Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Polres Bangka Barat Gagalkan Penyelundupan Timah, Selamatkan Potensi Kerugian Negara Rp 5 Miliar

Kepolisian Resor Bangka Barat berhasil menggagalkan upaya penyelundupan balok timah dan pasir timah di Pelabuhan Tanjung Kalian, Mentok, Kab...

Postingan Populer

Jumat, 30 Januari 2026

Polres Bangka Barat Gagalkan Penyelundupan Timah, Selamatkan Potensi Kerugian Negara Rp 5 Miliar



Kepolisian Resor Bangka Barat berhasil menggagalkan upaya penyelundupan balok timah dan pasir timah di Pelabuhan Tanjung Kalian, Mentok, Kabupaten Bangka Barat. 

Tindakan tersebut dinilai menyelamatkan potensi kerugian negara hingga Rp 5 miliar akibat aktivitas pertambangan ilegal. Pengungkapan kasus ini dilakukan oleh Tim Hiu Satpolair Polres Bangka Barat pada Rabu (28/1/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. 

Petugas mencurigai satu unit truk yang akan diseberangkan ke luar Pulau Bangka dengan muatan yang disamarkan sebagai komoditas perikanan.

Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan 42 fiber box yang berdasarkan dokumen pengiriman disebut berisi udang. Namun, setelah dicek, box tersebut justru berisi balok timah dan pasir timah kering.

"Upaya penyelundupan ini berhasil kami gagalkan sehingga negara tidak sampai dirugikan. Timah merupakan sumber daya alam strategis yang harus dikelola sesuai ketentuan," ujar Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan lima orang yang diduga terlibat dengan peran berbeda, mulai dari sopir hingga buruh angkut. Seluruhnya bersama barang bukti dibawa ke Mapolres Bangka Barat untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Pengecekan lanjutan yang dilakukan pada Jumat (30/1/2026) mengungkap barang bukti berupa 401 keping balok timah, 38 karung pasir timah kering Total berat barang bukti diperkirakan mencapai sekitar 10 ton dengan nilai ekonomi sekitar Rp 5 miliar.

"Jika timah ini berhasil diselundupkan, negara akan kehilangan potensi penerimaan dan pengawasan atas sumber daya alamnya. Karena itu, penindakan ini menjadi bagian dari upaya melindungi kepentingan negara," kata Pradana.

Selain timah, polisi juga menyita satu unit truk, dua unit telepon seluler, tiket penyeberangan kapal feri, serta dua unit tungku cetak pasir timah.

Kapolres menegaskan, Polres Bangka Barat akan terus memperketat pengawasan di jalur pelabuhan dan perairan guna mencegah kebocoran sumber daya alam yang merugikan negara.

(HR) 

Dandim 0735/Surakarta Dukung Aktivitas Prajurit Lewat Sepatu Aerobik

Surakarta - Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Arief Handoko Usman, S.H., membagikan Sepatu Aerobik dan kaos kaki kepada seluruh Anggota baik Militer maupun ASN.

Pembagian sepatu aerobik tersebut dilakukan secara simbolis bertempat di Lapangan Upacara Makodim 0735/Surakarta Jln. A Yani No.349, Kelurahan Kerten, Kecamatan Laweyan, Jum'at (30/01/2026).

Dalam arahannya kepada seluruh prajuritnya, Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Arief Handoko Usman, S.H., menegaskan bahwa pembagian perlengkapan sepatu aerobik dan kaos kaki ini dari Koperasi D-02 Kodim 0735/Surakarta untuk meningkatkan kesejahteraan dan kebugaran Anggota.

"Pemberian sepatu aerobik ini bertujuan untuk menunjang aktivitas fisik seperti berlari ataupun aktivitas olahraga lainnya, serta menjaga kebugaran prajurit dalam pelaksanaan tugas sehari-hari."tuturnya.

"Gunakan Sepatu Aerobik ini dengan sebaik-baiknya dan jadikan sebagai motivasi dalam berdinas, tetap semangat, tetap berolahraga, dan tetap sehat."pungkas Dandim.

Kegiatan ini disambut antusias oleh seluruh anggota, para prajurit menilai langkah ini sebagai wujud nyata kepedulian pimpinan terhadap kebutuhan prajurit dilapangan.

Penulis : Arda 72

Gandeng Tim Saberling, Babinsa Manahan Laksanakan Kerja bakti Wujudkan Lingkungan Bersih Dan Sehat

Surakarta - Babinsa Kelurahan Manahan Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta Serma Saring dan Sertu Supriyadi melaksanakan kegiatan kerja bakti pembersihan lingkungan bersama Warga  RT 02 RW 09 dan Team Saberling Kelurahan Manahan bertempat di Jln. Samratulangi Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari, Jum'at (30/01/2026).

Ditegaskan Serma Saring kegiatan kerja bakti bersama warga dan Team Saberling ini dengan melaksanakan pemotongan rumput dan pembersihan kanan kiri sepanjang Jl. Sam Ratulangi, Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari.

"Kegiatan kerja bakti tersebut merupakan upaya bersama, dalam menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan."ujarnya.

"Selain ini kegiatan ini juga merupakan sarana untuk memperkuat hubungan silaturahmi antar babinsa dengan warga binaan."imbuhnya .

"Semangat gotong royong ini diharapkan terus terjaga dan menjadi inspirasi bagi kegiatan-kegiatan positif lainnya."pungkas Serma Saring.

