Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Supervisi dan Implementasi SPKT-Pamapta, Stamaops Polri Kunjungi Polresta Tangerang

Staf Utama Operasi (Stamaops) Polri mengunjungi Polresta Tangerang, Kamis (21/5/2026). Kunjungan itu untuk melakukan supe...

Postingan Populer

Kamis, 21 Mei 2026

Supervisi dan Implementasi SPKT-Pamapta, Stamaops Polri Kunjungi Polresta Tangerang


Uploaded Image


Staf Utama Operasi (Stamaops) Polri mengunjungi Polresta Tangerang, Kamis (21/5/2026). Kunjungan itu untuk melakukan supervisi dan implementasikan fungsi SPKT dan Pamapta di Polresta Tangerang. 

Kepala Biro Pengkajian dan Strategi Stamaops Polri Brigjen Pol Marsudianto mengatakan, kegiatan itu dilakukan dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Hal itu, kata dia, menjadi bagian dari tugas fungsi kepolisian.

"Implementasi pelayanan tersebut salah satunya berada di SPKT, " kata Marsudianto. 

Dia menyampaikan, berbagai penyesuaian dan penguatan terus dilakukan. Langkah itu agar SPKT mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. 

"Pelayanan kepolisian modern harus berbasis pada deteksi dan respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat," ujarnya. 

Uploaded Image

Marsudianto mengapresiasi upaya dan kinerja Polresta Tangerang dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Serta dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Semoga kegiatan supervisi ini dapat memberikan manfaat positif bagi peningkatan kualitas pelayanan dan operasional Kepolisian," terangnya. 

Sementara itu, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan, Polresta Tangerang terus berupaya melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat secara optimal.

"Khususnya melalui fungsi SPKT dan Pamapta sebagai ujung tombak pelayanan dan pemeliharaan keamanan serta ketertiban masyarakat," ujarnya. 

Dia menambahkan, dalam pelaksanaan tugas SPKT, Polresta Tangerang selau meningkatkan kualitas pelayanan laporan polisi, pengaduan masyarakat, dan pelayanan informasi. Serta bantuan Kepolisian dengan mengedepankan prinsip cepat, mudah, transparan, dan humanis.

Uploaded Image

Sedangkan pada fungsi Pamapta, lanjut Indra Waspada, rutin dilaksanakan patroli preventif. Patroli itu untuk memberikan pengamanan kegiatan masyarakat, penjagaan objek vital, pengaturan lalu lintas, hingga kesiapsiagaan dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan. 

"Secara umum situasi kamtibmas di wilayah hukum Polresta Tangerang sampai dengan saat ini dalam keadaan aman dan kondusif," kata Indra Waspada. 

Polresta Tangerang, ujar Indra Waspada, mengapresiasi kegiatan supervisi dan implementasi tesebut. Dia berharap dengan kegiatan itu, jajaran mendapatkan arahan, masukan, dan evaluasi sebagai bahan perbaikan dan peningkatan kualitas pelaksanaan tugas.

Selain Brigjen Pol Marsudianto, dari Stamaops Polri juga turut hadir Kepala Biro Pengendalian Operasi Brigjen Pol Benny Iskandar, dan Anjak Madya Rojianstra Kombes Pol I Wayan Riko Setiawan.





Toher Aswi

Peletakan Batu Pertama Masjid Adz Dzikra-Sauyunan Jaga Lembur Jadi Simbol Pelayanan Tulus Polres Cirebon Kota


Cirebon Kota - Pembangunan Mako baru Polres Cirebon Kota memasuki tahapan penting ketika pada Kamis (21/05/2026) sekitar pukul 16.30 WIB dilaksanakan peletakan batu pertama Masjid Adz Dzikra-Sauyunan Jaga Lembur di area gedung Ex Pusdiklatpri Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo Kecamatan Kesambi Kota Cirebon, sebagai simbol dimulainya pembangunan fasilitas ibadah yang nantinya tidak hanya diperuntukkan bagi anggota kepolisian, tetapi juga terbuka untuk seluruh masyarakat.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si menjelaskan bahwa nama Masjid Adz Dzikra-Sauyunan Jaga Lembur memiliki makna mendalam dan penuh filosofi, karena nama Adz Dzikra merupakan pemberian dari para sesepuh Cirebon yang secara harfiah berarti “pengingat”, agar setiap anggota Polri selalu mengingat tugas utama dalam melayani masyarakat dengan tulus, ikhlas, dan bekerja dengan niatan ibadah.

