Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Digerebek Polsek Rajeg, Pelaku Sabung Ayam Kabur Tinggalkan Empat Ayam Aduan

Aktivitas sabung ayam di kawasan Perumahan Rajeg Asri, Desa Rajeg, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, dibubarkan...

Postingan Populer

Minggu, 08 November 2026

Digerebek Polsek Rajeg, Pelaku Sabung Ayam Kabur Tinggalkan Empat Ayam Aduan


Uploaded Image


Aktivitas sabung ayam di kawasan Perumahan Rajeg Asri, Desa Rajeg, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, dibubarkan aparat Polsek Rajeg setelah adanya laporan dari masyarakat pada Minggu (8/11/2026). Namun, saat petugas tiba di lokasi sekitar pukul 10.45 WIB, para pelaku sudah melarikan diri.

"Para pelaku meninggalkan empat ekor ayam aduan yang kemudian diamankan petugas," kata Kapolsek Rajeg AKP Yono Taryono. 

Yono melanjutkan, petugasmendatangi lokasi setelah menerima informasi masyarakat mengenai dugaan aktivitas sabung ayam di wilayah hukum Polsek Rajeg. Berdasarkan keterangan sejumlah warga di sekitar lokasi, aktivitas sabung ayam tersebut diduga berlangsung secara rutin setiap pekan. 

"Warga juga menyebut lapak tersebut belum lama dibuka, sebelum akhirnya didatangi petugas kepolisian," ujar Yono. 

Setelah mengamankan empat ekor ayam aduan, personel Polsek Rajeg kemudian melakukan penyisiran di sekitar lokasi untuk memastikan situasi. Selanjutnya, petugas membawa barang bukti tersebut ke Mapolsek Rajeg.

Yono menegaskan, pihaknya menindaklanjuti setiap informasi yang disampaikan masyarakat terkait aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban lingkungan.

Yono juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat di lingkungannya.




Red/Toher  Aswi

Cek TKP, Polsek Rajeg Bergerak Dalami Dugaan Aksi Tawuran Remaja

   

Uploaded Image


Aparat Polsek Rajeg Polresta Tangerang melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP) dugaan aksi tawuran remaja di Jalan Raya Cadas - Kukun, Kampung Kukun, Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang. 

Kapolsek Rajeg AKP Yono Taryono mengatakan, dari keterangan saksi, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (8/11/2026) sekitar pukul 03.50 dini hari. 

"Kami menindaklanjuti informasi adanya dugaan aksi tawuran dengan cek TKP dan melakukan penyelidikan," kata Yono. 

Dia melanjutkan, saksi di sekitar lokasi menerangkan, beberapa remaja diduga terlihat aksi tawuran. Para remaja tersebut menggunakan beberapa unit sepeda motor. Dia menambahkan, proses penyelidikan dipastikan dilakukan untuk mengungkap peristiwa meresahkan tersebut. 

"Kami pastikan akan melakukan tindakan tegas dan terukur serta memastikan semua yang terlibat menjalankan pemeriksaan," ujarnya. 

Pada kesempatan tersebut, Yono mengimbau para orang tua untuk memungkinkan pengawas kepada anak, terutama bila anak sudah masuk usia remaja. Dia juga mengingatkan para remaja bahwa terlibat dalam aksi tawuran hanya akan berujung pada penyesalan. 

"Hindari tawuran, pasti akan rugi dan menyesal. Kalau tidak jadi korban, maka jadi pelaku tindak pidana dan akan diproses hukum," pungkasnya.




Red/Toher Aswi

Polsek Mauk Selesaikan Dugaan Penggelapan Mobil Rental, Kendaraan Kembali ke Pemilik


Uploaded Image


TANGERANG – Personel Polsek Mauk, Polres Kota Tangerang, melaksanakan pendampingan terkait dugaan penggelapan kendaraan bermotor roda empat milik sebuah rental, Minggu (08/11/2026) dini hari. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas pengaduan pelapor yang datang ke SPKT Polsek Mauk sekitar pukul 01.20 WIB, dengan lokasi kejadian di Kp. Sasak, Desa Sasak, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang.

Dalam kegiatan tersebut, PS. Kanit Intelkam Polsek Mauk Aiptu Muhamad Syafei selaku Pawas bersama Aipda Diet Ana Kaana dan Briptu Ahmad Rizki dari Banit Reskrim mendampingi pelapor untuk melakukan klarifikasi terhadap pihak yang diduga terlibat. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kasus ini berawal dari kekeliruan penyewa saat memfoto kendaraan yang hendak digadaikan, sehingga menimbulkan kesalahpahaman antar kedua belah pihak.

