Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

*Wakapolri Hadir di Tengah Warga, Dorong Kesehatan Masyarakat Bogor*

Bogor – Kehangatan dan kedekatan antara Polri dan masyarakat terasa kuat dalam kegiatan Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80 y...

Postingan Populer

Minggu, 14 Juni 2026

*Wakapolri Hadir di Tengah Warga, Dorong Kesehatan Masyarakat Bogor*

Bogor – Kehangatan dan kedekatan antara Polri dan masyarakat terasa kuat dalam kegiatan Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar Polri bersama Alumni Akpol 1990 Dhira Brata di Polsek Megamendung, Kabupaten Bogor, Minggu (14/6/2026). Sejak pagi, ratusan warga memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan layanan kesehatan gratis yang disediakan oleh tim medis Pusdokkes Polri.

Di tengah antusiasme masyarakat tersebut, Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, M.Si. hadir langsung meninjau jalannya kegiatan. Tidak sekadar melihat pelaksanaan pelayanan kesehatan, Wakapolri menyempatkan diri menyapa warga yang sedang mengantre, berbincang hangat, serta menanyakan kondisi kesehatan mereka satu per satu.

Senyum dan sapaan Wakapolri disambut antusias oleh masyarakat. Suasana akrab terlihat saat ia menyusuri antrean warga yang didominasi para lansia, ibu rumah tangga, dan pekerja harian yang memanfaatkan kesempatan untuk memeriksakan kesehatannya secara gratis.

“Sehat-sehat terus ya Ibu dan Bapak,” sapa Wakapolri kepada warga yang tengah menunggu giliran pemeriksaan.

Kehadiran Wakapolri di tengah masyarakat menjadi simbol nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan warga. Menurutnya, kesehatan merupakan modal utama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan harus menjadi perhatian bersama.

“Semoga masyarakat Bogor selalu sehat. Saya melihat antusiasme masyarakat sangat tinggi untuk memeriksakan kesehatannya. Ini menunjukkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan semakin baik. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini sehingga dapat dilakukan langkah pencegahan maupun pengobatan yang tepat,” ujar Wakapolri.

Wakapolri juga menegaskan bahwa hasil pemeriksaan kesehatan yang ditemukan dalam kegiatan tersebut harus ditindaklanjuti secara serius agar masyarakat memperoleh manfaat yang berkelanjutan.
“Kami berharap hasil pemeriksaan kesehatan hari ini dapat menjadi langkah awal untuk menjaga kesehatan masyarakat secara lebih optimal. Apabila ditemukan kondisi kesehatan yang memerlukan perhatian lebih lanjut, kami akan mendorong Polres Bogor bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor untuk melakukan tindak lanjut sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan terbaik dan berkesinambungan,” lanjutnya.

Selain pelayanan kesehatan, Polri bersama Alumni Akpol 1990 Dhira Brata juga menyalurkan bantuan sosial berupa 500 paket sembako kepada masyarakat termasuk anak perhatian khusus juga diberikan kepada anak yatim dan dhuafa.

Pada sektor kesehatan, masyarakat memperoleh berbagai layanan mulai dari pemeriksaan tanda vital, konsultasi dokter, pemeriksaan laboratorium sederhana, pemberian obat-obatan, edukasi kesehatan, pembagian 100 kacamata baca, hingga pemberian 100 paket imunitas.
Kepala Satuan Kesehatan Pusdokkes Polri, Kombes Pol dr. Alexy Oktoman Djohansjah, Sp.OG., Subsp.Onk., menjelaskan bahwa seluruh layanan kesehatan telah dipersiapkan secara maksimal untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

