Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Bupati Lucky Hakim Gelontorkan Dana Hibah 13 M Untuk 3.611Guru MDT

INDRAMAYU - Bupati Lucky Hakim menggelontorkan dana hibah sebesar Rp 13 miliar untuk 3.611 guru Madrasah Diniyah Takmiliah (MDT)...

Postingan Populer

Jumat, 03 Juli 2026

Bupati Lucky Hakim Gelontorkan Dana Hibah 13 M Untuk 3.611Guru MDT

INDRAMAYU - Bupati Lucky Hakim menggelontorkan dana hibah sebesar Rp 13 miliar untuk 3.611 guru Madrasah Diniyah Takmiliah (MDT) se-Kabupaten Indramayu dengan rincian masing-masing perbulannya mendapatkan Rp 300.000,00. 

Pemberian uang tunjangan bagi guru MDT tersebut di antaranya untuk meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan melalui pendidikan Madrasah yang dibarengi dengan upaya peningkatan kesejahteraan guru madrasah.

Demikian disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Dra.Iin Indrayati, M.Si. ketika membuka kegiatan Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) VIII Tingkat Kabupaten Indramayu, di Alun-Alun Indramayu. 

Menurut Iin, peningkatan kualitas guru MDT yang berhimpun dalam wadah Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) tidak hanya ditunjukkan dengan pemberian tunjangan dari hibah daerah. Namun juga secara berkesinambungan diberikan motivasi khusus sehingga kegiatan belajar mengajar di madrasah tidak monoton, selalu semangat dan berkah.  

“Bapak Bupati Lucky Hakim berkomitmen meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia di Kabupaten Indramayu. Di iantaranya terus mengupayakan kesejahteraan sebanyak 3.611 guru Madrasah Diniyah Takmiliah”, ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Cabang FKDT yang juga Ketua Baznas Kabupaten Indramayu, Dr. H. Aspuri, S.Ag., M.Pd.I., mengatakan, respon dan perhatian Bupati Lucky Hakim terhadap guru-guru MDT sangat luar biasa. Pemberian hibah berupa tunjangan guru madrasah merupakan bukti bahwa Kepala Daerah sangat memperhatikan kesejahteraan guru madrasah dan berharap akan berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan.

Dijelaskan Aspuri, saat ini di Kabupaten Indramayu terdapat lebih dari 992 MDT. Sedangkan jumlah guru yang mendapat tunjangan dari hibah APBD sebanyak 3.611 guru dengan besaran  Rp 300.000,- per bulan per orang.

“Penerima uang tunjangan dari hibah ini sebanyak 3.611 guru madrasah, sedangkan bagi yang tidak mendapatkan uang tunjangan dikarenakan statusnya ASN”, kata Aspuri.

Senada dengan Aspuri, Wakil Sekjen DPP FKDT, Akhmad Sururi mengatakan, pemberian dana hibah yang begitu besar untuk guru madrasah, patut di apresiasi karena dana hibah untuk tunjangan guru Madrasah sebesar Rp 13 Miliar merupakan yang terbesar di Jawa Barat dan mungkin pula di Jawa Tengah.

"Anggaran hibah untuk tunjangan guru Madrasah tersebut bukti nyata Bapak  Bupati Indramayu Lucky Hakim dalam upayanya mensejahterakan para guru madrasah," katanya.

Sururi mengakui, tunjangan dari hibah daerah ini sangat membantu para guru madrasah untuk meningkatkan taraf hidupnya. 

"Kabupaten/Kota lainnya hibah anggaran untuk FKDT berada pada kisaran 10 miliar, sementara di Kabupaten Indramayu hingga 13 miliar dan terbesar di Jawa Barat bahkan bisa jadi di Jawa Tengah”, jelas Akhmad Sururi.     

Sementara itu Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat melalui Kepala Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (Kabid PD Pontren), H. Ahmad Syukri, SS., mengatakan, MDT merupakan pendidikan non formal yang dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat, terutama generasi muda.

Oleh karenanya, imbuh Ahmad, guru Madrasah itu sangat berperan dalam mewujudkan generasi Islami. Dengan adanya tunjangan guru Madrasah dari dana hibah APBD Kabupaten Indramayu maka para guru Madrasah pun akan semakin terperhatikan kesejahteraannya. 

