Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Batik Buana Sekar Kedaton Jadi Primadona di Pameran UMKM Persit Bisa 2 Kartini Expo, Balai Kartini, Jakarta

Jakarta – Suasana semarak menyelimuti gelaran Pameran UMKM Persit Bisa 2 Tahun 2026 yang berlangsung di Kartika Expo, Balai Kartini,...

Postingan Populer

Sabtu, 09 Mei 2026

Batik Buana Sekar Kedaton Jadi Primadona di Pameran UMKM Persit Bisa 2 Kartini Expo, Balai Kartini, Jakarta


Uploaded Image

Jakarta – Suasana semarak menyelimuti gelaran Pameran UMKM Persit Bisa 2 Tahun 2026 yang berlangsung di Kartika Expo, Balai Kartini, Jakarta.

Di antara deretan stand produk unggulan Nusantara, booth Batik Buana Sekar Kedaton milik Persit KCK Cabang L Koorcab Rem 074 PD IV/Diponegoro terpantau terus dibanjiri pengunjung yang dengan antusias di lokasi Booth No.12.
‎​Sejak pintu pameran dibuka untuk umum, booth ini tidak hanya sekadar menjadi tempat transaksi jual beli, tetapi juga ruang edukasi budaya. 

Pengunjung tampak berkerumun, terlibat dalam perbincangan hangat untuk menggali lebih dalam mengenai filosofi serta proses kreatif di balik terciptanya sehelai kain Batik Buana Sekar Kedaton.
Saat dikonfirmasi awak media pada Sabtu (09/05/2026) Ny.Cita Putri Kharisma Sari Istri dari Peltu I Dewa Made Kasamabi Putra selaku pemilik dari Batik Buana Sekar Kedaton menegaskan bahwa ‎​edukasi di balik keindahan motif
‎​kekuatan utama yang menarik minat publik adalah transparansi dari  proses produksinya.

Uploaded Image

"Banyak pengunjung yang terpikat setelah mengetahui detail pembuatan batik ini, mulai dari pemilihan bahan, kerumitan pola, hingga teknik pewarnaan yang menjaga warisan budaya khas wilayah Koorcab Rem 074/Wrt ini."tuturnya.
‎​"Kami tidak hanya ingin menjual produk, tetapi juga berbagi cerita tentang nilai seni dan dedikasi anggota Persit dalam melestarikan batik. Antusiasme pengunjung hari ini membuktikan bahwa produk lokal memiliki daya saing yang luar biasa,"terangnya.
Daya tarik Batik Buana Sekar Kedaton terbukti mampu menggaet pembeli dari berbagai daerah. Ibu Indah, seorang pengunjung asal Bekasi, mengaku langsung jatuh hati begitu melihat koleksi yang dipamerkan. Tanpa ragu, ia memborong beberapa potong baju dan mukena batik untuk dibawa pulang.
‎​"Motifnya sangat elegan dan kualitas kainnya terasa premium. Begitu tahu proses pembuatannya yang sedemikian rupa, saya merasa produk ini punya nilai lebih. Sangat layak untuk dikoleksi," ungkap Ibu Indah.
‎​Pameran ini merupakan wadah bagi para anggota Persit dari seluruh penjuru Indonesia untuk memamerkan kreativitas dan kemandirian ekonomi melalui produk-produk UMKM unggulan. Dengan kehadiran produk seperti Batik Buana Sekar Kedaton, pameran ini sukses memperkuat posisi UMKM Persit sebagai salah satu pilar pelestari budaya dan penggerak ekonomi kreatif nasional.

Penulis : Arda 72

Pameran UMKM Persit Bisa 2 Kartini Expo, Balai Kartini Jakarta, Produk Unggulan Rajutan Orenayou Jadi Primadona


Uploaded Image

JAKARTA – Suasana semarak menyelimuti gelaran Pameran UMKM Persit Bisa 2 Tahun 2026 yang berlangsung di Kartika Expo, Balai Kartini, Jakarta.