“Kami mempersiapkan kapasitas pelayanan kesehatan untuk sekitar 500 masyarakat. Seluruh tenaga medis, sarana kesehatan, obat-obatan, ambulans, hingga peralatan pemeriksaan telah kami siapkan agar masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang cepat, nyaman, dan maksimal,” ujar Kombes Pol dr. Alexy.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, Pusdokkes Polri menghadirkan berbagai layanan kesehatan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, mulai dari pemeriksaan kesehatan umum, cek kesehatan gratis, pelayanan dokter spesialis penyakit dalam, pembagian kacamata baca gratis, hingga pemeriksaan laboratorium sederhana.
Pelayanan kesehatan tersebut didukung oleh tim medis berjumlah 40 personel yang terdiri dari dokter spesialis, dokter umum, perawat, petugas laboratorium, serta didukung empat unit ambulans guna memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal.

Dari kegiatan tersebut, sebanyak 204 warga berhasil mendapatkan pelayanan kesehatan. Hasil pemeriksaan menunjukkan hipertensi menjadi keluhan terbanyak yang ditemukan dengan 45 kasus, disusul ISPA sebanyak 32 kasus, gastritis atau dispepsia 25 kasus, diabetes melitus 18 kasus, dermatitis 15 kasus, nyeri otot dan sendi 12 kasus, asam urat 10 kasus, dislipidemia 8 kasus, keluhan mata 7 kasus, anemia 5 kasus, serta keluhan lainnya sebanyak 27 kasus.
Temuan tersebut menunjukkan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala dan upaya deteksi dini, terutama terhadap penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes melitus yang memerlukan pemantauan serta pengobatan berkelanjutan.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari masyarakat yang merasakan langsung manfaat pelayanan kesehatan yang diberikan. Salah satunya disampaikan oleh Ibu Susanti, warga Desa Sukakarya.
“Alhamdulillah, kegiatan ini sangat membantu masyarakat. Kami jadi mengetahui kondisi kesehatan kami masing-masing. Pelayanannya sangat baik, para dokter dan anggota Polri juga ramah. Kami merasa senang karena Bapak Wakapolri datang langsung menyapa dan melihat kondisi masyarakat,” ujarnya.

Melalui kolaborasi antara Polri, Masyarakat, dan Alumni Akpol 1990 Dhira Brata, kegiatan ini menjadi wujud nyata hadirnya Polri di tengah masyarakat. Tidak hanya memberikan layanan kesehatan dan bantuan sosial, tetapi juga membangun kepedulian bersama untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera. Semangat melayani yang diwujudkan melalui Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80 ini sekaligus mempererat kedekatan Polri dengan masyarakat melalui aksi nyata yang manfaatnya dirasakan langsung oleh warga.

((A, Rahmat))

*Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Wakapolri dan Akpol '90 Dhira Brata Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Bogor*

BOGOR – Keluarga besar Akpol '90 Dhira Brata menggelar Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 di Megamendung, Kabupaten Bogor, Minggu (14/6/2026).

Kegiatan ini dihadiri Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., didampingi Ketua Umum Panitia Hari Bhayangkara ke-80 Komjen Pol. Ramdani Hidayat, S.H., beserta Bhayangkari. Hadir pula Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol. Eddy Hartono, pejabat TNI-Polri, unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta keluarga besar Akpol '90 Dhira Brata.

Salurkan 500 Paket Sembako, Layani 200 Warga melalui Bakti Kesehatan, Santuni 110 Anak Yatim Piatu dan Dhuafa, serta Gelar Aksi Pelestarian Lingkungan di Megamendung
Melalui kegiatan ini, Polri bersama Akpol '90 Dhira Brata menyalurkan 500 paket sembako, memberikan layanan kesehatan gratis kepada 200 warga, serta menyerahkan santunan dan bantuan kebutuhan pokok kepada 110 anak yatim piatu dan dhuafa.

Layanan kesehatan yang diberikan mencakup pemeriksaan umum, pengecekan gula darah, asam urat, dan kolesterol, konsultasi dokter spesialis penyakit dalam, pemberian obat-obatan, pembagian kacamata baca gratis, serta paket imunitas. Kehadiran tenaga medis dan fasilitas yang memadai mendapat respons positif dari masyarakat.

