Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Babinsa Kelurahan Nusukan Sosialisasikan Penerimaan Bintara Dan Tamtama TNI-AD TA.2026

Surakarta - Babinsa Kelurahan Nusukan, Koramil 02/Banjarsari, Kodim 0735/Surakarta Serka Supadmo melaksanakan sosialisasi penerimaan Bi...

Postingan Populer

Senin, 20 April 2026

Babinsa Kelurahan Nusukan Sosialisasikan Penerimaan Bintara Dan Tamtama TNI-AD TA.2026

Surakarta - Babinsa Kelurahan Nusukan, Koramil 02/Banjarsari, Kodim 0735/Surakarta Serka Supadmo melaksanakan sosialisasi penerimaan Bintara Dan Tamtama TNI-AD TA.2026 bertempat diAula SMA 6 Surakarta Jalan Mr Sartono Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Senin (20/04/2026).

Dikatakan Serka Supadmo kegiatan ini dalam rangka sosialisasi penerimaan Bintara dan Tamtama TNI-AD TA.2026 kepada Siswa dan Siswi SMA Negeri 6 Surakarta sekaligus pemasangan Pamlet penerimaan Bintara dan Tamtama TNI-AD TA.2026 dipapan pengumuman Sekolah SMA Negeri 6 Surakarta. 

"Harapan kami dengan adanya sosialisasi ini akan dapat menarik minta siswa menjadi prajurit TNI nantinya setelah lulus dari SMA."imbuhnya.

Sementara itu Siswa dan siswi SMA Negeri 6 Surakarta sangat antusias dalam mendengarkan sosialisasi penerimaan Bintara dan Tamtama TNI-AD TA.2026 yang disampaikan oleh babinsa sekaligus ikut melaksanakan pemasangan Pamlet Penerimaan Bintara Dan Tamtama TNI-AD TA.2026 yang dipasang di papan pengumuman Sekolah. 

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Manfaatkan Lahan Sempit, Babinsa Purwodiningratan Hijaukan Lingkungan Dengan Tanaman Polybag

Surakarta - Babinsa Kelurahan Purwodiningratan Koramil 04/Jebres kodim 0735/Surakarta Serka Suparno bersama warga dalam menyiapkan media tanam di pot dan polybag merupakan bentuk pendampingan ketahanan pangan yang aktif dilakukan untuk memanfaatkan lahan sempit atau pekarangan. Senin (20/04/2026)

Ditegaskan Serka Suparno tujuan dari kegiatan ini selain meningkatkan ketahanan pangan mandiri, kegiatan ini bertujuan untuk mengajukan budidaya tanaman bumbu/sayuran produktif (cabe, terong, tomat) bagi warga,media tanam campuran yang digunakan biasanya terdiri dari tanah humus, kompos/pupuk kandang,

Menurutnya pemanfaatan media tanam polybag merupakan upaya mengatasi keterbatasan lahan yang tersedia dan bercocok tanam dengan menggunakan polybag yang memiliki nilai lebih tersendiri sehingga selain bisa menikmati hasilnya, juga memberikan keindahan serta menghijaukan lingkungan.

"Pendampingan ini memotivasi warga untuk kreatif memanfaatkan ruang yang ada demi membantu kebutuhan dapur keluarga."pungkas Serka Suparno.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Peringati HUT KOPASSUS KE-74, Anggota Perkasa-35 Gelar Bakti Sosial

Surakarta - Dalam rangka memperingati hari ulang tahun Komando Pasukan Khusus (KOPASSUS) yang ke-74, Anggota PERKASA-35 (Persaudaraan Komando Surakarta) yang dipimpin langsung oleh Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Arief Handoko Usman, S.H., melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan memberikan bantuan paket sembako kepada Keluarga Pahlawan Nasional Slamet Riyadi, Senin (21/04/2026).

Turut hadir dalam kegiatan Bakti Sosial tersebut Ketua Persaudaraan Komando Surakarta/PERKASA Pelda Muhtar HK, dan para Danramil Jajaran Kodim 0735/Surakarta, serta seluruh Anggota Perkasa-35.