Di antara deretan stand produk unggulan Nusantara, booth Produk unggulan Rajutan Orenayou milik Persit KCK Cabang L Koorcab Rem 074 PD IV/Diponegoro terpantau terus dibanjiri pengunjung yang dengan antusias di lokasi Booth No.78.
‎​Sejak pintu pameran dibuka untuk umum, booth ini tidak hanya sekadar menjadi tempat transaksi jual beli, tetapi juga ruang edukasi budaya.

Pengunjung tampak berkerumun, terlibat dalam perbincangan hangat untuk menggali lebih dalam mengenai filosofi serta proses kreatif di balik terciptanya Produk unggulan Rajutan Orenayou.

Saat dikonfirmasi awak media pada Sabtu (09/05/2026) Ny. Weny Arnita Sandy istri dari Sertu Mujono selaku pemilik dari Produk unggulan Rajutan Orenayou menegaskan bahwa ‎​edukasi di balik keindahan motif
‎​kekuatan utama yang menarik minat publik adalah transparansi dari proses produksinya.

Uploaded Image

"Banyak pengunjung yang terpikat setelah mengetahui detail pembuatan Rajutan Orenayou ini, mulai dari pemilihan bahan, kerumitan pola, yang tetap menjaga warisan budaya khas wilayah Koorcab Rem 074/Wrt ini."tuturnya.
‎​"Kami tidak hanya ingin menjual produk, tetapi juga berbagi cerita tentang nilai seni dan dedikasi anggota Persit dalam melestarikan Rajutan. Antusiasme pengunjung hari ini membuktikan bahwa produk lokal memiliki daya saing yang luar biasa,"terangnya.
Daya tarik Produk unggulan Rajutan Orenayou terbukti mampu menggaet pembeli dari berbagai daerah. Ibu Safitri, seorang pengunjung asal Depok, mengaku langsung jatuh hati begitu melihat koleksi yang dipamerkan. Tanpa ragu, ia memborong beberapa produk Rajutan untuk dibawa pulang.
‎​"Begitu tahu proses pembuatannya yang sedemikian rupa, saya merasa produk ini punya nilai lebih. Sangat layak untuk dikoleksi," ungkap Ibu Safitri.
‎​Pameran ini merupakan wadah bagi para anggota Persit dari seluruh penjuru Indonesia untuk memamerkan kreativitas dan kemandirian ekonomi melalui produk-produk UMKM unggulan. Dengan kehadiran produk seperti Batik Buana Sekar Kedaton, pameran ini sukses memperkuat posisi UMKM Persit sebagai salah satu pilar pelestari budaya dan penggerak ekonomi kreatif nasional.

Penulis : Arda 72

Soal Aktivitas Galian Tanah, Polsek Rajeg Lakukan Pendalaman




Uploaded Image



Aparat Polsek Rajeg Polresta Tangerang melakukan pendalaman atas informasi adanya galian tanah diduga tanpa ijin di Desa Rajeg, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang. 

Kapolsek Rajeg AKP Yono Taryono mengatakan, petugas sudah melakukan pengecekan dugaan adanya aktivitas galian C tersebut. 

"Kami menggali informasi mengenai aktivitas galian tersebut sebagai tindak lanjut informasi dari masyarakat," ujar Yono, Jumat (8/5/2026). 

Uploaded Image

Yono menerangkan, di lokasi tersebut, didapat keterangan bahwa kegiatan yang dilakukan adalah pengambilan tanah dari lokasi tersebut ke titik lokasi lainnya. Atas keterangan yang didapat, petugas kemudian melaksanakan koordinasi dengan Unit Krimsus Polresta Tangerang. Selanjutnya dalam penanganan Unit Krimsus Polresta Tangerang

"Prinsipnya kami tindak lanjut dan lakukan pendalaman. Apabila dalam penyelidikan ditemukan unsur pelanggaran hukum pidana, maka akan dilakukan proses sesuai hukum yang berlaku," ujar Yono. 

