Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Semangat Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Kuningan Gelar Pekan Olahraga dan Seni

Kuningan – Lapas Kelas IIA Kuningan menggelar upacara pembukaan Pekan Olahraga dan Seni dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pe...

Postingan Populer

Rabu, 08 April 2026

Semangat Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Kuningan Gelar Pekan Olahraga dan Seni

Kuningan – Lapas Kelas IIA Kuningan menggelar upacara pembukaan Pekan Olahraga dan Seni dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Lapas Kelas IIA Kuningan pada Rabu (8/4) dan berlangsung dengan tertib, aman, serta penuh semangat kebersamaan.

Kegiatan ini diikuti oleh Seluruh petugas serta warga binaan. Seluruh peserta mengikuti upacara pembukaan dengan khidmat sebagai tanda dimulainya rangkaian Pekan Olahraga dan Seni di lingkungan Lapas.

Dalam pelaksanaan upacara, sejumlah petugas dan warga binaan turut mengambil peran, mulai dari perwira upacara, komandan upacara, hingga pembacaan janji atlet dan wasit yang diwakili oleh warga binaan. Keterlibatan aktif ini menjadi bagian dari upaya membangun rasa tanggung jawab dan kebersamaan di lingkungan Lapas.

Dalam amanatnya, Pembina Upacara menyampaikan bahwa Pekan Olahraga dan Seni merupakan momentum penting untuk mempererat hubungan antara petugas dan warga binaan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai kejujuran, disiplin, serta sportivitas dalam setiap pertandingan yang akan dilaksanakan.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta dapat menjunjung tinggi sportivitas, menjaga keamanan dan ketertiban, serta mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh tanggung jawab,” ungkapnya.

Pekan Olahraga dan Seni ini diselenggarakan sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian dan kemandirian warga binaan. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan semangat kebersamaan serta menciptakan suasana yang kondusif di dalam Lapas.
Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali, menyampaikan bahwa kegiatan pembukaan berjalan dengan lancar dan menjadi awal yang baik bagi seluruh rangkaian perlombaan yang akan dilaksanakan. Ia berharap kegiatan ini dapat terus berjalan dengan pengawasan dan koordinasi yang optimal sehingga tetap menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas.

Melalui kegiatan ini diharapkan nilai kebersamaan, disiplin, dan jiwa sportivitas dapat semakin tumbuh di antara petugas dan warga binaan, serta mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang harmonis dan produktif.

Jurnalis:A, RAHMAT.

Proses Penanganan Kasus Dugaan Penyalahgunaan Dana Zakat Batu Bara Dinilai Terlalu Lambat

Sudah hampir mencapai lima bulan, tepatnya sekitar 4 bulan 12 hari berlalu sejak laporan dugaan penyalahgunaan dana zakat dan praktik rangkap jabatan yang diduga dilakukan oleh oknum Pengurus Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Batu Bara didaftarkan. 

"Namun hingga saat ini, kita menilai proses penanganan kasus tersebut berjalan terkesan sangat lambat dan kurang transparan." Kata Sopian selaku pelapor, pada Rabu (8/4/2026) di Indrapura. 

Menurutnya, perkembangan kasus yang dilaporkan secara tertulis pada 17 Desember 2025 lalu di Polres Batu Bara ini terkesan lambat dan berkelok.
 
"Dalam waktu tersebut kita baru satu kali menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penelitian (SP2HP) dari Penyidik, itupun sudah berulang kali diminta melalui pengacara kita," ujar Sopian.
 
Sebelumnya, pada tanggal 29 Januari 2026, Sopian mengaku telah memberikan keterangan secara mendalam kepada tim Penyidik Tipikor Polres Batu Bara terkait kronologi dan bukti yang ada. Namun, setelah penerbitan SP2HP sekitar tanggal 20 Februari 2026, komunikasi terkait status kasus ini justru semakin sulit dilakukan.
 
