Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Postingan Populer

Rabu, 04 November 2026

Tingkatkan Kondusifitas dan keamanan  Wilayah, Binaan Babinsa Kelurahan Timuran Patroli Bersama Linmas


Uploaded Image

Surakarta - Babinsa Kelurahan Timuran Koramil 02/Banjarsari Kodim Surakarta Serma Danang M melaksanakan patroli malam bersama Linmas  di wilayah Kelurahan Timuran Kecamatan Banjarsari, Selasa (03/11/2026).

Serma Danang mengatakan Kegiatan patroli ini dilaksanakan guna meminimalisir tindak kejahatan dari gangguan kamtibmas di lingkungan keramaian warga masyarakat dengan mengecek obyek vital dan tempat -tempat rawan terhadap gangguan kamtibmas.

"Patroli ini juga bertujuan untuk monitoring aktifitas warga masyarakat   serta untuk memberikan rasa aman nyaman dan terciptanya wilayah lingkungan yang kondusif dari gangguan kamtibmas."tegasnya.

   Penulis : Arda 72

Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Dandim 0735/Surakarta Sambangi Ketua Pengadilan Negeri Surakarta

Surakarta – Dalam upaya memperkuat sinergitas dan soliditas antar instansi Forkopimda di Kota Surakarta, Komandan Kodim 0735/Surakarta Letkol Kav Mikael Dimas Yanuar, S.H., M.M., M.O.S., M.A., melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Ketua Pengadilan Negeri Surakarta Dr. Achmad Satibi, S.H., M.H., di Kantor Pengadilan Negeri Surakarta, Selasa (03/11/2026).

Turut hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut Danramil 01/Laweyan Kapten Inf Suwarto dan juga Pasi Intel Kodim 0735/Surakarta Kapten Inf Sutarto.

Suasana pertemuan berlangsung penuh keakraban dan kekeluargaan. Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi formal, namun menjadi momentum penting untuk membangun komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi yang lebih erat antara TNI AD khususnya Kodim 0735/Surakarta dengan lembaga yudikatif dalam menjaga stabilitas keamanan dan penegakan hukum di wilayah Kota Surakarta.

Dandim 0735/Surakarta Letkol Kav Mikael Dimas Yanuar menyampaikan bahwa sinergitas TNI dengan seluruh elemen, termasuk Pengadilan Negeri, sangat vital dalam menciptakan kondusivitas wilayah.

"Sebagai aparat kewilayahan, kami tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan kerja sama yang solid dengan seluruh instansi, termasuk Pengadilan Negeri, untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan memberikan rasa keadilan serta kepastian hukum kepada masyarakat Kota Surakarta," ungkap Dandim.

Sementara itu, Ketua Pengadilan Negeri Surakarta Dr. Achmad Satibi, S.H., M.H., menyambut baik dan mengapresiasi kunjungan Dandim beserta jajaran. Menurutnya, hubungan baik yang telah terjalin selama ini harus terus dipelihara dan ditingkatkan demi kepentingan masyarakat luas.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal yang semakin memperkuat hubungan kelembagaan yang harmonis, profesional, dan saling mendukung demi terwujudnya Kota Surakarta yang aman, damai, dan taat hukum.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Respons Cepat Pengaduan Masyarakat, Polsek Mauk Lakukan Pendampingan Kasus Dugaan Penggelapan Mobil di Ketapang


Uploaded Image


MAUK – Jajaran Polsek Mauk, Polresta Tangerang, menindaklanjuti pengaduan masyarakat terkait dugaan penggelapan satu unit kendaraan roda empat (mobil) di wilayah Kampung Ketapang, Desa Ketapang, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Selasa (3/11/2026) sekitar pukul 19.50 WIB.

Pengaduan tersebut disampaikan oleh seorang warga bernama Wahyu yang meminta pendampingan kepolisian terkait permasalahan dugaan penggelapan kendaraan roda empat.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Mauk yang dipimpin oleh Aiptu Mukti selaku Perwira Pengawas (Pawas), bersama Aiptu Niko FS, Bripka Hakim, Brigadir Wahyu M., Brigadir Huda, dan Briptu Putra, segera melakukan penanganan di lokasi.

Dalam kegiatan tersebut, anggota Polsek Mauk melakukan pendampingan serta meminta klarifikasi dan keterangan dari pihak-pihak yang berkaitan dengan permasalahan tersebut guna mengetahui duduk persoalan dan membantu proses penyelesaian.

