Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Khidmat dan Penuh Kebersamaan, Lapas Kelas IIA Kuningan Gelar Shalat Idul Adha dan Pemotongan Hewan Qurban 1447 H Bersama Warga Binaan

KUNINGAN — Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Lapas Kelas IIA Kuningan melaksanakan Shalat Idul Adha be...

Postingan Populer

Rabu, 27 Mei 2026

Khidmat dan Penuh Kebersamaan, Lapas Kelas IIA Kuningan Gelar Shalat Idul Adha dan Pemotongan Hewan Qurban 1447 H Bersama Warga Binaan


KUNINGAN — Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Lapas Kelas IIA Kuningan melaksanakan Shalat Idul Adha bersama petugas dan warga binaan, Rabu (27/05/2026). Kegiatan berlangsung khidmat di Lapangan Blok Atas Lapas Kelas IIA Kuningan mulai pukul 06.30 WIB hingga selesai.

Pelaksanaan Shalat Idul Adha tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan Sukarno Ali, jajaran pejabat struktural, staf, CPNS, serta ratusan warga binaan. Momentum hari raya ini menjadi sarana mempererat kebersamaan sekaligus meningkatkan nilai spiritual dan pembinaan kepribadian bagi warga binaan.

Sebanyak 418 warga binaan mengikuti pelaksanaan Shalat Idul Adha 1447 H, yang terdiri dari 256 warga binaan blok atas dan 162 warga binaan blok bawah. Shalat Idul Adha dipimpin oleh H. Iik Ahmad S. selaku imam dan dilanjutkan dengan khutbah yang berisi pesan keikhlasan, pengorbanan, serta pentingnya memperkuat ketakwaan kepada Allah SWT.

Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan kerohanian yang rutin diberikan kepada warga binaan agar tetap memiliki semangat memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah meskipun sedang menjalani masa pidana.

“Melalui momentum Idul Adha ini, kami berharap warga binaan dapat mengambil hikmah tentang keikhlasan, kepedulian, dan semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kekhusyukan,” ujar Sukarno Ali.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan pemotongan hewan qurban yang terdiri dari 6 (enam) ekor domba dan 2 (dua) ekor sapi. Hewan qurban tersebut merupakan bentuk dukungan dan kepedulian dari berbagai instansi serta mitra kerja, yaitu 1 (satu) ekor domba dari Polres Kuningan, 1 (satu) ekor domba dari Kejaksaan Negeri Kuningan, 1 (satu) ekor domba dari Universitas Negeri Kuningan, 1 (satu) ekor domba dari RM Padang Sinar Budi Baru, 1 (satu) ekor domba dari Baznas Kabupaten Kuningan, 1 (satu) ekor domba dari Putra Harapan Mitra Mandiri, serta 1 (satu) ekor sapi dari Koperasi Berkah Lapas Kuningan dan 1 (satu) ekor sapi dari Pemerintah Kabupaten Kuningan.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik, aman, dan terkendali berkat sinergi seluruh petugas pengamanan dan jajaran Lapas Kelas IIA Kuningan.

((A, Rahmat))

Idul Adha 1447 H, Warga Puri Candi Bugang Antusias Laksanakan Kurban



Wonosobo – Dalam rangka perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, warga Puri Candi Bugang, Desa Selomerto, Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo, melaksanakan penyembelihan hewan kurban pada Rabu, (27/05/2026)

Pada kegiatan tersebut, panitia kurban menyembelih sebanyak 2 ekor sapi dan 2 ekor kambing yang kemudian dibagikan kepada masyarakat sekitar. Suasana kebersamaan dan gotong royong begitu terasa sejak proses penyembelihan hingga pembagian daging kurban berlangsung.

Warga tampak antusias turut membantu proses pemotongan, pengemasan, dan pendistribusian daging kurban. Kegiatan berjalan lancar dan penuh kekeluargaan, mencerminkan semangat kebersamaan di momentum Idul Adha.