"Setelah kita menerima SP2HP tersebut, persoalan ini semakin hari semakin sulit komunikasinya dengan oknum Penyidik Tipikor yang menangani kasus ini," jelasnya.
 
Sementara itu, kuasa hukum pelapor, Ali Umar SH, menambahkan bahwa pihaknya sudah berulang kali mencoba menghubungi penyidik untuk menanyakan perkembangan terkini, namun tidak kunjung mendapatkan respons yang memuaskan. Terakhir, sekitar dua minggu lalu, upaya komunikasi yang dilakukan juga tidak membuahkan hasil.
 
"Saya kontak jupersnya dengan harapan ada informasi yang akurat sehingga tahu sampai di mana perjalanan kasus ini. Sebab Informasi terakhir yang kami terima kasus tersebut masih ditangani Inspektorat Kabupaten Batu Bara," ungkap Umar.
 
Menurut pandangannya, jika dalam kurun waktu yang cukup panjang ini penyidik menilai tidak cukup bukti atau alasan hukum untuk melanjutkan proses ke tahap penyidikan, sebaiknya kasus ini segera diterbitkan Surat Perintah Penghentian Penyelidikan (SP3). Hal ini dilakukan demi kepastian hukum dan agar tidak menguras energi serta waktu semua pihak.
 
"Kalau memang tidak cukup bukti untuk dilanjutkan ke penyidikan, sudah SP3 kan saja. Bila sudah Polres Batu Bara meng-SP3 kan kasus ini, itu terserah nantinya kepada Bapak Sopian, keberatan atau tidak beliau dan ke mana akan dibawa kasus ini," paparnya.
 
Ali Umar menegaskan bahwa permasalahan yang diadukan bukanlah isu tanpa dasar. Ia menilai fakta-fakta di lapangan serta sejumlah aturan yang dilanggar sudah cukup jelas, mulai dari indikasi penyaluran atau peminjaman dana zakat yang tidak sesuai ketentuan hingga praktik rangkap jabatan yang dilakukan pengurus.
 
"Faktanya jika dilihat dari sejumlah aturan yang dilanggar dan bukti-bukti di lapangan, persoalan itu sudah kasat mata. Kalau penyidik membaca banyak berita dan aturan tentang larangan merangkap jabatan serta penyalahgunaan dana zakat yang berujung pada pidana, seharusnya ada tindakan tegas," tandasnya dengan tegas.
 
Hingga saat ini, pelapor dan tim hukum masih menunggu kepastian hukum mengenai nasib laporan yang telah diajukan tersebut, berharap adanya keadilan dan transparansi dalam penegakan hukum.

Setelah berita terbit, Media ini akan terus berupaya mengkonfirmasi sejumlah pihak terkait dugaan penyalagunaan dana zakat dan rangkap jabatan oleh pengurus BAZNAS Kabupaten Batu Bara.

(TIM)

Pepabri Wonosobo Gelar Halal Bihalal di Pendopo Bupati, Perkuat Sinergi TNI-POLRI dan Purnawirawan


Wonosobo – Persatuan Purnawirawan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Pepabri) Kabupaten Wonosobo menggelar acara Halal Bihalal 1447 H/2026 M di Pendopo Bupati Wonosobo. Acara yang bertujuan mempererat silaturahmi ini dihadiri oleh Forkopimda setempat serta para purnawirawan TNI-POLRI beserta keluarganya.

Acara tersebut juga mengundang penceramah dari Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Quran Semarang, KH Sholehudin, yang menyampaikan tausiyah penuh hikmah.Kasdim 0707/Wonosobo Mayor Arh Siswoto Nuharjo yang mewakili Dandim dalam sesi ramah tamah menyampaikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan acara ini. 

Menurutnya, Halal Bihalal sangat bagus karena mempertemukan para prajurit yang masih aktif dengan para purnawirawan, sehingga terjalin kehangatan dan kebersamaan yang terus terjaga.

