Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Cek Kesiapan Arus Mudik, Kapolda Banten Tinjau Pos Penyekatan dan Fasilitas Pelabuhan

Cilegon // BuserPresisi.com / Dalam rangka kesiapan pengamanan arus mudik lebaran, Polda Banten melaksanakan pengecekan Pos Pengamanan di Wi...

Postingan Populer

Kamis, 12 Maret 2026

Cek Kesiapan Arus Mudik, Kapolda Banten Tinjau Pos Penyekatan dan Fasilitas Pelabuhan





Cilegon // BuserPresisi.com / Dalam rangka kesiapan pengamanan arus mudik lebaran, Polda Banten melaksanakan pengecekan Pos Pengamanan di Wilayah Hukum Polres Cilegon pada Rabu (11/03).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, GM Pelabuhan Merak Umar Imran Batubara, GM Pelabuhan Pelindo Ciwandan Benny Ariady, serta Pejabat Utama Polda Banten.

Dalam kesempatannya, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyampaikan bahwa pihaknya melaksanakan pengecekan pos penyekatan di Cilegon Timur. "Kami melaksanakan Pengecekan pos penyekatan di Cilegon Timur untuk kesiapan pelaksanaan setelah diberlakukannya Surat Keputusan Bersama pada tanggal 13 Maret 2026. Nantinya, penyekatan akan dialihkan di Cilegon Timur. Mulai pukul 15.00 WIB, kendaraan golongan 5B dan 6B akan diarahkan oleh petugas menuju Pelabuhan Ciwandan, sedangkan kendaraan sumbu tiga atau golongan 7, 8, dan 9 akan diarahkan menuju Pelabuhan BBJ. Sedangkan di Merak untuk pejalan kaki, mobil pribadi maupun bus," ujarnya.

Selanjutnya, Irjen Pol Hengki menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung. "Kami juga menyiapkan 6 pos terpadu, 39 pos pengamanan, 10 pos pelayanan, 2 pos SAR, serta pos kesehatan dan lokasi tempat ibadah," jelasnya.

Irjen Pol Hengki menambahkan bahwa di Pelabuhan Pelindo Ciwandan telah disediakan 12 lajur untuk kendaraan roda dua, dengan kapasitas masing-masing lajur sebanyak 400 kendaraan. "Total kapasitas mencapai sekitar 4.800 hingga 5.000 kendaraan roda dua. Untuk kendaraan golongan 5B dan 6B, kapasitasnya sekitar 400 hingga 500 kendaraan. Sehingga ketika kapal sandar dan pintu dibuka, kendaraan sudah siap masuk karena tiketnya telah diambil sebelumnya. Nantinya, fasilitas juga akan dilengkapi oleh ASDP berupa tenda untuk loket ticketing dengan sistem tap elektronik, area UMKM, toilet portabel," tambahnya.

Di tempat yang sama, Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan bahwa masyarakat juga dapat menitipkan kendaraan di Polda, Polres, dan Polsek. "Masyarakat juga dapat menitipkan kendaraan di Polda, Polres, dan Polsek secara gratis. Silakan tunjukkan bukti kepemilikan kendaraan, dan kami akan memberikan tanda terima sebagai bukti penitipan. Kami sediakan untuk memberikan rasa aman bagi para pemudik yang meninggalkan kendaraannya," katanya.

Diakhir, Kapolda Banten mengimbau kepada para pemudik agar mematikan mesin kendaraan saat menunggu kapal, demi kenyamanan dan kesehatan bersama. "Kami mengimbau para pemudik roda dua agar tetap berada di tenda sambil menunggu giliran naik ke kapal. Selain itu, mesin kendaraan sebaiknya dimatikan sementara waktu guna menghindari paparan gas CO₂ yang dapat berdampak kurang baik bagi kesehatan," tutupnya (Bidhumas).

Polresta Cirebon Gelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat KETUPAT LODAYA 2026


Polresta Cirebon menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat KETUPAT LODAYA 2026 dalam rangka Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H Tahun 2026, Kamis (12/3/2026). Kegiatan tersebut bertempat di Lapangan Stadion Ranggajati, Kec. Sumber, Kab. Cirebon.