 “Dana hibah yang sangat besar dari APBD Kabupaten Indramayu ini merupakan penyemangat guru madrasah dalam mencerdaskan para santrinya dan tentunya untuk memajukan pendidikan di Indramayu”, ujar Ahmad Syukri.

((Red))

Respon Cepat Layanan Polisi 110, Polsek Lemahwungkuk Tangani Penemuan Perempuan Meninggal Dunia di Pasar Talang

Cirebon Kota – Personel Polsek Lemahwungkuk bersama piket Satreskrim, Tim Inafis Polres Cirebon Kota, dan unsur terkait bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat melalui Layanan Polisi 110 terkait penemuan seorang perempuan meninggal dunia di Ruko Talang, Jalan Talang RT 004 RW 002, Kelurahan Lemahwungkuk, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Jumat (3/7/2026).

Kapolsek Lemahwungkuk IPTU Usep Winta, S.H. mengatakan bahwa setelah menerima laporan, personel segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan lokasi, meminta keterangan para saksi, serta mengevakuasi korban ke RSUD Gunung Jati guna penanganan lebih lanjut sesuai prosedur.

Korban diketahui berinisial L (P), 76 tahun, dengan alamat terakhir yang diketahui di Puri Mulia Blok A6 No. 1, Desa Jatimerta, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon. Berdasarkan informasi yang diperoleh, korban telah sekitar 10 tahun meninggalkan alamat tersebut dan dalam kesehariannya tinggal di kawasan Pasar Talang.

Saksi pertama, Sdri. Asih, usia 41 tahun, beralamat di Ciperna, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, menerangkan bahwa sekitar pukul 13.00 WIB korban datang membeli makanan di warung miliknya. Saat sedang makan, korban mengeluh pusing lalu terjatuh dari tempat duduk sehingga dipindahkan ke bagian belakang ruko untuk beristirahat. Tidak lama kemudian korban diketahui sudah tidak bernyawa.

Saksi kedua, Sdr. Hari, usia sekitar 43 tahun, beralamat di Kaprabonan I No. 6 RT 002 RW 002, Kelurahan Lemahwungkuk, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, menjelaskan bahwa dirinya menerima informasi dari Ketua RT setempat mengenai adanya seorang perempuan yang tergeletak di dalam Ruko Talang. Setelah memastikan kondisi korban, saksi segera menghubungi pihak kepolisian.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi dan pemeriksaan medis di rumah sakit, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Korban diduga meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya, dan penyebab pasti tetap mengacu pada hasil pemeriksaan medis.

Dalam penanganan kejadian tersebut, petugas melakukan serangkaian tindakan kepolisian meliputi pengamanan lokasi, pemeriksaan saksi-saksi, pendokumentasian, identifikasi korban, serta koordinasi dengan pihak rumah sakit dan upaya menghubungi keluarga korban.

Respon cepat yang dilakukan aparat kepolisian merupakan bagian dari komitmen Polres Cirebon Kota dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat melalui Layanan Polisi 110, sehingga setiap laporan dapat segera ditindaklanjuti secara profesional, cepat, dan humanis.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengimbau masyarakat agar segera memanfaatkan Layanan Polisi 110 apabila mengetahui adanya kejadian yang membutuhkan kehadiran petugas kepolisian, sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan sesuai prosedur.

((A, Rahmat))

Optimalkan PAD Sektor PBB, Bapenda Majalengka Gencarkan Layanan Mobil Pajak Keliling ke Tingkat Kecamatan Hingga Desa.


​MAJALENGKA, 
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Majalengka terus berkomitmen meningkatkan capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Pajak Bumi Perkotaan . Salah satu strategi utama yang konsisten dijalankan adalah metode "jemput bola" melalui pengoperasian Mobil Pajak Keliling.


Kepala Bapenda Kabupaten Majalengka, Rachmat Gunandar menjelaskan bahwa armada khusus ini bergerak aktif setiap hari menyisir desa-desa yang tersebar di 26 kecamatan di wilayah Kabupaten Majalengka.

​"Mobil keliling ini merupakan salah satu inovasi program unggulan dari Bapenda demi memberikan pelayanan prima bagi wajib pajak. Tidak hanya terjadwal ke desa-desa, layanan mobil pajak keliling ini juga sengaja dihadirkan pada momen-momen kegiatan kemasyarakatan yang banyak mengundang massa," ujarnya, Selasa (30/6/2026).

