Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Tim Buser Naga Polresta Pangkalpinang Tangkap Pelaku Penganiayaan di Tempat Hiburan Malam

Pangkalpinang – Satreskrim Polresta Pangkalpinang melalui Unit Opsnal Tim Buser Naga berhasil mengamankan seorang pria terduga pelaku tindak...

Postingan Populer

Jumat, 30 Januari 2026

Tim Buser Naga Polresta Pangkalpinang Tangkap Pelaku Penganiayaan di Tempat Hiburan Malam



Pangkalpinang – Satreskrim Polresta Pangkalpinang melalui Unit Opsnal Tim Buser Naga berhasil mengamankan seorang pria terduga pelaku tindak pidana penganiayaan yang terjadi di salah satu tempat hiburan malam di Kota Pangkalpinang.

Penangkapan tersebut dilakukan berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/65/2026/SPKT/Polresta Pangkalpinang/Polda Bangka Belitung, tertanggal 29 Januari 2026.

Peristiwa penganiayaan itu terjadi pada Kamis dini hari, 29 Januari 2026, sekitar pukul 03.00 WIB, bertempat di X-tream Bar, Jalan Semabung Lama, Kecamatan Bukitintan, Kota Pangkalpinang.

Korban diketahui berinisial Dxxx Nxxxxxx Sxxxxx Nxxxxx (34), seorang perempuan yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga, warga Desa Bhaskara Bhakti, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah. Sementara terlapor adalah Johan alias Jojo (34), warga Kelurahan Dul, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah.
Kronologis Kejadian

Berdasarkan keterangan kepolisian, kejadian bermula saat korban datang ke X-tream Bar sebagai pengunjung dan bertemu dengan terlapor yang tengah duduk bersama seorang perempuan. Korban kemudian bercanda dengan pelaku dan mengucapkan kalimat bernada gurauan, lalu menyentuh bagian kepala pelaku.

Diduga tersinggung, pelaku secara spontan memukul korban di bagian pelipis mata sebelah kiri sebanyak satu kali, hingga ponsel korban terjatuh. Saat korban mengambil kembali ponselnya dan mendatangi pelaku, pelaku kembali melakukan pemukulan di bagian yang sama.
Atas kejadian tersebut, korban kemudian melaporkan peristiwa penganiayaan itu ke Polresta Pangkalpinang guna diproses sesuai hukum yang berlaku.

Kronologis Penangkapan

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Buser Naga melakukan serangkaian penyelidikan. Pada Kamis malam sekitar pukul 21.00 WIB, petugas menerima informasi bahwa pelaku berencana menyerahkan diri.

Tim kemudian bergerak ke kawasan Jembatan 12 dan berhasil mengamankan seorang pria yang mengaku bernama Johan alias Jojo. Saat dilakukan interogasi awal, pelaku mengakui perbuatannya.

Pelaku menyatakan pemukulan dilakukan secara spontan karena merasa kesal atas tindakan korban. Situasi di lokasi kejadian sempat memanas sebelum akhirnya petugas keamanan tempat hiburan malam memisahkan korban dan pelaku.
Proses Hukum Berlanjut

Selanjutnya, pelaku dibawa ke Polresta Pangkalpinang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi turut mengamankan satu lembar bukti visum sebagai barang bukti.
Saat ini, penyidik masih melengkapi administrasi penyidikan, melakukan gelar perkara, serta berkoordinasi dengan pejabat utama (PJU) guna menentukan langkah hukum selanjutnya.

(HR) 

Tak Hanya Atur Lalu Lintas, Polantas Polres Kuningan Turun ke Sawah Tanam Jagung 2 Hektare

KUNINGAN — Tugas polisi lalu lintas (polantas) tidak melulu soal mengatur arus kendaraan di jalan raya. Jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kuningan membuktikan peran sosialnya dengan terjun langsung ke sawah, menanam jagung di lahan seluas 2 hektare di Desa Cibulan, Kecamatan Cidahu, Kamis (29/1/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polres Kuningan terhadap program ketahanan pangan nasional, sekaligus wujud kepedulian Polri terhadap sektor pertanian dan kesejahteraan masyarakat desa.

Kasat Lantas Polres Kuningan, AKP Pandu Renata Surya, mengatakan bahwa kehadiran polantas di tengah petani menjadi simbol bahwa Polri siap berkontribusi dalam berbagai bidang, tidak hanya penegakan hukum lalu lintas.
“Polantas tidak hanya bertugas di jalan. Melalui kegiatan penanaman jagung ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri juga hadir mendukung ketahanan pangan dan membantu masyarakat, khususnya para petani,” ujar AKP Pandu Renata Surya.