Apel tersebut dipimpin Bupati Cirebon Drs. H. IMRON ROSYADI, M.Ag., didampingi Kapolresta Cirebon KOMBES POL IMARA UTAMA, S.H., S.I.K., M.H., Dandim 0620 Kab. Cirebon LETKOL INF NIZAR BACHTIAR, S.H., M.I.P., dan Wakapolresta Cirebon AKBP EKO MUNARIANTO, S.I.K.,M.H., serta dihadiri unsur Forkopimda Kab. Cirebon.

Kegiatan tersebut disertai pengecekan kelengkapan perorangan Operasi Ketupat Lodaya 2026 yang meliputi tas/ransel, baju PDL twotone, kaos Polisi, senter Lantas, borgol, jas hujan, HT/Alkom, peluit, alat tulis, buku saku/catatan, sepatu PDL, kopel, rompi, field cap/baret, perlengkapan mandi, bekal kesehatan, serta underwear.

"Pada pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 di wilayah hukum Polresta Cirebon, telah didirikan sejumlah pos yang tersebar di berbagai titik, terdiri dari 11 Pos Pengamanan (Pos Pam), 3 Pos Pelayanan (Pos Yan), 1 Pos Terpadu, dan 1 Posko Utama. Keberadaan pos-pos tersebut diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik serta rasa aman dan nyaman bagi masyarakat," kata Kapolresta Cirebon KOMBES POL IMARA UTAMA, S.H., S.I.K., M.H.

Ia mengatakan, dukungan respon cepat terhadap berbagai situasi di lapangan juga menjadi bagian penting dalam pelayanan Operasi Ketupat. Dalam hal ini, layanan Kepolisian 110 dan Pelayanan Informasi serta pengaduan Polresta Cirebon di nomor WhatsApp 08112497497, diharapkan dapat menjadi sarana utama dalam menerima laporan serta permintaan bantuan masyarakat, untuk ditindaklanjuti secara cepat, tepat dan tuntas.
"Operasi Ketupat Lodaya 2026 di gelar Selama 13 Hari dimulai dari tanggal 12 Maret 2026 - 25 Maret 2026. Kami berharap, seluruh personel dapat memberikan pelayanan maksimal dan rasa aman serta nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan mudik," ujarnya.

((A, Rahmat))

Polresta Cirebon Musnahkan Ribuan Botol Miras dan Knalpot Brong Hasil KRYD dan Operasi Pekat Jelang Operasi Ketupat Lodaya 2026

Polresta Cirebon memusnahkan ribuan barang bukti minuman keras (miras) dan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dan Operasi Pekat menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 serta pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 H.

Kegiatan pemusnahan tersebut dilaksanakan pada Kamis (12/3/2026) di Lapangan Stadion Ranggajati Sumber, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag., Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., M.H., Dandim 0620/Kabupaten Cirebon Letkol Inf. Nizar Bachtiar, S.H., M.IP., Ketua MUI Kabupaten Cirebon KH. Zam Zami Amien, perwakilan Kejaksaan Negeri Sumber, perwakilan Pengadilan Negeri Sumber, para pejabat utama Polresta Cirebon, para Kapolsek jajaran, unsur perangkat daerah Kabupaten Cirebon, serta awak media.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama mengatakan, pemusnahan barang bukti tersebut merupakan hasil penindakan dari Operasi Pekat dan KRYD yang dilaksanakan sejak Januari hingga Maret 2026. Pemusnahan dilakukan berdasarkan keputusan Pengadilan Negeri Sumber.

“Pemusnahan barang bukti ini merupakan hasil dari Operasi Pekat yang dilaksanakan sejak Januari hingga Maret 2026. Seluruh barang bukti dimusnahkan berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Sumber sebagai bentuk komitmen kami dalam memberantas peredaran miras serta penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis di wilayah hukum Polresta Cirebon,” ujar Kapolresta Cirebon.