Menurutnya, kehadiran unit pelayanan bergerak ini terbukti sangat efektif memangkas jarak dan waktu. Melalui integrasi teknologi operasional di dalam mobil, warga kini bisa dengan mudah memenuhi kewajiban perpajakan mereka tanpa harus datang langsung ke kantor pusat Bapenda.

Hingga pertengahan Juni 2026, Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor PBB tercatat telah mencapai Rp18,549 miliar.

​Angka tersebut setara dengan 29,84% dari total target capaian PBB yang ditetapkan tahun ini, yaitu sebesar Rp.62,3 miliar.

Dari total 330 desa yang tersebar di wilayah Kabupaten Majalengka, tercatat sudah ada 16 desa yang berhasil melunasi kewajiban PBB mereka secara 100%.

​"Kami sangat mengapresiasi 16 desa yang sudah lunas PBB lebih awal. Ini menjadi contoh yang sangat baik bagi desa-desa lainnya di Majalengka agar bisa segera menyusul," ujar Rachmat Gunandar.

Pihak Bapenda optimistis, dengan sisa waktu yang ada serta dukungan optimalisasi layanan keliling ini, target Rp.62,3 miliar dapat terealisasi sepenuhnya sebelum jatuh tempo. Warga pun diimbau untuk segera melunasi PBB demi kelancaran pembangunan daerah di Kabupaten Majalengka.


​Inovasi jemput bola ini mendapat apresiasi dan sambutan hangat dari masyarakat, salah satunya diungkapkan oleh warga Kecamatan Lemahsugih yang memanfaatkan layanan tersebut.
​"Saya sangat terbantu dengan adanya mobil pajak keliling ini. Biasanya kalau mau bayar PBB harus meluangkan waktu khusus untuk jalan jauh ke kota atau kecamatan terdekat. Sekarang, karena mobilnya langsung datang ke wilayah kami, prosesnya jadi sangat cepat, dekat, dan praktis. Semoga pelayanan ini terus dipertahankan dan rutin datang," ungkap Deni warga setempat saat ditemui di lokasi pelayanan.

​Melalui kemudahan aksesibilitas yang ditawarkan oleh Mobil Pajak Keliling ini, Bapenda Kabupaten Majalengka berharap kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam membayar pajak tepat waktu terus meningkat, sehingga target proyeksi PAD untuk pembangunan daerah dapat tercapai secara maksimal.

(Didin.Mh)

Jum'at Berkah, Kodim 0735/Surakarta Bersama Kepolisian Dan FKPPI Berbagi Sayuran Kepada Masyarakat

Surakarta - Bertempat di Depan Makodim 0735 / Surakarta Jl. A. Yani no.349, Kelurahan Kerten Kecamatan Laweyan, Kodim 0735/Surakarta bersama dengan Anggota polresta Surakarta dan FKPPI 1135 Surakarta membagikan paket sayuran kepada warga masyarakat yang melintas didepan Makodim, Jum'at (03/07/2026).

Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Arief Handoko Usman, S.H., yang juga turut hadir memberikan bantuan Sayuran kepada warga masyarakat menegaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan bekerjasama dengan Jajaran Kepolisian dan FKPPI 1135 Surakarta dengan tujuan untuk berbagi dan membantu warga masyarakat terutama dalam mencukupi kebutuhan sayur-sayuran.

"Dengan diadakannya kegiatan Jum'at berkah di depan Markas Kodim 0735/Surakata ini diharapkan dapat membantu ketahanan pangan pada warga masyarakat sekitarnya sekaligus mengikuti arahan dari Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto yang telah mengintruksikan tentang ketahanan pangan serta membantu mengurangi dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat,"tuturnya.

Lebih lanjut ditambahkannya kegiatan pembagian sayur - sayuran oleh Kodim 0735/Surakarta bersama FKPPI ke pengguna jalan ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan baik antara TNI dan masyarakat, serta menyalurkan bantuan secara langsung, Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial untuk meringankan beban warga dan memperkuat kemitraan antara instansi militer dan organisasi masyarakat seperti FKPPI dalam menciptakan lingkungan yang lebih harmonis dan membantu sesama.

