Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Polres Cirebon Kota dan Polsek Kapetakan Tangani Penemuan Jenazah di Aliran Sungai Suranenggala

Cirebon Kota – Polsek Kapetakan, Polres Cirebon Kota, menangani penemuan jenazah seorang laki-laki di aliran Sungai Anak Winong ...

Postingan Populer

Kamis, 27 Agustus 2026

Polres Cirebon Kota dan Polsek Kapetakan Tangani Penemuan Jenazah di Aliran Sungai Suranenggala

Cirebon Kota – Polsek Kapetakan, Polres Cirebon Kota, menangani penemuan jenazah seorang laki-laki di aliran Sungai Anak Winong (Karangsambung), Desa Surakarta, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon, Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.

Korban diketahui berinisial H.H.D.S., 71 tahun, laki-laki, warga Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon, yang sebelumnya berangkat mencari ikan menggunakan sepeda motor pada Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 16.00 WIB dan tidak kunjung kembali ke rumah.

Penemuan bermula ketika Sutrisno, 39 tahun, buruh tani, beralamat di Blok Kamis RT 001 RW 004, Desa Surakulon, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon, bersama Leman, 43 tahun, buruh, beralamat di Blok Kamis RT 001 RW 004, Desa Surakulon, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon, hendak pulang setelah mengairi sawah dan melihat sepeda motor terparkir di pinggir tanggul Sungai Karangsambung.

Karena sepeda motor tersebut diketahui telah berada di lokasi sejak sehari sebelumnya, kedua saksi kemudian mencari di sekitar tanggul. Sutrisno selanjutnya melihat sesosok tubuh berada di aliran sungai dalam posisi telungkup dan segera menghubungi Layanan Polisi 110 untuk melaporkan penemuan tersebut.

Informasi dari masyarakat tersebut segera ditindaklanjuti personel Polsek Kapetakan dengan mendatangi lokasi. Petugas kemudian melakukan pengecekan TKP, meminta keterangan saksi, mengamankan lokasi serta berkoordinasi dengan unsur terkait untuk proses penanganan dan evakuasi jenazah.

Saksi Wawan alias Godeg, 40 tahun, perangkat Desa Surakulon/juragan, beralamat di Blok Sabtu RT 003 RW 006, Desa Suranenggala Kulon, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon, turut memberikan keterangan kepada petugas mengenai informasi awal penemuan jenazah tersebut.

Kapolsek Kapetakan AKP Rudiana, S.H., M.H., C.P.H.R., bersama personel Polsek Kapetakan, Tim Inafis dan Pamapta 1 Polres Cirebon Kota kemudian melakukan pengecekan serta olah TKP. Jenazah dievakuasi dari aliran sungai dengan dibantu warga sekitar untuk selanjutnya dibawa ke rumah duka.

Dari keterangan pihak keluarga, korban diketahui berangkat mencari ikan pada Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 16.00 WIB dengan membawa jaring ikan menggunakan sepeda motor. Hingga sekitar pukul 19.00 WIB korban belum kembali, sehingga pihak keluarga melakukan pencarian di sejumlah lokasi sungai sebelum akhirnya menerima informasi bahwa korban telah ditemukan meninggal dunia.

Sekitar pukul 20.20 WIB, jenazah berhasil dievakuasi dan dibawa ke rumah duka. Berdasarkan keterangan pihak Puskesmas Kapetakan, korban diduga meninggal dunia akibat terlalu banyak kemasukan air, sementara pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan visum luar maupun autopsi yang dituangkan dalam surat pernyataan.

Kapolsek Kapetakan mengatakan, penanganan dilakukan setelah pihaknya menerima informasi masyarakat melalui Layanan Polisi 110 dan langsung menerjunkan personel untuk melakukan pengecekan serta penanganan di lokasi. “Kami mengapresiasi respons masyarakat yang segera menghubungi Layanan Polisi 110 sehingga informasi penemuan jenazah dapat dengan cepat diterima dan ditindaklanjuti oleh personel kepolisian,” ujar AKP Rudiana.

“Setiap informasi dari masyarakat sangat penting bagi kepolisian, terutama dalam kondisi darurat. Kami mengimbau masyarakat untuk segera menghubungi Layanan Polisi 110 apabila menemukan kejadian yang membutuhkan kehadiran dan penanganan kepolisian,” tutupnya.

Kumpulkan Puluhan Leasing, Kapolresta Tangerang Tegaskan Larangan Tarik Kendaraan di Jalan


Uploaded Image


Polresta Tangerang mengumpulkan sedikitnya 23 perusahaan pembiayaan atau leasing, Rabu (26/8/2026) di Aula Polresta Tangerang. Kegiatan tersebut untuk koordinasi ketentuan hukum dan tata cara penyelesaian persoalan jaminan fidusia.