Ia menegaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Polresta Cirebon untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif selama bulan suci Ramadhan hingga menjelang perayaan Idul Fitri.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan aman, nyaman, dan khusyuk tanpa gangguan dari peredaran miras maupun penggunaan knalpot brong yang meresahkan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag., mengapresiasi langkah Polresta Cirebon dalam memberantas peredaran minuman keras dan knalpot brong yang dinilai sering menimbulkan gangguan ketertiban masyarakat.

Ia menilai masih banyak permasalahan sosial yang dipicu oleh konsumsi minuman keras sehingga diperlukan upaya bersama untuk menekan peredarannya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polresta Cirebon yang telah bekerja keras melakukan razia miras dan knalpot brong. Diharapkan upaya ini dapat menekan peredarannya sehingga situasi di Kabupaten Cirebon tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, barang bukti yang dimusnahkan di antaranya minuman keras pabrikan berbagai merek sebanyak 2.673 botol, minuman keras tradisional jenis ciu sebanyak 7.010 botol, minuman keras tradisional jenis tuak sebanyak 469 liter, serta knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis sebanyak 2.633 buah.
Seluruh barang bukti tersebut merupakan hasil penindakan Polresta Cirebon dan jajaran dalam pelaksanaan KRYD serta Operasi Pekat yang digelar untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 dan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H di wilayah hukum Polresta Cirebon.

((A, Rahmat))

Setahun Lucky Hakim Menahkodai Indramayu, Pembangunan dan Layanan Publik Digenjot

Indramayu – Genap satu tahun sejak dilantik pada 20 Februari 2025, Bupati Lucky Hakim bersama Wakil Bupati Syaefudin mulai menunjukkan berbagai perubahan melalui sejumlah program pembangunan di Indramayu. Kepemimpinan keduanya berjalan dengan visi "Indramayu REANG" yang menekankan nilai religius, penguatan ekonomi kerakyatan, keamanan, kenyamanan, serta semangat gotong royong.

Sejak awal menjabat, pemerintah daerah bergerak cepat dengan meluncurkan 14 Program Percepatan yang diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung. Program tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi dirancang sebagai langkah konkret dalam meningkatkan kesejahteraan warga.

Salah satu fokus utama adalah pembangunan karakter masyarakat melalui program "Indramayu Mengaji". Program ini mendorong berbagai kegiatan keagamaan seperti hafalan Al-Qur'an, khataman 30 juz, hingga pembangunan rumah tahfidz di berbagai wilayah.

Selain itu, pemerintah daerah juga menggagas "Indramayu Berzakat", yang mulai dijalankan hanya sebulan setelah pelantikan. Dana zakat yang terkumpul dikelola secara transparan dan dimanfaatkan untuk bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta beasiswa pendidikan bagi keluarga kurang mampu.

Di sektor pendidikan, program "Indramayu Belajar" menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Pemerintah menghadirkan konsep Sekolah Rakyat serta program Sanggar Seni Masuk Sekolah (SSMS) yang memadukan pendidikan akademik dengan pelestarian seni dan budaya lokal.

Sementara itu, di bidang kesehatan, pemerintah daerah tengah menyiapkan pengaktifan kembali bekas bangunan Rumah Sakit Reysa di wilayah Cikedung Lor untuk dijadikan rumah sakit umum daerah. Upaya ini bertujuan memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat di wilayah Indramayu Barat.

Program lain seperti optimalisasi layanan BPJS, pemeriksaan kesehatan gratis, serta penanganan stunting juga terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Sebagai salah satu daerah lumbung pangan nasional, sektor pertanian mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Salah satunya dengan pembangunan 31 demplot pertanian di seluruh kecamatan sebagai pusat edukasi dan percontohan bagi petani.

Pendekatan ramah lingkungan juga diterapkan melalui pelepasan predator alami seperti burung hantu dan ular untuk mengendalikan populasi tikus di lahan persawahan. Selain itu, penguatan program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) diberikan untuk melindungi petani dari risiko gagal panen.