Sementara itu Riyanto salah satu warga masyarakat yang menerima bantuan paket sayuran tersebut mengaku senang dan berterimakasih kepada kepada jajaran TNI khususnya Kodim 0735/Surakata dan FKPPI 1135 Surakarta.

"Tadinya saya mau pergi ke Pasar bersama istri untuk membeli sayuran, dan saat melintas diddepan Kodim ada bapak-bapak TNI yang membagikan sayuran, Alhamdulilah rejeki di Jum'at berkah ini, Terimakasih TNI, Terimakasih FKPPI Surakarta."ucapnya senang.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Wujudkan Linmas Tangguh, Babinsa Kepatihan Wetan Gembleng Pelatihan Fisik Dan PBB

Surakarta - Babinsa Kelurahan Kepatihan Wetan Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Sertu Budiono memberikan Pelatihan kepada linmas dalam rangka Penguatan dan Peningkatan Disiplin dan Kemampuan Linmas sebagai mitra Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam menjaga Keamanan, Ketertiban di Desa binaan, Bertempat di halaman Kantor Kelurahan Jl. Sutan Syahrir No.26 Kelurahan Kepatihan Wetan Kec Jebres Kota Surakarta. Jum’at ( 03/07/2026 ).

Ditegaskan Sertu Budiono kedisiplinan adalah modal pokok dalam keberhasilan melaksanakan tugas, baik itu kegiatan pribadi maupun kegiatan dalam pekerjaan, Tanpa kedisiplinan pekerjaan yang dilakukan hasilnya tidak akan bisa maksimal.

" Linmas merupakan bagian dari Masyarakat yang harus bisa memberi contoh bagi Masyarakat lainnya dalam Penanaman Disiplin dan semangat bela negara, itulah tujuan dilaksanakannya Kegiatan pelatihan PBB tersebut."tegasnya.

"Selain itu diharapkan melalui kegiatan ini bisa memupuk rasa kebersamaan, Jiwa korsa terutama dalam menjaga keamanan Lingkungan,"pungkas Sertu Budiono.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Apel Pengamanan TPA Jatiwaringin, Polresta Tangerang Prioritaskan Keselamatan Warga dan Kelancaran Penanggulangan


Uploaded Image


Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah memimpin apel pengamanan di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Jumat (3/7/2026). 

Pengamanan dilakukan untuk memastikan proses penanganan kebakaran berjalan optimal sekaligus menjamin keselamatan masyarakat di sekitar lokasi.

"Yang paling utama kami kerjakan saat ini adalah memadamkan titik api dan menyelamatkan warga, memastikan jangan sampai terdampak asap," kata Indra Waspada.

Sejumlah personel disiagakan untuk mengamankan area kebakaran. Petugas melakukan pengaturan akses keluar masuk lokasi dan melakukan patroli di permukiman terdampak. Petugas juga memantau tempat pengungsian warga yang dievakuasi akibat kepulan asap.

Uploaded Image

"Fokus utama saat ini adalah mendukung proses penanganan kebakaran agar api tidak terus meluas," ujarnya. 

Selain melakukan pengamanan, personel Polresta Tangerang juga diperbantukan bersama tenaga medis dari puskesmas dan Dinas Kesehatan. Langkah tersebut untuk memastikan warga terdampak memperoleh pelayanan medis, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan warga yang mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap.

Menurut Indra Waspada, sinergi seluruh instansi menjadi kunci agar penanganan kebakaran dapat berlangsung cepat.

"Sekaligus meminimalkan risiko bagi masyarakat," ucapnya. 

Uploaded Image

Indra Waspada juga mengimbau masyarakat agar tidak mendekati lokasi kebakaran. Selain berbahaya akibat kepulan asap yang masih tebal, sterilisasi area diperlukan agar proses pemadaman maupun mobilisasi kendaraan operasional tidak terganggu.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mendekat ke lokasi kebakaran karena area memang harus steril, asapnya membahayakan," terangnya. 

Dia menambahkan, masyarakat juga diminta tidak berkerumun di sekitar lokasi agar proses penanganan dapat berjalan secara optimal. 

Polresta Tangerang memastikan pengamanan akan terus dilakukan selama proses penanganan kebakaran berlangsung. Personel juga akan melaksanakan patroli secara berkala di kawasan permukiman.

