persatuan dan kesatuan, toleransinya kita jaga, rawat Kabupaten Cirebon,” katanya.

Ia menambahkan, semangat merawat kebersamaan merupakan bagian penting dari nilai sejarah Cirebon.

“Cirebon ini adalah dulu yang digagas oleh Sunan Syekh Syarif Hidayatullah, yaitu merawat dan memelihara kebersamaan untuk pembangunan Kabupaten Cirebon,” ungkapnya.

Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Dr. Sophi Zulfia, S.H., M.H., mengatakan bahwa Apel Kebangsaan memiliki makna penting dalam memperkuat sinergitas seluruh unsur Forkopimda dan masyarakat.

“Makna dari Apel Kebangsaan ini adalah kita selalu bersinergi antara seluruh unsur Forkopimda dan juga seluruh elemen masyarakat. Mudah-mudahan kita bisa bersatu padu untuk menjaga dan merawat Kabupaten Cirebon,” ujarnya.

Selain itu, dalam Apel Kebangsaan disampaikan pula pernyataan kebangsaan oleh Kapolresta Cirebon, Bupati Cirebon dan Dandim 0620 Kabupaten Cirebon. Pernyataan tersebut menegaskan komitmen bersama dalam menjaga keamanan, persatuan dan kesatuan serta memperkuat sinergitas antara pemerintah, TNI-Polri dan seluruh komponen masyarakat.

Kapolresta Cirebon menyatakan komitmen Polresta Cirebon untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan mengedepankan pelayanan, perlindungan, penegakan hukum dan pencegahan gangguan kamtibmas.

Bupati Cirebon menyatakan komitmen Pemerintah Kabupaten Cirebon mendukung Polri dalam memelihara kamtibmas melalui pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Dandim 0620 Kabupaten Cirebon menyatakan komitmennya mendukung Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat sesuai tugas dan fungsi serta ketentuan peraturan perundang-undangan.

Apel Kebangsaan tersebut dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting Polda Jawa Barat dan diikuti seluruh Polres jajaran Polda Jawa Barat sebagai bentuk komitmen bersama menjaga persatuan, keamanan dan kondusivitas wilayah Jawa Barat.
Kapolresta Cirebon berharap semangat “Jaga Rawat Jawa Barat” dapat terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui toleransi, gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Dengan kebersamaan seluruh elemen masyarakat, mari kita jaga dan rawat Kabupaten Cirebon agar tetap aman, damai, tertib dan kondusif,” pungkasnya.

((A, Rahmat))

Kapolda Babel Tindaklanjuti Arahan Presiden Soal Tambang Ilegal Di Babel.



Bangka belitung, Polda Bangka Belitung menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti instruksi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto terkait pemberantasan pertambangan ilegal dan penyelundupan timah di Babel.

Kapolda Babel Irjen Pol Viktor Sihombing menyatakan jajarannya tidak akan ragu menindak siapa pun pelaku penyelewengan termasuk jika terdapat oknum aparat yang nekat membekingi aktivitas ilegal tersebut.

Menanggapi sorotan tegas Presiden terkait maraknya tambang ilegal, Kapolda menyebut arahan Presiden merupakan perintah langsung yang harus dilaksanakan di lapangan.

“Instruksi Presiden itu jadi perintah bagi kami. Jadi bagaimana kita merawat apa yang sudah ada sekarang, sekaligus juga warning untuk mempertahankan yang sudah baik,"ujar Viktor, Jumat (14/8/26).

Ia menambahkan upaya penegakan hukum terhadap tambang liar di Bangka Belitung sudah dan akan terus berjalan secara konsisten.

"Memang masih perlu dilakukan lagi upaya-upaya ya termasuk penegakan hukum. Belakangan ini kan kita juga baru saja melakukan penegakan hukum. Nah, itu akan terus kita lakukan,"katanya.

Selain penegakan hukum, Jenderal Bintang Dua Polri ini menekankan pentingnya tata kelola pertambangan yang legal agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Polda Babel berjanji akan mengawal rencana pemerintah daerah terkait Izin Pertambangan Rakyat (IPR).

"Tapi yang paling penting sebenarnya, tambang ini harus juga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Sehingga rencana IPR yang akan dijalankan oleh pemerintah daerah, nanti kami akan perintahkan para Kapolres untuk mengawal itu. Supaya nanti masyarakat bisa merasakan manfaatnya,"jelas Irjen Pol Viktor.