Wakapolri bersama Bhayangkari juga meninjau langsung lokasi kegiatan, menyapa warga, berdialog dengan penerima manfaat, dan memberikan dukungan kepada masyarakat yang menjalani pemeriksaan kesehatan.

Kehangatan interaksi tersebut mencerminkan kedekatan Polri dengan masyarakat. Antusiasme warga menunjukkan bahwa kehadiran Polri dirasakan tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui program yang memberikan manfaat langsung.

Dalam kesempatan itu, Wakapolri menegaskan bahwa Hari Bhayangkara ke-80 harus menjadi momentum untuk memperkuat pengabdian Polri kepada masyarakat.

"Hari Bhayangkara ke-80 harus menjadi momentum untuk semakin memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya, terutama oleh saudara-saudara kita yang membutuhkan. Pengabdian Polri tidak hanya diwujudkan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kepedulian, empati, dan aksi nyata yang membawa manfaat bagi masyarakat. Sesuai petunjuk Bapak Kapolri, saya mengajak seluruh jajaran Polri mulai dari Mabes Polri, Polda, Polres hingga Polsek untuk terus bersinergi dan bekerja sama dengan seluruh stakeholder terkait dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat menjelang Hari Bhayangkara ke-80," ujar Wakapolri.

Kehadiran Polri juga dirasakan langsung oleh para penerima manfaat. Salah seorang warga mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan melalui kegiatan tersebut.

"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Wakapolri dan seluruh jajaran Polri serta keluarga besar Akpol '90 Dhira Brata. Kami merasakan bahwa Polri benar-benar hadir untuk masyarakat, bukan hanya menjaga keamanan tetapi juga membantu warga yang membutuhkan. Semoga kebaikan ini menjadi amal dan membawa keberkahan bagi seluruh anggota Polri," ungkapnya.

Selain kegiatan sosial dan kesehatan, acara ini juga menekankan pentingnya pelestarian lingkungan. Wakapolri bersama alumni Akpol '90 Dhira Brata menanam pohon alpukat, sukun, dan durian sebagai simbol komitmen menjaga lingkungan yang hijau dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Komitmen tersebut dilanjutkan dengan pelepasan 90 ekor burung kutilang dan sejumlah burung merpati putih sebagai simbol harapan, kedamaian, dan harmoni antara manusia dengan alam, sekaligus ajakan untuk menjaga keseimbangan ekosistem.

Melalui kegiatan ini, Polri menegaskan bahwa semangat Hari Bhayangkara tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan, tetapi juga lewat pelayanan kemanusiaan, kepedulian sosial, dan kontribusi terhadap pelestarian lingkungan. Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya Polri untuk terus hadir, melayani, dan mengabdi bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

((A, Rahmat))

Wakapolda Jabar Nobar Piala Dunia Bersama Warga dan Insan Pers di Polres Cirebon Kota


Cirebon Kota - Kebersamaan antara kepolisian, insan pers, dan masyarakat tampak dalam kegiatan nonton bareng Piala Dunia 2026 yang digelar di Mapolres Cirebon Kota pada Minggu dini hari (14/06/2026), mulai pukul 02.00 WIB hingga 04.30 WIB, dengan menghadirkan Wakapolda Jawa Barat bersama jajaran Polda Jabar dan Polres Cirebon Kota untuk menikmati pertandingan sepak bola dunia dalam suasana penuh keakraban.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan nobar ini menjadi salah satu sarana memperkuat hubungan baik antara kepolisian dengan masyarakat serta insan pers yang selama ini telah menjadi mitra strategis dalam menjaga stabilitas kamtibmas dan menyampaikan informasi yang edukatif kepada publik.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, S.I.K., M.Hum., M.S.M., bersama sejumlah pejabat utama Polda Jawa Barat, unsur pimpinan Polres Cirebon Kota, jurnalis dari berbagai media, serta masyarakat yang turut meramaikan suasana di lingkungan Mapolres Cirebon Kota.