Indra Waspada menegaskan, selain mendukung proses penanganan kebakaran, Polresta Tangerang juga memastikan warga yang terdampak mendapatkan perlindungan dan pelayanan. Serta mendapatkan rasa aman sampai situasi kembali normal. 

"Keselamatan masyarakat adalah prioritas kami," pungkasnya.





𝐓𝐨𝐡𝐞𝐫 𝐀𝐬𝐰𝐢

Cetak Satpam Profesional dan Presisi, Ditbinmas Polda Jateng Resmi Buka Pelatihan Gada Pratama di Wonosobo



WONOSOBO – Direktorat Binmas (Ditbinmas) Polda Jawa Tengah bersama Satbinmas Polres Wonosobo resmi membuka Pelatihan Satpam Gada Pratama Pola 140 JP (Jam Pelajaran) tingkat Polda Jateng bertempat di Aula Don Bosco, Kabupaten Wonosobo, pada Kamis (2/7/2026) pukul 13.00 WIB. Upacara pembukaan yang dipimpin oleh Kasubditbinsatpam/Polsus Ditbinmas Polda Jateng AKBP Meyta Toliu, S.H., M.H. ini, menandai dimulainya pendidikan standardisasi kemampuan kepolisian terbatas bagi puluhan calon anggota Satpam legal di bawah naungan BUJP PT Bima Global Security.

Sebelum prosesi upacara pembukaan dimulai, panitia penyelenggara terlebih dahulu melaksanakan pemeriksaan kesehatan (Rikkes) menyeluruh kepada seluruh siswa untuk memastikan kondisi fisik mereka dalam keadaan prima selama menjalani pendidikan kedisiplinan. Rangkaian upacara kemudian berlangsung khidmat dengan agenda utama penyematan tanda peserta pelatihan serta pengucapan Janji Siswa. Sesaat setelah upacara resmi ditutup, para siswa langsung diarahkan untuk berganti pakaian lapangan guna mengikuti orientasi dan pengenalan medan latihan (DPal).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kasibinlat Subditsatpam/Polsus Kompol Rachmawati Wulansari, S.T., M.Psi., Kasatbinmas Polres Wonosobo AKP Suratno, S.H., beserta jajaran instruktur, dan perwakilan manajemen PT Bima Global Security.

Dalam amanatnya, AKBP Meyta Toliu menegaskan bahwa Satpam merupakan mitra strategis Polri yang memegang peranan krusial dalam sistem pengamanan swakarsa di lingkungan kerja. Melalui pelatihan intensif 140 JP ini, para peserta akan dibekali legalitas, kompetensi taktis, serta pemahaman hukum yang memadai.

"Satpam adalah perpanjangan tangan Polri. Kita ingin memastikan bahwa personel yang lulus dari pelatihan ini tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki integritas tinggi, disiplin, dan mampu memberikan pelayanan yang humanis di tempat mereka bertugas," ujar AKBP Meyta Toliu dalam arahannya.

Polres Wonosobo mengimbau kepada seluruh pimpinan perusahaan, instansi pemerintah, maupun pengelola kawasan usaha di wilayah Kabupaten Wonosobo untuk selalu memprioritaskan aspek legalitas dan kompetensi personel pengamanan (Satpam). Pastikan petugas keamanan di lingkungan kerja Anda telah mengantongi sertifikasi resmi Gada Pratama demi menjamin terciptanya situasi Kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif secara mandiri.


(Yudhi)
Uploaded Image

Kamis, 02 Juli 2026

Polsek Pasar Kemis Gerak Cepat Tangani Kebakaran Kontrakan, Api Berhasil Dicegah Meluas


Uploaded Image

Respons cepat personel Polsek Pasar Kemis bersama warga dan petugas pemadam kebakaran berhasil mencegah kebakaran rumah kontrakan di Kampung Cilongok RT 004/002, Desa Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, meluas ke permukiman sekitar. 

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, (2/7/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun kebakaran mengakibatkan kerugian materi diperkirakan mencapai Rp100 juta.

Kapolsek Pasar Kemis AKP Humaedi mengatakan, begitu menerima laporan dari masyarakat, personel Polsek Pasar Kemis langsung menuju lokasi. Petugas polisi, kata dia, langsung melakukan penanganan awal. 

"Sekaligus berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran," kata Humaedi. 