Bupati Wonosobo H. Afif Nurhidayat, S.Ag dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri:“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Wonosobo, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri, Taqabbalallahu Minna Wa Minkum, Minal Aidin Wal Faizin. Mohon maaf lahir dan batin atas segala kekhilafan, baik yang sengaja maupun tidak sengaja, dalam interaksi dan tugas kita sehari-hari.

”Bupati Afif menekankan bahwa momentum Halal Bihalal bukan sekadar tradisi rutin, melainkan sarana krusial untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Daerah, TNI, dan POLRI. Kehadiran Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan TNI-POLRI (FKPPI) menjadi jembatan penting untuk menjaga solidaritas dan nilai-nilai bela negara di tengah masyarakat.

“Keamanan dan kondusivitas wilayah yang kita nikmati saat ini adalah buah dari kerja keras sinergi TNI-POLRI yang didukung elemen masyarakat seperti FKPPI,” ujarnya. Ia berharap FKPPI terus memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah serta menjadi contoh dalam menjaga kerukunan hidup beragama dalam bingkai kebhinekaan
 “Mari kita jadikan semangat Idul Fitri untuk saling memaafkan dan melangkah maju bersama demi Kabupaten Wonosobo yang lebih sejahtera dan aman,” ajak Bupati.Afif juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada TNI dan POLRI atas pengabdiannya menjaga stabilitas daerah, serta kepada FKPPI yang terus menjaga marwah keluarga besar TNI-POLRI. 

“Semoga silaturahmi ini membawa keberkahan bagi kita semua,” pungkasnya.Dalam tausiyahnya, KH Sholehudin menyampaikan pentingnya tradisi Halal Bihalal yang membawa banyak manfaat, antara lain mempererat silaturahmi antar sesama serta menjadi sarana siar Islam yang efektif.

KH Sholehudin juga menjelaskan makna ucapan “Minal Aidin Wal Faizin”. Secara harfiah, ungkapan ini berarti “Semoga kita termasuk orang-orang yang kembali (ke fitrah) dan orang-orang yang menang”. Doa khas Arab ini diucapkan saat Idul Fitri sebagai ucapan selamat sekaligus doa agar Allah menjadikan kita golongan yang kembali ke kesucian (fitrah) setelah Ramadhan dan memenangkan perjuangan melawan hawa nafsu, sehingga memperoleh ridha-Nya. 

Beliau menegaskan bahwa ungkapan ini bukan sekadar “mohon maaf lahir dan batin”, melainkan doa penuh harapan akan kemenangan spiritual.Acara berlangsung khidmat dan penuh kehangatan, mencerminkan semangat kebersamaan serta komitmen bersama untuk menjaga stabilitas, kerukunan, dan kemajuan Kabupaten Wonosobo.

(Yudhi)
Pendim0707
Uploaded Image

Berkas P21, Polda Babel Limpahkan Tersangka Praktik Pengoplos Gas LPG Subsidi Ke Kejari Pangkalpinang. 



Polda Bangka Belitung melimpahkan tahap II kasus praktik penyalahgunaan gas subsidi dengan tersangka Fa alias Ijal (45). Pelimpahan ini setelah berkas perkara tersangka dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Babel.

"Ya benar Selasa (7/4/26) kemarin, berkas perkara kasus penyalahgunaan gas subsidi sudah dinyatakan lengkap (P21) dan tersangka Ijal sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negari Pangkalpinang,"kata Kabid Humas Polda Babel Kombes Pol Agus Sugiyarso, Rabu (8/4/26) di Mapolda.

Selain tersangka, kata Agus, Subdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Babel juga menyerahkan sejumlah barang bukti seperti mobil hingga ratusan tabung gas yang berkaitan dengan kasus penyalahgunaan gas subsidi kepada Kejari Pangkalpinang.