Perbaikan infrastruktur jalan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat mulai menunjukkan hasil. Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang tahun 2025, sejumlah pekerjaan telah terealisasi, di antaranya:

* Pemeliharaan rutin pada 74 ruas jalan dengan total panjang 270 kilometer.

* Rekonstruksi 32 ruas jalan kabupaten sepanjang 28 kilometer.

* Rehabilitasi 349 titik jalan desa dengan panjang mencapai 75 kilometer.

Beberapa proyek strategis seperti pembangunan jalan beton sepanjang 2,6 kilometer di ruas Situraja–Kiarapayung dan perbaikan jalan Pondoh juga telah selesai dan memberikan dampak pada mobilitas warga serta aktivitas ekonomi.



Dalam upaya meningkatkan pelayanan publik, pemerintah daerah meluncurkan "Super Apps Wong Reang" dan kanal pengaduan "Wong Reang Wadul". Platform ini menjadi sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan dan aspirasi secara langsung.

Hasilnya cukup signifikan. Dalam 100 hari pertama, dari 929 laporan yang masuk, sekitar 871 aduan berhasil ditangani oleh perangkat daerah terkait.

Di sisi lain, reformasi birokrasi juga dilakukan melalui percepatan pelayanan perizinan usaha serta pengisian jabatan direksi di BUMD seperti PT BWI dan Perumda Tirta Darma Ayu melalui proses seleksi terbuka guna memastikan profesionalitas pengelolaan.

Pemerintah daerah juga meluncurkan program "REANG EMAN NING SEMA" yang bertujuan meningkatkan kepedulian terhadap lansia. Dalam program ini, aparatur sipil negara dilibatkan sebagai pendamping bagi warga lanjut usia agar mereka tetap mendapatkan perhatian dan pendampingan.

Sementara di bidang lingkungan dan permukiman, sejumlah program pembangunan juga telah dilaksanakan, seperti pembangunan sumur bor di 16 desa untuk akses air bersih, pembangunan 184 unit fasilitas sanitasi (MCK) di sembilan desa, serta normalisasi 13 muara sungai guna mengurangi risiko banjir dan mempermudah aktivitas nelayan.

Satu tahun kepemimpinan Lucky Hakim bersama Syaefudin menjadi awal dari upaya membangun Indramayu yang lebih inklusif dan berdaya saing.

Meski sejumlah program dan pembangunan telah berjalan, tantangan ke depan masih cukup besar, terutama dalam memastikan pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa serta menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi daerah.

Dengan semangat "REANG", pemerintah daerah optimistis Indramayu dapat terus berkembang menjadi daerah yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing. (Wira)

Indramayu Berbenah: Capaian Satu Tahun Lucky Hakim-Syaefudin Memimpin

INDRAMAYU – Satu tahun sudah Lucky Hakim menakhodai Kabupaten Indramayu sejak dilantik pada 20 Februari 2025. Mengusung visi Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong), periode pertama kepemimpinan bupati Lucky Hakim dan wakil bupati Syaefudin ditandai dengan gerak cepat melalui 14 Program Percepatan. Program-program ini dirancang bukan sekadar sebagai slogan, melainkan instrumen konkret untuk menjawab jeritan masyarakat di akar rumput. 

Menanam Nilai Religius melalui Indramayu Mengaji dan Berzakat 

Di bawah komando Lucky Hakim, aspek spiritualitas menjadi fondasi pembangunan. Melalui program Indramayu Mengaji, Pemkab menggalakkan kegiatan Hafidz Quran, Khataman 30 Juz, hingga pembangunan Rumah Tahfidz.
Tak hanya itu, program Indramayu Berzakat yang diinisiasi hanya sebulan setelah menjabat, kini telah membuahkan hasil nyata. Dana zakat yang terkumpul disalurkan secara transparan untuk bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi, dan beasiswa pendidikan bagi keluarga tidak mampu. 