Yono juga mengapresiasi masyarakat yang sudah memberikan informasi. Dia mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga dan memelihara kamtibmas. Serta melaporkan apabila menemukan hal mencurigakan atau aktivitas yang meresahkan.



Toher Aswi

Gandeng Linmas, Piket Koramil 03/Serengan Laksanakan Patroli Malam, Wujudkan Situasi Aman Dan Kondusif

Surakarta - Piket Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Serka Rochani bersama dengan Linmas melaksanakan Patroli malam hari di wilayah kecamatan Serengan, Jum'at (08/05/2026) tadi malam.

Serka Rochani menegaskan Patroli malam dilaksanakan secara rutin untuk monitoring  warga pada malam hari serta untuk meminimalisir dan mencegah tindak kejahatan ataupun gangguan kamtibmas di wilayah.

"Adapun sasaran dalam patroli yaitu tempat - tempat rawan dari gangguan  kamtibmas yang ada di wilayah kecamatan Serengan serta untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif."ujarnya.

"Patroli malam ini rutin dilakukan untuk menciptakan keamanan di waktu rawan seperti saat masyarakat melaksanakan istirahat malam hari ataupun menjelang dini hari."pungkas Serka Rochani.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Jumat, 08 Mei 2026

Tim Irjenad Tinjau Jembatan Gantung Garuda di Wonosobo


Wonosobo – Tim Inspektorat Jenderal Angkatan Darat (Irjenad) melakukan peninjauan langsung terhadap Jembatan Gantung Garuda yang telah rampung dibangun di wilayah Sidupaten Kertek dan Kalidadap, Kecamatan Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo.
 Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Kolonel Inf. Maten Pasundan dan didampingi oleh rombongan Zibang IV.Rombongan disambut hangat oleh Dandim 0707/Wonosobo, Letkol Inf. Yoyok Suyitno, S.Sos., beserta jajaran terkait setempat. (8/5/2026)


 Kedatangan tim Irjenad ini bertujuan untuk memastikan kualitas pembangunan jembatan sesuai dengan desain dan gambar perencanaan yang telah ditetapkan. Menurut Kolonel Inf. Maten Pasundan, peninjauan dilakukan secara langsung guna mengecek kesesuaian antara hasil pelaksanaan dengan perencanaan awal. “Kami ingin memastikan bahwa jembatan ini dibangun dengan baik, sesuai standar, dan benar-benar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Pembangunan Jembatan Gantung Garuda merupakan bagian dari program inisiatif nasional yang bertujuan memperkuat konektivitas antar desa serta mempercepat pemerataan infrastruktur di wilayah pelosok dan daerah tertinggal (3T). Program ini melibatkan kolaborasi erat antara Kementerian Pertahanan, Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan pemerintah daerah setempat.

Jembatan yang melintasi kawasan tersebut diharapkan dapat membuka akses transportasi yang lebih baik, mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, serta memperlancar mobilitas warga di daerah yang selama ini terkendala infrastruktur.

Pada kesempatan tersebut, Kolonel Maten Pasundan juga menyampaikan harapan agar jembatan yang telah selesai dibangun ini dapat dijaga dan dirawat dengan baik oleh seluruh pihak terkait. “Semoga jembatan ini terus terpelihara sehingga nilai manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat,” tegasnya.

Pembangunan jembatan gantung ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen pemerintah dan TNI dalam mendukung pembangunan infrastruktur di daerah terpencil, sekaligus memperkuat sinergi antara TNI dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan nasional.


(Yudhi)
Pendim0707
Uploaded Image

Polresta Cirebon Larang Nobar dan Konvoi Suporter Jelang Pertandingan Persija vs Persib

CIREBON – Jelang laga klasik antara Persija Jakarta kontra Persib Bandung, jajaran Polresta Cirebon mengambil langkah tegas dengan melarang segala bentuk kegiatan nonton bareng (nobar) hingga konvoi suporter di wilayah Kabupaten Cirebon.

Kebijakan ini disampaikan langsung oleh Kapolresta Cirebon, Imara Utama, sebagai upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif. Ia menegaskan, pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap kegiatan yang berpotensi memicu kerawanan.