Ketua RT Candi Bugang, Suwito, menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan kurban yang dilaksanakan warga. Menurutnya, kegiatan ini sangat positif karena mampu mempererat silaturahmi dan meningkatkan rasa kepedulian sosial antarwarga.

“Alhamdulillah warga sangat antusias dan kompak dalam kegiatan kurban tahun ini. Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini karena membawa manfaat serta memperkuat kebersamaan masyarakat,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan kurban ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian sosial di lingkungan Puri Candi Bugang terus terjaga dan semakin meningkat setiap tahunnya.

(Yudhi)
Uploaded Image

Arahan Babinsa Kepatihan Wetan Kepada Linmas Untuk Tingkatkan Kewaspadaan Dan Sinergitas Hadapi Hari Raya Idul Adha 2026


Uploaded Image

Surakarta - Babinsa Berikan arahan kepada Linmas untuk Tingkatkan Kewaspadaan Dan Sinergitas Hadapi Jelang Hari Raya Idul Adha 2026, Linmas Kelurahan Kepatihan Wetan Melaksanakan Rapat Koordinasi di Pendopo Kelurahan Jl. Sutan Syahrir No.26 Kelurahan Kepatihan Wetan Kec. Jebres Kota Surakarta yang dihadiri Sertu Budiono Babinsa Kepatihan Wetan Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta. Selasa ( 26/05/2026 ) Pkl 08.00 Wib

Dalam kesempatan tersebut, Sertu Budiono mengharapkan dukungan dari semua pihak, khususnya para aparatur linmas dan seluruh anggota satlinmas, agar mampu menjalankan dengan baik tugasnya sebagai ujung tombak keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat di lingkungan masing-masing.

"Terlebih nanti pada malam takbiran Perayaan hari raya Idul Adha 2026 dan Proses pemotongan hewan yang tinggal satu hari lagi, kita harap dapat terselenggara aman, nyaman, tertib, dan kondusif,"tandasnya.

Sedangkan melalui kegiatan ini juga untuk melakukan evaluasi dan penyamaan persepsi dalam pelaksanaan tugas di bidang perlindungan masyarakat dan mengidentifikasi permasalahan yang mungkin muncul dalam pelaksanaan tugas serta persiapan dalam menghadapi Perayaan Hari raya Idul Adha 2026.

"Harapannya pula setelah kegiatan ini bisa menciptakan kesamaan persepsi, sinergitas, dan kerja sama yang baik sehingga pelaksanaan tugas di bidang perlindungan masyarakat dapat terlaksana dengan baik."pungkasnya.

Penulis : Arda 72

Selasa, 26 Mei 2026

Tawuran Remaja Satu Orang Luka Parah, Polresta Tangerang Bekuk Amankan Tersangka


Uploaded Image


Polresta Tangerang berhasil mengungkap kasus tawuran antar kelompok remaja yang terjadi di Jalan Raya Otonom Pasar, Desa Talagasari, Kecamatan Cikupa, Rabu (20/5/2026) dini hari. 

Akibat peristiwa itu, seorang berinisial RW (14) mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam di bagian kepala.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan, tawuran terjadi karena dipicu aksi saling tantang melalui media sosial. 

"Dua kelompok remaja yang saling tantang bernama Kilometer 18 dan Mystery 16," kata Indra Waspada, pada konferensi pers, Selasa (26/5/2026).

Indra Waspada melanjutkan, kedua kelompok kemudian sepakat bertemu di lokasi hingga berujung bentrokan. RW yang berasal dari kelompok Kilometer 18 yang Mystery 16. Korban terkena sabetan senjata tajam jenis corbek pada bagian belakang kepala saat masih berada di atas sepeda motor.

Uploaded Image

"Akibat kejadian itu korban mengalami luka serius," ujarnya. 

Setelah korban ambruk, kelompok lawan langsung melarikan diri. Rekan-rekan korban kemudian mengevakuasi RW ke rumah sakit di wilayah Jati Uwung untuk mendapatkan penanganan medis.