"Tentunya ini semua adalah bagian dari proses hukum yang sedang berjalan. Harapannya ini segera diproses sampai tahap persidangan sehingga tersangka ini bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku,"tegasnya.

"Ini adalah wujud komitmen Kapolda Babel Irjen Viktor Sihombing untuk menindak tegas pelaku penyalahgunaan gas LPG bersubsidi yang merugikan masyarakat. Sehingga, Kapolda memerintahkan untuk segera menindaklanjuti apa yang menjadi keluhan masyarakat,"pungkasnya.

Sebelumnya, Ditreskrimsus Polda Babel berhasil membongkar praktik pengoplosan gas LPG 3 kilogram (kg) subsidi di Sungailiat Kabupaten Bangka pada awal Februari lalu.

Dalam penggerebekan itu, ratusan tabung gas berukuran 3 kg dan 12 kg diamankan termasuk Fa alias Ijal (45) yang ditetapkan sebagai tersangka.

Dari pengakuan tersangka, aktivitas ilegal tersebut sudah dilakukannya sejak 7 (tujuh) bulan lalu. Gas yang sudah dioplos, kemudian diedarkan tersangka ke toko-toko diwilayah Kabupaten Bangka dengan harga 180 ribu rupiah pertabung 12 kilogramnya.

Sehingga, selama 7 bulan itu, kerugian negara yang disebabkan oleh aktivitas tersebut sebesar 112 juta rupiah.

Selang beberapa hari kemudian, Tim Subdit I Indagsi kembali menyegel 2 (dua) pangkalan gas yang berkaitan dengan aktivitas ilegal tersebut.

Dua pangkalan gas yang disegel sementara itu berada di wilayah Air Hanyut dan Lingkungan Ake Kabupaten Bangka.

(HR) 
Uploaded Image

Pemda Wonosobo Gelar Seleksi Calon Paskibraka Tingkat Kabupaten 2026 dengan Tema “Wujudkan Mimpi, Raih Prestasi”



Wonosobo – Pemerintah Daerah Kabupaten Wonosobo melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) melaksanakan seleksi calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat kabupaten tahun 2026. Seleksi ini diikuti oleh perwakilan siswa SMA/sederajat se-Kabupaten Wonosobo.

Heri Saptoto (Heri S) dari Kesbangpol Wonosobo selaku panitia penyelenggara menyampaikan bahwa seleksi tahun ini berlangsung dari tanggal 23 Februari hingga 15 April 2026. Pendaftaran dilakukan secara online dan diikuti oleh 213 siswa dari berbagai sekolah di Wonosobo.Tahapan seleksi meliputi:
• Seleksi administrasi 
• Tes wawasan kebangsaan dan tes intelegensia umum 

• Tes kesehatan 
• Parade 
• PBB (Peraturan Baris Berbaris) 
• Kesamaptaan jasmani 
• Tes kepribadian

Dari seluruh peserta, akan dipilih 50 siswa terbaik yang selanjutnya mengikuti latihan intensif selama kurang lebih 2 minggu. Pada tanggal 17 Agustus 2026, ke-50 calon Paskibraka tersebut akan ditugaskan mengibarkan bendera Merah Putih di Alun-Alun Wonosobo.

Dari 50 siswa terpilih, dua orang terbaik akan dikirim untuk mengikuti seleksi tingkat provinsi Jawa Tengah.Syarat tinggi badan dan berat badan ideal yang diterapkan:
• Tingkat Kabupaten: Putra 165–180 cm, Putri 160–175 cm
• Tingkat Provinsi: Putra 170–180 cm, Putri 165–175 cm
Selanjutnya utk peringkat Terbaik putra dan Putri ( 1 Pa dan 1 Pi) akan diberangkatkan/diikutsertakan utk mengikuti seleksi Paskibraka Tingkat Provinsi Jawa Tengah yg menurut rencana/jadwal akan dilaksanakan pd tgl 18 - 20 Mei 2026 di BPSDMD Prov. Jateng, sebagai wakil dari Kabupaten Wonosobo

Tema yang diusung pada seleksi Paskibraka Wonosobo 2026 adalah “Wujudkan Mimpi, Raih Prestasi”, yang diharapkan dapat memotivasi para siswa untuk terus berjuang dan memberikan yang terbaik bagi daerah dan bangsa.