Kegiatan yang juga dihadiri perwakilan Pemkab Tangerang dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang itu menjadi ruang penyamaan persepsi di tengah meningkatnya perhatian masyarakat terhadap praktik penagihan kendaraan di lapangan.

"Kegiatan ini bukan untuk membatasi aktivitas perusahaan pembiayaan maupun menghilangkan hak-hak kreditur. Namun, seluruh proses penagihan dan penyelesaian kredit harus tetap berjalan sesuai koridor hukum," kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah. 

Dia menyampaikan, perusahaan pembiayaan memiliki mekanisme bisnis, perjanjian pembiayaan, serta hak untuk melakukan penagihan kepada debitur sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Namun Kepolisian juga memiliki kewajiban melindungi masyarakat dari tindakan yang melanggar hukum. 

"Terlebih apabila proses penagihan dilakukan dengan cara-cara yang mengandung ancaman, intimidasi, kekerasan, maupun pemaksaan," ujarnya. 

Uploaded Image

Menurutnya, praktik penghentian kendaraan dan penagihan di jalan menjadi persoalan yang belakangan cukup banyak mendapat perhatian masyarakat. Kata dia, tidak sedikit masyarakat yang merasa resah ketika melihat atau mengalami langsung penghentian kendaraan di jalan, penarikan secara paksa, maupun tindakan sejumlah pihak yang mengaku sebagai penagih atau debt collector. 

Dia juga menyoroti sejumlah persoalan yang muncul setelah kendaraan dibawa oleh pihak yang mengaku sebagai penagih. Dalam beberapa kasus, proses administrasi maupun keberadaan kendaraan kemudian menjadi persoalan yang tidak dapat dijelaskan secara transparan kepada pihak terkait.

"Jangan sampai status sebagai penagih utang atau debt collector justru dijadikan modus untuk melakukan tindak pidana," tegasnya. 

Karena itu, lanjut dia, penting bagi semua pihak untuk memastikan bahwa setiap orang yang bertindak di lapangan benar-benar memiliki hubungan dan kewenangan yang sah dari perusahaan pembiayaan. 

"Kepentingan perusahaan harus dihormati. Hak debitur juga harus dilindungi. Dan yang tidak kalah penting, seluruh proses harus berjalan dalam koridor hukum," katanya.

Indra Waspada juga mengingatkan mengenai ketentuan hukum dalam pelaksanaan eksekusi objek jaminan fidusia. Termasuk perkembangan putusan Mahkamah Konstitusi terkait mekanisme eksekusi.

Putusan MK Nomor 18/PUU-XVII/2019 menegaskan, perusahaan leasing atau kuasanya tidak diperbolehkan melakukan eksekusi atau penarikan objek jaminan fidusia, seperti kendaraan, secara sepihak di jalanan.

"Penarikan wajib melalui prosedur hukum yang sah," ujarnya. 

Karena itu, Polresta Tangerang meminta seluruh perusahaan pembiayaan memperkuat pengawasan internal terhadap petugas maupun pihak ketiga yang digunakan dalam proses penagihan.

Selain itu, perusahaan pembiayaan juga diminta mengedepankan komunikasi yang humanis dan persuasif dalam menghadapi persoalan kredit bermasalah. Persoalan keperdataan dan kredit, kata Indra Waspada, tidak boleh diselesaikan dengan cara-cara yang menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat.

"Setiap proses harus menghormati martabat dan hak masing-masing pihak," tambahnya.

Indra Waspada menegaskan Polresta Tangerang akan mengambil langkah hukum terhadap setiap tindakan yang mengandung unsur tindak pidana, termasuk kekerasan, ancaman, intimidasi, atau pemaksaan yang dilakukan dengan mengatasnamakan kegiatan penagihan.

"Tidak ada ruang bagi tindakan premanisme, siapa pun pelakunya dan atas nama apa pun kegiatan tersebut dilakukan," tegasnya.





Red/Toher Aswi

Rabu, 26 Agustus 2026

Pererat Sinergi dan Jaga Kamtibmas, Personel Polsek Mauk Sambangi Kantor Desa Lontar


Uploaded Image


Tangerang - Personel Polsek Mauk Polresta Tangerang melaksanakan kegiatan sambang ke Kantor Desa Lontar, Kecamatan Kemiri, Rabu (26.08.2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara pihak kepolisian dengan pemerintah desa dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Dalam kunjungan tersebut, petugas berkoordinasi langsung dengan jajaran perangkat Desa Lontar. Selain membahas perkembangan situasi kamtibmas di wilayah pemukiman warga, personel Polsek Mauk juga menyampaikan pesan-pesan pencegahan kriminalitas, mengimbau pengaktifan kembali Poskamling, serta mengajak aparatur desa untuk bersama-sama menangkal isu-isu hoaks yang dapat memicu keresahan warga.