Menurutnya, pemanfaatan lahan pertanian seluas 2 hektare tersebut diharapkan mampu memberikan hasil yang produktif serta mendorong semangat petani dalam mengelola lahan secara berkelanjutan.
“Ini bagian dari pengabdian Polri kepada masyarakat. Kami ingin kehadiran polisi benar-benar dirasakan manfaatnya, baik dalam aspek keamanan maupun ekonomi,” tambahnya.
Kegiatan penanaman jagung ini juga disambut positif oleh warga setempat. Selain mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat, kegiatan tersebut dinilai mampu menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga ketahanan pangan di daerah.

Dengan turun langsung ke sawah, Satlantas Polres Kuningan menegaskan bahwa peran Polri semakin humanis dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat, sejalan dengan semangat Polri Presisi.

((A, Rahmat))

Kaffee Morning Kodim 0707/Wonosobo Bersama Wartawan, Bahas Program Strategis dan Kepedulian Sosial


Wonosobo — Kodim 0707/Wonosobo menggelar kegiatan Kaffee Morning bersama insan pers di Kabupaten Wonosobo pada Jumat, 30 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus diskusi terkait berbagai program strategis dan kondisi sosial di wilayah Wonosobo.

Komandan Kodim 0707/Wonosobo, Letkol Inf Yoyok, menyampaikan bahwa program MBG masih terus dipacu agar dapat ter-cover dengan baik dan seluruh masyarakat bisa menerima manfaat secara maksimal.

Ia juga menyinggung pembangunan infrastruktur, di antaranya Jembatan Gantung Sindupaten, Kecamatan Kretek, yang direncanakan akan diresmikan pada Februari 2026. Selain itu, pembangunan jalan di beberapa wilayah juga terus dikebut agar segera dapat digunakan oleh masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim menegaskan kepada rekan-rekan media agar segera melaporkan apabila terdapat jalan atau jembatan yang benar-benar rusak. Kodim akan berupaya mengusulkan ke pemerintah pusat agar segera dilakukan perbaikan.

Terkait pemberdayaan ekonomi masyarakat, Letkol Yoyok menjelaskan pendirian Koperasi Merah Putih sebagai program strategis nasional yang bertujuan membantu kesejahteraan masyarakat. Koperasi ini akan mendapat dukungan dan pembinaan langsung dari pemerintah pusat.

"Dengan adanya Koperasi Merah Putih, diharapkan dapat mendongkrak sektor pertanian dan menjaga stabilitas harga gabah, sehingga tidak lagi dipermainkan oleh tengkulak dan pendapatan petani bisa lebih stabil," ujarnya.

Dandim juga menyampaikan keprihatinannya atas bencana banjir yang terjadi di beberapa wilayah. Ia menegaskan Kodim siap bersinergi dalam membantu penanganan dan penyampaian informasi kepada pihak terkait.

Selain itu, apabila terdapat laporan rumah tidak layak huni (RTLH) di wilayah pedesaan, Kodim 0707/Wonosobo akan menyampaikannya kepada Pemerintah Daerah dan Bupati Wonosobo agar dapat segera ditindaklanjuti melalui program RTLH.

Perhatian khusus juga diberikan terhadap masalah stunting dan kekurangan gizi. Dandim meminta kepada insan pers agar segera menyampaikan informasi terkait wilayah yang masih banyak anak mengalami kekurangan gizi, sehingga dapat segera dilakukan pendataan dan penanganan.

"Kita ingin memastikan tidak ada lagi anak-anak di Wonosobo yang mengalami kekurangan gizi," tegasnya.

Kodim 0707/Wonosobo menyatakan sangat mendukung kegiatan-kegiatan media dan menjadikan insan pers sebagai mitra strategis yang selama ini selalu mendukung, berkolaborasi, dan bersinergi dengan Kodim dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

(Yudhi)

Piket Koramil 03/Serengan Laksanakan Patroli Malam Dan Pemantauan Wilayah

Surakarta - Piket Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta, Serka Sudiono bersama dengan Linmas melaksanakan kegiatan patroli malam dan pemantauan wilayah Kecamatan Serengan, Kamis (30/01/2026) tadi malam.

Dikatakan Serka Sudiono disela-sela pelaksanaan Patroli dirinya menghimbau kepada Warga agar selalu menjaga keamanan lingkungan, dan keamanan wilayah dengan penuh seksama, dan  patut diwaspadai orang yang tidak dikenal yang bertamu di malam hari.