Mendapat laporan dari pihak rumah sakit, jajaran kepolisian bergerak cepat melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi, menganalisis rekaman CCTV, hingga mengumpulkan alat bukti lain. Polisi kemudian berhasil mengidentifikasi terduga pelaku pembacokan yakni MIP (18). 

"Dalam waktu kurang dari 24 jam, tersangka MIP berhasil kami amankan di tempat persembunyiannya di kontrakan ibunya di wilayah Bekasi," ujar Indra Waspada. 

Uploaded Image

Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti berupa sebilah senjata tajam jenis corbek, pakaian yang digunakan saat kejadian, serta sejumlah barang bukti lain yang berkaitan dengan tindak pidana tersebut.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 80 juncto Pasal 76C Undang-Undang Perlindungan Anak dan/atau Pasal 467 ayat (2) dan/atau Pasal 307 ayat (1) KUHP Baru dengan ancaman pidana penjara di atas lima tahun.

Indra Waspada mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak. Terutama penggunaan media sosial dan aktivitas di malam hari guna mencegah terulangnya aksi tawuran remaja.




Toher Aswi

Sapi Kurban dari Kapolri Tiba di Kebonbaru, Kapolres Cirebon Kota Datang Langsung Melakukan Pengecekan

Cirebon Kota - Bantuan sapi kurban dari Kapolri untuk masyarakat Kota Cirebon tiba pada hari Selasa (26/05/2026) sekitar pukul 19.00 WIB di kediaman Ibu Nunung dan Bapak Deni yang berada di Kelurahan Kebonbaru Kota Cirebon, kemudian langsung dilakukan pengecekan oleh Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si. didampingi Wakapolres serta pejabat utama Polres Cirebon Kota.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si. menjelaskan bahwa pengecekan dilakukan setelah sapi kurban tiba di lokasi untuk memastikan kondisi hewan dalam keadaan sehat dan siap dipersiapkan menjelang pelaksanaan pemotongan hewan kurban pada hari Rabu, (27/05/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

Kedatangan sapi kurban tersebut menjadi perhatian masyarakat sekitar karena bantuan hewan kurban dari Kapolri dinilai sebagai bentuk kepedulian kepada warga menjelang Hari Raya Idul Adha sekaligus mempererat hubungan kebersamaan antara Polri dan masyarakat.

Dalam kegiatan pengecekan tersebut, Kapolres bersama jajaran melihat langsung kondisi fisik sapi kurban serta memastikan penempatan hewan dilakukan dengan baik agar tetap terjaga kesehatannya sebelum proses penyembelihan dilaksanakan.

Momentum penyaluran hewan kurban tersebut juga menjadi simbol semangat berbagi dan kepedulian sosial kepada masyarakat, terutama dalam menyambut Hari Raya Idul Adha yang identik dengan nilai keikhlasan, kebersamaan, dan gotong royong antarwarga.

Warga Kelurahan Kebonbaru menyambut baik kedatangan sapi kurban tersebut karena dinilai membawa kebahagiaan tersendiri bagi masyarakat sekitar yang nantinya akan menerima manfaat dari pembagian daging kurban bersama keluarga mereka.

Selain melakukan pengecekan, kehadiran Kapolres Cirebon Kota bersama jajaran juga menjadi bentuk kedekatan Polri dengan masyarakat melalui kegiatan sosial dan keagamaan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh warga.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si. berharap pelaksanaan pemotongan dan distribusi daging kurban nantinya dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat yang membutuhkan di lingkungan sekitar.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan bahwa bantuan sapi kurban dari Kapolri merupakan bentuk perhatian dan kepedulian kepada masyarakat menjelang Hari Raya Idul Adha. “Momentum Idul Adha menjadi pengingat pentingnya nilai berbagi, kebersamaan, dan kepedulian sosial antar sesama sehingga diharapkan kehadiran bantuan hewan kurban ini dapat membawa manfaat serta kebahagiaan bagi masyarakat,” ujar AKP M. Aris Hermanto.