Melalui kegiatan sambang rutin ini, Polsek Mauk berharap komunikasi dan kolaborasi dengan instansi tingkat desa terus terjalin erat, sehingga setiap potensi gangguan keamanan di lingkungan masyarakat dapat diantisipasi dan diselesaikan secara cepat serta humanis.





Toher Aswi

Bahu-Membahu Padamkan Api, Regu Pemadam Kodim Wonogiri dan Tim Gabungan Jinakkan Karhutla di Giritirto


Uploaded Image

Wonogiri – Regu pemadam dari Kodim 0728/Wonogiri bersama unsur gabungan dari Polri, BPBD, SAR, dan masyarakat berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan di kawasan lahan jati Perhutani, Kelurahan Giritirto, Kabupaten Wonogiri. Rabu (26/08/2026).

Kebakaran terjadi di area perbukitan dengan kondisi vegetasi kering. Banyaknya daun dan ranting yang mudah terbakar membuat upaya pemadaman menjadi tantangan tersendiri bagi petugas di lapangan.

Personel gabungan melakukan penyemprotan air pada titik-titik api dan titik yang masih mengeluarkan asap. Setelah api berhasil dikendalikan, dilanjutkan dengan penyisiran dan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.

Komandan Kodim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan melalui personel di lapangan menyampaikan bahwa keterlibatan TNI bersama unsur terkait merupakan wujud sinergi dalam penanganan bencana. 
"Pemadaman dilakukan bersama-sama dengan mengutamakan keselamatan personel. Setelah api padam, petugas tetap melakukan pemantauan agar tidak ada titik api yang kembali menyala," ujarnya.

Masyarakat sekitar juga turut membantu proses pemadaman dan pemantauan. Sinergi seluruh unsur ini diharapkan dapat mempercepat penanganan serta meminimalkan dampak terhadap kawasan hutan dan lingkungan.

Petugas mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di kawasan hutan dan lahan kering.

Kegiatan pemadaman dan pemantauan akan terus dilakukan hingga lokasi benar-benar dinyatakan aman.

Penulis : Arda 72

Tanggap Bencal, Regu Pemadam Kodim Wonogiri Padamkan Kebakaran Hutan dan Lahan di Giritirto


Uploaded Image

Wonogiri — Regu pemadam dari Kodim 0728/Wonogiri bersama petugas gabungan dari Polri, BPBD, SAR, serta warga masyarakat berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kawasan lahan jati Perhutani, Kelurahan Giritirto, Kabupaten Wonogiri. Rabu, (26/8/2026)

Upaya pemadaman dilakukan secara bersama-sama untuk mencegah api kembali meluas dan merambat ke area hutan di sekitarnya. Kondisi medan yang berupa kawasan perbukitan dengan vegetasi kering serta banyaknya daun dan ranting yang mudah terbakar menjadi tantangan tersendiri bagi petugas di lapangan.

Dalam kegiatan tersebut, personel gabungan melakukan penyemprotan air pada titik-titik yang masih mengeluarkan asap serta melakukan penyisiran di sekitar lokasi kebakaran untuk memastikan tidak terdapat bara api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.

Komandan Kodim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan melalui personel di lapangan menyampaikan bahwa keterlibatan TNI bersama unsur terkait merupakan bentuk sinergi dalam membantu penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan sekaligus melindungi lingkungan serta masyarakat di sekitar kawasan terdampak.

Uploaded Image

“Pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan mengutamakan keselamatan personel. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas tetap melakukan pendinginan dan pemantauan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala,” ujar salah satu personel di lokasi.

Selain personel TNI, Polri, BPBD dan SAR, masyarakat sekitar turut membantu proses pemadaman dan pemantauan. Sinergi seluruh unsur tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan kebakaran serta meminimalkan dampak terhadap kawasan hutan dan lingkungan.

Petugas mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, khususnya di kawasan hutan dan lahan yang kondisinya kering.

Kegiatan pemadaman dan pemantauan akan terus dilakukan hingga kondisi lokasi benar-benar dinyatakan aman dari potensi munculnya kembali titik api.