Mengenai penindakan terhadap oknum penegak hukum yang diduga membekingi pertambangan liar maupun jalur penyelundupan, Eks Kadivkum Polri ini menegaskan sikap tegas tanpa toleransi.

"Ya, semuanya, siapa aja gitu. Dan kita tidak pernah membiarkan, terus kemudian memilih-milih. Siapa pun yang menjadi pelaku akan kita tindak,"katanya.

Sebelumnya, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menginstruksikan pembersihan total terhadap praktik tambang ilegal, penindakan tegas oknum aparat penegak hukum, hingga pemberantasan penyelundupan timah di Bangka Belitung.

Hal itu disampaikan Presiden dalam Pidato Kenegaraan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat 14 Agustus 2026.

Di hadapan para anggota MPR, DPR, DPD, serta pimpinan lembaga tinggi negara, Presiden menyoroti maraknya keberadaan sekitar 1.000 tambang ilegal di berbagai daerah. Kepala Negara mempertanyakan fungsi pengawasan dan meminta Panglima TNI serta Kapolri untuk menindak tegas oknum yang terlibat maupun membiarkan praktik haram tersebut.

Presiden juga menekankan pentingnya kepemimpinan yang berani dalam menegakkan disiplin internal.

(HR) 

HMI Cabang Indramayu Soroti Dugaan Korupsi Rp39 Miliar di Perumdam Tirta Darma Ayu


Indramayu- Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Pada hari Jumat, 14 Agustus 2026 telah dilaksanakan Audiensi bersama Direksi Perumdam Tirta Darma Ayu, yang bertempat di kantor pusat Perumdam Tirta Darma Ayu.

 Pertemuan tersebut, Dihadiri Oleh Pengurus HMI Cabang Indramayu, Direktur Utama, Direktur Teknis, beserta jajaran staff pegawai PDAM.

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Indramayu yang merupakan organisasi kemahasiswaan yang memiliki peranan sebagai sosial kontrol serta Penyambung Lidah masyarakat Kabupaten Indramayu, menyatakan keprihatinan serius atas dugaan korupsi atau penyimpangan anggaran senilai sekitar Rp39 miliar di tubuh Perumdam Tirta Darma Ayu (PDAM) Kabupaten Indramayu.

Kasus ini, yang dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Indramayu sejak 9 Desember 2025, disebut berkaitan dengan dugaan mark up, jual beli proyek, dan pengondisian pengadaan barang dan jasa di lingkungan perusahaan daerah tersebut. 

HMI menilai bahwa dugaan penyimpangan dalam tubuh BUMD air minum tidak dapat dipandang sebagai persoalan administratif semata, melainkan telah menyentuh kepentingan publik secara langsung. Perumdam TDA merupakan institusi pelayanan dasar yang semestinya menjamin ketersediaan air bersih bagi masyarakat, sehingga setiap rupiah anggaran yang dikelola harus digunakan secara akuntabel, transparan, dan bebas dari praktik koruptif. 

Berdasarkan perkembangan informasi yang beredar, Kejaksaan Negeri Indramayu telah memeriksa sejumlah pihak, termasuk Direktur Utama Perumdam TDA, sebagai saksi dalam penyelidikan dugaan belanja rutin tahun anggaran 2025 senilai Rp39 miliar. Pemeriksaan tersebut menunjukkan bahwa perkara ini sudah masuk dalam tahap penelusuran serius oleh aparat penegak hukum dan masih membutuhkan pengawalan publik agar prosesnya berjalan objektif dan tuntas. 

HMI Cabang Indramayu memandang bahwa dugaan korupsi ini harus dibuka seterang-terangnya kepada publik agar tidak menimbulkan spekulasi dan krisis kepercayaan masyarakat terhadap PDAM. Oleh karena itu, HMI mendesak Kejari Indramayu dan Kejati Jawa Barat untuk mengusut tuntas perkara ini secara profesional, transparan, dan tanpa intervensi, serta meminta pemerintah daerah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola Perumdam TDA. 

Selain persoalan dugaan korupsi, HMI juga menyoroti bahwa kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat harus menjadi perhatian utama. Jika benar terdapat kebocoran anggaran atau praktik pengadaan yang tidak sehat, maka dampaknya akan berujung pada rendahnya kualitas pelayanan publik, melemahnya jaringan distribusi, dan tertundanya perbaikan fasilitas yang dibutuhkan warga. 

Atas dasar itu, HMI Cabang Indramayu menyampaikan sikap sebagai berikut:     -mendorong audit independen terhadap penggunaan anggaran Perumdam TDA, 
- menuntut keterbukaan informasi pengadaan
- meminta evaluasi terhadap pejabat yang diduga mengetahui atau terlibat dalam proses bermasalah
- serta mendesak adanya komitmen serius untuk memperbaiki layanan air bersih bagi masyarakat Indramayu. 