“Polresta Cirebon melarang nobar. Jika masih nekat, akan kami bubarkan,” tegasnya, Jumat (8/5/2026).

Selain pelarangan nobar, Polresta Cirebon juga mengantisipasi potensi konvoi suporter yang kerap terjadi usai pertandingan. Sejumlah titik rawan telah dipetakan, dan personel kepolisian akan disiagakan secara maksimal untuk mencegah terjadinya gesekan antarpendukung.

“Kami siagakan personel di titik-titik jalur yang berpotensi dilalui konvoi,” ujar Imara.

Langkah preventif ini diambil mengingat tingginya tensi rivalitas antara kedua tim yang memiliki basis suporter besar, yakni Jakmania dan Bobotoh/Viking. Rivalitas tersebut kerap berujung pada gesekan di sejumlah daerah, termasuk di wilayah Cirebon.

Polresta Cirebon juga mengimbau masyarakat untuk tidak menggelar nobar di ruang publik maupun kafe. Warga diminta menyaksikan pertandingan dari rumah masing-masing guna meminimalisir potensi kerumunan yang berisiko memicu konflik.

Diketahui, pertandingan antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung dalam lanjutan kompetisi Super League Indonesia 2025–2026 pekan ke-32 akan digelar di Samarinda, Kalimantan Timur, pada Minggu (10/5/2026) pukul 15.30 WIB.

Dengan langkah tegas ini, Polresta Cirebon berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah serta mencegah potensi konflik yang dapat merugikan semua pihak.

((A, Rahmat))

Wujudkan Kondusif Diwilayah Jebres, Piket Koramil 04/Jebres Melaksanakan Patroli Malam

Surakarta - Guna menciptakan Kondusifitas wilayah dan rasa nyaman bagi warga masyarakat, Piket Koramil 04/Jebres Pelda Rudi Haryono melaksanakan Patroli malam di seputaran wilayah Kecamatan Jebres Kota Surakarta. Kamis ( 07/05/2026 ) Pkl 21.00 Wib s.d selesai.

Patroli malam dilakukan secara rutin oleh piket koramil dengan sasaran objek vital pemerintahan dan tempat-tempat yang dianggap rawan dari tindak kejahatan dan kriminal di wilayah kecamatan Jebres.

Dalam patroli tersebut, Piket Koramil selalu mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga keamanan  lingkungan dari tindak kejahatan yang dapat merugikan warga masyarakat dan juga harus tanggap terhadap perkembangan situasi lingkungan di sekitar wilayah.

"Harapan kami dengan adanya kegiatan patroli keamanan secara rutin ini dapat memelihara kondusifitas wilayah serta mencegah terjadinya tindak kejahatan."pungkas Pelda Rudy.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Sentuhan Ketulusan Orenayou Curi Perhatian di Pameran UMKM Persit Bisa 2 Kartini Expo,Balai Kartini Jakarta


Uploaded Image
Jakarta – Keindahan seni rajut tangan yang memadukan ketelitian dan ketulusan hati sukses menjadi magnet bagi pengunjung Pameran UMKM Persit Bisa 2. Bertempat di Kartika Expo, Balai Kartini, Jakarta, produk-produk dari Orenayou tampil menonjol dan menarik antusiasme tinggi dari masyarakat maupun anggota Persit lainnya.

‎Berada di Booth No. 78 perwakilan Persit KCK Cabang L Koorcab Rem 074 PD IV/Diponegoro, Orenayou menyajikan beragam koleksi rajutan yang unik dan eksklusif. Sejak hari pertama pembukaan, gerai ini tampak padat dikunjungi. Para pengunjung terlihat antusias mengamati detail jahitan, bahkan tak jarang yang langsung memborong produk untuk koleksi pribadi maupun buah tangan.