Agenda utama dalam kegiatan tersebut adalah menyaksikan pertandingan babak penyisihan Piala Dunia 2026 yang mempertemukan tim nasional Qatar melawan Swiss. Antusiasme peserta terlihat sejak awal pertandingan dimulai, di mana setiap momen penting dalam laga mendapatkan respons meriah dari para penonton yang hadir.

Selain menjadi ajang menikmati pertandingan sepak bola kelas dunia, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi yang mempertemukan berbagai unsur masyarakat dalam suasana yang lebih santai. Kehadiran insan pers, tokoh masyarakat, dan jajaran kepolisian dalam satu kegiatan menunjukkan pentingnya membangun komunikasi yang harmonis di luar tugas-tugas formal.

Momen nobar tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat. Interaksi yang terjalin secara langsung diharapkan dapat semakin meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Pertandingan yang berlangsung kompetitif hingga berakhir dengan skor imbang 1-1 antara Qatar dan Swiss menjadi hiburan tersendiri bagi seluruh peserta yang hadir. Suasana penuh kebersamaan tercipta sepanjang acara, mencerminkan bahwa olahraga dapat menjadi media pemersatu berbagai kalangan.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., menambahkan bahwa kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung memiliki nilai positif dalam mempererat hubungan kemitraan. Melalui kegiatan seperti ini, komunikasi yang baik dapat terus terbangun sehingga mendukung terciptanya kehidupan sosial yang harmonis.

Nobar Piala Dunia bersama Wakapolda Jawa Barat ini juga menjadi gambaran bahwa Polri tidak hanya hadir dalam pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga mampu menjadi bagian dari ruang-ruang kebersamaan yang memperkuat persaudaraan serta kedekatan dengan masyarakat.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan, memperkuat semangat persatuan, serta menjadikan berbagai kegiatan positif di lingkungan sekitar sebagai sarana mempererat hubungan sosial. Dukungan masyarakat dan insan pers sangat berarti dalam menciptakan suasana yang sejuk, harmonis, dan penuh rasa saling menghargai di tengah kehidupan bermasyarakat," ujar Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto.

((A, Rahmat))

Khitanan Massal Hari Bhayangkara ke-80, Senyum Puluhan Anak Warnai Kebersamaan Polisi dan Masyarakat

Cirebon Kota - Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, pada Minggu (14/06/2026) sekitar pukul 07.00 WIB, Polres Cirebon Kota melalui Sidokkes menggelar kegiatan khitanan massal di Pondok Pesantren Nurussidiq, Jalan Wiratama No.30, Sukapura, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon. Kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat tersebut diikuti puluhan anak dari berbagai wilayah sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan dan kesejahteraan warga.

Khitanan massal yang dilaksanakan bekerja sama dengan Ponpes Nurussidiq tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang dikemas dengan pendekatan humanis, sehingga kehadiran Polri dapat dirasakan secara nyata manfaatnya oleh masyarakat. Selain khitanan, kegiatan juga dirangkai dengan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat yang hadir.

Kasi Dokkes Polres Cirebon Kota, IPDA Septriani, S.H., S.Farm., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat melalui pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau dan memberikan manfaat langsung. Menurutnya, momentum Hari Bhayangkara menjadi kesempatan untuk semakin mendekatkan institusi kepolisian dengan masyarakat melalui kegiatan sosial yang dibutuhkan warga.

"Khitanan massal ini tidak hanya bertujuan membantu masyarakat dari sisi kesehatan, tetapi juga menjadi wujud kepedulian Polri kepada anak-anak dan keluarga mereka. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat memberikan kebahagiaan serta meringankan beban masyarakat," ujar IPDA Septriani.

