Bupati Tangerang Maesyal Rasyid dan Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menghadiri kegiatan santunan anak yatim dan jompo yang digelar Forum Reporter Jurnalis Republik Indonesia (FRJRI) Peduli Negeri di Kampung Kronjo, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, Minggu (15/3/2026).
Selain memberikan santunan kepada anak yatim dan para lanjut usia, kegiatan juga dirangkaikan dengan peninjauan lokasi rumah warga yang diusulkan untuk program bedah rumah. Lokasi rumah tersebut berada tidak jauh dari tempat kegiatan berlangsung.
Maesyal mengapresiasi kegiatan sosial yang diinisiasi FRJRI Peduli Negeri tersebut. Menurutnya, kegiatan santunan seperti ini merupakan bentuk kepedulian sosial yang sangat positif dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
"Saya mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan FRJRI Peduli Negeri. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat," kata Maesyal.
Dia juga berharap kegiatan sosial yang digelar organisasi jurnalis tersebut dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Serta semakin memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah maupun unsur lainnya.
"Kami berharap ke depan dapat terus bersinergi dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan demi membantu masyarakat yang membutuhkan," katanya.
Sementara itu, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang ditunjukkan FRJRI kepada masyarakat.
Menurutnya, kegiatan seperti ini mencerminkan semangat kebersamaan dan gotong royong. Hal itu, lanjut dia, sangat penting dalam membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat.
"Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena menunjukkan kepedulian kepada masyarakat, khususnya anak yatim dan para lansia," ujarnya.
Indra Waspada juga menilai, keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan sosial menjadi wujud nyata sinergi antara masyarakat, pemerintah daerah, serta aparat keamanan dalam membangun lingkungan yang harmonis dan penuh kepedulian.
"Kegiatan sosial seperti ini tidak hanya membantu masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan solidaritas di tengah masyarakat," pungkasnya.
Indramayu – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono, ST., melakukan monitoring Posko Komunikasi (Poskom) Mudik Lebaran 2026 di Kabupaten Indramayu pada Minggu (15/3/2026). Kegiatan tersebut dilakukan bersama Wakil Ketua DPD, Syamsul Bachri, serta jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu.
Dalam peninjauan tersebut, Ono Surono didampingi Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu, H. Sirojudin, beserta jajaran sekretaris dan bendahara.
Ono Surono menjelaskan bahwa Poskom Lebaran ini disiapkan untuk memberikan pelayanan dan tempat istirahat bagi para pemudik yang melintasi jalur Pantura, khususnya di wilayah Indramayu.
"Siang hari ini saya bersama Pak Syamsul Bachri dari DPD PDI Perjuangan Jawa Barat melakukan monitoring Poskom Lebaran 2026 di Kabupaten Indramayu. Di sini kami melihat langsung berbagai fasilitas yang disiapkan untuk para pemudik," ujar Ono.
Ia menyebutkan bahwa posko tersebut dilengkapi berbagai fasilitas untuk kenyamanan pemudik, mulai dari tempat duduk, sofa, hingga tempat beristirahat dengan kasur tipis bagi mereka yang membutuhkan waktu istirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.
Selain itu, tersedia pula mobil layanan kesehatan dari DPD PDI Perjuangan Jawa Barat yang dilengkapi alat pemeriksaan kesehatan seperti tensi darah, cek kolesterol, gula darah, hingga asam urat.
"Di posko ini juga standbay dua dokter yang siap melayani pemeriksaan kesehatan bagi para pemudik. Bahkan tersedia juga ambulans jika sewaktu-waktu dibutuhkan," jelasnya.
Menurut Ono, pendirian Poskom Lebaran ini merupakan bentuk gotong royong kader partai dalam membantu masyarakat selama arus mudik. Hal tersebut juga merupakan instruksi langsung dari Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri.
"Ini sesuai dengan instruksi Ibu Megawati bahwa kader PDI Perjuangan harus bergotong royong membantu masyarakat, khususnya mereka yang sedang melaksanakan mudik Lebaran," katanya.