Saat ditemui usai pelaksanaan kegiatan Dandim 0735/Surakarta menegaskan bahwasanya Perkasa atau Persaudaraan Komando Surakarta merupakan sebuah Organisasi  Mantan Anggota Kopassus yang sudah pindah satuan dan berdinas di satuan teritorial yakni Kodim 0735/Surakarta.

“Kegiatan Bakti Sosial ini dalam rangka memperingati HUT Ke-74 Kopassus yang diselenggarakan oleh PERKASA (Persaudaraan Komando Surakarta) ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahunnya dan merupakan wujud perhatian kepada sesepuh dan keluarga besar korp baret merah yang telah mendahului kita,” tuturnya.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini, maka Keluarga besar Pahlawan Nasional bisa turut merasakan momen HUT Kopassus tahun ini,” pungkas Dandim.

Sementara itu, Ketua Perkasa-35, Pelda Muhtar HK menambahkan, salah satu tujuan dibentuknya Persaudaraan Komando Surakarta (Perkasa) adalah untuk tetap memelihara dan mempertahkan jiwa persatuan komando dimanapun kita berada dan bertugas.

“Dengan harapan, kita Guyub Rukun Silaturahmi terjalin selamanya, walaupun sudah purna terutama dilingkungan Kodim 0735/Surakarta, Suka duka mari kita pikul bersama-sama sampai kapanpun, Komando,” tegas Pelda Muhtar HK.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Apel Deklarasi Zero Halinar dan Penguatan Jajaran, Lapas Kuningan Tegaskan Komitmen Berantas Pelanggaran

Kuningan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuningan menggelar Apel Deklarasi Ikrar Zero Halinar sebagai bentuk komitmen bersama dalam memberantas handphone ilegal, pungutan liar, dan narkoba, Senin (20/4). Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai dan dilaksanakan di Lapangan Lapas Kelas IIA Kuningan.

Apel tersebut diikuti oleh Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, pejabat struktural, staf, regu pengamanan, CPNS, serta peserta magang. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib sebagai wujud keseriusan dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari Halinar.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan apel bersama, dilanjutkan dengan pembacaan ikrar Zero Halinar, serta amanat dari pembina apel. Dalam amanatnya disampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk nyata komitmen seluruh jajaran dalam mewujudkan Lapas Kuningan yang bersih dan berintegritas.
Selain itu, Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan juga memberikan penguatan kepada seluruh jajaran sesuai arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan. Penguatan tersebut menitikberatkan pada peningkatan pengawasan, deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban, serta pelaksanaan tugas dengan penuh tanggung jawab dan integritas.

Dalam arahannya juga ditegaskan bahwa pemberantasan Halinar merupakan atensi serius pimpinan, mulai dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Direktur Jenderal Pemasyarakatan, hingga Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat. Oleh karena itu, tidak ada toleransi terhadap segala bentuk pelanggaran yang berkaitan dengan handphone ilegal, pungli, maupun narkoba.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Melalui deklarasi ini, diharapkan seluruh jajaran Lapas Kelas IIA Kuningan dapat terus menjaga komitmen dan konsistensi dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, aman, dan bebas dari Halinar.

Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat integritas petugas serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan. “Kami berkomitmen penuh untuk mewujudkan Lapas Kuningan yang bersih dari Halinar melalui pengawasan yang ketat dan pelaksanaan tugas yang berintegritas,” ujarnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran semakin solid dalam menjalankan tugas serta mampu memberikan pelayanan pemasyarakatan yang optimal kepada masyarakat.

((A, RAHMAT))

Dandim 0707/Wonosobo Pimpin Wisuda Purna Tugas 4 Personel, Tekankan Pengabdian Berlanjut di Tengah Masyarakat



Wonosobo – Dandim 0707/Wonosobo Letkol Inf Yoyok Suyitno, S.Sos., didampingi Kasdim, memimpin acara wisuda purna tugas bagi empat personel di lingkungan Kodim 0707/Wonosobo, Senin (20/4/2026).