Peltu Ardy, salah satu panitia seleksi dari Kodim 0707/Wonosobo, menambahkan bahwa seluruh panitia berkomitmen menjaga netralitas dan objektivitas tinggi dalam proses pemilihan.“Kami memilih yang terbaik dari yang terbaik dari setiap sekolah. Proses seleksi yang panjang dan materi ujian yang beragam sengaja kami lakukan agar calon yang lolos memang anak-anak yang paling berkualitas, disiplin, dan bisa diandalkan saat mengemban tugas kebangsaan,” tegas Peltu Ardy.

Seleksi Paskibraka ini tidak hanya sekadar mencari pengibar bendera, melainkan juga upaya membentuk karakter generasi muda yang nasionalis, disiplin, dan memiliki jiwa kepemimpinan. Diharapkan para calon terpilih mampu menjadi teladan bagi pelajar lain di Kabupaten Wonosobo.

Proses seleksi masih berlangsung hingga pertengahan April 2026, dan masyarakat diharapkan terus mendukung serta mendoakan agar lahir Paskibraka terbaik yang siap mengharumkan nama Wonosobo di tingkat yang lebih tinggi.

(Yudhi)
Pendim0707
Uploaded Image

Sosialisasi Pemilahan Sampah & Pelatihan Pembuatan Kompos, Babinsa Kepatihan Wetan Ajak Warganya Jaga Kebersihan Lingkungan

Surakarta - Dalam rangka menjaga kebersihan di lingkungan Babinsa Kepatihan Wetan Koramil 04/Jebres Sertu Budiono Bersama Bati Komsos Pelda Rudi Hartono melaksanakan sosialisasi pemilahan sampah dan pelatihan pembuatan kompos bertempat di pendopo Kelurahan Kepatihan Wetan Jl. Sutan Syahrir No.26 Kelurahan Kepatihan Wetan Kecamanan Jebres, Selasa ( 07/04/2026) tadi malam.

Ditegaskan Sertu Budiono hal ini dilakukan guna merubah mindset atau pola pikir tata cara pengolahan limbah sampah dari hulu (rumah) warga dan ikut serta menyukseskan Program Penanganan Sampah kerjasama antara Pemerintah Kota Surakarta dengan Kodim 0735/Surakarta.

"Kami memberikan himbauan dan pembinaan terkait dengan pengelolaan sampah dan melakukan pemilahan sampah di Rumah tangga, pengelolaan limbah cair dan tidak membuang limbah ke Drainase di lingkungan."tuturnya.

“Dalam simulasi tersebut kami juga menyampaikan terkait pengelompokkan sampah Organik, Anorganik, terkait jenis-jenis sampah sesuai kelompoknya yang masih memiliki nilai jual dan bisa di daur ulang seperti sejenis Plastik, Kertas dan Botol”pungkas Sertu Budiono.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Babinsa Kelurahan Sangkrah Awasi Pembangunan KDKMP,  Target Selesai Tepat Waktu

Surakarta - Di Kelurahan Sangkrah Kecamatan Pasar Kliwon semangat gotong royong antara warga dan TNI terus menyala. Sertu Eko, Babinsa Kelurahan Sangkrah Koramil 05 Pasar Kliwon Kodim Surakarta turun langsung ke lokasi pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Dengan seragam lorengnya yang khas, ia berdiri tegap mengawasi setiap proses kerja, memastikan proyek strategis ini berjalan lancar tanpa hambatan.

Kehadirannya tak hanya memberikan rasa aman, tapi juga menyuntikkan semangat bagi para pekerja yang tengah berjuang di bawah terik matahari.Rabu(8/4/2026).