Revolusi Pendidikan dan Kesehatan: Investasi Sumber Daya Manusia 

Sektor pendidikan mendapatkan nafas baru melalui Indramayu Belajar. Kehadiran "Sekolah Rakyat" dan program "Sanggar Seni Masuk Sekolah (SSMS)" bertujuan menyeimbangkan kemampuan akademik dengan pelestarian budaya lokal.
Di sisi kesehatan, terobosan besar dilakukan dengan rencana pengaktifan kembali eks bangunan RS Reysa di Cikedung Lor menjadi RSUD. Langkah ini diambil untuk memecah konsentrasi pasien di pusat kota dan mendekatkan layanan kesehatan kepada warga di wilayah Indramayu Barat. Selain itu, optimalisasi layanan BPJS, penurunan angka stunting, dan cek kesehatan gratis menjadi agenda rutin yang menyentuh ribuan warga. 

Sektor Agraria: Upaya Mewujudkan Petani Sejahtera 

Sebagai lumbung pangan nasional, Lucky Hakim memberikan perhatian khusus pada stabilitas harga gabah. Pemkab membangun 31 demplot pertanian di seluruh kecamatan sebagai pusat edukasi dan percontohan. Menariknya, pendekatan alami juga ditempuh dengan pelepasan predator alami seperti ular dan burung hantu untuk membasmi hama tikus, didukung dengan penguatan Program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) untuk melindungi petani dari gagal panen. 

"Jalan Mulus dan Aman": Menjawab Keluhan Infrastruktur 

Infrastruktur jalan yang selama ini menjadi keluhan utama masyarakat mulai menunjukkan perubahan signifikan. Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) tahun 2025, realisasi perbaikan mencakup:
•Pemeliharaan Rutin: 74 ruas jalan sepanjang 270 kilometer.
•Rekonstruksi Jalan: 32 ruas jalan kabupaten sepanjang 28 kilometer.
•Rehabilitasi Jalan Desa: 349 titik sepanjang 75 kilometer.
Beberapa proyek strategis seperti jalan beton sepanjang 2,6 km di Situraja–Kiarapayung dan perbaikan ruas jalan Pondoh telah rampung, memberikan dampak langsung pada kelancaran ekonomi warga. 

Transformasi Digital dan Respons Cepat "Wong Reang Wadul" 

Di era keterbukaan informasi, Lucky Hakim meluncurkan Super Apps Wong Reang dan kanal aduan Wong Reang Wadul. Komitmen ini bukan sekadar formalitas; data Diskominfo menunjukkan bahwa dalam 100 hari pertama, dari 929 aduan yang masuk, sebanyak 871 aduan (93 persen) berhasil diselesaikan oleh perangkat daerah terkait.
Transparansi ini dibarengi dengan reformasi birokrasi, termasuk penandatanganan 1.000 izin usaha secara cepat dan pengisian kekosongan jabatan direksi di BUMD (PT. BWI dan Perumda Tirta Darma Ayu) melalui seleksi terbuka untuk memastikan profesionalisme. 

Pembangunan Berbasis Kepedulian Sosial dan Lingkungan 

Program "REANG EMAN NING SEMA" (Sayangi Ibu) hadir sebagai sentuhan humanis kepemimpinan Lucky Hakim. Program ini melibatkan ASN sebagai pendamping lansia, memastikan tidak ada orang tua yang terabaikan di Indramayu.
Di bidang lingkungan dan pemukiman, Pemkab telah membangun:
1.SPAM (Sumur Bor): Di 16 desa untuk akses air bersih.
2.SPALD (MCK): 184 unit di 9 desa untuk sanitasi layak.
3.Normalisasi Sungai: Pengerukan di 13 muara sungai untuk mencegah banjir dan membantu akses nelayan. 

Tantangan Menuju Tahun Kedua 

Satu tahun kepemimpinan Lucky Hakim telah meletakkan batu pertama pembangunan yang inklusif di Indramayu. Meski banyak target jalan dan jembatan yang telah terealisasi, tantangan ke depan tetaplah besar, terutama dalam menjaga konsistensi pertumbuhan ekonomi dan pemerataan infrastruktur di pelosok desa. Dengan semangat "Reang", pemerintah optimis Indramayu akan terus bersolek menjadi daerah yang lebih maju.