Keempat personel yang memasuki masa purna tugas tersebut adalah Kapten Inf Supriyadi (Danramil 04/Garung), Serma Suryantoro, PNS Purwoto, dan PNS Suharyono.

Dalam sambutannya, Dandim Letkol Inf Yoyok Suyitno menyampaikan bahwa acara wisuda purna tugas merupakan tradisi sekaligus bentuk penghargaan dan penghormatan tertinggi atas dedikasi, kerja keras, serta pengabdian yang telah diberikan para purnawirawan kepada bangsa dan negara, khususnya bagi TNI Angkatan Darat di wilayah Kodim 0707/Wonosobo.

“Ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya dan selamat kepada para purnawirawan yang telah mampu melewati masa tugas dengan baik, serta memberikan sumbangsih pengabdian terhadap TNI-AD, khususnya di Kodim ini,” ujar Dandim.

Lebih lanjut, Dandim berharap agar para purnawirawan dapat kembali ke tengah masyarakat dan menjadi tauladan serta panutan di lingkungan masing-masing. “Purna tugas bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan hanya pindah tempat saja. Justru pengabdian sesungguhnya adalah berperan aktif di masyarakat,” tegasnya.

Dandim juga mengimbau agar para purnawirawan tetap menjalin silaturahmi dan komunikasi yang baik dengan Kodim 0707/Wonosobo, serta menjadi penyambung hubungan antara TNI dan masyarakat di tengah-tengah komunitas mereka.

Acara wisuda purna tugas ini berlangsung khidmat dan dihadiri oleh para pejabat Kodim serta keluarga para purnawirawan.


(Yudhi)
Pendim0707
Uploaded Image

Wujudkan Wilayah Tetap Aman & Kodusif Piket Koramil 04/Jebres Intensifkan Patroli Malam Bersama Bhabinkamtibmas Dan Linmas

Surakarta - Guna menciptakan Kondusifitas wilayah dan rasa nyaman bagi warga masyarakat, Piket Koramil 04/Jebres Kodim Surakarta Serka Joko Riyanto melaksanakan Patroli malam bersama Linmas di seputaran wilayah Kecamatan Jebres, Minggu (19/04/2026).

Ditegaskan Serka Joko Patroli malam dilakukan secara rutin oleh piket Koramil dengan sasaran tempat-tempat yang dianggap rawan dari tindak kejahatan dan kriminal di wilayah kecamatan Jebres.

"Dalam patroli tersebut, kami selalu mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga keamanan  lingkungan dari tindak kejahatan yang dapat merugikan warga masyarakat dan juga harus tanggap terhadap perkembangan situasi lingkungan di sekitar wilayah."tegas Serka Joko.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Satpolairud Polresta Tangerang Tingkatkan Kesiapsiagaan Lewat Pengecekan Sispam Mako


Uploaded Image


Tangerang – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polresta Tangerang melaksanakan kegiatan pengecekan sistem pengamanan markas komando (Sispam Mako) guna memastikan kesiapsiagaan personel dalam menjalankan tugas, Senin (20/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB di Mako Satpolairud Polresta Tangerang ini dipimpin oleh Kepala Jaga, Aiptu H. Faisal. Pengecekan dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kewaspadaan dan kesiapan personel dalam menghadapi potensi gangguan keamanan.

Kasat Polairud Polresta Tangerang, Kompol Sri Raharja, S.H, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah rutin namun penting untuk memastikan seluruh sistem pengamanan berjalan optimal.

“Pengecekan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan personel serta kelengkapan sarana dan prasarana pendukung, sehingga pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan maksimal,” ujarnya.

Uploaded Image

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan sejumlah pemeriksaan, di antaranya pengecekan buku mutasi jaga, kesiapan kapal patroli, serta fungsi alat komunikasi seperti radio HT. Selain itu, personel juga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dengan melengkapi persenjataan di pos penjagaan.

Tak hanya itu, pelaksanaan buddy system dalam Sispam Mako juga menjadi perhatian utama guna memperkuat pengamanan internal di lingkungan markas.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh personel Satpolairud Polresta Tangerang senantiasa siap siaga dalam menjaga keamanan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di wilayah perairan.





