Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

TindakLanjuti Laporan Warga soal Galian Tanah, Polsek Kronjo Cek Lokasi, Imbau Pengelola Lengkapi Perizinan

Personel Polsek Kronjo menindaklanjuti laporan masyarakat terkait aktivitas galian tanah di kawasan Tandon Air atau Waduk...

Postingan Populer

Senin, 26 Oktober 2026

TindakLanjuti Laporan Warga soal Galian Tanah, Polsek Kronjo Cek Lokasi, Imbau Pengelola Lengkapi Perizinan


Uploaded Image


Personel Polsek Kronjo menindaklanjuti laporan masyarakat terkait aktivitas galian tanah di kawasan Tandon Air atau Waduk Sumur Karang, Kampung Kronjo, Desa Kronjo, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Kronjo melakukan pengecekan langsung ke lokasi pada Minggu (25/10/2026) untuk memastikan kondisi di lapangan serta memperoleh keterangan dari pihak pengelola.

Kapolsel Kronjo Iptu Yudi Sulis Gunawan mengatakan, berdasarkan hasil pengecekan, kawasan tandon air tersebut merupakan aset Pemerintah Provinsi Banten yang dikelola KBM Kronjo Hijau. Kegiatan penggalian disebut sebagai bagian dari program revitalisasi dan normalisasi tandon air, yang dilanjutkan dengan penanaman 1.000 pohon untuk penghijauan kawasan.

"Pihak pengelola menyampaikan bahwa setelah proses normalisasi selesai, kawasan tersebut direncanakan ditata menjadi destinasi wisata air," kata Yudi, Senin (26/10/2026). 

Uploaded Image

Tanah hasil normalisasi, berdasarkan keterangan pengelola, akan didistribusikan ke wilayah Kronjo dan Mekar Baru yang membutuhkan material tanah, bukan untuk diperjualbelikan.

Aktivitas tersebut disebut telah berlangsung sejak 14 Oktober 2026. Pihak pengelola mengaku telah meminta izin secara lisan kepada dinas terkait. Meski demikian, personel Polsek Kronjo mengimbau pihak pengelola agar melengkapi administrasi dan memastikan seluruh persyaratan perizinan terpenuhi. 

Yudi menegaskan, tindak lanjut laporan masyarakat merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas. Sekaligus mendorong setiap kegiatan di wilayah hukum Polsek Kronjo berjalan tertib.

"Setiap kegiatan harus dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku sehingga tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari," ujarnya.

Yudi juga mengajak masyarakat untuk menyampaikan informasi atau laporan kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas yang memerlukan perhatian bersama.

Polsek Kronjo, lanjutnya, akan terus mengedepankan langkah preventif dan koordinasi dengan pihak terkait. Hal tersebut guna menjaga kondusivitas wilayah serta memastikan setiap persoalan di tengah masyarakat ditangani secara proporsional.

Hari Pertama Operasi Patuh Maung 2026, Polresta Tangerang Tindak Pelanggar Lalu Lintas


Uploaded Image


TANGERANG – Jajaran Polresta Tangerang mulai melaksanakan Operasi Patuh Maung 2026 pada Senin (26/10/2026). Pada hari pertama pelaksanaan, petugas melakukan penindakan terhadap sejumlah pengendara yang melanggar aturan lalu lintas di kawasan Welcome Park, Jalan Taman Adiyasa, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Kecamatan Tigaraksa.

Pelanggaran yang menjadi sasaran penindakan di antaranya pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm, pengendara yang tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), serta pengendara yang tidak memenuhi ketentuan kelengkapan surat kendaraan.

Kasat Lantas Polresta Tangerang, Kompol Fery Oktaviari Pratama, mengatakan Operasi Patuh Maung 2026 dilaksanakan selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026.

Uploaded Image

“Operasi Patuh Maung 2026 kami laksanakan untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas. Kami mengingatkan kepada seluruh pengguna jalan agar selalu melengkapi surat-surat kendaraan, memiliki SIM sesuai ketentuan, menggunakan helm berstandar SNI bagi pengendara sepeda motor, serta mematuhi rambu dan marka jalan,” ujar Kompol Fery.

Ia menegaskan, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas merupakan hal penting untuk menjaga keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan lebih tertib dan disiplin dalam berkendara, bukan hanya ketika ada petugas yang melakukan pemeriksaan.

Polresta Tangerang juga mengimbau masyarakat untuk memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan dan melengkapi seluruh persyaratan sebelum melakukan perjalanan.