"Kegiatan patroli malam selain memberi  Himbauan kepada warga , juga untuk menjalin silahturahmi dengan mitra karib yang dapat memberikan informasi untuk mendukung tugas Piket Koramil 03/Serengan."ujarnya.

"Harapan kami agar masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan dan  menjaga lingkungan masing-masing agar situasi tetap Aman dan kondusif."pungkas Serka Sudiono.

Kamis, 29 Januari 2026

Polres Kuningan Tanam Jagung Serentak di 27 Lokasi Capai 22 Ha

KUNINGAN – Polres Kuningan melaksanakan Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 yang digelar serempak di 27 titik lokasi lahan di wilayah Kabupaten Kuningan, Kamis (29/1/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan nasional yang dilaksanakan secara berjenjang hingga tingkat Polda Jawa Barat.

Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar. turut mengikuti penanaman jagung di Desa Gunungkeling, Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan dengan luasan lahan mencapai 0,42 hektare. Kegiatan tersebut juga terhubung secara serentak dengan jajaran Polda Jabar.

Hadir dalam kegiatan ini antara lain Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kuningan Dr. Wahyu Hidayah, M.Si., perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS), perwakilan Perum Perhutani KPH Kuningan, jajaran Bulog Bandorasa dan Sidaraja, unsur TNI, pemerintah kecamatan dan desa, kelompok tani, serta personel Polres Kuningan.


Penanaman jagung serentak ini dilaksanakan oleh seluruh jajaran Polsek dan satuan fungsi Polres Kuningan di berbagai kecamatan, dengan luasan lahan yang bervariasi. Total luas lahan yang ditanami jagung pada kegiatan ini mencapai 22,51 hektare.
Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergi Polri dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan, khususnya komoditas jagung yang menjadi salah satu bahan pangan strategis nasional.

“Melalui penanaman jagung serentak ini, kami ingin mendorong optimalisasi pemanfaatan lahan serta memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas pangan. Kegiatan  ini adalah bentuk nyata keterlibatan Polri bersama pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan. Kami berharap hasilnya dapat memberikan manfaat ekonomi bagi petani sekaligus memperkuat ketersediaan pangan di Kabupaten Kuningan,” ujar AKBP Muhammad Ali Akbar.

Kapolres berharap masyarakat Kabupaten Kuningan untuk bersama-sama mendukung program Bapak Presiden dalam swasembada pangan. Jangan biarkan lahan-lahan kosong terbengkalai karena negara Indonsia merupakan negara agraris.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kuningan Dr. Wahyu Hidayah mengapresiasi keterlibatan Polres Kuningan yang aktif mendukung program pertanian dan pemberdayaan petani di daerah.
Kegiatan penanaman jagung serentak ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan produksi jagung di Kabupaten Kuningan sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah dan nasional.

((A, Rahmat))

Candaan Berujung Bogem Mentah, Perempuan Laporkan Dugaan Penganiayaan Di X-TREAM BAR.


Pangkalpinang – Seorang perempuan berinisial DN alias ECY (34) resmi melaporkan dugaan tindak pidana penganiayaan ke Polresta Pangkalpinang. Laporan tersebut tercatat dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Nomor: LP/B/65/I/2026/SPKT/POLRESTA PANGKAL PINANG/POLDA BANGKA BELITUNG, tertanggal 29 Januari 2026.

Korban yang merupakan warga Desa Bhaskara Bhakti, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah, datang ke Polresta Pangkalpinang sekitar pukul 15.09 WIB, didampingi oleh Ancah Satria, selaku Sekretaris Wilayah TOPAN-RI Babel.

Dalam laporannya, DN mengaku menjadi korban dugaan penganiayaan yang terjadi pada Kamis dini hari, 29 Januari 2026 sekitar pukul 03.00 WIB, di sebuah tempat hiburan malam bernama X-Tream Bar, yang berlokasi di Jalan Semabung, Kelurahan Semabung Lama, Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang.

Berdasarkan keterangan korban kepada penyidik, peristiwa bermula saat ia datang ke lokasi sebagai tamu dan bertemu dengan terlapor yang saat itu bersama seorang perempuan. Dalam suasana santai, korban sempat melontarkan candaan dengan mengatakan, "Jiat ge tunang ka, jeleknya pacar kamu, biasanya cantik-cantik," sambil menyentuh bagian jidat terlapor.