Toher Aswi

Polsek Panongan Cek TKP Kontrakan, Korban Diduga Meninggal karena Sesak Napas


Uploaded Image


Personel Polsek Panongan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di sebuah kontrakan di Kampung Cipari, Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Minggu (19/4/2026). Sehari sebelumnya, seorang pria ditemukan meninggal dunia di lokasi tersebut.

Kapolsek Panongan Iptu Irruandy Aritonang mengatakan, petugas telah menggali keterangan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian. Berdasarkan keterangan saksi, korban berinisial DM (64), warga Kecamatan Cikupa.

"Keterangan saksi, Sabtu (18/4/2026) sore, korban datang seorang diri menggunakan sepeda motor ke lokasi untuk bertamu," kata Aritonang.

Saat berada di lokasi, korban mengeluhkan sesak napas akibat kelelahan. Tidak lama kemudian, korban tidak sadarkan diri dengan napas tersengal dan terdengar suara dengkuran keras sebanyak tiga kali.

Uploaded Image

"Korban sempat diberikan pertolongan dengan mendekatkan minyak kayu putih ke hidung agar sadar, namun nyawa korban tidak tertolong," ujarnya.

Beberapa saat kemudian, pihak keluarga korban datang ke lokasi dan langsung membawa jenazah untuk dimakamkan.

Aritonang menambahkan, berdasarkan keterangan keluarga, korban memang dalam beberapa waktu terakhir sering mengeluhkan sesak napas. Korban juga diketahui memiliki riwayat penyakit jantung, namun tidak menjalani pengobatan secara rutin.

"Keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah," pungkasnya.




Toher Aswi
Kaperwil Banten

Minggu, 19 April 2026

“Big Bos AMN Disorot: Perkebunan Sawit Raksasa Diduga Berdiri di Zona Hutan Negara”









Bangka Tengah, 19 April 2026 — Laporan warga Desa Perlang, Kecamatan Lubuk Besar, membuka tabir dugaan praktik penguasaan dan pemanfaatan kawasan hutan secara ilegal oleh seorang pengusaha lokal yang dikenal dengan sebutan “Big Bos AMN”. Informasi ini diterima tim investigasi awak media pada Minggu siang, dan langsung ditindaklanjuti dengan penelusuran ke lokasi yang dimaksud.
Sekitar pukul 14.30 WIB, tim tiba di area perkebunan yang disebut-sebut milik AMN, warga Desa Trubus, RT 04 Nomor 149.

 Pemandangan di lapangan memperlihatkan hamparan luas perkebunan kelapa sawit dengan kondisi subur dan tertata rapi. Usia tanaman terlihat bervariasi, menandakan aktivitas pengelolaan telah berlangsung cukup lama.
Tak hanya itu, infrastruktur penunjang juga tampak memadai. Akses jalan menuju lokasi telah diperkeras menggunakan tanah puru, memungkinkan kendaraan besar seperti truk pengangkut hasil panen keluar masuk dengan mudah. Di pintu masuk, sebuah portal besi dengan gembok besar terpasang, seolah menjadi penanda bahwa area tersebut bukan untuk sembarang orang.

Keterangan warga sekitar menguatkan dugaan kepemilikan lahan oleh AMN. “Benar, Pak. Itu semua kebun milik Big Bos AMN. Luasnya ratusan hektar,” ujar seorang sumber yang enggan disebutkan namanya.

Penelusuran lebih lanjut menggunakan perangkat GPS oleh tim investigasi menunjukkan bahwa sebagian lahan perkebunan tersebut berada dalam kawasan Hutan Produksi (HP) dengan titik koordinat Lat: -2.5768, Lon: 106.6064. Sementara sebagian lainnya masuk dalam kawasan Hutan Lindung (HL) di titik Lat: -2.5795, Lon: 106.5843.