Operasi Patuh Maung 2026 mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman, dan Berkeselamatan.”

Melalui operasi yang berlangsung hingga 8 November 2026 ini, Polresta Tangerang berharap kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat, pelanggaran dapat ditekan, serta tercipta situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di wilayah Kabupaten Tangerang.



Toher Aswi

Operasi Patuh Lodaya 2026 Polres Cirebon Kota Tingkatkan Keselamatan Berlalu Lintas

Cirebon Kota - Polres Cirebon Kota menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Lodaya 2026 di Mapolres Cirebon Kota, Senin (26/10/2026), sebagai bentuk kesiapan personel dalam melaksanakan operasi kepolisian bidang lalu lintas yang berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026, dengan fokus meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas serta menekan angka kecelakaan dan fatalitas korban di jalan raya.

Apel yang berlangsung pukul 08.00 hingga 08.30 WIB tersebut dipimpin Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., dengan Komandan Apel Kasat Lantas Polres Cirebon Kota AKP Hadi Suryanto, S.Tr.K., S.I.K. Kegiatan tersebut diikuti jajaran personel Polres Cirebon Kota dan melibatkan unsur Denpom AD, Pom AL, Dinas Perhubungan, serta Satpol PP Kota Cirebon sebagai bentuk sinergi lintas instansi dalam mendukung pelaksanaan operasi.

Dalam amanat Kapolda Jawa Barat yang dibacakan Kapolres Cirebon Kota, ditegaskan bahwa apel gelar pasukan menjadi sarana untuk memastikan kesiapan personel, sarana, dan prasarana sekaligus menyatukan komitmen seluruh unsur yang terlibat agar Operasi Patuh Lodaya 2026 berjalan optimal, profesional, dan berorientasi pada keselamatan pengguna jalan.

Operasi Patuh Lodaya 2026 dilaksanakan dengan mengedepankan langkah preemtif dan preventif melalui edukasi, sosialisasi, serta pendekatan persuasif dan humanis, yang didukung penegakan hukum lalu lintas secara elektronik dan pemberian teguran terhadap pelanggaran. Upaya tersebut diarahkan untuk meningkatkan pemahaman pengendara mengenai pentingnya mematuhi rambu-rambu, marka jalan, batas kecepatan, penggunaan perlengkapan keselamatan, serta ketentuan berkendara sesuai peraturan yang berlaku.

Berdasarkan data evaluasi Operasi Patuh Lodaya di wilayah Polda Jawa Barat, jumlah kecelakaan lalu lintas pada 2025 tercatat sebanyak 159 kejadian, turun dari 334 kejadian pada 2024 atau berkurang sekitar 51 persen. Korban meninggal dunia dilaporkan menurun 86 persen, korban luka ringan turun 44 persen, dan kerugian material berkurang 31 persen, sedangkan korban luka berat meningkat 21 persen sehingga tetap menjadi perhatian dalam upaya pencegahan kecelakaan.

Menanggapi data tersebut, jajaran kepolisian diminta memetakan titik rawan kecelakaan, mengidentifikasi potensi pelanggaran dan kemacetan, serta menentukan langkah pencegahan berdasarkan kondisi wilayah. Pelaksanaan operasi juga harus berorientasi pada hasil nyata, terutama dalam mengurangi risiko kecelakaan, menekan jumlah pelanggaran, dan meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih disiplin ketika menggunakan jalan raya.

Kapolres Cirebon Kota menekankan bahwa keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari banyaknya pelanggaran yang ditindak, tetapi juga dari kemampuan personel dalam mencegah kecelakaan, mengurangi fatalitas korban, dan membangun budaya tertib berlalu lintas. Setiap tindakan di lapangan harus dilakukan secara profesional, proporsional, tegas, adil, dan bertanggung jawab, dengan menghindari perilaku arogan serta tetap mengutamakan pelayanan yang santun dan humanis.

Dalam pelaksanaannya, polisi bersama masyarakat diharapkan dapat memperkuat budaya keselamatan berlalu lintas melalui kepatuhan terhadap aturan dan kepedulian terhadap sesama pengguna jalan. Masyarakat diimbau menggunakan helm berstandar SNI bagi pengendara sepeda motor, mengenakan sabuk keselamatan saat berkendara dengan mobil, tidak menggunakan telepon seluler ketika mengemudi, tidak melawan arus, serta memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan sebelum melakukan perjalanan.
Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek jajaran mengajak masyarakat mendukung pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2026 dengan menjadikan keselamatan sebagai prioritas dalam setiap perjalanan. “Patuhi peraturan lalu lintas, lengkapi perlengkapan keselamatan, dan berkendaralah dengan penuh tanggung jawab. Keselamatan bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk pengguna jalan lainnya. Mari bersama polisi bersama masyarakat mewujudkan budaya tertib berlalu lintas melalui semangat Jaga Baik Cirebon Kota,” demikian imbauan Kapolres.