Sebanyak 30 anak mengikuti khitanan massal yang berlangsung di lingkungan Pondok Pesantren Nurussidiq. Dengan dukungan tenaga kesehatan yang profesional, proses pelaksanaan dilakukan secara terukur dengan memperhatikan aspek kenyamanan dan keselamatan peserta sehingga anak-anak dapat menjalani proses khitan dengan lebih tenang.

Tidak hanya itu, Sidokkes Polres Cirebon Kota juga melaksanakan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diikuti oleh 50 peserta. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pendaftaran, skrining kesehatan, pengukuran tanda-tanda vital, pemeriksaan tinggi badan dan berat badan, hingga pemeriksaan gula darah sewaktu sebagai langkah deteksi dini kondisi kesehatan masyarakat.

Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya partisipasi orang tua yang mendampingi putra-putrinya mengikuti khitanan massal. Kehadiran program tersebut dinilai sangat membantu, terutama bagi keluarga yang membutuhkan akses pelayanan kesehatan dengan mudah dan tanpa dipungut biaya.

Kegiatan sosial semacam ini menjadi bukti bahwa peringatan Hari Bhayangkara tidak hanya diisi dengan seremoni semata, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh kehidupan masyarakat. Melalui pelayanan kesehatan dan khitanan massal, Polri berupaya hadir sebagai mitra masyarakat yang peduli terhadap kualitas hidup warga.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menuturkan bahwa kegiatan khitanan massal merupakan salah satu bentuk penguatan hubungan emosional antara Polri dan masyarakat. Menurutnya, kehadiran polisi dalam kegiatan sosial menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan, kepercayaan, dan kepedulian bersama.

"Kami mengajak masyarakat untuk terus menjaga kesehatan keluarga dan tidak ragu memanfaatkan kegiatan-kegiatan sosial yang diselenggarakan secara kolaboratif demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Hari Bhayangkara menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan, karena Polri akan selalu berupaya hadir dan memberikan manfaat nyata bagi warga," pungkas AKP M. Aris Hermanto.

((A, Rahmat))

Kapolresta Cirebon Dampingi Wakapolda Jabar Silaturahmi dengan Pengasuh Ponpes Khas Kempek, Perkuat Sinergitas Polri dan Ulama


CIREBON – Upaya memperkuat sinergitas antara Polri dan kalangan ulama terus dilakukan jajaran Kepolisian Daerah Jawa Barat. Salah satunya melalui kegiatan silaturahmi yang dilaksanakan Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, S.I.K., M.Hum., M.S.M., ke Pondok Pesantren Khas Kempek Cirebon, Minggu (14/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Wakapolda Jabar didampingi langsung oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh Pengasuh Pondok Pesantren Khas Kempek, KH. Muh. Musthofa 'Aqiel Siroj, di kompleks pesantren yang berlokasi di Desa Pegagan Blok Kempek, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag., Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Dr. Sophi Zulfia, S.H., M.H., Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., Dir Tahti Polda Jabar AKBP Widodo, A.Md., S.E., M.M., Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., Wadir Binmas Polda Jabar AKBP Ade Hermanto, S.H., S.I.K., M.M., CPHR., Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., M.H., Wakapolres Cirebon Kota Kompol Ari Nugroho, S.I.K., M.Si., para Pejabat Utama Polresta Cirebon serta unsur Forkopimda lainnya.

Kegiatan silaturahmi tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Momentum tersebut dimanfaatkan sebagai sarana mempererat hubungan antara institusi Polri dengan para ulama serta pengasuh pondok pesantren yang selama ini memiliki peran penting dalam menjaga persatuan, kerukunan, dan ketenteraman masyarakat.

Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar menyampaikan bahwa pondok pesantren merupakan salah satu mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, peran para ulama sangat besar dalam memberikan pendidikan moral, menanamkan nilai-nilai kebangsaan, serta membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga stabilitas keamanan di lingkungan masing-masing.

