Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Polresta Tangerang Amankan Dua Orang Kasus Kekerasan Seksual Kepada Anak di Bawah Umur

Aparat Polresta Tangerang mengamankan dua orang atas kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur. Dua orang yang diamanka...

Postingan Populer

Kamis, 25 Juni 2026

Polresta Tangerang Amankan Dua Orang Kasus Kekerasan Seksual Kepada Anak di Bawah Umur


Uploaded Image


Aparat Polresta Tangerang mengamankan dua orang atas kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur. Dua orang yang diamankan adalah D, seorang pria berusia 46 tahun dan N, seorang perempuan berusia 36 tahun. 

"N adalah ibu dari korban, anak perempuan yang baru berusia 12 tahun," kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, Kamis (25/6/2026). 

Indra Waspada kemudian menerangkan kronologis peristiwa tersebut. Awalnya, Korban diajak ibunya ke suatu tempat di daerah Mauk sekitar September 2025. Di tempat itu, korban dan ibunya bertemu dengan D.

Setelah itu, ibu korban meninggalkan korban bersama D. sebelum meninggalkan anaknya, ibu korban diberi uang oleh D sebesar satu juta rupiah. 

Uploaded Image

"Saat itulah korban mengalami kekerasan seksual diduga dlakukan oleh D," ujarnya. 

Selang beberapa saat kemudian, ibu korban kembali untuk menjemput korban. Pada saat itu, ibu korban kembali menerima uang dari D sebesar satu juta rupiah.

Korban embali mengalami kekerasan seksual yang masih dilakukan D pada awal Juni 2026 di kontrakan D di daerah Sindang Jaya.

Korban pun menceritakan peristiwa yang dialami ke ayahnya yang sudah bercerai dengan ibunya. Selanjutnya ayah korban melaporkan peristiwa itu Polresta Tangerang.

"Kami kemudian melakukan serangkaian penyelidikan lalu menetapkan D dan ibu korban sebagai tersangka," kata Indra Waspada. 

Dari keterangan para tersangka, modus yang digunakan adalah menikahkan korban yang masih di bawah umur dengan tersangka D. Tersangka N yang merupakan ibu korban, mengaku menerima uang dari tersangka D dengan total Rp14,5 juta. 

Pada kesempatan itu, Indra Waspada mengimbau para orang tua, orang dekat, dan masyarakat untuk memberikan perlindungan kepada anak.

"Kami juga pastikan, akan menindak tegas setiap bentuk kekerasan kepada anak," pungkasnya.




𝙏𝙤𝙝𝙚𝙧 𝘼𝙨𝙬𝙞

Pangdam IV/Diponegoro Dampingi Panglima TNI pada Prasetya Perwira Diktukpa TNI Integratif dan Kunjungan ke Museum Bersejarah


Uploaded Image

Magelang – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., menghadiri Upacara Prasetya Perwira Diktukpa TNI Integratif Tahun 2026 yang dipimpin langsung oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., di Stadion Sapta Marga Akademi Militer (Akmil) Magelang, Kamis (25/6/2026). Upacara tersebut menjadi momentum penting bagi para peserta pendidikan yang resmi dilantik menjadi perwira dan siap mengemban amanah pengabdian kepada bangsa dan negara.

Prosesi Prasetya Perwira berlangsung khidmat dan penuh semangat. Dengan pengucapan sumpah perwira, para lulusan Diktukpa TNI Integratif resmi memasuki jenjang kepemimpinan sebagai perwira TNI. Momen tersebut menjadi tonggak awal lahirnya generasi pemimpin baru yang diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan tugas di masa mendatang dengan profesionalisme, loyalitas, dan dedikasi yang tinggi.

Usai menghadiri upacara, Pangdam IV/Diponegoro mendampingi Panglima TNI melaksanakan kunjungan ke Museum Diponegoro Magelang. Dalam kesempatan tersebut, rombongan meninjau berbagai koleksi sejarah dan dokumentasi perjuangan Pangeran Diponegoro yang menjadi salah satu tokoh penting dalam perjalanan bangsa Indonesia. Kunjungan tersebut menjadi sarana untuk mengenang nilai-nilai perjuangan, kepemimpinan, dan patriotisme yang diwariskan kepada generasi penerus.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan ke Museum Jenderal Sudirman Magelang. Panglima TNI beserta rombongan melihat berbagai koleksi bersejarah yang menggambarkan perjuangan Panglima Besar Jenderal Sudirman dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Kunjungan tersebut menjadi pengingat akan pentingnya semangat pengabdian, keteladanan, dan jiwa juang yang telah diwariskan para pahlawan bangsa.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, semangat membangun pemimpin masa depan berpadu dengan upaya meneladani jejak perjuangan para pahlawan. Nilai-nilai kepemimpinan, keberanian, dan pengabdian yang diwariskan para pendahulu diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para perwira muda dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan negara. 