Kapolsek Mauk, AKP I Nyoman Nariana, S.M., S.Pd., menyampaikan bahwa setelah dilakukan klarifikasi, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan. "Kendaraan yang diduga digelapkan telah kembali kepada pemiliknya. Kedua belah pihak telah memahami duduk permasalahan dan sepakat berdamai," ujarnya. Pelapor pun menyampaikan terima kasih atas respon cepat personel Polsek Mauk dalam menindaklanjuti pengaduan tersebut.




Rawat Toleransi, Bangun Kedekatan, Kapolres Belitung Gelar Minggu Kasih Bersama Jemaat GPIB Immanuel



Belitung – Sebagai wujud kepedulian dan upaya mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat, Kapolres Belitung AKBP Satria Darma, S.E., S.I.K., M.M., bersama jajaran melaksanakan kegiatan **Minggu Kasih**, Minggu (08/11/2026), bertempat di Gereja GPIB Immanuel, Jalan Melati, Tanjungpendam, Tanjungpandan.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dihadiri Wakapolres Belitung, Kabag Ops, Kasat Binmas, Kasat Lantas, Kasat Intelkam, Kasat Tahti, Kasat Pamobvit, KBO Pamobvit, personel Polres Belitung, serta para jemaat Gereja GPIB Immanuel.

Melalui kegiatan Minggu Kasih, Kapolres Belitung bersama jajaran hadir untuk membangun komunikasi secara langsung dengan masyarakat, mempererat hubungan kekeluargaan, sekaligus menyerap aspirasi dan masukan terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Dalam kesempatan tersebut, personel Polres Belitung juga menyosialisasikan **Layanan Polisi 110** sebagai sarana pelayanan kepolisian yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan laporan, pengaduan, maupun meminta bantuan kepolisian ketika membutuhkan kehadiran petugas.

Sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman jemaat mengenai kemudahan mengakses layanan kepolisian, sehingga masyarakat tidak ragu menghubungi Polisi 110 apabila menemukan gangguan kamtibmas atau membutuhkan bantuan kepolisian.

Kapolres Belitung menegaskan bahwa Polri akan terus hadir di tengah masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun golongan. Melalui kegiatan seperti Minggu Kasih, diharapkan terjalin komunikasi yang harmonis serta tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban bersama.

Polres Belitung mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kerukunan, toleransi, dan situasi kamtibmas yang aman serta kondusif. Apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau menemukan gangguan keamanan, masyarakat dapat segera menghubungi Layanan Polisi 110.

(Polisi Bersama Masyarakat.) 

Respons Cepat Polsek Kedawung Bersama Damkar Padamkan Kebakaran Lahan

Cirebon Kota - Jajaran Polsek Kedawung bersama petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cirebon bergerak cepat menangani kebakaran lahan kosong milik PT Citra yang berada di depan SMK Yadika, Jalan Randu Alas, Desa Kedawung, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Sabtu (07/11/2026). Setelah menerima informasi adanya kebakaran, petugas segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran guna mempercepat proses pemadaman serta mencegah api meluas ke area sekitar.

Kapolsek Kedawung Kompol Ahmad Nasori, S.H., menerangkan bahwa kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 16.00 WIB oleh seorang warga bernama Mulya, 55 tahun, yang melihat kepulan asap disertai api dari lahan kosong di depan SMK Yadika. Mengetahui kejadian tersebut, saksi segera mengajak anaknya, Gibran, 21 tahun, dan warga sekitar untuk membantu melakukan pemadaman awal.

Dengan peralatan sederhana berupa ember berisi air, Mulya, Gibran, dan warga berupaya mengendalikan api sambil menghubungi petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cirebon. Langkah tersebut dilakukan sebagai penanganan awal sembari menunggu bantuan petugas tiba di lokasi kejadian.

Merespons laporan masyarakat, personel Polsek Kedawung yang terdiri dari Kapolsek, Kanit Reskrim, Bawas, Siaga Intelkam, piket Reskrim, piket QR, dan Bhabinkamtibmas segera mendatangi tempat kejadian perkara. Petugas kemudian melakukan pengecekan, pengamanan lokasi, serta koordinasi dengan warga dan petugas pemadam kebakaran.