HMI Cabang Indramayu menegaskan bahwa gerakan ini adalah bagian dari tanggung jawab moral mahasiswa dalam mengawal uang rakyat dan kepentingan publik. Kami akan terus mengawasi perkembangan kasus ini dan mendesak agar penegakan hukum tidak berhenti pada pemeriksaan saksi, tetapi benar-benar mengungkap siapa yang bertanggung jawab atas dugaan penyimpangan tersebut. 

HMI Cabang Indramayu
Untuk Keadilan, Transparansi, dan Pelayanan Publik yang Lebih Baik

((Bang Keling))

Tiga Hari Terungkap! Polisi Tangkap 4 Pelaku Perampokan SPBU Selokromo

WONOSOBO – Unit Reaksi Cepat Polres Wonosobo  dan Polda Jateng berhasil menangkap empat tersangka pencurian dengan kekerasan di SPBU Selokromo, Desa Selokromo, Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo. Kasus yang terjadi pada Minggu (9/8/2026) itu berhasil diungkap dalam waktu tiga hari.

Kapolres Wonosobo AKBP Ricky Pripurna Atmaja, S.I.K., M.H., mengatakan empat tersangka yang ditangkap yakni RAT, MRA, WW, dan AH. Sementara itu, dua pelaku lainnya masih berstatus daftar pencarian orang (DPO).

"Dalam waktu tiga hari tim gabungan berhasil mengungkap kasus ini dan menangkap empat tersangka. Kami juga terus berupaya mengejar dua tersangka DPO," kata Ricky dalam konferensi pers di Mapolres Wonosobo, Jumat (14/8/2026).

Aksi tersebut terjadi sekitar pukul 23.30 WIB saat supervisor SPBU berada seorang diri di ruang kantor. Tiga pelaku datang dengan menyamar sebagai anggota Resmob dan mengaku hendak memeriksa CCTV terkait dugaan pembegalan.

Saat korban lengah, pelaku membekap dan membanting korban. Pelaku lainnya menodongkan senjata ke kepala korban serta mengancam akan membunuh korban jika melawan. Korban kemudian diikat menggunakan kabel ties dan mulutnya dilakban.

Petugas keamanan yang terbangun juga sempat dikelabui pelaku. Namun, setelah curiga, petugas tersebut turut ditodong dan diikat.

Para pelaku kemudian mengambil uang dari brankas dan laci ruang supervisor serta membawa DVR CCTV. Kerugian sementara mencapai sekitar Rp718 juta.

Setelah beraksi, para pelaku melarikan diri menuju sebuah bengkel di wilayah Banjarnegara. Di tempat tersebut, mereka berganti kendaraan dan membagi hasil kejahatan. Para pelaku juga berupaya menghilangkan barang bukti dengan cara membakar dan membuangnya ke aliran Sungai Serayu.

AKBP Ricky mengatakan aksi tersebut telah direncanakan sebelumnya. Para pelaku disebut sempat melakukan pertemuan dan simulasi pembagian peran sebelum menjalankan aksinya.

"Ini bukan aksi spontan. Mereka sudah melakukan perencanaan, termasuk pembagian peran dan simulasi sebelum mendatangi SPBU," ujar AKBP Ricky.

Polisi pertama kali menangkap RAT pada Rabu (12/8/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. RAT merupakan pemilik bengkel yang diduga membantu menyiapkan sarana dan tempat sebelum maupun setelah aksi.

Dari hasil pengembangan, polisi kemudian menangkap tiga tersangka lainnya, yakni MRA, WW, dan AH, pada Jumat (14/8/2026) sekitar pukul 01.00 WIB.

Keempat tersangka memiliki peran berbeda. AH diduga menjadi pelaku yang pertama masuk ke ruang supervisor dan mengambil uang serta barang. WW berperan melakukan kekerasan dan melumpuhkan korban. MRA bertugas mengawasi situasi sekaligus mengelabui petugas keamanan, sedangkan RAT membantu menyiapkan sarana dan tempat yang digunakan para pelaku sebelum dan setelah aksi.

"Kasus ini masih kami kembangkan, termasuk mengejar dua tersangka lain yang saat ini sudah masuk DPO," ujar AKBP Ricky.

Para tersangka dijerat Pasal 479 ayat (2) huruf a, huruf b, dan huruf d Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.