Berkat penanganan dan pendampingan yang dilakukan oleh personel kepolisian, kendaraan roda empat yang sebelumnya diduga digelapkan akhirnya berhasil kembali kepada pemiliknya.

Selain itu, kedua belah pihak juga telah mencapai kesepakatan penyelesaian atas permasalahan tersebut sehingga situasi dapat kembali kondusif.

Kapolsek Mauk, AKP I Nyoman Nariana, S.M., S.Pd., terus menginstruksikan jajarannya untuk memberikan respons terhadap setiap pengaduan masyarakat serta mengedepankan pelayanan yang humanis dan profesional dalam menangani berbagai permasalahan di tengah masyarakat.

Kegiatan ini merupakan wujud kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus membantu menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Mauk.




Red/Toher Awwi

Selasa, 03 November 2026

Kasat Polairud Polres Bangka Barat Tegaskan Tindak Anggota yang Bermain, Pemilik Ponton Bantah Isu Inisial G.



Bangka Barat, Kasat Polairud Polres Bangka Barat IPTU Yudi Lesmono menegaskan tidak akan melindungi anggotanya apabila terbukti bermain atau membekingi aktivitas pertambangan laut. Penegasan itu disampaikan saat pembongkaran tiga unit ponton selam di kawasan SPBN Kampung Tanjung Laut, Limbung, Kecamatan Mentok, Selasa (3/11/2026).

Dalam kegiatan yang disaksikan puluhan awak media tersebut, Yudi mempersilakan masyarakat melaporkan apabila mengetahui adanya anggota Satpolairud yang diduga terlibat dalam aktivitas ilegal. Ia memastikan akan mengambil tindakan tegas apabila ditemukan bukti pelanggaran oleh personelnya.

Pembongkaran tiga ponton tersebut dipimpin langsung IPTU Yudi Lesmono, didampingi Kasi Humas Polres Bangka Barat IPTU Yos Sudarso, Kanit Gakkum IPDA Januar, serta personel Satpolairud. Ketiga ponton sebelumnya diamankan pada 27 Oktober 2026.

Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas IPTU Yos Sudarso menjelaskan bahwa pembongkaran dilakukan setelah mendapat persetujuan dari masing-masing pemilik tanpa unsur paksaan maupun permintaan imbalan.

Di tengah pembongkaran tersebut, para pemilik tiga ponton yang diamankan juga memberikan klarifikasi langsung kepada awak media mengenai pemberitaan media online sebelumnya yang mengaitkan anggota kepolisian berinisial G dengan aktivitas ponton selam.

Para pemilik secara tegas membantah informasi tersebut. Mereka memastikan tidak ada keterlibatan anggota berinisial G, baik sebagai pemilik maupun pihak yang membina ketiga ponton tersebut.

Mereka menegaskan bahwa ketiga ponton merupakan milik mereka sendiri. Pernyataan itu disampaikan langsung saat diwawancarai awak media di lokasi pembongkaran.

Dengan demikian, isu yang mengaitkan inisial G dengan kepemilikan maupun pembinaan ponton mendapat bantahan langsung dari para pemiliknya.

Kasat Polairud IPTU Yudi Lesmono kembali menegaskan bahwa tidak ada toleransi bagi anggota yang terbukti bermain dalam aktivitas pertambangan laut. Ia meminta masyarakat menyampaikan laporan disertai bukti apabila menemukan dugaan keterlibatan personel.

Polres Bangka Barat menegaskan bahwa penindakan terhadap aktivitas ilegal harus berjalan tanpa pandang bulu. Tidak ada anggota yang kebal hukum dan tidak ada tempat bagi praktik pembekingan di lingkungan kepolisian.

(HR(

‎Polri Resmi Larang Penggunaan Rokok Elektrik bagi Seluruh Anggota‎


‎JAKARTA — Polri secara resmi menerbitkan Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang Larangan Penggunaan Rokok Elektrik atau vape bagi seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP). Aturan ini mulai berlaku efektif sejak Jumat, 30 Oktober 2026.
‎
‎
‎Kebijakan ini diambil sebagai langkah preventif yang strategis untuk mengantisipasi penyalahgunaan rokok elektrik sebagai media peredaran narkotika. Pihak kepolisian menilai, cairan vape yang diisikan ke dalam kartrid sangat rentan dicampur dengan zat-zat terlarang, termasuk jenis narkotika tertentu yang sulit terdeteksi sekilas.
‎
‎
‎Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., menyampaikan bahwa larangan ini merupakan bagian tak terpisahkan dari komitmen Polri dalam memerangi peredaran narkotika melalui pendekatan pencegahan sekaligus penegakan aturan internal yang tegas.
‎
‎"Larangan ini berlaku baik di lingkungan kerja maupun di luar lingkungan kerja. Setiap personel yang terbukti melanggar akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan peraturan yang berlaku," tegasnya.
‎
‎Lebih lanjut, kebijakan ini juga bertujuan mendorong seluruh jajaran Polri untuk senantiasa menjaga disiplin, kesehatan, dan integritas, sekaligus menjadi teladan yang baik di tengah masyarakat.
‎
‎Ruang Lingkup & Sanksi‎