"Silaturahmi ini merupakan bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara Polri dengan para tokoh agama. Dengan terjalinnya hubungan yang baik, maka berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat dapat diantisipasi dan diselesaikan secara bersama-sama," ujarnya.

Ia menambahkan, terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan semata, tetapi juga memerlukan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan pesantren yang memiliki pengaruh besar dalam membangun karakter dan kehidupan sosial masyarakat.

Sementara itu, Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama menegaskan bahwa Polresta Cirebon akan terus menjalin sinergitas dengan seluruh komponen masyarakat, khususnya para ulama dan tokoh agama. Menurutnya, komunikasi yang harmonis menjadi salah satu kunci utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap Polri.

"Hubungan baik yang selama ini terjalin antara Polri dan pondok pesantren harus terus dipelihara. Kami berharap kolaborasi ini dapat semakin memperkuat upaya bersama dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta menciptakan suasana yang sejuk dan damai di Kabupaten Cirebon," ungkapnya.

Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga dilaksanakan dalam rangka menghadiri Haflah Tasyakkur Khotmi Alfiyah Ibni Malik, Al-Qur'an Bin Nadzor, Al-Qur'an Bil Ghoib Juz Amma dan At Taysir ke-5 yang diselenggarakan Pondok Pesantren Khas Kempek Cirebon. Acara tersebut menjadi wujud rasa syukur atas capaian para santri dalam menyelesaikan pendidikan dan hafalan yang telah ditempuh.
Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan yang erat antara Polri, pemerintah daerah, dan kalangan pesantren dapat terus terjalin dengan baik. Sinergitas tersebut diyakini mampu menjadi pondasi kuat dalam menjaga stabilitas keamanan, memperkuat persatuan, serta mendukung pembangunan masyarakat yang harmonis dan religius di Kabupaten Cirebon.

Selama rangkaian kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran Wakapolda Jabar bersama Kapolresta Cirebon dan unsur Forkopimda mendapat sambutan positif dari para pengasuh, santri, serta masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut.

((A, Rahmat))

Hari Donor Darah Sedunia, Kapolresta Tangerang: Setetes Darah Bisa Menjadi Harapan Hidup


Uploaded Image


Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengajak masyarakat untuk aktif mendonorkan darah. Menurutnya, setetes darah yang didonorkan bisa menjadi harapan hidup yang membutuhkan. 

"Di balik kantong darah, ada harapan hidup yang menanti," kata Indra Waspada, Minggu (14/6/2026). 

Dia mengajak masyarakat menjadikan donor darah sebagai budaya kepedulian dan aksi kemanusiaan yang dilakukan secara rutin. Ajakan tersebut disampaikannya dalam momentum Hari Donor Darah Sedunia yang diperingati setiap 14 Juni. 

"Donor darah merupakan salah satu bentuk kepedulian paling sederhana, namun memiliki dampak yang sangat besar bagi keselamatan sesama," ujarnya. 

Dia menambahkan, donor darah bukan hanya kegiatan sosial, tetapi juga bentuk nyata kepedulian terhadap sesama manusia. 

Indra Waspada menjelaskan, kebutuhan darah di berbagai rumah sakit dan fasilitas kesehatan terus ada setiap hari. Mulai dari pasien kecelakaan, ibu yang menjalani persalinan, penderita penyakit tertentu, hingga pasien yang membutuhkan tindakan medis darurat.

Menurutnya, ketersediaan darah tidak akan tercukupi tanpa partisipasi masyarakat yang secara sukarela mendonorkan darahnya.

Pada peringatan Hari Donor Darah Sedunia tahun ini, Indra Waspada juga menyampaikan apresiasi kepada para pendonor darah sukarela yang selama ini konsisten membantu sesama tanpa mengharapkan imbalan.

Dia menyebut para pendonor sebagai pahlawan kemanusiaan yang berperan penting dalam menjaga ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.