Posko tersebut berada di jalur strategis Pantura, tepatnya di kawasan Pertigaan Celeng, Kecamatan Lobener, yang merupakan salah satu titik ramai dilalui pemudik menuju Jawa Tengah maupun Jawa Timur.
Selain tempat istirahat, posko juga menyediakan takjil bagi pemudik yang menjalankan ibadah puasa, serta minuman seperti kopi yang dapat dinikmati saat waktu berbuka hingga menjelang sahur.
Sebagai putra asli Indramayu, Ono Surono juga mengajak para pemudik untuk memanfaatkan posko tersebut jika merasa lelah selama perjalanan.
"Bagi para pemudik yang melintasi jalur Pantura, khususnya di Indramayu, silakan mampir dan beristirahat di Poskom ini. Kami siapkan tempat istirahat, layanan kesehatan, serta takjil untuk berbuka puasa," ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan selama perjalanan mudik.
Menurutnya, pengendara sepeda motor sebaiknya berhenti beristirahat setiap dua jam sekali, sedangkan pengemudi mobil disarankan beristirahat maksimal setiap empat jam perjalanan.
"Khususnya bagi pemotor, maksimal dua jam berkendara harus berhenti dan beristirahat. Untuk mobil maksimal empat jam. Jangan memaksakan diri jika sudah lelah," pesannya.
Menutup pesannya, Ono Surono menyampaikan ucapan selamat menyambut Idulfitri kepada para pemudik yang tengah menuju kampung halaman.
"Atas nama keluarga besar PDI Perjuangan, kami mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa dan selamat mudik. Minal aidzin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Utamakan keselamatan dan kesehatan selama perjalanan," pungkasnya. (Wira)
CIREBON – Suasana penuh kebersamaan dan kepedulian mewarnai kegiatan sosial yang digelar oleh Pemuda Pancasila Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon pada bulan suci Ramadan. Dipimpin langsung oleh Ketua PAC Depok, Teguh, bersama sejumlah anggota, organisasi tersebut mengadakan kegiatan berbagi makanan untuk berbuka puasa kepada masyarakat dan para pengguna jalan.
Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan pada Minggu (15/3/2026) di depan Desa Keduanan, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon. Dalam kegiatan itu, panitia menyiapkan sekitar 1.500 bok makanan Rocket Chicken yang berisi ayam dan makanan ringan untuk dibagikan kepada masyarakat sebagai menu berbuka puasa.
Kegiatan berbagi ini juga dihadiri oleh Camat Depok, Hj. Sundewi, serta beberapa unsur Muspika Kecamatan Depok, di antaranya Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Kanit dari Polsek Depok Polresta Cirebon yang turut hadir memberikan dukungan serta memastikan kegiatan berjalan dengan aman dan tertib.
Menjelang waktu berbuka puasa, masyarakat terlihat sangat antusias. Warga dari berbagai kalangan mulai berdatangan ke lokasi pembagian makanan. Tidak hanya masyarakat sekitar, para pengguna jalan yang melintas juga ikut berhenti untuk mendapatkan makanan berbuka puasa yang dibagikan secara gratis.
Antusiasme warga terlihat jelas ketika sejumlah kotak makanan yang masih berada di dalam mobil panitia sudah dikerumuni warga. Ibu-ibu, bapak-bapak, hingga anak-anak tampak bersemangat menunggu giliran untuk mendapatkan makanan tersebut.
Melihat situasi tersebut, Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Depok, Teguh, dengan ramah mengingatkan masyarakat agar tetap tertib dan sabar saat menunggu giliran.
"Bapak-bapak dan ibu-ibu mohon sabar untuk mengantri. Makanannya masih banyak, jadi tidak perlu khawatir kehabisan. Insya Allah semua kebagian," ujar Teguh dengan penuh keakraban kepada warga yang hadir.
Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan berbagi makanan untuk berbuka puasa ini sudah menjadi agenda rutin yang telah dilaksanakan selama bertahun-tahun oleh Pemuda Pancasila PAC Depok.
Menurut Teguh, kegiatan tersebut kini telah memasuki tahun ke-11 pelaksanaannya, dan diharapkan dapat terus berlangsung setiap Ramadan sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.