((A, Rahmat))

Kapolres Kuningan Pimpin Apel Operasi Patuh Lodaya 2026, Tekankan Keselamatan Berlalu Lintas


KUNINGAN – Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H., memimpin langsung apel gelar pasukan Operasi Patuh Lodaya 2026 di wilayah hukum Polres Kuningan, Senin (26/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Kuningan membacakan amanat Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Hengki, S. I. K, M. H yang menekankan pentingnya meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, menekan angka kecelakaan, serta mengurangi fatalitas korban kecelakaan di jalan raya.

Operasi Patuh Lodaya 2026 dilaksanakan selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026, secara serentak di seluruh wilayah hukum Polda Jawa Barat.
Dalam amanat Kapolda Jawa Barat yang dibacakannya, Kapolres Kuningan menyampaikan bahwa pelaksanaan operasi mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif yang bersifat edukatif, persuasif, serta humanis. Upaya tersebut didukung dengan penegakan hukum lalu lintas secara elektronik maupun pemberian teguran kepada para pelanggar.

“Keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Melalui Operasi Patuh Lodaya 2026, kita berupaya menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan serta meningkatkan disiplin dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas,” demikian pokok amanat Kapolda Jawa Barat yang disampaikan dalam apel tersebut.

Operasi Patuh Lodaya 2026 mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Berkeselamatan.”
Tema tersebut menegaskan bahwa upaya menciptakan keamanan dan keselamatan di jalan raya tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

Dalam amanatnya, Kapolda Jawa Barat meminta seluruh personel menjalankan tugas secara profesional, proporsional, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Penindakan harus dilakukan secara tegas, tetapi tetap mengedepankan sikap santun dan humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Keberhasilan operasi, sebagaimana ditekankan dalam amanat tersebut, harus dapat dilihat dari menurunnya angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, berkurangnya risiko di jalan raya, serta meningkatnya kepatuhan masyarakat terhadap aturan.
Dalam pelaksanaannya, Operasi Patuh Lodaya 2026 menyasar sejumlah pelanggaran lalu lintas yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan. 

Di antaranya Tidak menggunakan seatbelt, menggunakan HP dalam berkendara, melanggar marka atau rambu lalu lintas, menerobos lampu merah, melebihi batas kecepatan, kendaraan melawan arus, tidak menggunakan helm bagi pengendara motor dan penumpang, berboncengan lebih dari ketentuan, kendaraan tidak menggunakan pelat nomor sesuai aturan, kendaraan yang menerobos jalur busway dan ranmor yang parkir tidak sesuai tempatnya (trotoar).
Sedangkan pelanggaran yang akan dikenakan sanksi tilang untuk wilayah hukum Polres Kuningan adalah 
pelanggaran melawan arus, ranmor yang tidak menggunakan TNKB/TNKB yang tidak sesuai, ranmor yang menggunakan knalpot brong dan ranmor yang tidak sesuai spesifikasi kelengkapan berkendara.
Dengan demikian, pelaksanaan operasi tidak semata-mata berorientasi pada penindakan pelanggaran, tetapi juga membangun budaya berlalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan di wilayah Kabupaten Kuningan.

((A, Rahmat))

HOAKS! Kabid Humas Polda Banten Tegaskan Kapolresta Tangerang Tidak Ditahan, Sedang Sakit Usai Umrah


Uploaded Image


Serang – Beredarnya pemberitaan yang menyebutkan Kapolresta Tangerang diduga ditahan Mabes Polri adalah tidak benar dan merupakan hoaks.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Hutapea Ahiles menegaskan informasi tersebut tidak benar.

"Berita yang menyebutkan Kapolresta Tangerang ditahan Mabes Polri itu tidak benar. Hoaks," tegas Kombes Pol Maruli Hutapea Ahiles, Senin, 26 Oktober 2026.

Kabid Humas menjelaskan kondisi sebenarnya dengan penuh rasa kemanusiaan bahwa Kapolresta Tangerang Kombes Pol Muhammad Andi Indra Waspada saat ini sedang sakit dan beristirahat di rumah.