"Mereka adalah pahlawan kemanusiaan yang telah membantu menyelamatkan banyak nyawa melalui aksi sederhana namun sangat berarti," ungkapnya.

Lebih lanjut, Indra mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak ragu mendonorkan darah apabila memenuhi syarat kesehatan. Selain membantu orang lain, donor darah juga dapat menjadi sarana untuk memantau kondisi kesehatan secara berkala.

Dia berharap Hari Donor Darah Sedunia tidak hanya menjadi peringatan tahunan. Tetapi juga menjadi pengingat bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk menyelamatkan nyawa melalui aksi sederhana yang dapat dilakukan kapan saja.

"Setetes darah yang kita berikan hari ini bisa menjadi alasan seseorang untuk tetap bertahan hidup esok hari," pungkasnya.





Toher Aswi

Tingkatkan Kondusifitas Wilayah Piket Koramil 03/ Serengan Melaksanakan Patroli Bersama Linmas

Surakarta - Piket Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta, Serda Djoko Riyadi melaksanakan giat patroli rutin pada malam hari bersama Satlinmas di wilayah Kecamatan Serengan, Sabtu (13/06/2026) tadi malam.

Dikatakan Serda Djoko kegiatan patroli   dilaksanakan guna meminimalisir tindak kejahatan dari gangguan Tindak Kejahatan di tempat  keramaian warga masyarakat dan sepanjang jalan khususnya pada malam hari dengan mengecek obyek vital dan tempat -tempat rawan terhadap gangguan yang tidak di inginkan.

"Patroli ini juga bertujuan untuk monitoring aktifitas warga masyarakat pada saat malam hari serta untuk memberikan rasa aman nyaman dan terciptanya wilayah lingkungan yang kondusif dari gangguan Tindak Kejahatan."pungkas Serda Djoko.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Kodim 0707/Wonosobo Gelar Nobar “Bola Gembira”, Pererat Kebersamaan TNI dan Masyarakat



Wonosobo – Kodim 0707/Wonosobo menggelar kegiatan Nonton Bareng (Nobar) program “Bola Gembira” bersama masyarakat di Aula Makodim 0707/Wonosobo. Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari warga yang hadir untuk menikmati pertandingan sepak bola dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan.

Selain menjadi sarana hiburan, kegiatan nobar ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Suasana santai, hangat, dan penuh semangat terlihat sepanjang acara, di mana warga dan anggota TNI bersama-sama menikmati jalannya pertandingan.

Danramil 03/Mojotengah Kapten Arm Suyitno yang saat itu bertugas sebagai Perwira Pengawas (Pawas) siaga mengatakan bahwa kegiatan nobar merupakan salah satu upaya Kodim 0707/Wonosobo dalam menjalin komunikasi sosial yang lebih dekat dengan masyarakat.

“Kegiatan Nobar Bola Gembira ini tidak hanya sebagai sarana hiburan, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan kedekatan antara TNI dengan masyarakat. Dengan kebersamaan seperti ini, komunikasi dan hubungan yang harmonis dapat terus terjalin dengan baik,” ungkapnya.

Menurut Kapten Suyitno, Kodim 0707/Wonosobo akan terus mendukung berbagai kegiatan positif yang melibatkan masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Sementara itu, salah satu warga yang hadir, Anton, mengaku sangat senang dan antusias mengikuti kegiatan nobar yang diselenggarakan di Aula Makodim tersebut.

“Kami sangat antusias mengikuti nobar ini. Selain bisa menikmati pertandingan bersama, kegiatan seperti ini semakin menambah keakraban antara TNI dan masyarakat. Suasananya sangat meriah dan penuh kebersamaan,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh semangat. Sorak-sorai penonton mewarnai jalannya acara saat menyaksikan pertandingan, menciptakan suasana kebersamaan yang semakin memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat sebagai mitra dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, Kodim 0707/Wonosobo berharap hubungan yang telah terjalin baik dengan masyarakat dapat terus dipelihara dan ditingkatkan, sehingga terwujud sinergi yang kuat dalam mendukung pembangunan serta menjaga kondusivitas wilayah.