Tampak hadir pula Ibu Wakil Presiden RI, Ibu Selvi Ananda Putri  di Pameran UMKM Persit Bisa 2 yang digelar di Kartika Expo, Balai Kartini, Jakarta, dan memberikan pengarahan kepada pelaku UMKM Persit bisa 2 di Lokasi Pameran

Uploaded Image
Ny. Weny Arnita Sandy istri dari Sertu Mujono, pemilik sekaligus sosok di balik nama Orenayou, tampak sibuk melayani gelombang pengunjung yang silih berganti. Dengan ramah, ia menjelaskan satu per satu proses pembuatan karyanya kepada mereka yang penasaran dengan teknik rajutan tersebut.

‎"Setiap helai benang ini dikerjakan dengan penuh ketelitian. Kami ingin setiap orang yang memakainya merasakan kehangatan dan ketulusan dari hasil kerajinan tangan ini," ujar Ny.Weny Mujono di sela-sela kesibukannya melayani pelanggan."tutur Ny. Weny Mujono kepada awak media, Jum'at (08/06/2026).

‎"Pameran UMKM Persit Bisa 2 ini menjadi panggung strategis bagi para anggota Persit untuk menunjukkan kreativitas dan kemandirian ekonomi. Kehadiran Orenayou di bawah naungan Persit KCK Cabang L Koorcab Rem 074 PD IV/Diponegoro membuktikan bahwa produk lokal dengan sentuhan personal memiliki daya saing yang kuat di pasar nasional."imbuhnya.

‎"Bagi para pengunjung dan warga masyarakat yang sedang berada di area Balai Kartini, pastikan untuk mengunjungi stand kami di Booth 78 dan melihat langsung keunikan karya kami sebelum pameran ini berakhir."pungkas Ny. Weny Mujono.

Penulis : Arda 72

Pesona Batik Buana Sekar Kedaton Tampil Memukau di Pameran UMKM Persit Bisa 2 Kartini Expo, Balai Kartini, Jakarta


Uploaded Image
Jakarta – Produk kerajinan lokal asal Solo kembali menorehkan prestasi di kancah nasional. Booth Batik Buana Sekar Kedaton dari Persit KCK Cabang L Koorcab Rem 074 PD IV/Diponegoro tampil memukau di Pameran UMKM Persit Bisa 2 yang digelar di Kartika Expo, Balai Kartini, Jakarta, Jum'at (08/05/2026).

‎Berada di Booth No. 12 perwakilan Persit KCK Cabang L Koorcab Rem 074 PD IV/Diponegoro, Batik Buana Sekar Kedaton menyajikan berbagai pilihan homewear, longwear, one set, hingga kemeja.Setiap helai kainnya bercerita tentang ketelitian proses membatik manual yang dikemas dalam desain trendy, cocok untuk aktivitas harian maupun acara formal.

Tampak hadir pula Ibu Wakil Presiden RI, Ibu Selvi Ananda Putri  di Pameran UMKM Persit Bisa 2 yang digelar di Kartika Expo, Balai Kartini, Jakarta, dan memberikan pengarahan kepada pelaku UMKM Persit bisa 2 di Lokasi Pameran

Uploaded Image

Ny. Cita Putri Kharisma Sari Istri dari Peltu I Dewa Made Kasamabi Putra selaku pemilik dari Batik Buana Sekar Kedaton selaku pemilik sekaligus sosok di balik nama Batik Buana Sekar Kedaton tampak sibuk melayani gelombang pengunjung yang silih berganti. Dengan ramah, ia menjelaskan satu per satu proses pembuatan karyanya kepada mereka yang penasaran dengan Batik Buana Sekar Kedaton tersebut.

"Pameran UMKM Persit Bisa 2 ini menjadi panggung strategis bagi para anggota Persit untuk menunjukkan kreativitas dan kemandirian ekonomi. Kehadiran Batik Buana Sekar Kedaton di bawah naungan Persit KCK Cabang L Koorcab Rem 074 PD IV/Diponegoro membuktikan bahwa produk lokal dengan sentuhan personal memiliki daya saing yang kuat di pasar nasional."tutur Ny. Cita Putri Kharisma Sari disela-sela kegiatan.