Sekitar pukul 16.45 WIB, satu unit mobil Pemadam Kebakaran Kabupaten Cirebon tiba di lokasi dan langsung melaksanakan pemadaman serta pendinginan di area lahan yang terbakar. Kehadiran petugas pemadam kebakaran bersama dukungan masyarakat dan kepolisian mempercepat proses penanganan sehingga api dapat segera dikendalikan.

Berkat respons cepat dan kerja sama seluruh pihak, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.05 WIB. Dengan demikian, proses penanganan kebakaran dapat diselesaikan dalam waktu relatif singkat setelah petugas pemadam kebakaran tiba, sehingga tidak terjadi perluasan kebakaran ke area lain.

Berdasarkan keterangan saksi, kebakaran diduga berawal dari aktivitas pembakaran sampah yang kemudian menyebabkan api merambat ke sebagian lahan kosong. Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka-luka, sedangkan area yang terdampak merupakan lahan kosong milik PT Citra.

Setelah api berhasil dipadamkan, personel Polsek Kedawung melanjutkan pengecekan lokasi, pendataan, pencatatan keterangan saksi, serta dokumentasi sebagai bagian dari langkah penanganan dan pelaporan kepada pimpinan. Sinergi antara polisi bersama masyarakat dan petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cirebon menjadi bagian penting dalam mempercepat penanganan kejadian tersebut.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Kedawung menyampaikan apresiasi kepada personel kepolisian, masyarakat, dan petugas pemadam kebakaran atas kesigapan serta kerja sama dalam menangani kebakaran tersebut. Kapolres mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kejadian kebakaran maupun keadaan darurat lainnya melalui layanan Polisi 110 sehingga dapat segera ditindaklanjuti. Mari tingkatkan kepedulian dan kerja sama dalam menjaga lingkungan serta jaga baik Cirebon Kota.

Respons Cepat Polsek Kedawung Bersama Damkar Padamkan Kebakaran Lahan

Cirebon Kota - Jajaran Polsek Kedawung bersama petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cirebon bergerak cepat menangani kebakaran lahan kosong milik PT Citra yang berada di depan SMK Yadika, Jalan Randu Alas, Desa Kedawung, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Sabtu (07/11/2026). Setelah menerima informasi adanya kebakaran, petugas segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran guna mempercepat proses pemadaman serta mencegah api meluas ke area sekitar.

Kapolsek Kedawung Kompol Ahmad Nasori, S.H., menerangkan bahwa kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 16.00 WIB oleh seorang warga bernama Mulya, 55 tahun, yang melihat kepulan asap disertai api dari lahan kosong di depan SMK Yadika. Mengetahui kejadian tersebut, saksi segera mengajak anaknya, Gibran, 21 tahun, dan warga sekitar untuk membantu melakukan pemadaman awal.

Dengan peralatan sederhana berupa ember berisi air, Mulya, Gibran, dan warga berupaya mengendalikan api sambil menghubungi petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cirebon. Langkah tersebut dilakukan sebagai penanganan awal sembari menunggu bantuan petugas tiba di lokasi kejadian.

Merespons laporan masyarakat, personel Polsek Kedawung yang terdiri dari Kapolsek, Kanit Reskrim, Bawas, Siaga Intelkam, piket Reskrim, piket QR, dan Bhabinkamtibmas segera mendatangi tempat kejadian perkara. Petugas kemudian melakukan pengecekan, pengamanan lokasi, serta koordinasi dengan warga dan petugas pemadam kebakaran.

Sekitar pukul 16.45 WIB, satu unit mobil Pemadam Kebakaran Kabupaten Cirebon tiba di lokasi dan langsung melaksanakan pemadaman serta pendinginan di area lahan yang terbakar. Kehadiran petugas pemadam kebakaran bersama dukungan masyarakat dan kepolisian mempercepat proses penanganan sehingga api dapat segera dikendalikan.

Berkat respons cepat dan kerja sama seluruh pihak, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.05 WIB. Dengan demikian, proses penanganan kebakaran dapat diselesaikan dalam waktu relatif singkat setelah petugas pemadam kebakaran tiba, sehingga tidak terjadi perluasan kebakaran ke area lain.

Berdasarkan keterangan saksi, kebakaran diduga berawal dari aktivitas pembakaran sampah yang kemudian menyebabkan api merambat ke sebagian lahan kosong. Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka-luka, sedangkan area yang terdampak merupakan lahan kosong milik PT Citra.