Menurut Kapolres, pembangunan masjid di lingkungan Mako baru Polres Cirebon Kota bukan hanya pembangunan fisik semata, tetapi juga menjadi simbol penguatan nilai moral dan spiritual dalam pelaksanaan tugas kepolisian sehari-hari agar pelayanan kepada masyarakat dilakukan dengan hati, penuh tanggung jawab, serta menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Cirebon Kota turut didampingi Wakapolres Cirebon Kota Kompol Ari Nugroho, S.I.K., M.Si bersama para pejabat utama Polres Cirebon Kota dan para Kapolsek jajaran yang mengikuti rangkaian peletakan batu pertama sebagai bentuk rasa syukur sekaligus doa bersama untuk kelancaran pembangunan.

Kapolres Cirebon Kota juga menyampaikan bahwa frasa “Sauyunan Jaga Lembur” yang melekat pada nama masjid merupakan moto Kapolda Jawa Barat yang mengandung ajakan kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, menjaga kebersamaan, dan merawat rumah bersama demi terciptanya kehidupan sosial yang harmonis dan penuh kepedulian.

Semangat tersebut diwujudkan dalam konsep pembangunan Masjid Adz Dzikra-Sauyunan Jaga Lembur yang terbuka bagi seluruh masyarakat tanpa memandang latar belakang, sehingga walaupun berada di lingkungan Polres Cirebon Kota, masyarakat umum tetap dipersilakan menggunakan masjid tersebut untuk beribadah maupun kegiatan keagamaan lainnya.

Prosesi peletakan batu pertama berlangsung penuh kekhidmatan dan menjadi momentum penting bagi jajaran Polres Cirebon Kota untuk memperkuat komitmen pelayanan humanis kepada masyarakat melalui pembangunan sarana yang tidak hanya mendukung tugas kepolisian, tetapi juga memberi manfaat sosial dan spiritual bagi warga Kota Cirebon.

Keberadaan Masjid Adz Dzikra-Sauyunan Jaga Lembur di lingkungan Mako baru Polres Cirebon Kota nantinya diharapkan menjadi ruang kebersamaan antara polisi dan masyarakat, tempat bertemunya nilai pelayanan, ibadah, serta kepedulian sosial yang tumbuh dalam kehidupan sehari-hari di tengah masyarakat Kota Cirebon.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menambahkan bahwa Masjid Adz Dzikra-Sauyunan Jaga Lembur dibangun dengan semangat keterbukaan dan kebersamaan untuk seluruh masyarakat. “Masjid ini bukan hanya milik anggota Polri, tetapi juga milik masyarakat Kota Cirebon. Siapa saja boleh beribadah di Masjid Adz Dzikra-Sauyunan Jaga Lembur, sehingga keberadaannya diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh anggota untuk selalu melayani masyarakat dengan tulus dan ikhlas, serta bekerja dengan niatan ibadah demi mewujudkan kebersamaan dalam semangat Sauyunan Jaga Lembur,” ujar AKP M. Aris Hermanto.

((A, Rahmat))

Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Pangkah Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H



Talang, Tegal – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang jatuh pada tanggal 27 Mei 2026, Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Pangkah menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh siswa, guru, tenaga kependidikan, wali murid, serta masyarakat Kecamatan Pangkah dan Kabupaten Tegal.

"Atas nama keluarga besar SMP Negeri 3 Pangkah, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H. Semoga momentum Idul Adha ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk meningkatkan keikhlasan, kepedulian sosial, semangat berbagi, dan mempererat tali persaudaraan," ujarnya.

Hari Raya Idul Adha memiliki makna yang sangat mendalam tentang pengorbanan, ketulusan, dan ketaatan kepada Allah SWT. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh warga sekolah dalam membangun karakter yang religius, disiplin, serta peduli terhadap sesama.

Keluarga besar SMP Negeri 3 Pangkah juga berharap perayaan Idul Adha tahun ini membawa keberkahan, kedamaian, dan kebahagiaan bagi seluruh umat Islam.

"Taqabbalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin."