Penulis : Arda 72

Pastikan Sarpras Efektif, Kapolresta Tangerang Cek Rantis dan Alat Komunikasi


Uploaded Image


Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengecek sarana dan prasarana (sarpras) kendaraan taktis (rantis) dan sarana komunikasi handy talky (HT), Rabu (26/8/2026). Kendaraan yang dicek meliputi kendaraan water canon, motor, dan kendaraan operasional lain. 

"Saya minta seluruh jajaran memastikan kesiapan personel, kendaraan operasional, dan khususnya sarana komunikasi berupa HT," kata Indra Waspada. 

Dia juga memerintahkan para pejabat utama termasuk para kapolsek untuk melakukan pengecekan terhadap jumlah, kondisi, dan fungsi perangkat yang dimiliki.

"Kegiatan ini untuk memastikan setiap perangkat dapat digunakan secara efektif dalam mendukung kegiatan operasional," ujarnya. 

Selain sarpras, Indra Waspada juga mengecek kesiapan personel, khususnya fungsi dalmas. Kata dia, personel yang dilibatkan dalam kegiatan harus memahami mekanisme komunikasi dan membawa perangkat yang telah ditentukan.

"Jangan sampai ketika terjadi situasi yang membutuhkan koordinasi cepat, justru komunikasi kita mengalami kendala," ucapnya. 

Menurutnya, kegiatan pengecekan sarpras dan personel dilakukan untuk mengingatkan jajaran agar tidak merasa situasi aman. Sebab hal tersebut, kata dia, dapat membuat lengah. Namun sebaliknya, dinamika situasi juga tidak boleh menjadikan personel reaktif.

"Kita harus mampu membaca situasi, melakukan deteksi sejak dini, mengambil langkah yang tepat, dan selalu mengedepankan tindakan preventif," pungkasnya.




𝙍𝙚𝙙/𝙏𝙤𝙝𝙚𝙧 𝘼𝙨𝙬𝙞

Polwan Goes To School Edukasi Siswa SMPN 6 Cirebon tentang Perlindungan dari Kekerasan Seksual

Cirebon Kota – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-78 Polwan RI, Polwan Polres Cirebon Kota melaksanakan kegiatan Polwan Goes To School di SMPN 6 Kota Cirebon, Rabu (26/8/2026), sebagai bentuk kehadiran Polri di lingkungan pendidikan sekaligus membangun kedekatan dengan generasi muda.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut mengusung tema “Menjaga dan Melindungi Generasi Bangsa dari Kekerasan Seksual”, dengan melibatkan jajaran Polwan Polres Cirebon Kota bersama pihak sekolah dan para siswa SMPN 6 Kota Cirebon.

Kegiatan tersebut dihadiri Kaurmintu Sat Intelkam Polres Cirebon Kota Iptu Euis Tuti Herawati bersama sejumlah Polwan Polres Cirebon Kota, Kepala SMPN 6 Kota Cirebon Yudi Taryadu, S.Pd., M.M., Wakasek Bidang Humas Yati Mulyati, Wakasek Bidang Kesiswaan Noor Aen, M.Pd., serta para siswa sebagai peserta kegiatan.

Melalui program Polwan Goes To School, Polwan hadir langsung di tengah lingkungan sekolah untuk memberikan edukasi yang dekat dengan kehidupan remaja, sekaligus mengajak para siswa lebih memahami pentingnya menjaga diri, menghormati orang lain, dan berani mengambil sikap ketika menghadapi situasi yang dapat membahayakan keselamatan maupun masa depan mereka.

Materi edukasi disampaikan dengan pendekatan yang sesuai dengan dunia remaja, mulai dari mengenali pertemanan yang sehat, memahami personal boundaries atau batasan diri, berani mengatakan tidak terhadap sesuatu yang membuat tidak nyaman, hingga mengenali berbagai bentuk pelecehan dan kekerasan yang tidak selalu berbentuk kekerasan fisik.

Selain membahas kehidupan sehari-hari, Polwan juga mengajak para siswa memahami berbagai risiko di ruang digital, termasuk pentingnya menyaring informasi sebelum membagikan konten, menghindari cyberbullying, menjaga keamanan akun media sosial, serta memahami bahwa aktivitas di dunia maya tetap memiliki konsekuensi terhadap diri sendiri maupun orang lain.

Iptu Euis Tuti Herawati menjelaskan bahwa kegiatan Polwan Goes To School merupakan kesempatan bagi Polwan untuk berinteraksi secara langsung dengan pelajar dan menyampaikan edukasi yang dapat menjadi bekal bagi mereka dalam menghadapi berbagai tantangan pada masa remaja.

“Melalui Polwan Goes To School, kami ingin hadir lebih dekat dengan para pelajar, memberikan pemahaman bahwa setiap anak memiliki hak untuk merasa aman, dihargai dan terlindungi, termasuk berani menjaga batasan dirinya serta menghormati batasan orang lain,” ujar Iptu Euis Tuti Herawati.