"Kegiatan ini sudah kami lakukan untuk yang ke-11 kalinya. Harapan kami tentu kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan setiap tahun. Selain membantu masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan iman dan taqwa bagi kami semua, terutama bagi anggota Pemuda Pancasila," ungkapnya.
Sementara itu, Camat Depok, Hj. Sundewi, menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan oleh Pemuda Pancasila PAC Depok. Ia menilai kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian sosial yang patut diapresiasi dan dicontoh.
"Kegiatan seperti ini sangat positif, apalagi dilaksanakan di bulan Ramadan yang penuh berkah. Semoga kegiatan berbagi ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta menumbuhkan rasa kebersamaan dan solidaritas sosial," ujarnya.
Hal senada juga disampaikan oleh salah satu Srikandi Pemuda Pancasila, yang juga merupakan istri dari Ketua PAC Depok, Teguh. Ia mengatakan bahwa kegiatan berbagi kepada masyarakat merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk selalu hadir di tengah masyarakat.
"Sebisa mungkin kita harus menyisihkan sebagian dari rezeki yang kita miliki untuk berbagi kepada sesama. Apalagi kami dari Pemuda Pancasila yang memiliki tanggung jawab sosial kepada masyarakat. Pembagian nasi kotak seperti ini juga menjadi kegiatan rutin yang kami lakukan setiap tahunnya," tuturnya.
Menariknya, menjelang akhir kegiatan pembagian nasi kotak tersebut, hujan lebat tiba-tiba mengguyur lokasi kegiatan. Namun kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat para anggota Pemuda Pancasila untuk tetap menyalurkan makanan kepada masyarakat.
Beberapa anggota tetap bertahan di lokasi sambil membagikan nasi kotak kepada para pengguna jalan yang melintas, meskipun harus diguyur hujan deras.
Semangat kebersamaan dan kepedulian yang ditunjukkan oleh Pemuda Pancasila PAC Depok tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat yang menerima makanan berbuka puasa. Kegiatan ini pun menjadi salah satu wujud nyata bahwa semangat berbagi di bulan Ramadan masih terus hidup di tengah masyarakat.
Kegiatan tersebut juga didukung dari beberapa donatur yang menyisihkan sebagian rejekinya, diantaranya:
KABUPATEN CIREBON — Ratusan tukang becak di Kabupaten Cirebon menerima kompensasi sebesar Rp1,4 juta dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagai pengganti masa cuti tidak beroperasi selama arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Bupati Cirebon Imron mengapresiasi program tersebut, karena dinilai membantu para pengemudi becak sekaligus mendukung kelancaran lalu lintas selama periode mudik.
Ia menilai kebijakan yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Barat itu menunjukkan perhatian pemerintah terhadap masyarakat kecil yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas di jalan.
“Program ini sangat membantu para tukang becak. Mereka tetap mendapatkan penghasilan meski sementara tidak beroperasi selama masa arus mudik,” kata Imron, usai menghadiri penyerahan dana kompensasi bagi pengemudi becak di Polsek Gempol, Sabtu (14/3/2026).
Penyerahan kompensasi tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Bupati Cirebon Imron, serta Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama.
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengatakan, kompensasi diberikan kepada para tukang becak, sopir angkot, ojek, hingga pengemudi andong sebagai upaya menertibkan aktivitas kendaraan tidak bermotor yang kerap menunggu penumpang di pinggir jalan.
“Kompensasi kepada tukang becak ini untuk mengurai agar tidak terjadi kemacetan yang disebabkan karena jalurnya digunakan untuk ngetem angkot, becak, andong, maupun ojek,” kata Dedi.
Ia menjelaskan setiap pengemudi becak akan menerima bantuan sebesar Rp1,4 juta sebagai bentuk dukungan selama mereka tidak beroperasi menjelang Idulfitri.
“Dengan bantuan ini, mereka bisa cuti dulu selama menjelang Idulfitri,” ujarnya.
Menurut Dedi, program tersebut tidak hanya dilaksanakan di satu wilayah, tetapi menyasar ribuan pengemudi becak di berbagai daerah di Jawa Barat.