‎1. Berlaku untuk seluruh personel Polri tanpa pengecualian

‎2.Berlaku 24 jam, baik saat bertugas maupun di luar jam dinas

‎3. Pelanggar dikenakan sanksi disiplin sesuai ketentuan yang berlak

‎4.Fokus utama: mencegah penyalahgunaan vape sebagai sarana peredaran narkotika.

((A, Rahmat))

‎

Sadis Banget Perampokan dan Penculikan di Sertai Pembunuhan Menimpah Kokom Komariah Warga Krangkeng Indramayu.

 

INDRAMAYU, — Perampokan dan dugaan penculikan terjadi di rumah Dudung Badrun warga Desa Kalianyar, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu pada Senin (2/11/2026). Dalam peristiwa itu, istrinya bernama Komariah (45 tahun) dilaporkan hilang setelah rumah kediamannya  dirampok. Tarakhir diketahui, pelaku merupakan tetangga dekat korban.
Dalam hitungan jam, Tim Buser Satreskrim Polres Indramayu berhasil membekuk dua pria sebagai pelakunya.

Peristiwa tersebut terungkap saat anak korban pulang sekolah sekitar pukul 14.00 WIB dan menemukan rumah dalam keadaan terkunci rapat serta gorden tertutup rapat. Curiga karena sang ibu belum pulang kerumah hingga petang, pihak keluarga lantas melaporkan kejadian ini ke Polsek Krangkeng, Indramayu.
Petugas kepolisian dari Polsek Krangkeng bersama Tim Inafis Polres Indramayu yang datang ke TKP lalu membongkar pintu rumah dan menemukan kondisi kamar utama telah berantakan. Bahkan terdapat banyak bercak darah di sejumlah titik. Selain itu, satu unit mobil Mitsubishi Xpander warna putih milik korban raib. Perihal ini dikatakan suami korban Dudung Badrun, Selasa (3/11/2026).


Dudung Badrun juga menerangkan, saat lemari diperiksa, ternyata tempat penyimpanan barang berharga pun berantakan isinya pun raib total dengan kerugian materiil diperkirakan mencapai lebih dari setengah miliar rupiah dan mobil senilai Rp300 juta, uang tunai ratusan juta, serta perhiasan emas yang diperkirakan berbobot hingga ratusan gram.
“Pagi hari sekitar pukul 06.00 WIB istri saya masih bersiap-siap menunggu rekannya di teras untuk pergi belanja ke Cirebon. Namun, saat sore hari rumah justru terkunci dan kamar sudah berantakan penuh bercak darah,” ujar Dudung saat ditemui awak media

​Menurut keterangan warga sekitar, kata dia, sempat terdengar suara teriakan dan gaduh dari arah dalam rumah pada pagi hari. Namun, situasi tersebut tidak langsung memicu kecurigaan warga sekitar.
​Berdasarkan informasi yang dihimpun keluarga dari pihak kepolisian, terduga pelaku yang diamankan kurang dari 24 jam disinyalir berjumlah tiga hingga empat orang. Beberapa di antaranya merupakan tetangga dekat yang tinggal hanya beberapa rumah dari kediaman korban dan kerap diberi pekerjaan oleh korban.

​Sementara itu, keberadaan Komariah beserta barang bukti kendaraan diduga terdeteksi di kawasan Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu. Pihak keluarga masih menunggu konfirmasi resmi kepolisian terkait kondisi fisik korban yang saat ini dalam penanganan penyidik.

​Atas insiden brutal tersebut, pihak keluarga menyampaikan apresiasi atas kesigapan jajaran Polres Indramayu dalam mengungkap para terduga pelaku. Pihak keluarga berharap penyidik mengenakan pasal persangkaan yang maksimal atas dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan berencana.
​”Kami mengapresiasi kerja cepat Polres Indramayu. Kami berharap hukum ditegakkan seadil-adilnya dan pelaku dijatuhi hukuman maksimal atas perbuatan sadis ini,” tegas Dudung.