(Pendam IV/Diponegoro)

Polres Cirebon Kota Salurkan Alat Kebersihan untuk Masjid Sang Cipta Rasa dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Cirebon Kota – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Cirebon Kota melalui Satuan Binmas melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pemberian alat kebersihan kepada Masjid Sang Cipta Rasa yang berada di kawasan Keraton Kasepuhan Kota Cirebon, Kamis (25/06/2026). Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kebersihan sarana ibadah sekaligus mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat.

Kasat Binmas Polres Cirebon Kota Iptu Erni Suhaeni mengatakan bahwa kegiatan pemberian bantuan alat kebersihan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang tidak hanya berfokus pada kegiatan seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Menurutnya, kebersihan tempat ibadah merupakan tanggung jawab bersama yang perlu terus dijaga demi menciptakan kenyamanan bagi jamaah dalam beribadah.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.30 WIB tersebut dilaksanakan dengan menyerahkan sejumlah perlengkapan kebersihan berupa sapu lidi, sapu ijuk, dan serok sampah kepada pengelola Masjid Sang Cipta Rasa. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung upaya pemeliharaan kebersihan salah satu masjid bersejarah yang menjadi ikon religi dan budaya di Kota Cirebon.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan dihadiri oleh Kasat Binmas Polres Cirebon Kota Iptu Erni Suhaeni, Kanit Kamsa Sat Binmas Iptu Andi Guritno, serta Kanit Bhabinkamtibmas Sat Binmas Aiptu Kope Nasution. Kehadiran personel Polri dalam kegiatan sosial tersebut menjadi bentuk komitmen untuk terus hadir dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Momentum Hari Bhayangkara ke-80 dimanfaatkan Polres Cirebon Kota untuk memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial yang menyentuh kebutuhan warga. Salah satunya dengan mendukung kebersihan rumah ibadah yang menjadi pusat aktivitas keagamaan masyarakat.

Selain membantu penyediaan sarana kebersihan, kegiatan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi antara anggota Polri dengan pengurus masjid serta masyarakat sekitar. Melalui interaksi yang terjalin, diharapkan semakin terbangun hubungan yang harmonis dan penuh kebersamaan antara Polri dan masyarakat.

Masjid Sang Cipta Rasa yang memiliki nilai sejarah tinggi bagi masyarakat Cirebon menjadi salah satu lokasi yang dipilih dalam kegiatan bakti sosial ini. Keberadaan masjid tersebut tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai bagian dari warisan budaya yang perlu dijaga dan dirawat bersama.

Melalui kegiatan sosial yang sederhana namun penuh makna ini, Polres Cirebon Kota berharap semangat Hari Bhayangkara ke-80 dapat dirasakan langsung oleh masyarakat serta semakin memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menambahkan, “Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi Polri untuk terus meningkatkan kepedulian sosial dan kedekatan dengan masyarakat. Kegiatan pemberian alat kebersihan ini merupakan wujud nyata pengabdian Polri dalam mendukung kebersihan lingkungan, khususnya tempat ibadah, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas keagamaan dengan lebih nyaman dan khusyuk.”

((A, Rahmat))

Polres Cirebon Kota Gelar Bengkel Gratis Bersama Ojol Kamtibmas dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Cirebon Kota – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Cirebon Kota menggelar kegiatan Bengkel Gratis Bersama Ojol Kamtibmas yang berlangsung di Gedung Latpri Polres Cirebon Kota, Kamis (25/06/2026). Kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya para pengemudi ojek online yang setiap hari beraktivitas memberikan layanan transportasi dan pengantaran kepada warga.