((A, Rahmat))

Polresta Tangerang Ungkap Kasus Peredaran Obat Keras, 6 Orang Diamankan dan Ribuan Butir Disita


Uploaded Image


Satresnarkoba Polresta Tangerang mengungkap dua kasus peredaran obat keras daftar G. Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan enam tersangka beserta ribuan butir obat keras ilegal siap edar.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, awal pengungkapan pada Senin, (18/5/2026) di wilayah Sepatan. Pada saat itu, polisi mengamankan seorang pria berinisial M. 

"Dari tangan tersangka M, petugas menemukan 483 butir tramadol dan 292 butir hexymer yang telah dikemas dalam 73 plastik klip kecil," kata Indra Waspada, Selasa (26/5/2026). 

Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap tersangka M, polisi melakukan pengembangan dan berhasil menangkap tiga tersangka lainnya berinisial A, JS dan H di sebuah rumah kontrakan di Perumahan Pondok Rejeki, Pasar Kemis.

Uploaded Image

"Dari lokasi tersebut, petugas menemukan 1.100 butir tramadol," ujarnya. 

Secara keseluruhan, lanjut Indra Waspada, dalam kasus itu polisi mengamankan 1.583 butir tramadol, 292 butir hexymer, uang tunai Rp1,5 juta, serta empat unit telepon genggam milik para tersangka.

Petugas terus melakukan pengembangan dengan memeriksa intensif para tersangka yang telah diamankan. Dari pengembangan itu, polisi bergerak daerah Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga.

"Dalam operasi tersebut, petugas menangkap seorang pria berinisial I dengan barang bukti 550 butir tramadol," ujar Indra Waspada. 

Petugas kemudian melakukan penggeledahan lanjutan di rumah tersangka I di kawasan Teluknaga dan menemukan 5.150 butir tramadol serta 2.000 butir hexymer. Dari hasil interogasi, tersangka I mengaku mendapatkan pasokan obat keras dari pria berinisial FM yang kemudian berhasil ditangkap di wilayah Neglasari, Kota Tangerang.

Uploaded Image

Tersebut FM mengaku memperoleh pasokan dari seorang pria berinisial T yang kini telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan masih dalam pengejaran polisi. 

"Total barang bukti yang diamankan dalam kasus kedua yakni 5.710 butir tramadol, 2.000 butir hexymer serta sejumlah telepon genggam milik tersangka," beber Indra Waspada. 

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 435 juncto Pasal 138 ayat (2) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan juncto Pasal 20 huruf C Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun.

Polresta Cirebon Ungkap 33 Kasus Narkoba dan Obat Keras, 34 Tersangka Diamankan

CIREBON – Satuan Reserse Narkoba Polresta Cirebon kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika dan obat keras ilegal di wilayah Kabupaten Cirebon. Dalam konferensi pers yang digelar di Mapolresta Cirebon, jajaran Satres Narkoba berhasil mengungkap sebanyak 33 kasus dengan total 34 tersangka yang diamankan.

Dari total kasus tersebut, terdiri dari 6 laporan kasus narkotika jenis sabu, 1 kasus tembakau sintetis, serta 26 kasus peredaran sediaan farmasi tanpa izin atau obat keras tertentu (OK). Seluruh tersangka yang diamankan merupakan laki-laki dengan berbagai latar belakang pekerjaan, mulai dari karyawan swasta, wiraswasta, buruh harian lepas hingga pengangguran.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan, pengungkapan tersebut merupakan hasil kerja keras Satres Narkoba dalam melakukan penyelidikan dan pengembangan jaringan peredaran narkoba serta obat keras ilegal di wilayah hukum Polresta Cirebon.

“Pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberantas peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang di Kabupaten Cirebon. Kami tidak akan memberi ruang bagi para pelaku yang merusak generasi muda melalui penyalahgunaan narkoba maupun obat keras ilegal,” ujar Kombes Pol. Imara Utama. 
Ia menjelaskan, dari hasil pengungkapan tersebut petugas berhasil menyita berbagai barang bukti, di antaranya narkotika jenis sabu seberat 14,31 gram, tembakau sintetis 21,12 gram, trihexyphenidyl sebanyak 7.166 butir, tramadol 10.717 butir, hexymer 48 butir, uang tunai Rp8,4 juta, serta sejumlah barang pendukung lainnya seperti timbangan digital, alat hisap, telepon genggam, plastik klip, kendaraan bermotor hingga perlengkapan pengemasan.

Kasus-kasus tersebut tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Cirebon, di antaranya Kecamatan Weru, Pangenan, Ciledug, Gebang, Klangenan, Susukan, Pabedilan, Astanajapura, Dukupuntang, Greged, Sumber, Beber, Palimanan, Losari hingga Lemahabang.

Dalam menjalankan aksinya, para pelaku menggunakan berbagai modus operandi, mulai dari transaksi langsung, sistem cash on delivery (COD), hingga sistem tempel menggunakan titik peta tertentu untuk menghindari pantauan petugas.

Kapolresta Cirebon menegaskan, pihaknya akan terus meningkatkan intensitas pemberantasan narkoba dan obat keras ilegal melalui operasi rutin maupun pengembangan jaringan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba dengan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan di lingkungannya melalui Hotline 110. Peredaran narkoba merupakan ancaman serius yang harus kita lawan bersama demi menjaga keamanan dan masa depan generasi muda,” tegasnya.
Para tersangka kasus narkotika jenis sabu dan tembakau sintetis dijerat Pasal 114 ayat (1) dan (2) juncto Pasal 112 ayat (1) dan (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Sementara tersangka kasus peredaran sediaan farmasi tanpa izin dijerat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

((A, Rahmat))

Grup 2 Kopassus Rehab Panti Asuhan di Solo, Bantu Terbitkan Akta Kelahiran Anak Penghuni


Uploaded Image

Surakarta - Grup 2 Kopassus Kandang Menjangan Kartasura kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui program Bakti TNI. 

Tak hanya merehabilitasi bangunan Panti Asuhan Nur Maghfiroh di kawasan Tegal Kaputren, Pajang, Laweyan, Solo, pasukan elite baret merah itu juga membantu penerbitan akta kelahiran bagi anak-anak penghuni panti.

Program sosial yang dikerjakan selama sepekan tersebut resmi diserahterimakan pada Senin (25/5/2026). 

Uploaded Image

Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi TNI bersama Pemerintah Kota Surakarta dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya anak-anak panti asuhan.

Wakil Komandan Grup 2 Kopassus, Letkol Inf Yanuar Setiaga, mengatakan aksi sosial tersebut merupakan bagian dari instruksi berjenjang mulai dari Danjen Kopassus, Panglima TNI hingga program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

“Kami hadir untuk mengatasi kesulitan rakyat. Kolaborasi dengan Pemkot Surakarta sangat luar biasa. Melalui renovasi ini, kita berharap anak-anak panti lebih semangat belajar dan meraih cita-citanya,” ujar Yanuar.

Sebelum direhabilitasi, kondisi Panti Asuhan Nur Maghfiroh yang dihuni 20 anak laki-laki itu dinilai cukup memprihatinkan. 

Uploaded Image

Bangunan yang berdiri sejak 1950 tersebut belum pernah mengalami perbaikan besar sehingga atap kerap bocor ketika hujan turun.

Pengasuh panti, Makmun Amin, mengungkapkan kebocoran terjadi di sejumlah ruangan penting, mulai kamar tidur hingga area belajar anak-anak.
Dalam waktu hanya satu minggu, prajurit Kopassus berhasil menyulap kondisi panti menjadi lebih layak huni. Perbaikan dilakukan mulai dari penggantian atap dan material bangunan yang lapuk, pengecatan ulang, hingga pembersihan fasilitas.