Hingga berita ini diturunkan, jajaran Satreskrim Polres Indramayu masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap para saksi dan terduga pelaku guna mengusut tuntas motif serta penanganan lebih lanjut perkara tersebut.

((A, Rahmat))

PORPROV XV Jawa Barat 2026 Digelar di Grage City Mall Cirebon

Cirebon Kota - Polisi bersama masyarakat melalui kegiatan Perhelatan Pekan Olahraga Provinsi XV Jawa Barat Tahun 2026 digelar di Grage City Mall, Jalan Jenderal Ahmad Yani Nomor 01, Kelurahan Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, pada (03/11/2026), pukul 07.30 WIB sampai dengan 08.30 WIB. Kegiatan ini menjadi momentum pembukaan perhelatan olahraga bergengsi yang melibatkan kontingen dan atlet Kota Cirebon.

Kapolsek Lemahwungkuk Iptu Didik Siswanto menyampaikan bahwa PORPROV XV Jawa Barat Tahun 2026 menjadi ajang bergengsi bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Menurutnya, kehadiran kepolisian dalam kegiatan ini menjadi bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan perhelatan olahraga yang berlangsung aman dan tertib.

Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Cirebon Efendi Edo, S.Ap., M.Si., Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., Kepala Kejaksaan Negeri Kota Cirebon Dr. Deddy Sutendy, S.H., M.H., Danlanal Cirebon Letkol Laut P. Mizar Hanoeng, Dandim 0614/Kota Cirebon Letkol Arm Drajat Santoso, S.Kom., Ketua KONI Kota Cirebon Handarujati Kalamullah, S.Sos., M.Si., serta para SKPD dan ASN Kota Cirebon.

Hadir pula kepengurusan KONI Kota Cirebon, Dinas Kesehatan, para kontingen, dan atlet Kota Cirebon sekitar 300 orang. Seluruh peserta mengikuti rangkaian acara dengan tertib dan penuh semangat, mencerminkan antusiasme masyarakat terhadap perhelatan olahraga daerah.

Kapolsek menjelaskan, rangkaian acara diawali dengan komandan apel memasuki tempat apel, dilanjutkan Wali Kota Cirebon bertindak selaku pembina apel memasuki tempat apel, penghormatan kepada pembina apel, laporan komandan apel, serta penyematan perwakilan pimpinan kontingen dan perhelatan PORPROV peserta Cirebon Tahun 2026.

Menurut Kapolsek, acara dilanjutkan dengan amanat pembina apel, pembacaan doa, laporan komandan apel, penghormatan kepada pembina apel, foto bersama, dan penutup. Seluruh rangkaian berjalan lancar, mencerminkan persiapan yang matang dari panitia penyelenggara bersama seluruh pihak terkait.

Dalam amanatnya, Wali Kota Cirebon menyampaikan bahwa PORPROV XV Jawa Barat Tahun 2026 merupakan ajang prestasi untuk mengharumkan nama pribadi dan Kota Cirebon. Ia berharap perhelatan ini menemukan bibit-bibit atlet terbaik serta meningkatkan kualitas para atlet yang ada, sehingga capaian dapat lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

Kapolsek menambahkan, Wali Kota juga membuka ruang bagi ketersediaan pelatihan para atlet dalam mempersiapkan Porda. Menurutnya, dukungan terhadap pembinaan atlet menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan prestasi olahraga daerah, sehingga Kota Cirebon dapat terus berprestasi di tingkat provinsi maupun nasional.

Menurut Kapolsek, kolaborasi antara polisi bersama masyarakat dalam mendukung perhelatan olahraga menjadi bagian penting dari upaya membangun generasi muda yang sehat dan berprestasi. Ia menegaskan bahwa dukungan terhadap kegiatan olahraga tidak cukup diberikan melalui kehadiran, tetapi juga melalui pengamanan yang menjamin kelancaran acara.
Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Lemahwungkuk Iptu Didik Siswanto mengajak seluruh atlet dan kontingen untuk bertanding dengan semangat sportivitas dan menjunjung tinggi fair play. "Mari kita dukung PORPROV XV Jawa Barat Tahun 2026 dengan bertanding secara sportif dan menjunjung tinggi persaudaraan, sehingga perhelatan olahraga ini berjalan aman, tertib, dan meraih prestasi terbaik bagi Kota Cirebon," ujar Kapolsek.