Setelah api berhasil dipadamkan, personel Polsek Kedawung melanjutkan pengecekan lokasi, pendataan, pencatatan keterangan saksi, serta dokumentasi sebagai bagian dari langkah penanganan dan pelaporan kepada pimpinan. Sinergi antara polisi bersama masyarakat dan petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cirebon menjadi bagian penting dalam mempercepat penanganan kejadian tersebut.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Kedawung menyampaikan apresiasi kepada personel kepolisian, masyarakat, dan petugas pemadam kebakaran atas kesigapan serta kerja sama dalam menangani kebakaran tersebut. Kapolres mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kejadian kebakaran maupun keadaan darurat lainnya melalui layanan Polisi 110 sehingga dapat segera ditindaklanjuti. Mari tingkatkan kepedulian dan kerja sama dalam menjaga lingkungan serta jaga baik Cirebon Kota.

Hari Terakhir Operasi Patuh Maung 2026, Polresta Tangerang Ajak Masyarakat Bangun Budaya Tertib Berlalu Lintas


Uploaded Image


TANGERANG – Memasuki hari keempat belas sekaligus hari terakhir Operasi Patuh Maung 2026, Satuan Lalu Lintas Polresta Tangerang melaksanakan kegiatan di Jalan Raya Serang KM 16, Desa Talaga, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Minggu (8/11/2026).

Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan edukasi dan imbauan kepada para pengguna jalan untuk meningkatkan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas. Fokus kegiatan kali ini adalah membangun budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan dengan melibatkan peran aktif masyarakat.

Petugas mengingatkan bahwa keselamatan di jalan raya bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan kesadaran setiap pengguna jalan. Mulai dari menggunakan helm berstandar SNI, mengenakan sabuk keselamatan, memiliki SIM, hingga mematuhi rambu dan marka jalan.

Kasat Lantas Polresta Tangerang Kompol Fery Oktaviari Pratama mengatakan, keberhasilan menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib membutuhkan partisipasi seluruh lapisan masyarakat.

"Budaya tertib berlalu lintas harus tumbuh dari kesadaran masing-masing individu. Kami berharap masyarakat tidak hanya tertib ketika ada petugas atau saat operasi berlangsung, tetapi menjadikan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas sebagai kebiasaan sehari-hari. Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab kita bersama," ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk saling mengingatkan dan memberikan contoh yang baik dalam berlalu lintas, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Operasi Patuh Maung 2026 yang berlangsung selama 14 hari, sejak 26 Oktober hingga 8 November 2026, menjadi salah satu upaya Polri dalam meningkatkan disiplin masyarakat serta menekan potensi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

Melalui pelaksanaan operasi ini, Polresta Tangerang berharap kesadaran dan kepatuhan masyarakat tetap terjaga meskipun operasi telah berakhir. Dengan keterlibatan semua pihak, budaya tertib berlalu lintas dapat terus tumbuh demi mewujudkan jalan raya yang aman dan berkeselamatan.





Red/Toher Aswi

Sabtu, 07 November 2026

Baru Dibangun Sudah Retak! Proyek Talud Tugu Durian Air Mesu Tuai Sorotan.

BANGKA TENGAH – Proyek pembangunan Talud Tugu Durian di Desa Air Mesu, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah, menjadi sorotan setelah ditemukan sejumlah kerusakan pada bagian konstruksi bangunan. Proyek yang menggunakan anggaran Dana Desa Tahun Anggaran 2026 tersebut diduga mengalami persoalan kualitas pengerjaan, meskipun usianya belum genap satu tahun.

Berdasarkan hasil penelusuran tim investigasi awak media pada Sabtu (7/11/2026), kondisi talud yang berada di Jalan Raya Koba, RT 08, Desa Air Mesu, terlihat mengalami keretakan memanjang. Bahkan, pada beberapa bagian ditemukan lubang menganga hingga ke bawah pondasi bangunan.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan serius mengenai kualitas konstruksi dan proses pelaksanaan pekerjaan. Pasalnya, talud yang semestinya berfungsi sebagai penahan tanah dan pengaman aliran air justru memperlihatkan tanda-tanda kerusakan dalam waktu relatif singkat.

Dari hasil pengamatan di lapangan, bagian pondasi talud terlihat mengalami penurunan. Tumpukan pasir yang berada di atas area Tugu Durian juga tampak turun. Kondisi ini diduga berkaitan dengan kekuatan pondasi maupun kualitas pengerjaan konstruksi yang perlu diperiksa lebih lanjut.