"Beliau sedang sakit di rumah usai pulang dari ibadah umrah di Makkah. Kondisinya sedang pemulihan, mari kita doakan bersama agar segera pulih dan bisa kembali bertugas melayani masyarakat," ujar Kombes Pol Maruli.

Ia menambahkan Kombes Pol Muhammad Andi Indra Waspada baru saja kembali dari tanah suci dan membutuhkan waktu untuk istirahat memulihkan kondisi fisiknya.

"Kita sebagai keluarga besar Polri dan masyarakat, mari berikan ruang untuk beliau istirahat dan jaga suasana yang sejuk. Jangan mudah percaya berita yang tidak bersumber resmi," tuturnya.

Bidhumas Polda Banten mengimbau masyarakat dan rekan media untuk bijak bermedia sosial, saring sebelum sharing, dan melakukan konfirmasi langsung ke Bidhumas Polda Banten untuk mendapatkan informasi yang akurat.

Minggu, 25 Oktober 2026

‎Pererat Kerukunan Umat Beragama, Kapolresta Cirebon Hadir di Kegiatan Minggu Kasih


‎

‎POLRESTA CIREBON, — Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., melaksanakan kegiatan silaturahmi bertema Minggu Kasih di Gereja Isa Almasih, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon, pada hari Minggu (25/10/2026). Kehadiran ini menjadi wujud nyata keberadaan Polri di tengah masyarakat sekaligus upaya mempererat silaturahmi dan menjaga kerukunan antarumat beragama di wilayah Cirebon.‎

‎Dalam kunjungan tersebut, Kapolresta Cirebon didampingi oleh jajaran pimpinan, antara lain

‎- Kabag Ops Polresta Cirebon Kompol Sutarja, S.H., M.H.

‎- Kabag Log Polresta Cirebon Kompol Yanto Risdiyanto, S.H., M.H.

‎- Kapolsek Klangenan Iptu Diding, S.H.

‎Serta personel Polresta Cirebon lainnya, Melalui kegiatan Minggu Kasih, Kapolresta Cirebon berinteraksi langsung dengan jemaat yang hadir untuk mendengarkan berbagai aspirasi, masukan, hingga keluhan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan sekitar.

‎Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan sarana untuk membangun komunikasi yang terbuka antara Polri dan seluruh masyarakat, tanpa memandang latar belakang maupun keyakinan:

‎"Polri hadir untuk seluruh masyarakat. Melalui Minggu Kasih, kami ingin mendengarkan secara langsung aspirasi dan masukan masyarakat, sekaligus mempererat silaturahmi agar terbangun kepercayaan dan sinergi dalam menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan masing-masing."

‎Ia juga menambahkan bahwa menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama merupakan fondasi penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.

‎"Toleransi dan kerukunan antarumat beragama merupakan bagian penting dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Karena itu, sinergi antara Polri, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat perlu terus diperkuat."

‎Kegiatan Minggu Kasih serupa juga dilaksanakan secara serentak oleh para Kapolsek di seluruh jajaran Polresta Cirebon, tepatnya di wilayah-wilayah yang terdapat tempat ibadah umat Kristiani. Langkah ini merupakan bukti nyata komitmen Polresta Cirebon dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman yang adil kepada seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali.


‎Polresta Cirebon berharap melalui kegiatan seperti ini, kedekatan dan komunikasi antara kepolisian dengan masyarakat semakin erat, sehingga setiap aspirasi maupun permasalahan yang ada dapat segera ditampung, dikoordinasikan, dan ditindaklanjuti bersama demi terciptanya lingkungan yang aman, damai, dan harmonis bagi semua warga Kabupaten Cirebon.

((A, Rahmat))

‎

Minggu Kasih, Kapolresta Cirebon Pererat Silaturahmi dan Jaga Kerukunan Antarumat Beragama


KABUPATEN CIREBON – Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., melaksanakan kegiatan Minggu Kasih di Gereja Isa Almasih, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon, Minggu (25/10/2026). Kegiatan ini menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus upaya mempererat silaturahmi dan menjaga kerukunan antarumat beragama.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolresta Cirebon didampingi Kabag Ops Polresta Cirebon Kompol Sutarja, S.H., M.H., Kabag Log Kompol Yanto Risdiyanto, S.H., M.H., Kapolsek Klangenan Iptu Diding, S.H., serta personel Polresta Cirebon.