((A, Rahmat))

Silaturahmi Kapolres Cirebon Kota dengan Bawaslu Perkuat Koordinasi Kelembagaan

Cirebon Kota - Polisi bersama masyarakat melalui kegiatan silaturahmi Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., dengan Ketua Bawaslu Kota Cirebon digelar di ruang kerja Kapolres Cirebon Kota, Jalan Veteran Nomor 5, Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, pada (03/11/2026), pukul 10.30 WIB sampai dengan 11.15 WIB. Kegiatan ini menjadi sarana mempererat hubungan kelembagaan antara kepolisian dan penyelenggara pemilu.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., menyampaikan bahwa silaturahmi dengan Bawaslu Kota Cirebon merupakan bagian penting dari upaya membangun komunikasi dan koordinasi antar lembaga. Menurutnya, hubungan yang harmonis antara kepolisian dan Bawaslu akan memudahkan kerja sama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya terkait penyelenggaraan demokrasi di wilayah Kota Cirebon.

Kegiatan tersebut dihadiri Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota AKP Dr. M. Fadlillah, S.I.K., M.H., Kasat Intelkam AKP Iwan, S.H., M.H., Kanit Tipidkor Sat Reskrim Ipda Dwi Anas, S.H., M.H., Ketua Bawaslu Kota Cirebon Devi Siti Sihatul Afiah, S.H., S.Pd.I., M.Pd., serta anggota Bawaslu Nurul Fajri, S.Pd.I., M.I.Kom., dan Mohamad Joharudin, S.Pd., M.Pd. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan suasana akrab dan penuh kekeluargaan.

Kapolres menjelaskan, silaturahmi ini menjadi momen bagi kedua pihak untuk saling mengenal lebih dekat, bertukar informasi, serta membangun kepercayaan yang lebih kuat. Menurutnya, kedekatan antar lembaga sangat bermanfaat dalam menciptakan sinergi yang positif bagi kepentingan masyarakat, terutama dalam menjaga kualitas penyelenggaraan demokrasi.

Menurut Kapolres, melalui silaturahmi, kepolisian dan Bawaslu dapat saling memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing, sehingga kerja sama yang terjalin berjalan lebih efektif. Kolaborasi lintas sektor seperti ini, lanjutnya, menjadi contoh baik dalam membangun hubungan antar lembaga yang saling mendukung.

Kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah dan diakhiri dengan foto bersama sebagai dokumentasi kebersamaan. Suasana kegiatan berlangsung aman dan kondusif, mencerminkan hubungan yang baik antara kepolisian dan Bawaslu Kota Cirebon.

Kapolres menambahkan, silaturahmi akan terus dipelihara secara berkelanjutan, sehingga komunikasi antara kepolisian dan Bawaslu tetap terjaga dengan baik. Ia berharap hubungan yang telah terbangun dapat memberi manfaat bagi kelancaran tugas kedua lembaga dalam melayani masyarakat.

Menurut Kapolres, kolaborasi antara polisi bersama masyarakat, termasuk dengan lembaga penyelenggara pemilu, menjadi bagian penting dari upaya menjaga stabilitas dan ketertiban di wilayah Kota Cirebon. Ia menegaskan bahwa sinergi lintas sektor tidak cukup dibangun melalui forum resmi, tetapi juga melalui silaturahmi yang tulus dan berkelanjutan.
Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., mengajak seluruh pihak untuk terus mempererat silaturahmi dan kerja sama demi kepentingan masyarakat. "Mari kita jaga silaturahmi dan sinergi antar lembaga dengan saling mendukung dan berkomunikasi secara baik, sehingga penyelenggaraan demokrasi dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lancar dan kondusif," ujar Kapolres.

((A, Rahmat))

Senin, 02 November 2026

Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Air Itam, Nama Big Bos Black Jadi Sorotan!


PANGKALPINANG – Dugaan praktik penimbunan dan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di kawasan permukiman padat penduduk, Kelurahan Air Itam, Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang, mulai menjadi sorotan.

Aktivitas yang dilaporkan warga di wilayah RT 004/RW 002 tersebut memunculkan tanda tanya serius. Pasalnya, BBM solar yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat dan sektor yang berhak menerima subsidi pemerintah, diduga justru dikumpulkan dalam sejumlah jerigen untuk kemudian didistribusikan kembali kepada pihak lain demi memperoleh keuntungan pribadi.
Berdasarkan hasil pemantauan tim investigasi awak media selama beberapa hari di lokasi, terlihat dua unit mobil dump truck yang diduga digunakan dalam aktivitas pengumpulan solar subsidi. Salah satu kendaraan tersebut diketahui menggunakan nomor polisi BN 89XX VP.