TMMD Sengkuyung Tahap II 2026 di Wilayah Kodim 0735/Surakarta Ditutup, Kolaborasi TNI & Warga Perkuat Infrastruktur Serta Ketahanan Sosial

Surakarta – Suasana Lapangan Sepak Bola Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, Kamis (21/5/2026) pagi, tampak berbeda dari biasanya. Ratusan personel gabungan TNI, Polri, aparat pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, pelajar hingga warga masyarakat berkumpul dalam Upacara Penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 yang diselenggarakan Kodim 0735/Surakarta.

Program yang berlangsung selama satu bulan penuh, sejak 22 April hingga 21 Mei 2026 tersebut bukan sekadar kegiatan pembangunan fisik semata. Lebih dari itu, TMMD kembali menjadi ruang kolaborasi antara negara dan masyarakat dalam memperkuat pembangunan berbasis wilayah sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, kegiatan ini menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur lingkungan dan penguatan kapasitas sosial masyarakat di wilayah Kelurahan Mojosongo, khususnya di kawasan Kampung Krajan RT 02 dan RT 04 RW 01.

Pada pelaksanaan TMMD kali ini, sasaran fisik utama berupa pembangunan talud beton bertulang di Sungai Kedung Jumbleng sepanjang 100 meter dengan tinggi 3,5 meter berhasil diselesaikan 100 persen.

Pembangunan talud tersebut dinilai penting mengingat kawasan bantaran sungai di Mojosongo memiliki potensi kerawanan longsor dan kerusakan lingkungan saat debit air meningkat pada musim penghujan.

Melalui pembangunan itu, diharapkan ketahanan lingkungan permukiman warga semakin meningkat sekaligus mendukung keamanan dan kenyamanan masyarakat sekitar.

Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Arif Handoko Usman, S.H., dalam amanat Pangdam IV/Diponegoro yang dibacakannya saat upacara penutupan menegaskan bahwa pembangunan desa merupakan fondasi penting dalam pembangunan nasional.

“Desa diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang berdaya saing di masa mendatang. Karena itu, pembangunan desa menjadi bagian penting dari strategi pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Dandim saat membacakan amanat.

TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Mojosongo juga menghadirkan sejumlah kegiatan nonfisik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Berbagai penyuluhan digelar, mulai dari mitigasi bencana banjir dan kebakaran, pengolahan sampah, pencegahan penyalahgunaan narkoba, kesehatan dan stunting, wawasan kebangsaan dan bela negara, keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), hingga penguatan nilai-nilai ideologi Pancasila.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai instansi terkait sebagai narasumber dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan kapasitas masyarakat dalam menghadapi tantangan sosial maupun lingkungan.

Selain itu, pembagian paket sembako kepada warga sekitar lokasi TMMD turut dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial dan dukungan terhadap masyarakat.

Upacara penutupan TMMD di Mojosongo turut dihadiri unsur Forkopimda Kota Surakarta, pejabat TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga perangkat wilayah Kecamatan Jebres.

Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan bahwa program TMMD bukan hanya agenda militer, melainkan program kolaboratif lintas sektor yang melibatkan banyak pihak dalam membangun wilayah.

Dalam amanat Pangdam IV/Diponegoro juga disampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, OPD terkait, personel TNI-Polri, organisasi masyarakat, pelajar, pemuda, dan warga yang selama satu bulan penuh bergotong royong menyelesaikan seluruh sasaran program.

Kolaborasi tersebut menjadi salah satu kekuatan utama TMMD dalam mendorong percepatan pembangunan di tingkat daerah.

Selain menekankan pentingnya pembangunan fisik dan nonfisik, Pangdam IV/Diponegoro melalui amanatnya juga mengingatkan pentingnya menjaga dan merawat seluruh hasil pembangunan yang telah dicapai.

Hal itu dinilai penting agar fasilitas yang telah dibangun dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Program TMMD sendiri selama ini menjadi salah satu instrumen percepatan pembangunan berbasis kemitraan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, terutama di wilayah yang membutuhkan penguatan infrastruktur maupun pemberdayaan sosial.