Sertu Eko tak segan mendekat, memeriksa kualitas bahan dan memberikan arahan agar hasil akhir sesuai standar. 

Pengawasan ketat Babinsa ini bukan sekadar formalitas. Sertu Eko memastikan setiap tahap pembangunan sesuai jadwal, sehingga proyek KDKMP dapat diselesaikan tepat waktu seperti yang diharapkan."ujar Sertu Eko disela-sela pelaksanaan kegiatan.

Dukungan penuh dari Kodim 0735/Surakarta ini menunjukkan komitmen TNI dalam mendampingi prograk pemerintah pembangunan untuk infrastruktur desa, khususnya di wilayah pedesaan yang membutuhkan sentuhan langsung untuk maju.

Pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih ini diharapkan tak hanya menjadi bangunan biasa, melainkan mesin penggerak ekonomi warga Masyarakat Kelurahan Sangkrah..

Semoga keberhasilan proyek ini menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kelurahan Sangkrah membuktikan bahwa sinergi antara TNI dan warga mampu mewujudkan desa yang lebih sejahtera dan mandiri.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Intensifkan Patroli Malam, Piket Koramil 05/Pasar Kliwon Yakinkan Situasi Tetap Aman & Kondusif

Surakarta - Demi terciptanya situasi aman dan kondusif, Piket Koramil 05/Pasar Kliwon Kodim 0735/Surakarta Sertu Sunarto bersama dengan Anggota Linmas melaksanakan kegiatan patroli bersama di wilayah Pasar kliwon, Selasa (07/04/2026).

"Selain melaksanakan patroli bersama, kami juga menghimbau kepada Warga agar selalu menjaga keamanan lingkungan dan wilayah sekitarnya."ujar  Sertu Sunarto disela-sela pelaksanaan kegiatan patroli.

"Selain itu kita juga wajib mewaspadai orang yang tidak dikenal yang bertamu di malam hari."tegasnya.

"Kegiatan patroli malam selain memberi  himbauan kepada warga,juga untuk menjalin silahturohmi dengan mitra karib yang dapat memberikan informasi untuk mendukung tugas Piket koramil 05/Pasar kliwon."terangnya.

"Harapan kami warga masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan dan  menjaga lingkungan masing masing agar situasi tetap aman dan kondusif."imbuhnya.

Patroli yang dilaksanakn setiap malam sangat lah berperan penting dalam menciptakan wilayah yang aman  di wilayahnya masing-masing, 
maka pelaksanaan kegiatan patroli wilayah sangat perlu diadakan demi kenyamanan dan terciptanya wilayah yang aman dan Kondusif.
  
Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Musrenbang RKPD 2027, Pemkab Cirebon Fokus Infrastruktur dan Ekonomi Rakyat

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di ruang Nyimas Gandasari Setda Kabupaten Cirebon, Selasa (7/4/2026).

Kegiatan ini menjadi forum penyelarasan program pembangunan daerah dengan berbagai masukan dari perangkat daerah dan pemangku kepentingan.

Bupati Cirebon Imron menyampaikan, penyusunan rencana kerja tahun 2027 menekankan pada program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Ia meminta seluruh perangkat daerah aktif memberikan masukan yang relevan dengan kebutuhan riil di lapangan.

“Rencana kerja untuk tahun 2027, maka kami berharap kepada SKPD memberikan masukan terutama pembangunan yang langsung dirasakan masyarakat,” ujar Bupati Imron.

Menurutnya, sektor infrastruktur menjadi salah satu perhatian utama dalam pembangunan ke depan. Selain itu, pemerintah juga melibatkan berbagai unsur, mulai dari budayawan, ulama, hingga pelaku ekonomi.

Imron menegaskan, pembangunan daerah harus berjalan secara menyeluruh dengan menghidupkan berbagai sektor strategis.