Modus yang terpantau, solar diduga diambil dari salah satu SPBU terdekat menggunakan kendaraan dump truck. Selanjutnya, BBM yang berada di dalam tangki kendaraan disedot dan dipindahkan ke sejumlah jerigen.

Dari hasil pengamatan di lapangan, satu tangki kendaraan dump truck diperkirakan memuat sekitar 60 hingga 80 liter solar. Proses pemindahan tersebut diduga dilakukan secara berulang untuk mengumpulkan BBM dalam jumlah tertentu.

Indikasi aktivitas tersebut semakin menguat dengan ditemukannya aroma solar yang menyengat serta bekas tumpahan minyak berwarna hitam di sekitar lokasi.
Jerigen Disembunyikan di Semak-semak, Nama Big Bos Black Disebut

Hal lain yang menjadi perhatian tim investigasi adalah cara penyimpanan BBM yang telah dipindahkan ke dalam jerigen. Sejumlah jerigen diduga disembunyikan di kawasan semak-semak belukar, tepat di samping rumah kontrakan empat pintu berwarna hijau.

Lokasi tersebut diketahui berada persis di depan sebuah rumah yang disebut-sebut berkaitan dengan sosok berjulukan Big Bos Black.

Berdasarkan informasi dari sumber lapangan yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan demi alasan keamanan, aktivitas pengumpulan solar tersebut diduga telah berlangsung cukup lama.

Sumber tersebut juga menyebutkan bahwa solar yang terkumpul diduga didistribusikan kepada sejumlah penambang timah di wilayah Sampur, Kabupaten Bangka Tengah, serta kawasan Tanjung Bunga, Kota Pangkalpinang.
Jika informasi tersebut benar, praktik ini patut mendapat perhatian serius aparat penegak hukum. Sebab, BBM subsidi yang semestinya disalurkan sesuai peruntukannya diduga beralih menjadi komoditas perdagangan untuk meraup keuntungan lebih besar.

Solar Subsidi Diduga Dijual Rp300 Ribu hingga Rp350 Ribu per Jerigen. 

Berdasarkan keterangan sumber di lapangan, satu jerigen berkapasitas 20 liter solar diduga dijual dengan harga berkisar Rp300 ribu hingga Rp350 ribu kepada para penambang timah.
Harga tersebut menunjukkan adanya dugaan rantai distribusi BBM subsidi di luar mekanisme penyaluran yang semestinya.

Apabila dugaan ini terbukti, praktik tersebut bukan sekadar persoalan perdagangan BBM, melainkan juga menyangkut hak masyarakat yang membutuhkan BBM bersubsidi serta pengawasan distribusi energi oleh negara.

Di tengah upaya pemerintah memperketat penyaluran BBM subsidi agar tepat sasaran, dugaan aktivitas seperti ini tentu tidak boleh dibiarkan tanpa pemeriksaan.

Krimsus Polda Babel Diminta Turun Tangan
Atas temuan dan informasi tersebut, tim investigasi awak media meminta Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepulauan Bangka Belitung segera turun ke lapangan untuk melakukan penyelidikan.

Aparat penegak hukum diharapkan menelusuri asal-usul solar, mekanisme pengambilannya dari SPBU, dugaan penimbunan, hingga pihak-pihak yang diduga terlibat dalam rantai distribusi tersebut.

Penegakan hukum diperlukan guna memastikan apakah terdapat pelanggaran. 
terhadap ketentuan penyaluran BBM bersubsidi sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran BBM.
Publik tentu berharap pengawasan tidak hanya berhenti pada pemeriksaan di lapangan, tetapi juga mampu mengungkap kemungkinan adanya jaringan distribusi BBM subsidi yang tidak sesuai ketentuan.

Hak Jawab dan Klarifikasi Tetap Dibuka
Demi menjaga prinsip keberimbangan. 

pemberitaan dan menjunjung tinggi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, tim investigasi awak media membuka ruang seluas-luasnya bagi pihak yang disebut dengan julukan Big Bos Black maupun pihak-pihak terkait untuk memberikan klarifikasi, tanggapan, dan hak jawab atas informasi yang disampaikan dalam pemberitaan ini.

(HR/TIM)