Kasat Binmas Polres Cirebon Kota Iptu Erni Suhaeni menjelaskan bahwa kegiatan bengkel gratis ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang bertujuan untuk mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat. Selain memberikan manfaat secara langsung kepada para pengemudi ojek online, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat komunikasi serta membangun kedekatan antara anggota Polri dengan komunitas yang selama ini turut berperan dalam menjaga situasi kamtibmas.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.50 WIB tersebut mendapat antusiasme dari para anggota Ojol Kamtibmas yang memanfaatkan layanan pemeriksaan dan perawatan kendaraan secara gratis. Melalui kegiatan ini, para pengemudi dapat memastikan kondisi kendaraannya tetap prima sehingga mendukung keselamatan dan kenyamanan saat beraktivitas di jalan raya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., Wakapolres Cirebon Kota Kompol Ari Nugroho, S.I.K., M.Si., Kabag Log Polres Cirebon Kota Kompol Didin, Kasat Lantas Polres Cirebon Kota AKP Hadi Suryanto, S.Tr.K., S.I.K., Kasat Intelkam Polres Cirebon Kota AKP Iwan, serta KBO Sat Binmas Polres Cirebon Kota IPTU Maman S.

Momentum Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Bengkel gratis menjadi salah satu bentuk pelayanan yang dirasakan langsung oleh para pengemudi ojek online sebagai mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Cirebon Kota ingin menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat dan mitra masyarakat yang selalu hadir memberikan pelayanan serta solusi atas kebutuhan warga.

Selain menjadi sarana pelayanan sosial, kegiatan ini juga memperkuat sinergitas antara Polri dan komunitas Ojol Kamtibmas yang selama ini aktif membantu menyampaikan informasi terkait situasi keamanan di lingkungan masing-masing. Hubungan yang baik tersebut diharapkan dapat terus terjaga dan semakin kuat ke depannya.

Semangat pengabdian yang diusung dalam Hari Bhayangkara ke-80 menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Polres Cirebon Kota untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui berbagai program yang bermanfaat dan menyentuh langsung kebutuhan warga.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan bahwa kegiatan Bengkel Gratis Bersama Ojol Kamtibmas merupakan salah satu bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat dalam momentum Hari Bhayangkara ke-80. “Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi manfaat sekaligus mempererat kebersamaan dengan masyarakat, khususnya para pengemudi ojek online yang memiliki peran penting dalam aktivitas sehari-hari warga. Semangat Hari Bhayangkara menjadi pengingat bagi kami untuk terus hadir, melayani, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

((A, Rahmat))

Pasukan Yonif TP Mulai Berdatangan ke Wonosobo, Siap Emban Misi Pertahanan hingga Pembangunan



Wonosobo - Pasukan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) mulai berdatangan ke Kabupaten Wonosobo. Kehadiran satuan baru TNI Angkatan Darat ini menjadi langkah awal pembentukan Yonif TP 444/Satria Setjonego yang nantinya akan bermarkas di wilayah tersebut.

Dandim 0707/Wonosobo Letkol Inf Yoyok Suyitno, S.Sos menyampaikan, gelombang pertama personel telah tiba pada Kamis malam. Sebanyak 37 prajurit datang sebagai tahap awal pengisian satuan.

"Tadi malam sudah datang personel sebanyak 37 prajurit. Ini merupakan kedatangan tahap pertama," kata Yoyok saat ditemui di Wonosobo, Kamis (25/6/2026).

Menurutnya, kedatangan personel akan dilakukan secara bertahap. Pada siang hari ini, kloter kedua dan tiga dijadwalkan tiba dengan kekuatan 134 dan 65 prajurit.

"Nanti siang datang lagi kloter kedua sebanyak 134 personel ketiga 65 personel. Secara bertahap jumlahnya akan terus bertambah hingga mencapai 418 personel," ujarnya.
Karena saat ini markas belum jadi, untuk sementara waktu pasukan ditempatkan di Wonoland sampai markas bisa digunakan. Saat ini sedang dikerjakan dengan lokasi Batalyon di Kepil. 

Yoyok menjelaskan, satuan yang akan dibentuk di Wonosobo tersebut bernama Yonif TP 444/Satria Setjonego. Berbeda dengan batalyon infanteri pada umumnya, Yonif Teritorial Pembangunan memiliki fungsi ganda, yakni sebagai pasukan tempur sekaligus motor penggerak pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

"Yonif TP merupakan satuan baru di lingkungan TNI AD. Selain memiliki kemampuan tempur untuk menjaga pertahanan wilayah, prajuritnya juga dibekali berbagai keterampilan yang mendukung pembangunan masyarakat," jelasnya.