“Perekonomian, infrastruktur, budaya dan lainnya harus hidup,” ucapnya.

Ia juga mendorong penguatan budaya lokal sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan, termasuk menghidupkan kembali kebiasaan masyarakat dalam memanfaatkan lahan pekarangan.

“Menghidupkan lagi budaya kita yang dulu, seperti pemanfaatan lahan di pekarangan rumah untuk menanam sayuran dan lainnya. Ini, kan, budaya orang kita dulu,” katanya.

Dalam upaya menekan angka kemiskinan, pemerintah daerah juga membuka peluang investasi serta mendorong kreativitas masyarakat dalam menggerakkan ekonomi.

Dalam Musrenbang tersebut, sejumlah isu strategis menjadi perhatian, di antaranya penguatan budaya dan kearifan lokal, peningkatan daya saing sumber daya manusia, penanggulangan kemiskinan, serta kemandirian ekonomi berbasis kerakyatan.

Selain itu, transformasi digital pemerintahan, stabilitas keamanan, dan pemerataan infrastruktur juga menjadi fokus pembahasan.

Adapun tema pembangunan Kabupaten Cirebon tahun 2027 adalah penguatan infrastruktur dan hilirisasi sektor unggulan daerah guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan.

Pemerintah daerah juga menetapkan fokus kebijakan belanja, meliputi peningkatan pendidikan dan kesehatan, penguatan ekonomi kreatif dan digital, peningkatan kualitas lingkungan hidup, pembangunan infrastruktur pendukung ekonomi, serta digitalisasi layanan publik.

Sementara itu, arah kebijakan pembangunan diarahkan pada penurunan kemiskinan dan peningkatan daya saing tenaga kerja, peningkatan nilai tambah ekonomi daerah, pembangunan infrastruktur dasar dan konektivitas, peningkatan layanan publik dan kinerja aparatur, serta pengendalian lingkungan dan mitigasi perubahan iklim.

Jurnalis :(A, RAHMAT)

Kapolsek Panongan Pimpin Anev Mingguan, Tekankan Evaluasi dan Peningkatan Kinerja Personel


Uploaded Image


TANGERANG – Kapolsek Panongan IPTU Irruandy Aritonang, SH memimpin langsung kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) mingguan yang dilaksanakan di Aula Polsek Panongan, Rabu (8/4/2026) pagi. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh personel sebagai bagian dari upaya meningkatkan kinerja dan kesiapsiagaan dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Anev yang dimulai pukul 08.10 WIB tersebut menjadi forum penting untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas selama sepekan terakhir, sekaligus menyampaikan arahan pimpinan terkait langkah-langkah strategis ke depan. Dalam arahannya, Kapolsek menekankan pentingnya disiplin, tanggung jawab, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi personel di lapangan, sehingga dapat segera dicarikan solusi yang tepat guna mendukung kelancaran tugas. Evaluasi menyeluruh ini diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme serta soliditas internal anggota Polsek Panongan.

Kapolsek Panongan IPTU Irruandy Aritonang, SH menyampaikan bahwa kegiatan Anev rutin merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam menjaga kinerja tetap optimal serta memastikan setiap personel memahami tugas dan tanggung jawabnya dengan baik.

“Melalui Anev ini, kita dapat mengetahui sejauh mana pelaksanaan tugas berjalan, sekaligus memperkuat koordinasi dan kesiapan personel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Selama pelaksanaan kegiatan, situasi berlangsung tertib, lancar, dan kondusif. Dengan adanya kegiatan Anev mingguan ini, diharapkan Polsek Panongan semakin solid dan profesional dalam menjalankan tugas serta mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat di wilayah hukumnya.




𝙏𝙤𝙝𝙚𝙧 𝘼𝙨𝙬𝙞
𝙆𝙖𝙥𝙚𝙧𝙬𝙞𝙡 𝘽𝙖𝙣𝙩𝙚𝙣