Namun, candaan tersebut diduga berujung pada tindakan kekerasan. Terlapor secara tiba-tiba memukul korban di bagian pelipis mata sebelah kiri sebanyak satu kali, hingga menyebabkan telepon genggam korban terjatuh. Setelah korban mengambil kembali ponselnya dan mendatangi terlapor, korban kembali dipukul di bagian yang sama sebanyak satu kali.

Akibat kejadian tersebut, korban kemudian melakukan visum et repertum di RS Bakti Timah Pangkalpinang pada hari yang sama sekitar pukul 13.00 WIB, sebelum akhirnya membuat laporan resmi ke pihak kepolisian.
Dalam laporannya, korban menyebutkan bahwa terduga pelaku diduga merupakan seorang Disc Jockey (DJ) berinisial JJ yang bekerja di tempat hiburan malam X-Tream Bar. Meski demikian, hingga saat ini identitas terlapor masih dalam pendalaman pihak kepolisian.

Atas kejadian tersebut, korban melaporkan dugaan Tindak Pidana Penganiayaan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, Pasal 466.

Pihak Polresta Pangkalpinang melalui SPKT menyatakan telah menerima laporan tersebut dan akan menindaklanjuti sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terlapor maupun manajemen tempat hiburan malam terkait peristiwa tersebut.

(HR/TIM) 

Tim Buser Naga Polresta Pangkalpinang Tangkap Pelaku Pencurian Velg Mobil di Jalan Rumbia



Pangkalpinang — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pangkalpinang melalui Unit Opsnal Tim Buser Naga berhasil mengamankan seorang pelaku dugaan tindak pidana pencurian velg dan ban mobil di wilayah Kecamatan Rangkui, Kota Pangkalpinang.

Penangkapan dilakukan pada Rabu malam, 28 Januari 2026, setelah polisi melakukan penyelidikan berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/37/I/2025/SPKT/Polresta Pangkalpinang/Polda Bangka Belitung, tertanggal 19 Januari 2026.

Peristiwa pencurian tersebut diketahui terjadi pada Jumat, 16 Januari 2026 sekitar pukul 23.45 WIB, di Jalan Rumbia, Kelurahan Asam, Kecamatan Rangkui. Korban bernama Delavycho Gemas Erdanta (25), seorang pelajar/mahasiswa asal Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat.

Dalam laporannya, korban mengaku baru pulang dari luar kota dan mendapati mobil miliknya dalam kondisi tidak normal. Setelah diperiksa, seluruh ban dan velg mobil Honda City miliknya telah hilang. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian ditaksir mencapai Rp6 juta dan melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Pangkalpinang.

Berdasarkan hasil penyelidikan, Tim Buser Naga memperoleh informasi mengenai keberadaan terduga pelaku. Sekitar pukul 19.15 WIB, petugas bergerak ke kawasan Taman Dealova dan berhasil mengamankan seorang pria yang mengaku bernama Ady Wirya alias Deri (23), warga Desa Simpang Katis, Kabupaten Bangka Tengah.

Saat dilakukan interogasi awal, pelaku mengakui perbuatannya. Ia berdalih bahwa korban memiliki hubungan utang-piutang dengannya terkait gadai mobil. Pelaku mengungkapkan, pada Kamis, 15 Januari 2026 sekitar pukul 21.00 WIB, ia mendatangi kos korban di Jalan Rumbia menggunakan satu unit mobil Xenia warna putih bersama dua orang perempuan temannya.

Pelaku sempat menanyakan keberadaan korban kepada pemilik kos, namun korban tidak berada di tempat. Setelah itu, pelaku meminta izin kepada pemilik kos untuk melepas velg dan ban mobil korban dengan alasan korban memiliki utang kepadanya. Pelaku kemudian membongkar empat buah velg beserta ban mobil Honda City milik korban dan membawanya ke rumahnya, dengan harapan korban segera melunasi utangnya.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa empat buah velg beserta ban mobil Honda City serta satu unit mobil Xenia warna putih milik rekan pelaku.

Selanjutnya, pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polresta Pangkalpinang guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi berencana melengkapi administrasi penyidikan, melakukan gelar perkara, serta berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk proses hukum selanjutnya.

(HR) 

Suara Ulama Cirebon Menggema: "Polri Tetap di Bawah Presiden Dinilai Paling Tepat"


Cirebon Kota - Kiyai H. Muhammad, tokoh agama Tugu Dalam Kelurahan Kalijaga Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon, menyampaikan dukungan tegas terhadap hasil Rapat Paripurna Ke-12 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 yang menyetujui delapan poin Percepatan Reformasi Polri, termasuk penetapan kedudukan Kepolisian Negara Republik Indonesia yang tetap berada di bawah Presiden dan tidak berbentuk kementerian, pada Kamis (29/01/2026) sekitar pukul 13.30 WIB.