“Kalau se-Jawa Barat jumlahnya sampai sekitar 5.000 orang, tetapi masih ada tambahan-tambahan yang nanti akan kami cover dengan dana yang lain,” katanya.
Khusus di wilayah Cirebon, ia menyebut saat ini tercatat sekitar 557 tukang becak yang menerima bantuan tersebut dan jumlahnya masih berpotensi bertambah.
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, juga mengapresiasi program tersebut, karena dinilai membantu kelancaran arus mudik sekaligus mendukung para pengemudi becak.
“Dari pemerintah pusat, kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur dengan programnya ini, karena bisa membantu semuanya,” kata Dudy.
TANGERANG – Memasuki hari ketiga pelaksanaan Operasi Ketupat Maung 2026, Wakapolresta Tangerang Kombes Pol Christian Aer, S.H., S.I.K. memimpin langsung apel kesiapan personel di lapangan Mapolresta Tangerang pada Minggu pagi (15/03/2026).
Apel tersebut difokuskan pada penguatan pengamanan mengingat adanya peningkatan signifikan aktivitas masyarakat pada hari libur akhir pekan. Lokasi-lokasi keramaian seperti pusat perbelanjaan, kawasan wisata, dan titik kumpul warga di wilayah hukum Polresta Tangerang menjadi perhatian utama dalam ploting personel hari ini.
Dalam arahannya, Kombes Pol Christian Aer menekankan agar seluruh personel meningkatkan kewaspadaan dan kehadiran di tengah-tengah masyarakat. Beliau menyebut bahwa hari Minggu merupakan tantangan tersendiri karena tingginya mobilitas warga yang dapat memicu potensi gangguan kamtibmas maupun kemacetan lalu lintas.
"Hari ini adalah hari ketiga operasi dan bertepatan dengan hari libur. Kita antisipasi lonjakan kegiatan masyarakat di titik-titik keramaian. Saya instruksikan kepada seluruh jajaran untuk memberikan pelayanan yang humanis, namun tetap tegas dalam menjaga ketertiban," ujar Kombes Pol Christian Aer saat memberikan arahan kepada peserta apel.
Lebih lanjut, Wakapolresta meminta para Kasatgas dan operator di Posko Utama untuk terus memantau dinamika di lapangan secara real-time. Kecepatan respon terhadap aduan masyarakat melalui layanan 110 juga menjadi poin penekanan agar setiap kendala di lapangan dapat segera teratasi.
"Pastikan masyarakat yang sedang menikmati liburan maupun yang mulai melakukan perjalanan merasa aman dengan kehadiran kita. Lakukan patroli dialogis dan pengaturan arus lalu lintas secara maksimal, terutama di kawasan padat seperti Citra Raya dan jalur protokol lainnya," tambahnya.
Kegiatan apel ini diakhiri dengan pengecekan kesiapan sarana prasarana pendukung operasi. Polresta Tangerang berkomitmen penuh untuk menjaga kondusifitas wilayah agar seluruh rangkaian kegiatan masyarakat selama Ops Ketupat Maung 2026 berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali.
Polda Jawa Barat menindak tegas kendaraan angkutan barang sumbu tiga yang masih nekat beroperasi di jalur tol maupun arteri selama periode pengawasan arus mudik. Berdasarkan data dari Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat, sebanyak lebih dari 1.700 kendaraan truk dan kontainer telah diberikan sanksi tilang karena melanggar aturan pembatasan operasional kendaraan berat.
Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H mengungkapkan bahwa hingga saat ini masih ditemukan cukup banyak kendaraan rambu sumbu tiga yang tetap melintas di jalur tol maupun arteri di wilayah Jawa Barat. Bahkan, sebagian kendaraan tersebut diketahui masih dioperasikan oleh perusahaan angkutan barang yang tidak mematuhi aturan pembatasan operasional yang telah ditetapkan.