(Yudhi)
Pendim0707
Uploaded Image

*SAT LANTAS POLRES KUNINGAN BERSAMA KELOMPOK TANI DESA CIBULAN OLAH LAHAN UNTUK PROGRAM KETAHANAN PANGAN 2026*



*Kuningan* – Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Tahun 2026, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Kuningan bersama Kelompok Tani Desa Cibulan, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan, melaksanakan kegiatan gotong royong mengolah lahan pertanian yang akan dijadikan area penanaman jagung.


Kegiatan yang berlangsung di lahan pertanian Desa Cibulan tersebut diikuti oleh personel Sat Lantas Polres Kuningan dan para petani setempat. Dengan penuh semangat kebersamaan, para peserta bergotong royong membersihkan lahan, menggemburkan tanah, serta membuat bedengan sebagai persiapan penanaman bibit jagung.


Kasat Lantas Polres Kuningan *AKP.AKTUIN MONIHARAPON,S.Tr.K.,S.I.K.* menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. Selain menjalankan tugas menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, Polri juga hadir untuk mendukung berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat.“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri selalu hadir di tengah masyarakat. Bersama kelompok tani, kami turut berkontribusi dalam mempersiapkan lahan pertanian guna mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan produktivitas sektor pertanian,” ujarnya.


Sementara itu, perwakilan Kelompok Tani Desa Cibulan mengapresiasi keterlibatan Sat Lantas Polres Kuningan dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi motivasi tersendiri bagi para petani untuk terus mengembangkan sektor pertanian yang produktif dan berkelanjutan.


Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan lahan yang telah diolah dapat segera ditanami jagung dan menghasilkan panen yang optimal. Kolaborasi antara Sat Lantas Polres Kuningan dan Kelompok Tani Desa Cibulan menjadi wujud nyata semangat gotong royong dalam mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kuningan.


*"Polri Untuk Masyarakat, Bersama Mewujudkan Ketahanan Pangan Nasional."*

Sabtu, 13 Juni 2026

Kompak ..!! Babinsa Bersama Bhabinkamtibmas Mangkubumen Turun Langsung Kawal Posyandu

Surakarta – Wujud nyata kemanunggalan TNI-Polri dengan masyarakat kembali ditunjukkan di wilayah Banjarsari, Babinsa Kelurahan Mangkubumen Koramil 02/Banjarsari Kodim Surakarta Pelda Sujianto bersama Bhabinkamtibmas Aiptu Sahar Cahyono menghadiri kegiatan Posyandu 6 SPM di Pendopo Sasono Krido, Jl. RM Said No. 236, Kelurahan Mangkubumen, Kecamatan Banjarsari, Surakarta, Sabtu (13/6).

Kehadiran kedua aparat kewilayahan ini bukan sekadar seremonial. Babinsa dan Bhabinkamtibmas hadir untuk memastikan kegiatan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi warga. Peran keduanya difokuskan pada pelayanan ketenteraman, ketertiban umum, serta perlindungan masyarakat.

“Apabila ada permasalahan terkait ketertiban dan keamanan di masyarakat, kami bersama Bhabinkamtibmas siap menyelesaikannya dengan berkoordinasi bersama Ketua RT dan RW setempat,” tegas Pelda Sujianto.

Kegiatan pendampingan Posyandu ini merupakan bagian dari Bakti TNI. Babinsa hadir sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya menjaga kondusifitas wilayah secara umum. Sinergi tiga pilar antara Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan pemerintah kelurahan menjadi kunci terciptanya rasa aman di tengah masyarakat.

Kegiatan berjalan lancar, tertib, dan mendapat apresiasi dari warga serta kader Posyandu yang hadir.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image