((A, Rahmat))

‎Koramil 25/Paranggupito dan Polsek Patroli Cipta Kondisi, Ingatkan Pentingnya Siskamling

Wonogiri - Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan aparat di wilayah Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri. Melalui patroli cipta kondisi, anggota Koramil 25/Paranggupito yang diwakili oleh Serda Eko Purwanto bersama jajaran Polsek Paranggupito menyambangi sejumlah poskamling di wilayah desa. Kehadiran aparat ini disambut hangat oleh warga dan para anggota Linmas yang tengah berjaga.Rabu Malam(11/3/2026) 
Dalam kegiatan tersebut, Serda Eko Purwanto bersama petugas kepolisian memberikan sosialisasi kepada para Linmas dan warga tentang pentingnya sistem keamanan lingkungan atau siskamling. Mereka menegaskan bahwa siskamling merupakan salah satu bentuk peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan desa. Dengan adanya ronda malam yang rutin dan terkoordinasi, potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini.
‎Melalui patroli dialogis ini, aparat berharap kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan semakin meningkat. Sinergi antara TNI, Polri, Linmas, dan masyarakat dinilai menjadi kunci terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kecamatan Paranggupito. Warga pun diimbau untuk terus menghidupkan kembali budaya ronda malam sebagai benteng pertama menjaga keamanan kampung.

Penulis : Arda 72

Polda Babel Gelar GPM Besok, Sediakan Sembako Dengan Harga Terjangkau. 


Bangka Belitung, Polda bangka belitung akan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) pada Jumat (13/3/26) besok. Kegiatan ini akan digelar di Bhaypark Polda Babel.

Kabar terkait GPM ini langsung disampaikan Kabid Humas Polda Babel Kombes Pol Agus Sugiyarso di Mapolda.

"Kita (Polda Babel) kembali menggelar Gerakan Pangan Murah Jumat besok dimulai pukul 09.00 Wib di Bhaypark Polda,"kata Agus, Kamis (12/3/26) siang.

Agus menerangkan kegiatan ini dilaksanakan serentak se-Indonesia termasuk Polda Babel dan jajaran.  GPM ini hasil kerjasama Direktorat Binmas dengan Bulog Cabang Bangka.

"Ini juga dilaksanakan serentak di Polres/ta jajaran. Kebetulan juga bertepatan pada Hari Ulang Tahun (HUT) Polda Bangka Belitung yang ke 23 tahun 2026,"terangnya.

Agus juga menyebutkan, dalam kegiatan GPM ini pihaknya menyediakan sembako seperti beras, minyak goreng serta gula pasir untuk dijual kepada masyarakat dengan harga terjangkau.

"Selain menjaga stabilitas harga pangan, ini juga untuk membantu meringankan masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau terutama saat Ramadhan serta menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah,"ungkapnya.

Lebih lanjut, Perwira Polri berpangkat Melati Tiga ini mempersilahkan masyarakat yang akan membeli dan mendapatkan sembako dengan harga terjangkau untuk datang ke Polda.

Ia juga menambahkan, dalam GPM ini turut menyediakan beberapa stand Usaha Mikro Kecil dan Menengah  (UMKM) dari Bhayangkari Babel.

"Silahkan bagi masyarakat yang mau membeli bahan pokok dengan harga terjangkau ke Mapolda. Selain bisa berbelanja, bisa juga menikmati suasana di Bhaypark Polda Babel,"ucapnya.

Berikut daftar sembako dan harga jual dalam GPM Polda Babel :
• Beras SPHP : Rp. 58.000/5 Kilogram
• Minyak Kita : Rp. 30.000/2 Liter
• Telur Ayam : Rp. 10.000/10 butir
• Gula : Rp. 16.000/Kilogram.

(HR) 

Di Balik 7 Nyawa Melayang di Tambang Pondi: Dugaan Peran Pemilik Alat Berat Mulai Terkuak.