"Keberadaan truk dan kontainer tersebut dinilai berpotensi menimbulkan kemacetan lalu lintas, terutama karena dimensi kendaraan yang besar serta kecepatan yang relatif lebih lambat dibanding kendaraan pribadi. Kondisi ini juga dapat mengganggu kelancaran arus kendaraan pemudik yang tengah melintas menuju berbagai daerah tujuan." ujar Kombes Hendra, Minggu (15/3/2026)
"Untuk itu, Polda Jawa Barat melalui jajaran lalu lintas akan meningkatkan sosialisasi, informasi, dan edukasi kepada perusahaan angkutan barang agar mematuhi aturan yang berlaku. Selain itu, pengawasan dan penindakan di lapangan juga akan terus diperketat guna memastikan kelancaran dan keselamatan arus lalu lintas selama periode mudik." tuturnya.
Sementara itu, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap pelanggaran kendaraan sumbu tiga yang tetap beroperasi. Penindakan tegas akan terus dilakukan karena selain berpotensi membahayakan keselamatan pemudik, keberadaan kendaraan berat tersebut juga kerap menjadi salah satu penyebab utama terjadinya kemacetan di jalur tol maupun arteri di wilayah Jawa Barat.
Suasana Alun-alun Tigaraksa, Puspemkab Tangerang tampak berbeda pada Minggu (15/3/2026) dini hari. Ratusan penonton memadati area tersebut untuk menyaksikan lomba lari sprint 100 meter bertajuk Midnight Run.
Kegiatan tersebut digelar Polresta Tangerang bekerja sama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Tangerang Raya.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 01.00 WIB itu diikuti puluhan peserta pria dan wanita yang antusias beradu cepat di lintasan sepanjang 100 meter. Sorak-sorai penonton menambah semarak suasana malam di kawasan pusat pemerintahan tersebut.
"Ajang olahraga malam hari ini digelar sebagai wadah aktivitas positif bagi generasi muda selama bulan suci Ramadan," kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah.
Selain itu, tujuan kegiatan juga untuk mempererat kebersamaan antara aparat kepolisian, mahasiswa, dan masyarakat. Serta mencegah terjadinya kenakalan remaja seperti tawuran, perang sarung, atau balap liar.
Indra Waspada menambahkan, Midnight Run merupakan salah satu upaya menghadirkan ruang kegiatan yang sehat dan produktif bagi anak muda. Khususnya pada waktu-waktu malam selama Ramadan.
"Midnight Run ini menjadi ajang olahraga sekaligus silaturahmi antara kepolisian, mahasiswa, dan masyarakat," ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat menjadi alternatif aktivitas yang bermanfaat. Sehingga generasi muda dapat menyalurkan energi mereka melalui kegiatan yang sehat dan sportif.
"Kegiatan ini juga mempererat kebersamaan dan menciptakan suasana yang aman serta kondusif di tengah masyarakat," katanya.
Ketua Pelaksana Nazario mengatakan, kegiatan Midnight Run menjadi momentum kebersamaan. Sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian, mahasiswa, dan masyarakat di wilayah Kabupaten Tangerang.
Presiden Mahasiswa Universitas Tangerang Raya (Untara) itu berharap, kegiatan itu dapat mencegah terjadinya kegiatan yang meresahkan yang dilakukan remaja. Dia juga mengapresiasi dukungan Polresta Tangerang sehingga kegiatan tersebut bisa terlaksana.
"Alhamdulillah. Kegiatan dapat kami laksanakan sebagai upaya agar generasi muda memiliki saluran yang positif," tandasnya.
Surakarta - Dalam rangka memajukan UMKM di wilayah binaan, Babinsa Kelurahan Jagalan Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Serka E Lau We melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) dengan menyambangi pegawai sentra pembuatan Roti di RT 01 RW 12 Kelurahan Jagalan Kecamatan Jebres, Sabtu (14/03/2026).
Menurut Serka E Lau We, itu dilakukan untuk mempererat tali silaturahmi dan kerjasama yang baik dalam rangka mendukung tugas pokok Babinsa serta terwujudnya kemanunggalan TNI dengan Rakyat.
"Secara rutin kita mendatangi dan berkomunikasi dengan berbagai elemen masyarakat seperti tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan lainnya, saat ini Komsos dengan karyawan sentra pembuatan roti tawar "ucap Babinsa.