Ia menerangkan, dalam bidang pertahanan, Yonif TP tetap menjalankan tugas utama sebagai pasukan infanteri yang siap menjaga keamanan dan kedaulatan negara. Namun di sisi lain, para prajurit juga dipersiapkan untuk mendukung program-program pembangunan nasional.

Salah satu fokus utamanya adalah mendukung ketahanan pangan. Prajurit Yonif TP akan terlibat dalam pengelolaan lahan tidur agar menjadi kawasan produktif untuk pertanian, peternakan, maupun perikanan.

Selain itu, satuan ini juga memiliki kemampuan di bidang pembangunan infrastruktur dan pelayanan sosial. Di dalam struktur Yonif TP terdapat unsur konstruksi serta kesehatan yang dapat membantu percepatan pembangunan daerah hingga penanganan bencana.

"Dengan kehadiran Yonif TP 444/Satria Setjonego di Wonosobo, diharapkan tidak hanya memperkuat sistem pertahanan wilayah, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai program pembangunan dan pemberdayaan," pungkasnya.

Kedatangan ratusan prajurit tersebut menjadi penanda dimulainya operasional satuan baru TNI AD di Wonosobo yang mengusung konsep pertahanan modern berbasis pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

(Yudhi)
Pendim0707
Uploaded Image

Polresta Cirebon Salurkan 600 Paket Sembako dalam Bhakti Sosial Hari Bhayangkara ke-80

CIREBON – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polresta Cirebon menggelar kegiatan Bhakti Sosial dengan membagikan ratusan paket sembako kepada masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di halaman Mapolresta Cirebon, Kamis (25/6/2026), menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat sekaligus upaya mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan warga.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Kota Cirebon Ny. Mia Imara Utama. Turut hadir Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., M.H., bersama Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Kota Cirebon Ny. Dini Eko Munarianto, para pejabat utama Polresta Cirebon, pengurus Bhayangkari, perwakilan Kapolsek jajaran, serta berbagai elemen masyarakat.

Bhakti sosial tersebut menyasar masyarakat yang membutuhkan, termasuk warga sekitar Mapolresta Cirebon, komunitas becak dan bentor, ojek pangkalan, tukang parkir, serta masyarakat di wilayah hukum Polsek jajaran Polresta Cirebon. Sebanyak 600 paket sembako disalurkan dengan rincian 160 paket untuk warga sekitar Mapolresta Cirebon, 75 paket untuk komunitas becak dan bentor, 75 paket untuk komunitas ojek pangkalan, 20 paket untuk tukang parkir, dan 270 paket lainnya didistribusikan melalui Polsek jajaran Polresta Cirebon.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung semangat pengabdian dan kepedulian kepada masyarakat. Menurutnya, Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berupaya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial.

“Momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini menjadi sarana untuk semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat. Melalui kegiatan bakti sosial, kami ingin berbagi kebahagiaan dan menunjukkan bahwa Polri selalu hadir untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Ia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dan hubungan harmonis antara Polri dan seluruh lapisan masyarakat. Kehadiran Bhayangkari dalam kegiatan tersebut juga menjadi bentuk dukungan terhadap berbagai program kemanusiaan yang dilaksanakan Polri.

Masyarakat yang menerima bantuan menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi perhatian yang diberikan Polresta Cirebon. Selain membantu kebutuhan sehari-hari, kegiatan ini dinilai menjadi bukti nyata kedekatan Polri dengan masyarakat serta memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Melalui kegiatan bhakti sosial ini, Polresta Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sejalan dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.

((A, Rahmat))

Piket Koramil 05/Pasar Kliwon Laksanakan Patroli Malam Dan Pemantauan Wilayah

Surakarta - Piket Koramil 05/Pasar Kliwon Kodim 0735/Surakarta, Serka Rofiq Priyono  melaksanakan kegiatan patroli malam dan pemantauan wilayah Kec. Pasar Kliwon, Rabu (25/06/2026) tadi malam.

"Kami menghimbau kepada Warga agar selalu menjaga keamanan lingkungan, dan keamanan wilayah dengan penuh seksama, dan  patut diwaspadai orang yang tidak dikenal yang bertamu di malam hari."ujar Serka Rofiq.