Temuan ini memunculkan kekhawatiran serius terkait potensi kerusakan lingkungan. Kawasan hutan produksi dan hutan lindung memiliki fungsi vital dalam menjaga keseimbangan ekosistem, termasuk sebagai daerah resapan air dan habitat keanekaragaman hayati. Aktivitas perkebunan dalam skala besar di area tersebut dinilai berisiko mengganggu stabilitas lingkungan secara signifikan.

Atas dasar itu, tim investigasi mendesak Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) untuk segera turun tangan dan melakukan penindakan terhadap dugaan pelanggaran tersebut.

Secara hukum, pelaku yang terbukti mengelola lahan di dalam kawasan hutan tanpa izin dapat dijerat dengan Pasal 110A dan 110B dalam Undang-Undang Cipta Kerja. Selain itu, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 45 Tahun 2025, pelaku juga dapat dikenakan sanksi administratif berupa denda sebesar Rp25 juta per hektare per tahun, yang berlaku secara retroaktif.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak yang disebut sebagai “Big Bos AMN” belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Awak media masih berupaya melakukan konfirmasi guna mendapatkan klarifikasi dan keberimbangan informasi.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa pengawasan terhadap kawasan hutan harus dilakukan secara konsisten dan tegas, guna mencegah eksploitasi yang dapat merugikan lingkungan dan masyarakat luas.

(HR/TIM) 

Skema Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Pemilik Pertama di Jabar Tuai Respons Positif


Bandung-buserpersisi
Gedung Bapenda Jabar/Net
Article Header ImageTerobosan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi soal pembayaran pajak kendaraan tahunan tanpa KTP pemilik pertama menuai respons positif. Bahkan, kebijakan yang mulai diberlakukan lewat Surat Edaran (SE) per 6 April 2026 itu kini dilirik untuk diadopsi secara nasional oleh Korps Lalu Lintas Polri.

Gubernur yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) itu menyebut, skema tersebut mendapat penguatan dari Korlantas dan berpeluang diterapkan di seluruh Indonesia.

"Selama ini kebijakan ini berlaku di Jawa Barat karena ada surat edaran gubernur. Kini mendapat penguatan dari Korlantas. Nanti tidak hanya di Jawa Barat, tapi di seluruh wilayah Indonesia," ujar KDM, dalam keterangan tertulisnya, Jumat 17 April 2026. 

Dengan kebijakan ini, warga cukup membawa STNK dan KTP pemilik saat ini untuk melakukan pembayaran pajak tahunan, tanpa harus menghadirkan identitas pemilik pertama kendaraan.

KDM pun mengimbau masyarakat memanfaatkan momentum tersebut untuk menunaikan kewajiban pajak.

"Ini anugerah bagi kita semua. Manfaatkan kesempatan ini untuk membayar pajak tahun 2026 tanpa harus membawa KTP pemilik pertama. Gunakan kendaraan dengan baik, hati-hati di jalan," pesannya.

Efektivitas kebijakan ini mulai terlihat. Data Badan Pendapatan Daerah Jawa Barat periode 6–12 April 2026 menunjukkan lonjakan signifikan pada pembayaran pajak di Samsat.

Wibowo, mengungkapkan skema ini akan dibahas dalam forum nasional pada Rapat Koordinasi (Rakor) Samsat di Semarang pekan depan.

Jika disepakati, kebijakan tersebut akan berlaku secara nasional khusus untuk tahun anggaran 2026, dengan sejumlah catatan administratif.

"Wajib pajak harus mengisi formulir pernyataan bahwa kendaraan tersebut miliknya dan bersedia melakukan proses balik nama pada tahun depan. Jika tidak, data kendaraan akan diblokir," tegasnya.

Kemudahan ini juga dirasakan langsung masyarakat. Sejumlah unggahan di media sosial menunjukkan proses pembayaran pajak tetap bisa dilakukan meski kendaraan masih atas nama pemilik pertama.
Melalui kebijakan ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Polri berharap kesadaran masyarakat membayar pajak meningkat, sekaligus mendorong tertib administrasi melalui proses balik nama kendaraan ke depan.
(Frilliyanti S.E)