Pangkalpinang – Tragedi kecelakaan tambang yang mengguncang dunia pertambangan di Bangka Belitung pada 2 Februari 2026 lalu masih membekas di ingatan publik. Peristiwa memilukan di kawasan eks tambang timah Pondi, Desa Pemali, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, itu menewaskan tujuh penambang asal Banten yang tertimbun material tanah akibat kontur lahan yang labil saat aktivitas penambangan berlangsung.

Insiden maut tersebut tidak hanya menyisakan duka bagi keluarga korban, tetapi juga membuka tabir panjang praktik pertambangan ilegal di wilayah tersebut.
Seperti diberitakan sebelumnya, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepulauan Bangka Belitung telah menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus tragedi eks tambang Pondi. 

Mereka adalah Kimkian alias Akian, Suhendri alias Aciu, Sarpuji Sayuti, Hian Tian alias Atian Deniang (39), serta MN alias Ni (62). Dua nama terakhir diketahui menjabat sebagai Direktur Utama dan penanggung jawab operasional CV Tiga Saudara.

Kelima tersangka kini telah diamankan dan menjalani penahanan di Rumah Tahanan Mapolda Bangka Belitung guna proses hukum lebih lanjut.

Namun, pengusutan kasus ini diduga belum berhenti pada lima tersangka tersebut.
Berdasarkan keterangan dari sumber A1 yang dipercaya tim investigasi awak media—yang meminta identitasnya dirahasiakan demi alasan keamanan—muncul dugaan adanya pihak lain yang berperan di balik aktivitas tambang tersebut.

Sumber tersebut mengungkapkan bahwa dua unit alat berat jenis ekskavator yang ikut tertimbun di lokasi kejadian diduga kuat merupakan milik seorang pengusaha berinisial RxxxL alias AF, yang dikenal sebagai pemilik usaha alat berat sekaligus pemain lama dalam bisnis pertimahan di Bangka Belitung.

Tidak hanya itu, sosok tersebut juga disebut memiliki usaha apotek ternama di Kota Pangkalpinang.

Menurut sumber tersebut, sosok RxxxL dikenal sebagai "pemain lama" dalam dunia pertimahan yang bergerak secara senyap dan jarang muncul di permukaan.
"Dia dikenal sangat rapi dalam bergerak. Namanya hampir tidak pernah muncul ke publik, padahal sudah lama bermain di sektor ini," ungkap sumber kepada tim investigasi awak media.

Jika dugaan tersebut benar, maka peran penyedia alat berat dalam aktivitas tambang ilegal berpotensi masuk dalam kategori turut serta atau membantu terjadinya tindak pidana pertambangan tanpa izin.

Secara hukum, aktivitas penambangan tanpa izin dapat dijerat Pasal 158 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (UU Minerba), yang mengatur bahwa setiap orang yang melakukan penambangan tanpa izin resmi seperti IUP, IPR, maupun SIPB dapat dipidana penjara paling lama lima tahun serta denda hingga Rp100 miliar.

Dalam praktik penegakan hukum, pihak yang turut serta atau membantu kegiatan tersebut—seperti penyandang dana, penyedia alat berat, hingga penadah hasil tambang ilegal—juga dapat dijerat melalui kombinasi Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP atau Pasal 56 KUHP mengenai penyertaan dan pembantuan tindak pidana.

Tim investigasi awak media menilai penting bagi aparat penegak hukum untuk menelusuri lebih jauh kemungkinan keterlibatan pihak lain di balik operasi tambang ilegal yang berujung maut tersebut.
Upaya konfirmasi kepada pihak yang disebut dalam informasi tersebut masih terus dilakukan guna memperoleh klarifikasi dan menjaga prinsip keberimbangan dalam pemberitaan.

Sementara itu, publik Bangka Belitung kini menanti langkah lanjutan dari penyidik Ditreskrimsus Polda Babel. Apakah akan ada penambahan tersangka baru dalam kasus tambang ilegal yang telah merenggut tujuh nyawa tersebut, ataukah perkara ini berhenti pada lima nama yang telah ditetapkan sebelumnya.