Dengan selesainya TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Mojosongo, masyarakat diharapkan dapat merasakan manfaat nyata dari pembangunan yang dilakukan, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan dalam membangun lingkungan.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Pelopori Kebersihan Lingkungan,Babinsa Manahan Bersama Warga Gotong Royong Bersihkan Rumput Liar

Surakarta - Babinsa Kelurahan Manahan Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta Serma Saring dan Sertu Supriyadi bersama dengan Tim Saberling dan warga masyarakat melaksanakan kerja bakti pemotongan rumput liar di Jl. Ks Tubun, Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari, Kamis (21/05/2025).

Serma Saring menegaskan kegiatan kerja bakti ini merupakan upaya bersama dalam mewujudkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan di Wilayah binaannya.

“Kegiatan kerja bakti ini dilakukan karena kondisi parit dan bahu jalan yang ada di wilayah Kelurahan Manahan semakin menyempit karena ditumbuhi rumput dan semak yang menjalar ke bahu jalan sehingga sangat kotor,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kerja bakti ini juga sebagai upaya agar masyarakat untuk selalu peduli dengan kondisi lingkungan disekitar tempat tinggalnya. Semoga jalinan kerja sama yang baik selama ini akan semakin kuat dalam mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat,"ucapnya.

Sementara itu, Suwarno salah satu warga Masyarakat yang turut serta dalam pelaksanaan kerja bakti tersebut menyampaikan terimakasih kepada Babinsa karena kegiatan karya bakti ini terselenggara tidak lain karena peran aktif Babinsa sehingga parit dan bahu jalan terlihat bersih dan rapi dan saya juga melihat warga sangat senang dan antusias dalam mengikuti kerja bakti dikarenakan Babinsa juga ikut kerja dalam melaksanakan kegiatan tersebut.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Dandim Wonosobo Tutup TMMD Sengkuyung Tahap II di Desa Grugu, Tekankan Pentingnya Membangun Desa



WONOSOBO – Dandim 0707/Wonosobo, Letkol Inf Yoyok Suyitno, S.Sos menutup kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Desa Grugu, Kecamatan Kaliwiro, Kabupaten Wonosobo, Kamis (21/5/2026). Penutupan dilakukan dengan membacakan amanat Pangdam IV/Diponegoro Mayor Jenderal TNI Achiruddin, S.E., M.Han.

Dalam amanatnya, Pangdam IV/Diponegoro menyampaikan bahwa TMMD mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa”. Tema tersebut menekankan pentingnya pembangunan desa sebagai fondasi pembangunan nasional.

“Pembangunan desa merupakan strategi pemerintah guna mewujudkan pemerataan ekonomi sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Desa diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang berdaya saing di masa mendatang,” ujar Dandim saat membacakan amanat Pangdam.

Program TMMD, lanjutnya, menjadi wujud nyata sinergi dan kolaborasi antara TNI, kementerian dan lembaga pemerintah, pemerintah daerah, Polri, serta seluruh komponen masyarakat dalam mempercepat pembangunan di daerah.

Melalui program tersebut, berbagai sasaran fisik berhasil diselesaikan, di antaranya pembukaan dan perbaikan jalan, pembangunan maupun rehabilitasi jembatan, pembangunan saluran air dan irigasi, serta infrastruktur lain yang dibutuhkan masyarakat.

Selain itu, pembangunan fasilitas sosial juga turut dilaksanakan melalui renovasi maupun pembangunan tempat ibadah, sekolah, puskesmas, pasar, ruang serbaguna, sarana olahraga, serta fasilitas sosial lainnya guna meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat.

TMMD juga menyasar rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan jambanisasi, hingga penyediaan sarana dan prasarana pendukung kebutuhan masyarakat di wilayah sasaran.

Tidak hanya pembangunan fisik, kegiatan nonfisik juga menjadi bagian penting dalam TMMD. Berbagai penyuluhan, sosialisasi, dan pembekalan diberikan kepada masyarakat dengan menghadirkan narasumber dari kementerian, lembaga pemerintah, dinas, maupun instansi terkait sesuai kebutuhan wilayah.

Dalam amanat tersebut juga disampaikan adanya program tambahan unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), seperti pembangunan instalasi air bersih melalui program TNI AD Manunggal Air, rehabilitasi RTLH, pembangunan jambanisasi atau MCK, pembersihan lingkungan, perluasan lahan tanaman pangan, serta penghijauan dan reboisasi melalui penanaman bibit pohon keras di sekitar lokasi TMMD.

“Seluruh kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI AD dalam membantu meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” lanjutnya.