Melalui kegiatan Minggu Kasih, Kapolresta Cirebon berinteraksi langsung dengan jemaat untuk mendengarkan aspirasi, masukan, serta berbagai keluhan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama mengatakan, kegiatan Minggu Kasih merupakan salah satu sarana untuk membangun komunikasi yang terbuka antara Polri dan masyarakat, tanpa membedakan latar belakang maupun keyakinan.

“Polri hadir untuk seluruh masyarakat. Melalui Minggu Kasih, kami ingin mendengarkan secara langsung aspirasi dan masukan masyarakat, sekaligus mempererat silaturahmi agar terbangun kepercayaan dan sinergi dalam menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan masing-masing,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa toleransi dan kerukunan antarumat beragama merupakan bagian penting dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Karena itu, sinergi antara Polri, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat perlu terus diperkuat.

Kegiatan Minggu Kasih serupa juga dilaksanakan secara serentak oleh para Kapolsek jajaran Polresta Cirebon di wilayah yang terdapat gereja. Langkah tersebut merupakan bentuk komitmen Polresta Cirebon dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada seluruh lapisan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Polresta Cirebon berharap komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat semakin terjalin, sehingga setiap aspirasi maupun permasalahan dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan pihak terkait.

Dengan semangat kebersamaan dan toleransi, Polresta Cirebon terus berupaya menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat serta mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di wilayah hukum Polresta Cirebon.

((A, Rahmat))

Polsek Simpang Teritip Sambangi Nelayan Air Nyatoh, Warga Apresiasi Kedekatan Polisi dengan Masyarakat



Bangka barat, Upaya membangun kedekatan dengan masyarakat terus dilakukan Polres Bangka Barat melalui jajaran Polsek Simpang Teritip. Pada Minggu (25/10/2026) pagi,

personel Polsek Simpang Teritip melaksanakan apel dan patroli keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di kawasan pantai Desa Air Nyatoh, Kecamatan Simpang Teritip, sekaligus menyapa nelayan dan mendengarkan keluhan mereka secara langsung.

Dalam kegiatan tersebut, personel tidak hanya melakukan patroli, tetapi juga berdialog dengan masyarakat untuk mengetahui situasi keamanan di lingkungan pesisir. Petugas turut menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta menyosialisasikan layanan Call Center Polri 110 yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan kejadian atau membutuhkan bantuan kepolisian.

Kehadiran personel di tengah aktivitas masyarakat mendapat sambutan positif. Salah seorang warga setempat, Anton, mengaku terkesan dengan pendekatan yang dilakukan anggota Polsek Simpang Teritip karena polisi hadir langsung, menyapa warga, dan membuka ruang komunikasi mengenai persoalan keamanan.

Menurut Anton, pendekatan seperti itu membuat masyarakat merasa lebih dekat dengan kepolisian. Warga tidak hanya melihat polisi saat melakukan penindakan, tetapi juga merasakan kehadiran petugas yang bersedia mendengarkan dan mengetahui kondisi masyarakat secara langsung.

“Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini. Anggota polisi datang menyapa, bertanya tentang kondisi dan keluhan masyarakat, sehingga kami merasa diperhatikan. Harapan kami, kegiatan seperti ini terus dilakukan agar hubungan polisi dengan masyarakat semakin dekat,” ujar Anton.

Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat IPTU Yos Sudarso, menyampaikan bahwa patroli dialogis merupakan salah satu bentuk kehadiran Polri untuk membangun komunikasi, menyerap aspirasi, serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Menurutnya, kedekatan dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Dengan turun langsung ke lapangan, personel dapat mengetahui kondisi yang berkembang sekaligus mengajak warga berperan aktif menjaga keamanan lingkungan.

“Polri ingin terus hadir sebagai sahabat masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, anggota tidak hanya berpatroli, tetapi juga mendengarkan keluhan warga dan membangun komunikasi yang baik. Semangat Polisi Bersama Masyarakat harus tercermin dalam pelayanan sehari-hari,” ujarnya.

Polres Bangka Barat berharap komunikasi yang terjalin antara kepolisian dan masyarakat pesisir dapat semakin kuat, sehingga berbagai potensi gangguan keamanan bisa diketahui lebih dini dan ditangani melalui kerja sama yang baik.

Kegiatan apel dan patroli kamtibmas di Desa Air Nyatoh berlangsung aman dan kondusif. Melalui pendekatan yang humanis, Polsek Simpang Teritip terus mendorong terciptanya hubungan yang harmonis antara polisi dan masyarakat.