Tragedi eks tambang Pondi menjadi pengingat keras bahwa praktik pertambangan tanpa izin bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi juga ancaman nyata bagi keselamatan manusia. Kini, masyarakat menunggu sejauh mana pengusutan kasus ini mampu membuka seluruh rantai aktor yang diduga berada di balik aktivitas tambang ilegal tersebut.

(TIM) 

Untuk Mewujudkan Situasi Yang Aman  Piket Koramil 03/Serengan Bersama Linmas Laksanakan Patroli Malam

Surakarta - Serda Djoko Riyadi Piket Koramil 03/serengan melaksanakan patroli malam hari sembari memberikan himbauan Keamanan kepada warga masyarakat kecamatan serengan, Rabu (12/03/2026) tadi malam.

Dikatakan Serda Djoko kegiatan patroli ini bertujuan untuk menjaga Keamanan dan kenyamanan di wilayah binaan yang aman dan kondusif, sehingga dapat memberikan rasa aman dan tenang karena kehadiran TNI-AD khususnya Koramil 03/Serengan yang selalu ada di tengah-tengah warga binaan.

Dalam pelaksanaan patroli rutin ini, Serda Djoko Riyadi mendatangi warga binaan , sembari menghimbau kepada warga masyarakat untuk selalu menjaga Keamanan  di wilayah masyarakat.

Serda Djoko Riyadi mengatakan bahwa, salah satu tugas Anggota Koramil adalah memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dengan berbagai kegiatan Teritorial di wilayah binaannya diantaranya melaksanakan kegiatan rutin menggelar patroli malam untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Penulis : Arda 72

Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan, Lapas Kuningan Gelar Kunjungan Buka Puasa Bersama Warga Binaan Batch II

Kuningan – Dalam rangka memperkuat pembinaan kepribadian serta menjaga hubungan kekeluargaan Warga Binaan Pemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuningan menggelar kegiatan kunjungan sekaligus buka puasa bersama bagi Warga Binaan Blok Bawah, Rabu (11/03).

Kegiatan yang dilaksanakan mulai pukul 16.00 WIB tersebut berlangsung di lingkungan Lapas Kelas IIA Kuningan dan diikuti oleh Kepala Lapas, para pejabat struktural, staf, CPNS Lapas Kuningan, keluarga Warga Binaan, serta Warga Binaan Blok Bawah.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian yang dilaksanakan oleh Lapas Kuningan, khususnya dalam menjaga serta mempererat hubungan emosional antara Warga Binaan dengan keluarga sebagai salah satu bentuk dukungan moral selama menjalani masa pembinaan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan proses kunjungan keluarga yang kemudian dilanjutkan dengan kegiatan buka puasa bersama dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan. Momentum ini menjadi kesempatan bagi Warga Binaan untuk berkumpul dan berbagi kebahagiaan dengan keluarga di bulan suci Ramadhan.

Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan kunjungan dan buka puasa bersama ini merupakan bentuk komitmen Lapas dalam menghadirkan program pembinaan yang tidak hanya berfokus pada kedisiplinan, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai kekeluargaan.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan hiburan serta membantu mengurangi rasa stres yang dialami oleh Warga Binaan selama menjalani masa pidana. Melalui pertemuan dengan keluarga, diharapkan Warga Binaan dapat memperoleh motivasi dan semangat untuk terus mengikuti berbagai program pembinaan yang diselenggarakan di dalam Lapas.

Pada kesempatan tersebut, perwakilan keluarga Warga Binaan turut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada jajaran Lapas Kelas IIA Kuningan atas kesempatan yang diberikan untuk dapat mengikuti kegiatan buka puasa bersama. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai sarana mempererat hubungan antara keluarga dan Warga Binaan.
Kegiatan kunjungan dan buka puasa bersama berlangsung dengan tertib, lancar, dan kondusif. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat terus mendukung pelaksanaan program pembinaan serta memperkuat proses reintegrasi sosial Warga Binaan Pemasyarakatan di Lapas Kelas IIA Kuningan.

((A, Rahmat))