Persoalan ini patut menjadi perhatian, terlebih ketika musim penghujan tiba. Aliran air dari hulu menuju hilir berpotensi meningkat dan menjadi lebih deras. Jika kerusakan tersebut tidak segera ditangani, bukan tidak mungkin kondisi bangunan akan semakin memburuk.

Yang menjadi pertanyaan, bagaimana proyek yang belum genap berusia satu tahun sudah memperlihatkan kerusakan cukup serius? Apakah pelaksanaan pekerjaan telah sesuai dengan spesifikasi teknis dan perencanaan awal? Ataukah terdapat persoalan dalam proses pengawasan dan pengendalian mutu pekerjaan?

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pembangunan Talud Tugu Durian tersebut memiliki pagu anggaran sebesar Rp102.380.500, termasuk komponen pajak dan biaya lainnya, dengan volume pekerjaan sepanjang 19 meter (1 unit).

Proyek tersebut bersumber dari APBDes melalui Dana Desa (DDS) Tahun Anggaran 2026, dengan masa pelaksanaan selama 60 hari kalender. Adapun pelaksana kegiatan adalah Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Air Mesu.
Besarnya anggaran yang dikucurkan tentu harus sebanding dengan kualitas dan manfaat pembangunan yang diterima masyarakat. Sebab, setiap rupiah yang bersumber dari keuangan negara maupun desa wajib dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Demi menjaga keberimbangan pemberitaan, tim investigasi awak media telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Kepala Desa Air Mesu, Pajri, selaku penanggung jawab utama pengelolaan Dana Desa. Namun, hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan atas konfirmasi yang telah disampaikan.

Tim investigasi awak media mendorong Inspektorat Kabupaten Bangka Tengah, Kejaksaan Negeri Bangka Tengah, serta Polres Bangka Tengah untuk turun langsung ke lokasi dan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap pembangunan Talud Tugu Durian tersebut.

Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan apakah pekerjaan telah dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis, bagaimana kualitas material dan pondasinya, serta apakah penggunaan anggaran telah sesuai dengan peruntukannya.
Perlu diketahui, Tugu Durian bukan sekadar bangunan pelengkap desa. Tugu tersebut dibangun sebagai ikon dan simbol identitas Desa Air Mesu yang dikenal sebagai salah satu sentra sekaligus penghasil buah durian terbesar di Pulau Bangka.

Bagi masyarakat, khususnya warga Air Mesu, keberadaan tugu tersebut merupakan kebanggaan tersendiri yang mencerminkan identitas dan potensi desa.

Karena itu, sangat disayangkan apabila pembangunan yang seharusnya memperkuat kebanggaan masyarakat justru menyisakan persoalan konstruksi yang perlu dipertanggungjawabkan.

Kini publik menunggu langkah nyata pemerintah desa dan aparat pengawas. Jangan sampai anggaran Dana Desa yang seharusnya menghasilkan pembangunan berkualitas justru berujung pada bangunan yang rusak sebelum waktunya.

TIM INVESTIGASI AWAK MEDIA MEMBUKA RUANG KOREKSI DAN HAK JAWAB. 

Tim investigasi awak media senantiasa membuka ruang koreksi, klarifikasi, maupun hak jawab kepada pihak-pihak terkait, khususnya Pemerintah Desa Air Mesu dan pihak pelaksana kegiatan, apabila terdapat informasi dalam pemberitaan ini yang perlu diluruskan atau diberikan penjelasan lebih lanjut.

Hal tersebut merupakan bentuk komitmen terhadap prinsip keberimbangan, profesionalitas, dan independensi pers sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta Kode Etik Jurnalistik.

(HR/TIM) 

Atlet Binaan Polres Cirebon Kota Raih Juara di Yogya Junction Cup 2026

Cirebon Kota, - Kontingen Pencak Silat Maung 851 Polres Cirebon Kota kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Pasanggiri Pencak Silat Sewilayah III Plus Yogya Junction Cup 2026. Atlet-atlet binaan Polres Cirebon Kota berhasil meraih Juara 2 kategori Ijen Putri Usia Dini dan Juara 3 kategori Rampak Putri Usia Dini, sekaligus mengharumkan nama institusi melalui prestasi di bidang olahraga pencak silat.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Kedawung Kompol Ahmad Nashori, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas capaian para atlet serta dedikasi Aipda Tendi, S.H., yang telah melakukan pembinaan terhadap generasi muda melalui olahraga pencak silat. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan bukti bahwa semangat pengabdian anggota Polri dapat diwujudkan melalui berbagai kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Kami menyampaikan apresiasi atas perjuangan dan prestasi yang berhasil diraih Kontingen Maung 851. Capaian ini tentu menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Polres Cirebon Kota. Kami berharap prestasi tersebut tidak membuat para atlet cepat berpuas diri, tetapi menjadi motivasi untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, serta meraih prestasi yang lebih tinggi di tingkat provinsi maupun nasional," ujar Kompol Ahmad Nashori menyampaikan pesan Kapolres.