Humaedi menerangkan, berdasarkan keterangan saksi, kebakaran bermula saat pemilik rumah hendak memasang tabung gas elpiji. Saat kompor dinyalakan, api tidak menyala sehingga tabung gas sempat ditukar ke tempat pembelian.

Uploaded Image

Setelah tabung dipasang kembali ke regulator, kompor kembali dicoba dinyalakan. Namun secara tiba-tiba api justru muncul dari bagian selang di dekat regulator. Kobaran api kemudian menyambar jemuran pakaian yang berada di sekitar dapur. 

"Lalu api dengan cepat membesar hingga merambat ke bangunan kontrakan di sebelahnya," ujarnya. 

Melihat api semakin membesar, saksi segera meminta pertolongan warga sekitar. Kondisi cuaca yang sedang musim kemarau disertai embusan angin membuat kobaran api cepat membesar. Sehingga warga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pasar Kemis.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan pengamanan serta berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran. Tak lama kemudian, satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. 

"Selanjutnya bersama warga berhasil memadamkan api sehingga tidak merembet lebih luas ke permukiman lainnya," kata Humaedi. 

Humaedi mengapresiasi kesigapan warga yang segera melaporkan kejadian tersebut. Sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat. Humaedi juga meminta warga untuk berhati-hati saat hendak memasang tabung gas elpiji. 

"Kami mengimbau masyarakat agar selalu memastikan kondisi tabung gas, regulator, dan selang dalam keadaan baik sebelum digunakan," ucapnya. 

Dia menambahkan, apabila terjadi kebocoran atau tercium bau gas, segera matikan sumber api. Serta segera melaporkan kepada petugas agar tidak menimbulkan kebakaran yang lebih besar.




𝐓𝐨𝐡𝐞𝐫 𝐀𝐬𝐰𝐢

Tahanan Meninggal Saat Dirawat di RS, Polresta Tangerang Sampaikan Duka dan Pastikan Penanganan Sesuai SOP


Uploaded Image


Polresta Tangerang menyampaikan duka cita atas meninggalnya seorang tahanan kasus penyalahgunaan narkoba berinisial HW pada Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 19.30 WIB saat masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Kramat Jati.

Sebagai bentuk empati, sejumlah personel Polresta Tangerang juga melaksanakan takziah ke rumah duka. Serta menyampaikan belasungkawa secara langsung.

"Kami turut berduka cita atas meninggalnya saudara HW. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, Kamis (2/7/2026). 

Indra Waspada memastikan, seluruh hak tahanan, termasuk pelayanan kesehatan, telah diberikan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dia menerangkan, HW ditangkap pada (12/4/2026), lalu ditahan keesokan harinya. Selama berada di ruang tahanan, kondisi kesehatan HW terus dipantau petugas. Ketika menunjukkan keluhan sakit, petugas langsung berkoordinasi, termasuk dengan tim Dokkes Polresta Tangerang untuk memberikan penanganan medis.

"Sejak pertama kali tahanan mengeluhkan sakit, kami langsung melakukan penanganan medis sesuai prosedur," ujar Indra Waspada.

Pada (9/6/2026), HW pertama kali dilarikan ke RSUD Tigaraksa setelah mengeluhkan sakit. Di RS, dokter melakukan pemeriksaan laboratorium dan rontgen. Berdasarkan hasil pemeriksaan, HW dinyatakan menjalani rawat jalan dan diberikan obat sebelum kembali ke ruang tahanan.

Sepuluh hari kemudian, tepatnya pada (19/6/2026), kondisi HW kembali menurun. Penyidik bersama personel Dokkes kembali membawanya ke RSUD Tigaraksa untuk menjalani pemeriksaan dan mendapatkan pengobatan lanjutan.

Selanjutnya pada (26/6/2026), HW mengalami diare. Melihat kondisi tersebut, penyidik bersama tim Dokkes segera mengevakuasi HW menggunakan ambulans menuju RS Kramat Jati untuk mendapatkan penanganan yang lebih intensif.

Hasil pemeriksaan dokter menunjukkan HW mengalami dehidrasi. Sehingga harus menjalani terapi menggunakan tiga kantong infus. Dokter kemudian memutuskan HW menjalani perawatan di ruang High Care Unit (HCU).