(Yudhi)
Uploaded Image

Polsek Tigaraksa Melaksanakan Peresmian dan Revitalisasi Jembatan Merah Putih Secara Virtual oleh Presiden Republik Indonesia


Uploaded Image


Tigaraksa, Tangerang – Polsek Tigaraksa Polresta Tangerang Melaksanakan kegiatan Peresmian Jembatan Merah Putih dan Revitalisasi Jembatan Merah Putih yang dilaksanakan secara virtual melalui Zoom dan dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB di Jembatan Katomas, RT 01/01, Kampung Katomas, Kelurahan Tigaraksa, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. Acara tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur perdesaan guna meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut AKP I Made Artana, S.H., M.H. selaku Kapolsek Tigaraksa, H. Cucu Abdurosyied, S.H., S.I.P., M.Si. selaku Camat Tigaraksa, Pelda Arendi yang mewakili Danramil 06 Tigaraksa, Eko Suyanto, S.E. selaku Lurah Tigaraksa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para tamu undangan lainnya.

Pada pukul 09.00 WIB, rangkaian kegiatan peresmian dimulai dengan mengikuti siaran virtual yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia. Dalam sambutannya, Presiden menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Polri atas inisiatif pembangunan infrastruktur secara swadaya dan kolaboratif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Uploaded Image

Presiden menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur di wilayah perdesaan memiliki peran penting dalam meningkatkan konektivitas masyarakat. Infrastruktur yang memadai akan mempermudah mobilitas barang dan orang, mengurangi waktu tempuh perjalanan, serta menghidupkan aktivitas ekonomi dan perdagangan antardesa.

Selain itu, keberadaan Jembatan Merah Putih juga diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya anak-anak yang berangkat ke sekolah agar dapat melintas dengan aman dan nyaman. Akses menuju fasilitas kesehatan, tempat ibadah, dan pusat pelayanan masyarakat juga menjadi lebih cepat dan mudah.

Presiden juga menekankan bahwa pembangunan infrastruktur tidak boleh hanya terfokus pada wilayah perkotaan atau proyek-proyek besar semata. Infrastruktur di pelosok desa memiliki nilai strategis karena menyangkut keselamatan masyarakat, pemerataan pembangunan, serta peningkatan kualitas hidup warga.

“Jembatan di pelosok desa ini memiliki nilai yang sangat penting. Selain menjamin keselamatan anak-anak yang berangkat ke sekolah, juga mempermudah akses pelayanan dasar dan menjadi penggerak perekonomian masyarakat,” demikian salah satu pesan yang disampaikan Presiden dalam kegiatan tersebut.

Kapolsek Tigaraksa AKP I Made Artana, S.H., M.H. menyampaikan apresiasi atas pembangunan dan revitalisasi Jembatan Merah Putih yang dinilai akan memberikan dampak positif bagi masyarakat di wilayah Tigaraksa.

Menurutnya, keberadaan jembatan yang aman dan layak akan mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari serta memperkuat konektivitas antarwilayah.

Kegiatan peresmian dan revitalisasi Jembatan Merah Putih secara virtual berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Pada pukul 11.15 WIB, seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan dalam situasi yang kondusif.

Melalui pembangunan dan revitalisasi Jembatan Merah Putih, diharapkan pemerataan pembangunan dapat terus terwujud sehingga tidak ada lagi masyarakat di wilayah pelosok yang mengalami keterbatasan akses terhadap pendidikan, kesehatan, maupun aktivitas perekonomian.






Red/Toher Aswi

Wujudkan Wilayah Tetap Aman Dan Kodisif Piket Koramil 04/Jebres Melaksanakan Patroli Malam Dan Himbaukan Kamtibmas


Uploaded Image

Surakarta - Guna menciptakan Kondusifitas wilayah dan rasa nyaman bagi warga masyarakat, Piket Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Sertu Teguh K melaksanakan Patroli malam dan himbauan Kamtibmas di seputaran wilayah Kecamatan Jebres Kota Surakarta. Kamis  ( 13/08/2026).

Ditegaskan Sertu Teguh Patroli malam dilakukan secara rutin oleh piket Koramil dengan sasaran tempat-tempat berkumpulnya warga di wilayah kecamatan Jebres.

"Dalam patroli tersebut,kami selaku Piket Koramil selalu mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga keamanan  lingkungan dari tindak kejahatan yang dapat merugikan warga masyarakat dan juga harus tanggap terhadap perkembangan situasi lingkungan di sekitar wilayah."tegasnya.

Penulis : Arda 72