Ia menambahkan, generasi muda perlu dibekali pemahaman sejak dini agar mampu mengenali situasi yang tidak aman, berani berkata tidak, tidak takut mencari pertolongan, serta menggunakan media sosial secara bijak sehingga dapat tumbuh menjadi generasi yang percaya diri, bertanggung jawab dan mampu melindungi dirinya maupun lingkungan di sekitarnya.

Cegah TBC Sejak Dini, Babinsa Sudiroprajan Dampingi Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis ACF


Uploaded Image

Surakarta – Babinsa Kelurahan Sudiroprajan Koramil 04/Jebres Kodim Surakarta Koptu Devid Setyo W mendampingi pelaksanaan program _Active Case Finding_ atau ACF TBC di Pendopo Kelurahan Sudiroprajan, Jl. RE. Martadinata No.118, Kec. Jebres, Rabu (26/06/2026).

Program ACF ini merupakan skrining aktif untuk mendeteksi kasus TBC sedini mungkin guna menekan angka penularan di lingkungan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, warga mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis meliputi foto Rontgen Paru TBC, cek tekanan darah, gula darah, fungsi ginjal, kolesterol, asam urat, pemeriksaan darah lengkap, serta konsultasi kesehatan.

Kepala Puskesmas Purwodiningratan, dr. Bayu Sarwa Edi menyampaikan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin. "Tujuannya untuk deteksi dini penyakit, mencegah, mengelola kondisi kronis, dan memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat," ujarnya.

Sementara itu Koptu Devid Setyo W selaku Babinsa Sudiroprajan mengatakan, pendampingan ini merupakan bentuk sinergi TNI dengan tenaga kesehatan. 

"Kami berharap kehadiran Babinsa dapat membantu kelancaran kegiatan dan memberikan rasa aman serta nyaman bagi warga yang menjalani pemeriksaan," ungkapnya.

Antusiasme warga terlihat tinggi. Program pemeriksaan gratis ini mendapat respons positif karena sangat membantu masyarakat dalam memantau kondisi kesehatan secara menyeluruh.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan pencegahan TBC semakin meningkat.

Penulis : Arda 72

Babinsa Timuran Ajak Warga Kerja Bakti, Wujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat


Uploaded Image

Surakarta – Semangat gotong royong kembali terlihat di Kelurahan Timuran, Babinsa Kelurahan Timuran Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta  Serma Danang M bersama anggota Saberling, Linmas, dan warga setempat melaksanakan kegiatan kerja bakti pembersihan lingkungan bertempat di wilayah Kelurahan Timuran, Kecamatan Banjarsari, Rabu (26/08/2026).

Kehadiran Babinsa di tengah-tengah warga merupakan wujud nyata Kemanunggalan TNI dengan Rakyat. 

"Selain mempererat kebersamaan, kegiatan ini juga bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih, rapi, dan indah."tutur Serma Danang disela-sela pelaksanaan kegiatan kerja bakti.

"Kerja bakti seperti ini penting untuk mencegah timbulnya bibit-bibit penyakit, terutama di musim pancaroba. Lingkungan yang bersih akan berdampak langsung pada kesehatan warga,"terangnya.

Warga menyambut positif kegiatan tersebut. Dengan bahu-membahu membersihkan saluran, memotong rumput, dan memungut sampah, diharapkan wilayah Kelurahan Timuran semakin nyaman dan asri untuk ditempati.

Penulis : Arda 72

Wujudkan Kondusif Diwilayah Serengan, Piket Koramil 03/Serengan Melaksanakan Patroli Malam


Uploaded Image

Surakarta - Guna menciptakan Kondusifitas wilayah dan rasa nyaman bagi warga masyarakat, Piket Koramil 03/Serengan Kodim Surakarta Serka Rohmad melaksanakan Patroli malam di seputaran wilayah Kecamatan Serengan Kota Surakarta. Selasa ( 25/08/2026 )

Dikatakan Serka Rohmad Patroli malam dilakukan secara rutin oleh piket koramil dengan sasaran objek vital pemerintahan dan tempat-tempat yang dianggap rawan dari tindak kejahatan dan kriminal di wilayah kecamatan Serengan.

"Dalam patroli tersebut, kami selaku Piket Koramil selalu mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga keamanan  lingkungan dari tindak kejahatan yang dapat merugikan warga masyarakat dan juga harus tanggap terhadap perkembangan situasi lingkungan di sekitar wilayah."tegasnya.

Penulis : Arda 72