Dukungan tersebut disampaikan sebagai respons atas keputusan strategis Komisi III DPR RI yang dinilai memiliki dampak besar terhadap stabilitas keamanan nasional dan arah reformasi institusi kepolisian ke depan, khususnya dalam menjaga profesionalisme Polri agar tetap fokus pada tugas pokok sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Menurut Kiyai H. Muhammad, posisi Polri yang langsung berada di bawah Presiden merupakan bentuk sistem yang sudah tepat secara konstitusional dan historis, karena memungkinkan adanya garis komando yang jelas, cepat, dan tidak tumpang tindih dengan kepentingan birokrasi lain, sehingga Polri dapat bekerja lebih efektif dalam menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks.

Ia menilai bahwa delapan poin Percepatan Reformasi Polri yang disepakati DPR RI merupakan langkah konkret negara dalam menjawab harapan masyarakat terhadap institusi kepolisian yang profesional, transparan, serta berintegritas, tanpa harus mengubah struktur kelembagaan yang justru berpotensi menimbulkan ketidakpastian dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

Sebagai tokoh agama yang sehari-hari berinteraksi langsung dengan masyarakat, Kiyai H. Muhammad menegaskan bahwa stabilitas keamanan sangat berpengaruh terhadap kehidupan sosial, ekonomi, dan keagamaan, sehingga keberadaan Polri yang kuat dan tidak terpecah oleh kepentingan struktural sangat dibutuhkan demi menjaga keharmonisan di tengah masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan moral dari seluruh elemen masyarakat, termasuk ulama dan tokoh agama, agar proses Reformasi Polri tidak hanya dipahami sebagai kebijakan elite, tetapi sebagai kebutuhan bersama demi terciptanya rasa aman dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Lebih lanjut, Kiyai H. Muhammad mengajak masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh opini yang menyesatkan terkait isu perubahan kedudukan Polri, serta tetap mempercayakan proses reformasi kepada mekanisme negara yang sah, dengan tetap mengedepankan kritik yang membangun dan berlandaskan niat menjaga persatuan bangsa.

Ia berharap Reformasi Polri yang dipercepat melalui delapan poin kesimpulan Komisi III DPR RI tersebut dapat terus menyentuh aspek peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan pengawasan internal, serta pelayanan publik yang humanis dan berkeadilan, sehingga kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Keputusan DPR RI yang menetapkan Polri tetap di bawah Presiden adalah langkah yang bijak dan berpihak pada kepentingan bangsa,” ujar Kiyai H. Muhammad. “Saya mengajak masyarakat untuk mendukung Reformasi Polri agar semakin profesional, berintegritas, dan mampu menjaga keamanan serta persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.

((A.Rahmat))

Polres Cirebon Kota Siapkan 11 Hektare Lahan Jagung Dukung Ketahanan Pangan Nasional


Cirebon Kota - Polres Cirebon Kota melaksanakan kegiatan pengecekan kesiapan lahan jagung di wilayah Kecamatan Pasaleman, Kabupaten Cirebon, pada Senin, (26/01/2026), sekitar pukul 10.00 WIB. Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan konkret Polri terhadap Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

Pengecekan lahan dilakukan oleh jajaran Polres Cirebon Kota sebagai langkah awal memastikan ketersediaan dan kesiapan lahan pertanian jagung yang akan dikelola secara berkelanjutan. Lokasi lahan berada di wilayah Kecamatan Pasaleman, Kabupaten Cirebon, dengan kondisi lahan yang dinilai layak untuk ditanami jagung dalam skala luas.

Berdasarkan hasil pengecekan, total lahan jagung yang telah tersedia mencapai kurang lebih 11 hektare. Lahan tersebut disiapkan secara bertahap dengan pembagian pengelolaan yang melibatkan satuan fungsi dan Polsek jajaran Polres Cirebon Kota.

Adapun pembagian lahan jagung tersebut, yaitu Satuan Lalu Lintas Polres Cirebon Kota mengelola lahan seluas kurang lebih 2 hektare. Sementara itu, masing-masing Polsek jajaran Polres Cirebon Kota mengelola lahan seluas 1 hektare, dengan total keseluruhan mencapai 9 hektare.