Di akhir amanat, Pangdam berharap seluruh hasil pembangunan yang telah dicapai dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang. Ia juga menitipkan pesan agar seluruh fasilitas yang telah dibangun bersama dapat dipelihara dan dirawat dengan baik sehingga memiliki masa pakai yang panjang.

(Yudhi)
Pendim0707
Uploaded Image

Mempererat Tali Persaudaraan dan Kepedulian di Hari Raya Kurban



(Tegal, talang) momentum penuh berkah kembali menghampiri umat Muslim di seluruh dunia. Hari Raya Iduladha bukan sekadar tentang perayaan, melainkan sebuah pengingat agung tentang makna keikhlasan, ketaatan, dan pengorbanan yang diajarkan oleh Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.

Sebagai bagian dari masyarakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai religius dan sosial, momentum ini menjadi saat yang tepat bagi kita untuk memperkuat rasa kepedulian terhadap sesama. Melalui ibadah kurban, kita diajarkan untuk menanggalkan ego, berbagi kebahagiaan, dan merajut kebersamaan dengan lingkungan sekitar.

Menyambut hari yang suci ini, Keluarga Besar SMP Negeri 1 Talang dengan tulus mengucapkan:

Selamat Hari Raya Idul adha 1447 H / 2026 
Semoga semangat kurban menginspirasi kita semua untuk terus berbagi, meningkatkan ketakwaan, dan mempererat tali silaturahmi antar-sesama.

Semoga keikhlasan selalu menyertai setiap langkah kita, dan semoga seluruh amal ibadah kita di hari yang mulia ini diterima oleh Allah SWT. Selamat berkumpul bersama keluarga tercinta dalam kehangatan dan kedamaian.

Wujudkan Keamanan & Kondusifitas Wilayah, Piket Koramil 01/Laweyan Bersama Linmas Intensifkan Patroli Malam

Surakarta - Guna menciptakan Kondusifitas wilayah dan rasa nyaman bagi warga masyarakat, Piket Koramil 01/Laweyan Kodim 0735/Surakarta Sertu Yuli Sih melaksanakan Patroli malam di seputaran wilayah Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta. Rabu ( 20/05/2026 ) tadi malam.

Ditegaskan Sertu Yuli kegiatan Patroli malam dilakukan secara rutin oleh piket koramil dengan sasaran objek vital pemerintahan dan tempat-tempat yang dianggap rawan dari tindak kejahatan dan kriminal di wilayah kecamatan Jebres.

"Dalam patroli tersebut, kami selaku Piket Koramil selalu mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga keamanan  lingkungan dari tindak kejahatan yang dapat merugikan warga masyarakat dan juga harus tanggap terhadap perkembangan situasi lingkungan di sekitar wilayah."ujarnya.

"Kegiatan patroli keamanan seperti ini akan terus kita laksanakan secara intensif dengan menggandeng Anggota Linmas dan komponen masyarakat lainnya agar situasi di wilayah tetap aman dan kondusif."pungkas Sertu Yuli Sih.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Rabu, 20 Mei 2026

Polres Bangka Barat Gelar Upacara Harkitnas 2026, Tegaskan Semangat Persatuan dan Pengabdian untuk Negeri



Bangka belitung, Polres Bangka Barat menggelar Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-116 Tahun 2026 di Lapangan Merah Polres Bangka Barat, Rabu pagi.

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin Wakapolres Bangka Barat Kompol Albert D. H. Tampubolon dan diikuti para pejabat utama serta personel Polres Bangka Barat.

Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha melalui Kasi Humas Iptu Yos Sudarso mengatakan, peringatan Hari Kebangkitan Nasional menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat persatuan, nasionalisme dan pengabdian kepada masyarakat.

“Peringatan Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi pengingat bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan semangat pengabdian, disiplin serta pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Yos Sudarso.

Dalam amanat Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia yang dibacakan Wakapolres Bangka Barat, disampaikan bahwa Hari Kebangkitan Nasional ke-116 berakar dari lahirnya Boedi Oetomo pada tahun 1908 sebagai tonggak tumbuhnya kesadaran persatuan bangsa melalui pendidikan, organisasi dan perjuangan bersama.

Tema Hari Kebangkitan Nasional tahun ini yakni “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” menegaskan pentingnya menjaga generasi muda sebagai penentu masa depan Indonesia di tengah perkembangan teknologi dan transformasi digital.