Tak berhenti pada renovasi fisik, Grup 2 Kopassus juga menyalurkan berbagai bantuan kebutuhan anak panti berupa 22 unit kasur lengkap dengan sprei, 20 mushaf Al-Qur’an, 20 peci, serta 20 sajadah.

Terkait bantuan penerbitan dokumen kependudukan, Grup 2 Kopassus menggandeng Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surakarta untuk menerbitkan akta kelahiran bagi anak-anak penghuni panti.

Kepala Dispendukcapil Surakarta, Agung Hendratmo, menyebut terdapat empat anak balita berusia 6 bulan hingga 1,5 tahun yang telah diterbitkan akta kelahirannya melalui mekanisme kartu keluarga induk dari pengurus panti.

“Akta kelahiran ini hak mutlak warga negara yang sangat diperlukan untuk akses sekolah dan bantuan sosial. Sepanjang ada permintaan dari panti asuhan, kami akan langsung fasilitasi secara jemput bola,” tegas Agung.

Langkah Grup 2 Kopassus tersebut pun mendapat apresiasi karena tidak hanya memperbaiki bangunan panti, tetapi juga memastikan anak-anak penghuni memperoleh hak sipil dan masa depan yang lebih baik.

Penulis : Arda 72

Polsek Panongan Monitoring SPPG Mekar Bakti, Pastikan Situasi Tetap Aman dan Kondusif


Uploaded Image


KABUPATEN TANGERANG – Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan wilayah, jajaran Polsek Panongan Polresta Tangerang melaksanakan kegiatan pemantauan dan monitoring situasi di sekitar SPPG Mekar Bakti, Kelurahan Mekar Bakti, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Senin malam (25/05/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 22.30 WIB tersebut dilakukan oleh personel piket patroli Polsek Panongan dipimpin Ipda Akhmad Suhaeri selaku Perwira Pengawas (Pawas) bersama anggota piket fungsi.

Kapolsek Panongan IPTU Irruandy Aritonang, SH mengatakan, kegiatan monitoring rutin dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Panongan.

“Pemantauan ini bertujuan memastikan situasi keamanan di sekitar SPPG Mekar Bakti tetap aman dan kondusif, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” ujar IPTU Irruandy.

Uploaded Image

Selain melakukan pemantauan situasi lingkungan, personel patroli juga berinteraksi dengan masyarakat sekitar guna menyerap informasi terkait kondisi keamanan wilayah.

Dari hasil monitoring yang dilakukan, situasi di sekitar SPPG Mekar Bakti terpantau aman, tertib, dan kondusif. Petugas juga tidak menemukan adanya gangguan kamtibmas selama kegiatan berlangsung.

Kehadiran personel Polri di lapangan mendapat respon positif dari masyarakat yang merasa lebih aman dengan adanya patroli dan monitoring rutin dari jajaran Polsek Panongan.





Toher Aswi

Demi Terciptanya Keamanan Wilayah Piket Koramil 02/Banjarsari laksanakan Patroli Malam Bersama Linmas di Wilayah Kecamatan Banjarsari

Surakarta - Senin tanggal 25 Mei 2026 Pukul 21.00 WIB sampai dengan selesai Piket Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta Serka Supadmo melaksanakan kegiatan Patroli malam di wilayah Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta.

Serka Supadmo memegaskan Kegiatan Patroli malam ini rutin dilaksanakan oleh Piket Koramil 02/Bjs  guna mencegah tindakan - tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Tujuan Patroli tersebut untuk mengecek keadaan wilayah  dan menjaga keamanan di wilayah Kecamatan Banjarsari."ujarnya.

"Adapun tempat -tempat yg di patroli adalah ,obyek vital,tempat -tempat yg menjadi pusat keramaian masyarakat yg ada di wilayah kecamatan Banjarsari."imbuhnya.

"Kegiatan patroli disamping  menjaga keamanan di wilayah, juga sebagai sarana sambang warga."tukasnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image