‎"Bagi para pengunjung dan warga masyarakat yang sedang berada di area Balai Kartini, pastikan untuk mengunjungi stand kami di Booth 12 dan melihat langsung keunikan karya kami sebelum pameran ini berakhir."pungkas Ny. Cita Putri Kharisma Sari.

Penulis : Arda 72

Gudang Limbah Oli Bekas Diduga Ilegal di Tengah Perumahan Gegerkan Warga, Nama Big Bos AMN Disebut.



Pangkalpinang – Aktivitas mencurigakan di kawasan permukiman warga kembali menjadi sorotan. Sebuah gudang yang diduga dijadikan tempat penampungan limbah oli bekas berskala besar ditemukan berada di kawasan Kelurahan Bacang, Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang, tepatnya di area Perumahan Nilam Permata Residence 2. Keberadaan gudang tersebut disebut-sebut telah lama meresahkan warga sekitar.

Informasi ini terungkap setelah tim investigasi awak media menerima laporan dari masyarakat yang khawatir terhadap dampak lingkungan dan kesehatan akibat aktivitas penyimpanan limbah diduga berbahaya tersebut.

Saat tiba di lokasi, tim investigasi mendapati sebuah bangunan gudang berpagar seng dengan pintu besar tertutup rapat. Lokasinya berada tepat di samping kantor pemasaran Perumahan Residence Permata 2 dan bersebelahan langsung dengan sekolah taman kanak-kanak/TK Pertiwi. Tidak terlihat adanya papan nama perusahaan maupun plang izin usaha di area tersebut.

Namun dari celah bagian dalam gudang, terlihat puluhan hingga ratusan drum besi dalam kondisi kotor dengan bekas tumpahan oli yang tampak menghitam di beberapa bagian lantai. Drum-drum itu tersusun rapi layaknya tempat penampungan skala besar.
Seorang warga sekitar yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku aktivitas di gudang tersebut sudah berlangsung cukup lama. Ia menyebut gudang itu diduga milik seorang pengusaha yang dikenal dengan inisial AMN

“Sering terlihat mobil pick up keluar masuk gudang itu, terutama malam dan sore hari. Warga di sini khawatir karena lokasinya dekat rumah dan sekolah anak-anak,” ungkap sumber kepada tim investigasi.

Dari hasil pantauan di lapangan, gudang tersebut diduga kuat tidak mengantongi izin lingkungan maupun dokumen pengelolaan limbah yang semestinya diwajibkan untuk aktivitas penyimpanan limbah B3. Apalagi oli bekas diketahui termasuk kategori limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) yang dapat mencemari tanah serta sumber air jika tidak dikelola sesuai prosedur.

Selain mengandung logam berat, limbah oli bekas juga memiliki kandungan zat karsinogenik yang berpotensi membahayakan kesehatan manusia dan lingkungan sekitar.
Berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku, aktivitas penyimpanan maupun pengelolaan limbah B3 tanpa izin dapat dijerat dengan Pasal 102 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UU PPLH). Dalam aturan tersebut, pelaku dapat terancam pidana penjara paling lama 3 tahun serta denda maksimal Rp3 miliar.

Keberadaan gudang limbah di tengah kawasan perumahan juga memunculkan pertanyaan besar terkait pengawasan pemerintah daerah dan instansi terkait terhadap aktivitas usaha yang berpotensi merusak lingkungan.
Tim investigasi awak media mendesak Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama Ditreskrimsus Polda Bangka Belitung segera turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap legalitas gudang tersebut.

Langkah cepat dinilai penting guna mencegah kemungkinan terjadinya pencemaran lingkungan, terutama karena lokasi gudang berada di area padat penduduk dan berdekatan dengan fasilitas pendidikan anak-anak.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak yang disebut berinisial AMN belum berhasil dikonfirmasi terkait dugaan aktivitas penyimpanan limbah oli bekas tersebut.

(HR/TIM)