(HR) 

Tingkatkan Keamanan, Babinsa Pucangsawit Bersama Lurah dan Linmas Laksanakan Patroli Siskamling

Surakarta - Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Babinsa Pucangsawit Koramil 04/Jbres kodim 0735/Surakarta Sertu Tarto besama Bhabinkamtibmas, Lurah Pucangsawit dan Linmas melaksanakan patroli siskamling dalam rangka pantau wilayah kelurahan Pucangsawit. Sabtu (24/10/2026) pukul 21.00 wib.

Kegiatan patroli ini dilakukan secara rutin untuk memastikan kondisi wilayah tetap kondusif dan mencegah potensi gangguan keamanan. Babinsa bersama Bhabinkamtibmas, Lurah dan Linmas berkeliling wilayah serta menyempatkan diri berdialog dengan warga yang sedang berjaga.

Sertu Tarto menyampaikan bahwa kerja sama dengan masyarakat seperti ini sangat penting untuk memperkuat keamanan wilayah. “Patroli ini bukan hanya tugas TNI, tetapi tanggung jawab kita bersama. Dengan sinergi TNI dan masyarakat, kita bisa menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman,” ujarnya.

Sementara Lurah Pucangsawit Iwan Setyawan mangatakan “Kami ucapkan banyak terima kasih kepada Babinsa  dan Bhabinkamtibmas yang selalu rutin patroli siskamling di Kelurahan Pucangsawit ini, sehingga masyarakat merasa aman ada nya kegiatan ini” pungkasnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Razia Gabungan Satresnarkoba Polres Kuningan, Ribuan Botol Minuman Keras Diamankan‎

‎  


BUSER PRESISI COM. ‎KUNINGAN,  Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kuningan kembali menunjukkan komitmen tegasnya dalam menekan peredaran minuman keras (miras) di wilayah Kabupaten Kuningan. Melalui operasi Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) pada Sabtu malam (24/10/2026), petugas berhasil menyita sebanyak 1.708 botol minuman beralkohol dari dua lokasi berbeda.
‎
‎
‎Operasi berlangsung mulai pukul 21.35 WIB, dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polres Kuningan, AKP Arif Zaenal Abidin, S.H., M.H., dengan melibatkan 15 personel Satresnarkoba yang diperkuat gabungan kepolisian serta dukungan elemen masyarakat.
‎
‎ Lokasi Pertama: Jalan Raya Cirendang, Kelurahan Cirendang, Kecamatan Kuningan
‎
‎Petugas menindak sebuah warung milik RA. Berbagai jenis minuman beralkohol berhasil diamankan, antara lain: AO, Atlas, Kuda Mas, Kawa Kawa, Guinness, Anggur Merah, Anker, Bintang, Prost, Soju, dan berbagai merek lainnya.
‎
‎Lokasi Kedua, Jalan Linggarjati, Desa Cilimus, Kecamatan Cilimus
‎
‎Penertiban juga dilakukan di sebuah warung kelontongan milik AY. Puluhan botol minuman beralkohol berbagai merek turut disita, di antaranya: AO, Anggur Kolesom, Kawa Kawa, Intisari, Iceland, Soju, Bintang, dan jenis lainnya, Secara keseluruhan, total 1.708 botol minuman beralkohol berhasil diamankan dari kedua lokasi tersebut.

‎AKP Arif Zaenal Abidin menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif kepolisian untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat "Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kami dalam menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Kuningan agar tetap aman dan kondusif. Kami terus melakukan razia terhadap peredaran minuman keras sebagai langkah pencegahan terhadap potensi tindak kriminalitas."

‎Ia menegaskan pihaknya tidak akan memberi ruang bagi peredaran minuman keras yang melanggar hukum.
‎
‎"Kami tidak akan berhenti melakukan penertiban. Razia akan terus dilaksanakan secara rutin maupun melalui kegiatan yang ditingkatkan, terutama pada malam akhir pekan. Tujuannya untuk meminimalisasi potensi gangguan kamtibmas akibat konsumsi minuman keras.
‎
‎
‎Imbauan Kepada Masyarakat
‎
‎AKP Arif juga mengajak seluruh warga untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan:
‎
‎"Upaya menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi juga membutuhkan dukungan serta partisipasi aktif masyarakat. Kami mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam peredaran minuman keras ilegal. Apabila mengetahui adanya aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti."
‎
‎Seluruh barang bukti telah diamankan ke Mapolres Kuningan untuk proses hukum lebih lanjut. Polres Kuningan menegaskan operasi serupa akan terus dilakukan secara berkala demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat Kuningan.
‎
‎
‎((A, Rahmat))