Kejuaraan Pasanggiri Pencak Silat Yogya Junction Cup 2026 diselenggarakan oleh Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cirebon serta Yogya Junction dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Yogya Group. Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu, 7 November 2026, bertempat di Atrium Yogya Junction Cirebon, dengan diikuti pesilat dari berbagai daerah di Jawa Barat sehingga menghadirkan persaingan yang kompetitif antarpeserta.

Dalam kejuaraan tersebut, Kontingen Maung 851 Polres Cirebon Kota menurunkan enam atlet kelompok usia dini yang bertanding dalam tiga kategori pertandingan. Dari sejumlah penampilan yang ditunjukkan, para atlet berhasil membawa pulang dua piala, yakni Juara 2 kategori Ijen Putri Usia Dini yang diraih Annesya Indriyani Zhafira, siswi SDIT Nurusshidiq Cirebon, bersama Aurelia Mikaila dari SDN 3 Tegalsari Plered, serta Juara 3 kategori Rampak Putri Usia Dini.

Adapun atlet yang memperkuat kategori Rampak Putri Usia Dini dari SDN 3 Tegalsari Plered yakni Azmiyya Miska Qirani, Aurelia Mikaila, Azkiya Putri, Jolita Wulandia, dan Alika Putri Nandiyah. Keberhasilan meraih Juara 3 tersebut menjadi hasil dari proses latihan, kekompakan, kedisiplinan, serta semangat para atlet dalam mengikuti setiap tahapan pertandingan.

Kontingen Maung 851 dibina dan dilatih oleh Aipda Tendi, S.H., yang juga dipercaya sebagai pelatih sekaligus official dalam kejuaraan tersebut. Pembinaan pencak silat dilaksanakan melalui kegiatan ekstrakurikuler di SDN 3 Tegalsari Plered, Kabupaten Cirebon. Keikutsertaan Aipda Tendi dalam ajang tersebut juga mendapatkan dukungan dan rekomendasi dari Kapolres Cirebon Kota sebagai bentuk perhatian pimpinan terhadap personel yang memiliki potensi dan prestasi positif di bidang olahraga.

Kompol Ahmad Nashori menambahkan bahwa keberhasilan tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi personel Polri lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan dan memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat, termasuk melalui pembinaan olahraga serta pengembangan bakat generasi muda. Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menegaskan bahwa Polres Cirebon Kota senantiasa mendukung kegiatan positif yang dapat membangun karakter, kedisiplinan, sportivitas, dan prestasi generasi penerus bangsa.
"Melalui semangat Polri untuk masyarakat, kami ingin kehadiran Polres Cirebon Kota tidak hanya dirasakan dalam pelaksanaan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam pembinaan generasi muda. Semoga Maung 851 terus berkembang, mempertahankan prestasi, dan mampu mengharumkan nama Polres Cirebon Kota pada kejuaraan berikutnya," pungkasnya.

Terciptanya Kondusif Diwilayah Jebres, Piket Koramil 04/Jebres Melaksanakan Patroli Malam


Uploaded Image

Surakarta - Guna menciptakan Kondusifitas wilayah dan rasa nyaman bagi warga masyarakat, Piket Koramil 04/Jebres Sertu Budiono melaksanakan Patroli malam di seputaran wilayah Kecamatan Jebres Kota Surakarta. Jum’at ( 06/11/2026 ) Pkl 21.00 Wib s.d selesai.

Patroli malam dilakukan secara rutin oleh piket koramil dengan sasaran objek vital pemerintahan dan tempat-tempat yang dianggap rawan dari tindak kejahatan dan kriminal di wilayah kecamatan Jebres.

Dalam patroli tersebut, Piket Koramil selalu mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga keamanan  lingkungan dari tindak kejahatan yang dapat merugikan warga masyarakat dan juga harus tanggap terhadap perkembangan situasi lingkungan di sekitar wilayah.

Penulis : Arda 72