"Kegiatan patroli malam selain memberi  Himbauan kepada warga , juga untuk menjalin silahturahmi dengan mitra karib yang dapat memberikan informasi untuk mendukung tugas Piket Koramil 05/Pasar Kliwon, dan berharap agar masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan dan  menjaga lingkungan masing-masing agar situasi tetap Aman dan kondusif."pungkasnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Ngaku Polisi Lalu Peras Warga, Enam Orang Diamankan Polresta Tangerang


Uploaded Image


Aparat dari jajaran Polresta Tangerang mengamankan enam pria yang diduga melakukan tindak pidana pemerasan dengan modus mengaku sebagai anggota polisi.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menerangkan, awal kasus terungkap saat seorang pria berinisial DP melapor ke Polsek Rajeg terkait dugaan tindak pidana pemerasan.

"Laporan itu kami langsung tindak lanjuti dengan melakukan penyelidikan," kata Indra Waspada, Kamis (25/6/2026).

Dari serangkaian penyelidikan, polisi berhasil menangkap dua pria yakni JR (39) dan MT (39). Keduanya ditangkap di rumah masing-masing di wilayah Tigaraksa. Dari hasil pemeriksaan, dugaan pemerasan yang dilakukan terhadap korban terjadi pada Rabu (3/6/2026) di salah satu minimarket di Desa Sukamanah, Rajeg.

Uploaded Image

Saat itu, korban DP yang hendak pulang dicegat beberapa orang yang mengendarai satu unit sepeda motor dan satu unit mobil. Menurut keterangan korban, para tersangka mengaku sebagai anggota polisi, namun tidak menyebutkan tuduhan tertentu kepada korban.

Korban lalu diminta masuk ke dalam mobil, kemudian dipaksa menyerahkan kartu ATM beserta nomor PIN. Para tersangka lalu mengambil uang dari mesin ATM menggunakan kartu ATM korban sebesar Rp7,9 juta.

"Korban lalu diturunkan di jalan. Motor dan kartu ATM korban dikembalikan," terang Indra Waspada.

Polisi terus melakukan pengembangan dan mengejar tersangka lain. Berdasarkan pemeriksaan, diketahui para tersangka sebelumnya diduga telah melakukan tindak pidana serupa di daerah Pasar Kemis pada Rabu (20/5/2026).

Saat itu para tersangka mendatangi rumah seorang pria berinisial MH di sebuah kampung di wilayah Pasar Kemis. Para tersangka yang mengaku sebagai anggota polisi langsung memegang tangan korban. Sementara tersangka lain masuk ke rumah korban dan mengambil beberapa bungkus rokok.

"Korban lalu dibawa menggunakan mobil dengan posisi tangan diikat dan mata dilakban," ujar Indra Waspada.

Selain itu, para tersangka juga mengambil uang Rp5,3 juta dari saku celana korban dan merampas ponsel korban. Di dalam mobil tersebut, korban dituduh menjual rokok ilegal. Untuk uang damai, para tersangka meminta uang sebesar Rp80 juta. Namun korban tidak menyanggupi sehingga nominal tersebut diturunkan menjadi Rp40 juta.

Korban juga dipaksa mencari pinjaman, namun korban hanya mendapat pinjaman Rp2 juta dari keponakan korban. Saat melintas di sekitar Perumahan Grand Batavia, Pasar Kemis, korban diturunkan lalu dipesankan taksi online. Sementara ponsel korban dikembalikan kepada korban.

Uploaded Image

Kemudian, pada Jumat (19/6/2026), polisi menangkap empat tersangka lainnya yakni MTB (34), JA (38), dan S (40) di rumah masing-masing di wilayah Rajeg. Polisi juga menangkap YS (47) di wilayah Sindang Jaya. Selain itu, polisi masih memburu tersangka lain yang telah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).

Indra Waspada mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya kepada pihak yang mengaku sebagai anggota polisi tanpa dapat menunjukkan identitas dan surat tugas yang sah. 

Masyarakat juga diminta segera melapor ke kantor polisi terdekat atau melalui layanan pengaduan kepolisian apabila menemukan tindakan mencurigakan yang mengatasnamakan aparat penegak hukum.