HW dirawat di ruang HCU selama tiga hari sebelum kondisinya dinilai cukup stabil dan dipindahkan ke ruang Melati untuk melanjutkan perawatan. Namun pada Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 19.30 WIB, pihak RS Kramat Jati mengabarkan bahwa HW meninggal dunia saat masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Berdasarkan hasil analisa medis dari dokter, penyebab kematian HW adalah sudden cardiac arrest (henti jantung mendadak), electrolyte imbalance (ketidakseimbangan elektrolit yang mengganggu fungsi vital termasuk irama jantung), pneumonia, serta TB paru relaps atau tuberkulosis paru yang kambuh. Selain itu, berdasarkan hasil visum luar, tidak ditemukan ada tanda kekerasan pada tubuh HW. 

Indra Waspada menegaskan, seluruh tahapan penanganan terhadap HW telah dilakukan sesuai prosedur yang berlaku. Setiap kali kondisi kesehatannya menurun, petugas langsung memberikan respons dengan membawa yang bersangkutan ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan maupun perawatan.

Dia juga menyampaikan, seluruh proses pengawasan dan pelayanan kesehatan terhadap tahanan telah dilaksanakan sebagaimana mestinya sesuai SOP yang berlaku. 

Selain itu, Indra Waspada menyebut, setiap tahanan yang berada di Polresta Tangerang memperoleh hak-haknya, termasuk pelayanan kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku. 

"Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang profesional, termasuk dalam pemenuhan hak-hak dasar setiap tahanan selama menjalani proses hukum," pungkasnya.




𝐓𝐨𝐡𝐞𝐫 𝐀𝐬𝐰𝐢

Jenazah Nahkoda KM Berkah Abadi Dievakuasi ke RSUD Gunung Jati untuk Pemeriksaan Penyebab Kematian

Cirebon Kota – Personel Polsek Kawasan Pelabuhan Cirebon (KPC) bersama unsur Polairud, Lanal Cirebon, Tim INAFIS Polres Cirebon Kota, dan tenaga kesehatan melaksanakan evakuasi jenazah nahkoda KM Berkah Abadi yang meninggal dunia saat kapal berlayar di perairan Kalimantan Selatan. Evakuasi dilakukan setelah kapal sandar di Dermaga Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kejawanan, Kota Cirebon, Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 19.15 WIB.

Kegiatan dipimpin Kapolsek Kawasan Pelabuhan Cirebon AKP Asep Sunaryo, S.H. bersama personel gabungan. Evakuasi dilaksanakan sesuai prosedur guna mendukung proses pemeriksaan medis terhadap jenazah.
Korban diketahui berinisial Z.A. (58), laki-laki, nahkoda KM Berkah Abadi, warga Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi. Berdasarkan keterangan awak kapal, korban meninggal dunia pada Minggu, 28 Juni 2026 sekitar pukul 13.30 WIB saat KM Berkah Abadi berada di perairan Muara Batulicin, Kalimantan Selatan.

Sebelum meninggal dunia, korban dilaporkan mengalami sesak napas disertai kejang-kejang. Rekan-rekan korban di atas kapal sempat memberikan pertolongan pertama, namun korban tidak dapat diselamatkan.

Keterangan awal diperoleh dari dua orang saksi, yakni Nanang (32), laki-laki, Kepala Kamar Mesin (KKM), warga Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, serta Iskandar Ilyas (43), laki-laki, anak buah kapal (ABK), warga Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar.

Setelah KM Berkah Abadi tiba di Pelabuhan Perikanan Nusantara Kejawanan, petugas segera mengevakuasi jenazah menggunakan ambulans menuju RSUD Gunung Jati Cirebon.

Evakuasi ke rumah sakit dilakukan untuk memastikan penyebab kematian melalui pemeriksaan medis dan otopsi oleh pihak yang berwenang sesuai ketentuan yang berlaku.

Selama proses evakuasi, petugas juga berkoordinasi dengan awak kapal, pihak rumah sakit, dan keluarga korban guna memastikan seluruh tahapan penanganan berjalan sesuai prosedur.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan bahwa jenazah dibawa ke RSUD Gunung Jati untuk dilakukan pemeriksaan medis dan otopsi guna memastikan penyebab kematian. Hasil pemeriksaan tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam proses penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

((A, Rahmat))