Kegiatan pengecekan lahan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan teknis sebelum memasuki tahap penanaman jagung secara serentak. Selain itu, pengecekan dilakukan untuk memastikan akses lahan, kondisi tanah, serta potensi pengelolaan lahan agar hasil panen dapat optimal dan berkelanjutan.

Program pemanfaatan lahan jagung ini sejalan dengan komitmen Polres Cirebon Kota dalam mendukung ketahanan pangan daerah sebagai bagian dari ketahanan pangan nasional. Langkah ini juga menjadi bentuk sinergi Polri dengan masyarakat dan pemangku kepentingan terkait dalam memperkuat sektor pertanian.

Melalui program ini, Polres Cirebon Kota diharapkan mampu berkontribusi nyata dalam mendukung ketersediaan pangan, khususnya komoditas jagung, yang memiliki peran strategis dalam memenuhi kebutuhan pangan nasional. Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya jangka panjang menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045.
Kabag Sumber Daya Manusia Polres Cirebon Kota, Kompol Didi Wahyu Sunansah, S.H., M.H., menjelaskan bahwa kesiapan lahan merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan. Ia menegaskan bahwa Polres Cirebon Kota berkomitmen mengawal program ini agar berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kegiatan pengecekan lahan jagung ini merupakan bentuk komitmen Polres Cirebon Kota dalam mendukung Asta Cita Presiden RI, khususnya swasembada pangan, sebagai fondasi kuat menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Kasi Humas Polres Cirebon Kota.

((A, Rahmat))

Kapolresta Cirebon Pimpin Penanaman Jagung Serentak, Polresta Cirebon Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Nasional


Polresta Cirebon menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung Program Swasembada Pangan Nasional Tahun 2026 dengan melaksanakan Zoom Meeting Penanaman Jagung Serentak di Polres Jajaran Polda Jawa Barat, Penyerahan Bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan), serta Bantuan Sembako kepada Kelompok Tani pada Kamis (29/1/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Blok Kedempatan, Desa Cempaka, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., bersama jajaran Pejabat Utama Polresta Cirebon, serta diikuti oleh unsur Forkopimda, instansi terkait, kelompok tani, dan masyarakat setempat.

Pelaksanaan kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan serentak jajaran Polda Jawa Barat yang dilaksanakan melalui sarana Zoom Meeting dan dipimpin oleh Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., dari lokasi terpusat.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Cirebon menegaskan bahwa Polresta Cirebon berkomitmen untuk tidak hanya menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga hadir secara aktif mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pertanian.
“Polresta Cirebon secara nyata mendukung Program Swasembada Pangan Presiden Republik Indonesia Tahun 2026. Penanaman jagung pipil ini merupakan langkah konkret kami bersama kelompok tani untuk mengoptimalkan lahan yang ada agar lebih produktif serta memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” tegas Kombes Pol. Imara Utama.

Kapolresta Cirebon menambahkan, Polresta Cirebon berperan aktif sebagai fasilitator dan pendamping kelompok tani, mulai dari tahap penanaman hingga panen, melalui sinergi dengan pemerintah daerah dan stakeholder terkait.

“Polri hadir tidak hanya sebagai penjaga kamtibmas, tetapi juga sebagai mitra masyarakat. Kami mendorong kolaborasi lintas sektor agar hasil pertanian meningkat, ketahanan pangan semakin kuat, dan taraf hidup petani di wilayah hukum Polresta Cirebon terus meningkat,” tambahnya.

Selain melaksanakan penanaman jagung secara simbolis, Polresta Cirebon juga menyerahkan bantuan paket sembako berupa beras, mi instan, dan minyak goreng kepada kelompok tani dan masyarakat sekitar sebagai bentuk kepedulian sosial dan dukungan nyata Polri di tengah masyarakat.

Kapolresta Cirebon juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kelompok tani dan pihak terkait yang telah bersinergi dengan Polresta Cirebon dalam menyukseskan program ketahanan pangan tersebut.

“Keberhasilan kegiatan ini tidak terlepas dari peran serta kelompok tani dan dukungan seluruh pihak. Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan kerja samanya. Semoga sinergi ini terus berlanjut dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Cirebon,” ujarnya.
Secara keseluruhan, Polresta Cirebon melaksanakan penanaman jagung pipil secara serentak di 27 Polsek jajaran Polresta Cirebon dengan total luas lahan mencapai 29 hektare. Kegiatan ini menjadi wujud konkret kontribusi Polresta Cirebon dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat kemitraan Polri dengan masyarakat.

((A.Rahmat))