"Selain itu kami juga memberikan motivasi dan semangat kepada para pelaku UMKM untuk lebih meningkatkan hasil produksi sehingga dapat meningkatkan perekonomian di wilayah."tuturnya.
"Komsos ini juga sangat penting untuk menciptakan suasana yang kondusif dan aman. Dengan adanya komunikasi yang baik, diharapkan seluruh pihak dapat lebih mudah dalam bekerja sama untuk menjaga keamanan lingkungan," Tutur Babinsa Kel. Jagalan Serka E lau we.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pegawai sentra pembuatan roti tawar, yang mengaku senang atas adanya perhatian dari pihak keamanan dan siap mendukung segala upaya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah mereka.
Surakarta - Dalam rangka menjaga Kondusifitas Wilayah, Babinsa Kelurahan Sewu Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Koptu Sanda Arieswanto melaksanakan kegiatan Patroli dan sambang warga, Guna mengintensifkan kegiatan Komsos Babinsa sambangi warga yang sedang membetulkan Tulisan yang rusak akibat air sungai yang meluap di Halte apung Kampung Sewu Kel.Sewu Kec.Jebres, Sabtu,(14/03/2026).
Koptu Sandha menyampaikan bahwa dalam rangka menciptakan dan memberikan suasana yang nyaman dan aman merupakan bagian dari pekerjaan kita berkolaborasi dengan Bhabinkamtibmas untuk melayani dan memberikan pelayanan terhadap masyarakat binaan di wilayah Kelurahan Sewu.
"Kegiatan ini selain melaksanakan patroli sambang warga juga sebagai sarana Komsos untuk menjalin silaturahmi, salah satunya terhadap Warga di wilayah binaan."ujarnya.
"Kegiatan tersebut juga tak lupa pentingnya memberikan himbauan dan pemahaman kepada warga masyarakat untuk selalu memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan pada saat bekerja."pungkas Koptu Sanda.
Tangerang – Kesigapan petugas Pos Pengamanan (Pospam) Terpadu Citra Raya kembali terlihat saat menangani seorang korban tabrak lari di kawasan Gerbang Citra Raya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Sabtu malam (14/3/2026).
Peristiwa tersebut terjadi saat arus lalu lintas di kawasan Citra Raya masih cukup ramai. Tiba-tiba petugas menerima laporan adanya seorang pengendara yang menjadi korban tabrak lari dan membutuhkan pertolongan segera.
Mendapat informasi tersebut, Piket Pospam Terpadu IPTU Udi Muhdi bersama personel Polsek Cikupa langsung bergerak cepat mengevakuasi korban dan membawanya ke Pos Terpadu Citra Raya untuk mendapatkan penanganan awal.
Setibanya di pos pengamanan, korban langsung mendapatkan pertolongan pertama dari petugas Pos Kesehatan yang berjaga di lokasi. Luka korban segera ditangani dan kondisi kesehatannya diperiksa guna memastikan keselamatan korban.
Keberadaan Pos Terpadu ini menjadi salah satu bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat, tidak hanya untuk pengamanan arus lalu lintas tetapi juga sebagai tempat masyarakat mendapatkan bantuan darurat.
Kapolsek Cikupa AKP Syamsul Bahri, S.TK., S.I.K., M.H., melalui IPTU Udi Muhdi, menyampaikan bahwa personel yang bertugas di Pos Terpadu selalu siap memberikan pertolongan kepada masyarakat yang membutuhkan.
"Petugas yang berjaga di Pos Terpadu selalu siaga untuk memberikan pelayanan dan pertolongan kepada masyarakat. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama kami," ujarnya.
Ia juga mengimbau kepada para pengguna jalan agar selalu berhati-hati saat berkendara serta mematuhi aturan lalu lintas guna menghindari terjadinya kecelakaan di jalan raya.
Dengan adanya kehadiran Pos Terpadu Citra Raya, diharapkan masyarakat dapat merasa lebih aman dan terbantu apabila terjadi keadaan darurat di jalan.