Selain itu, pemerintah juga terus menjalankan berbagai program strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, mulai dari Program Makan Bergizi Gratis, pemerataan pendidikan dan layanan kesehatan hingga penguatan ekonomi desa.
Menurut Yos, semangat kebangkitan nasional juga sejalan dengan komitmen Polres Bangka Barat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mendukung program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat.

“Kapolres Bangka Barat terus menekankan kepada seluruh personel agar hadir di tengah masyarakat dengan pelayanan yang humanis, responsif dan profesional,” ujarnya.

Upacara berlangsung tertib dan lancar mulai dari pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan Pancasila, UUD 1945, amanat inspektur upacara hingga doa penutup.

Melalui momentum Hari Kebangkitan Nasional ke-116 ini, Polres Bangka Barat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan bersama-sama membangun bangsa menuju Indonesia yang lebih maju, mandiri dan berdaulat.

(HR) 

Belajar Rambu Lalu Lintas Sambil Bertemu Polisi, Murid TKIT Imam Bondjol Datangi Polres Cirebon Kota

Cirebon Kota - Suasana berbeda terlihat di Mapolres Cirebon Kota pada Rabu (20/05/2026) sekitar pukul 08.00 WIB ketika puluhan anak-anak dari TKIT Imam Bondjol Kota Cirebon mengikuti kegiatan Pembinaan Polisi Sahabat Anak atau Polsanak yang digelar Satlantas Polres Cirebon Kota sebagai sarana edukasi keselamatan berlalu lintas sejak usia dini.

Kasat Lantas Polres Cirebon Kota AKP Hadi Suryanto, S.Tr.K., S.I.K., menjelaskan bahwa program Polisi Sahabat Anak merupakan kegiatan edukasi yang bertujuan mengenalkan profesi kepolisian kepada anak-anak sekaligus menanamkan pemahaman tentang keselamatan berlalu lintas dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami anak usia dini.

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diperkenalkan berbagai materi dasar mengenai keselamatan di jalan raya, mulai dari cara aman berangkat ke sekolah, pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, hingga pengenalan rambu-rambu lalu lintas yang sering ditemui di jalan agar anak-anak memiliki pemahaman dasar tentang keselamatan sejak kecil.

Suasana pembelajaran berlangsung interaktif karena anak-anak diajak berkomunikasi langsung dengan anggota polisi sambil mengikuti penjelasan mengenai tugas kepolisian, fungsi pelayanan kepada masyarakat, serta pentingnya disiplin dan tertib saat berada di jalan raya maupun di lingkungan sekolah.

Program Polisi Sahabat Anak juga menjadi salah satu cara membangun kedekatan emosional antara anak-anak dan polisi sehingga anak-anak tidak merasa takut terhadap aparat kepolisian, melainkan memahami bahwa polisi hadir sebagai sahabat yang membantu menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat.

Selain memberikan edukasi lalu lintas, kegiatan tersebut juga bertujuan membentuk karakter disiplin dan kepedulian anak terhadap keselamatan diri sendiri maupun orang lain, terutama saat berada di jalan raya bersama orang tua maupun ketika berada di lingkungan sekolah.

Melalui pendekatan edukatif dan suasana yang menyenangkan, anak-anak terlihat antusias mengikuti setiap materi yang diberikan, termasuk saat diperkenalkan berbagai simbol rambu lalu lintas dan tata cara menyeberang jalan dengan aman yang disampaikan langsung oleh anggota Satlantas Polres Cirebon Kota.

Kegiatan edukasi keselamatan lalu lintas sejak usia dini dinilai penting karena anak-anak merupakan generasi penerus yang perlu dibekali pemahaman mengenai budaya tertib berlalu lintas agar tumbuh menjadi masyarakat yang lebih disiplin dan peduli terhadap keselamatan di jalan raya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan bahwa program Polisi Sahabat Anak menjadi bagian dari edukasi humanis kepolisian kepada generasi muda sejak usia dini. “Kami mengimbau para orang tua untuk terus mendampingi dan memberikan contoh tertib berlalu lintas kepada anak-anak serta segera menghubungi Layanan Polisi 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian maupun informasi terkait keamanan dan keselamatan masyarakat,” ujarnya.

((A, Rahmat))