"Saat ini kasus masih terus kami kembangkan. Kami berkomitmen menindak tegas setiap bentuk tindak pidana yang merugikan masyarakat," pungkas Indra Waspada.

Tokoh Agama, Pengungkapan 1 Kg Sabu oleh Polres Bangka Barat Selamatkan Banyak Generasi Muda



Bangka Barat, Keberhasilan Polres Bangka Barat mengungkap peredaran narkotika jenis sabu seberat lebih dari 1 kilogram mendapat apresiasi dari tokoh agama di Kabupaten Bangka Barat. Pengungkapan tersebut dinilai tidak hanya menghentikan peredaran narkoba, tetapi juga menyelamatkan banyak generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

Pimpinan Pondok Pesantren Ta'limul Muta'alim Jebus, Imam Syuhada, mengatakan sabu dalam jumlah besar yang berhasil diamankan polisi berpotensi merusak kehidupan banyak orang apabila sampai beredar di tengah masyarakat.

"Keberhasilan ini bukan hanya soal barang bukti yang diamankan atau pelaku yang ditangkap. Yang paling penting, Polres Bangka Barat telah menyelamatkan banyak generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika," kata Imam Syuhada, kamis (26/6/2026).

Menurut dia, peredaran narkoba menjadi salah satu ancaman terbesar bagi masa depan generasi bangsa. Karena itu, keberhasilan mengungkap lebih dari 1 kilogram sabu menjelang Hari Bhayangkara ke-80 menjadi bukti nyata keseriusan Polres Bangka Barat dalam melindungi masyarakat.

Ia menilai langkah yang dilakukan jajaran Polres Bangka Barat patut diapresiasi karena tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga menjaga masa depan anak-anak muda agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika.

"Kalau sabu sebanyak ini sampai beredar, tentu dampaknya sangat besar. Banyak anak muda yang bisa menjadi korban. Karena itu kami mengapresiasi kerja keras Polres Bangka Barat yang berhasil menggagalkan peredaran narkoba tersebut," ujarnya.

Imam Syuhada berharap keberhasilan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung upaya pemberantasan narkoba di Bangka Barat.

Menurutnya, perang melawan narkoba harus menjadi gerakan bersama karena menyangkut masa depan generasi muda dan keberlangsungan pembangunan daerah.

"Generasi muda adalah aset bangsa. Ketika mereka berhasil diselamatkan dari bahaya narkoba, maka sesungguhnya kita sedang menyelamatkan masa depan Bangka Barat," tegasnya.

Sebelumnya, Polres Bangka Barat berhasil mengungkap kasus narkotika jenis sabu dengan barang bukti lebih dari 1 kilogram. Pengungkapan tersebut menjadi salah satu capaian penting menjelang Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus bentuk komitmen kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah Bangka Barat.

( HR) 

Pererat Kebersamaan TNI Dan Masyarakat, Kodim 0735/Surakarta Gelar Nobar Piala Dunia Afrika Selatan VS Korea Selatan


Uploaded Image

Surakarta - Kodim 0735/Surakarta menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan sepakbola Piala Dunia 2026 antara tim nasional Afrika Selatan melawan Korea Selatan , bertempat di Makoramil 02/Banjarsari, Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari , Kamis (25/6/2026).

Kegiatan nobar yang diikuti anggota Kodim 0735/Surakarta dan masyarakat sekitar tersebut berlangsung dengan penuh keakraban dan antusiasme. Selain sebagai sarana hiburan, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat melalui komunikasi sosial yang harmonis.

Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim Kapten Inf Sukardi yang juga turut hadir pada kegiatan nonton bareng tersebut mengatakan bahwa kegiatan nobar ini merupakan salah satu bentuk komunikasi sosial yang bertujuan untuk meningkatkan kebersamaan serta mempererat tali silaturahmi antara aparat teritorial dengan warga binaan.

“Melalui kegiatan nonton bareng ini, kami ingin membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat."ujarnya .

"Momentum Piala Dunia menjadi sarana yang tepat untuk mempererat kebersamaan, memperkuat silaturahmi, serta menumbuhkan rasa persatuan di tengah masyarakat,”tegasnya.

Lebih lanjut, Pasiter berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan sebagai upaya menjaga hubungan yang baik antara TNI dan masyarakat, sehingga tercipta kemanunggalan TNI dengan rakyat yang semakin kuat.

Penulis : Arda 72