Penulis : Arda 72

Patroli Malam Bersama, Babinsa Dan Bhabinkamtibmas Berikan Himbauan Kamtibmas

Wonogiri - Pelda Agus SBY selaku Babinsa Koramil 15/Jatipurno bersama dengan Bripka Dedy selaku Bhabinkamtibmas melaksanakan patroli malam pada Kamis (29/1/2026). Giat patroli malam ini merupakan salah satu upaya dalam mengantisipasi gangguan Kamtibmas.

Dalam patroli malam ini, Babinsa dan Bhabinkamtibmas menyambangi warga yang sedang berjaga di Poskamling di wilayah Desa Tawangrejo Kec. Jatipurno, Babinsa juga memberikan pesan-pesan Kamtibmas kepada warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjaga keamanan lingkungan.

Dalam keterangannya, giat patroli malam ini dilaksanakan dengan koordinasi bersama sehingga patroli pemantauan wilayah dapat dilaksanakan secara maksimal serta menunjukkan bahwa Babinsa dan Bhabinkamtibmas selalu kompak dan sinergi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Penulis : Arda 72

Musorkab KONI Indramayu 12 Februari 2026, SBH Resmi Direstui Bupati Lucky Hakim

Indramayu – Perhelatan akbar pemilihan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Indramayu periode 2026–2030 yang akan digelar pada 12 Februari 2026 mendapat perhatian khusus. Figur Sri Budihardjo Herman (SBH) resmi mendapat restu dari Bupati Indramayu, Lucky Hakim, untuk maju sebagai calon Ketua KONI.

Restu tersebut disampaikan dalam pertemuan silaturahmi di ruang dalam Pendopo Indramayu, yang dihadiri sejumlah tokoh olahraga, di antaranya Ketua Umum Pengkab PBVSI Moh. Makholidin Al-Khuddriyi, Ketua Umum Pertina Rosidin, Sekretaris Umum Cabor Tenis Lapangan Yoyo, Kabid PBSI Dwi Prastyawan, Pelatih Cabor Judo Edi Fadhilah serta H. Joko Pangestu, ST Pengusaha Indramayu Barat pada Jumat 30 Januari 2026.

Dalam kesempatan itu, Bupati Lucky Hakim menegaskan restunya terhadap niat baik SBH maju sebagai Ketua KONI Indramayu. "Saya merestui penuh langkah SBH. Beliau figur yang berpengalaman dan peduli terhadap dunia olahraga. Harapan saya, pemilihan Ketua KONI nanti bisa dilaksanakan secara aklamasi agar tidak menimbulkan perbedaan," ujar Bupati Lucky Hakim.

Bupati menekankan bahwa Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) harus menjadi momentum persatuan demi kemajuan olahraga Indramayu. Ia berharap seluruh cabang olahraga dapat bersatu mendukung figur terbaik sehingga KONI Indramayu lebih solid menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.

Bupati menyampaikan SBH sendiri dikenal sebagai tokoh multitalenta di dunia olahraga. Ia pernah menjabat sebagai pengurus KONI Indramayu periode 2002–2006, membawa Tim Sepak Bola Indramayu juara Porda 2003, serta aktif sebagai Wakil Ketua Pengurus Provinsi Catur Jawa Barat sejak 2006 hingga sekarang. Dengan segudang pengalaman tersebut, SBH dinilai pantas menjadi calon kuat Ketua KONI Indramayu.

Dalam pertemuan silaturahmi di Pendopo Indramayu, Bupati Lucky Hakim menegaskan keyakinannya bahwa figur Sri Budihardjo Herman (SBH) mampu mengatasi berbagai kesulitan yang selama ini dialami oleh cabang olahraga (cabor) di Indramayu. Salah satu yang menjadi sorotan adalah efisiensi anggaran untuk kebutuhan pembinaan atlet dan program olahraga.

"SBH bisa menjadi ujung tombak sekaligus ujung tombok demi kemajuan olahraga di Indramayu. Beliau punya pengalaman, jaringan, dan kepedulian yang besar terhadap dunia olahraga," ujar Lucky Hakim.

Bupati juga menekankan kedekatan personalnya dengan SBH sebagai modal penting dalam membangun sinergi antara KONI dan Pemerintah Kabupaten Indramayu. "Pak SBH sudah seperti kakak saya sendiri, dan saya suka jika Ketua KONI nanti adalah sosok yang sudah punya kedekatan dengan saya sehingga kordinasinya lancar," kata Lucky Hakim yang diamini SBH dan pengurus cabor lainnya.


Pernyataan Bupati tersebut semakin memperkuat dukungan dari sejumlah cabang olahraga yang hadir, seperti PBVSI, Pertina, Tenis Lapangan, Judo dan PBSI. Mereka menilai restu Bupati menjadi sinyal kuat bahwa SBH adalah figur yang tepat untuk memimpin KONI Indramayu periode 2026–2030.

Seperti yang disampaikan Ketua Umum Pengkab PBVSI Indramayu Moh. Makholidin Al-Khuddriyi mensyukuri atas restu yang disampaikan Bupati Indramayu kepada SBH untuk dijadikan sebagai Ketua Umum KONI Periode 2026 - 2030.

"Saya bersyukur Pak Bupati sudah merestui Pak SHB sebagai Ketua KONI sudah clear. Mari kita bergandengan tangan demi kemajuan olahraga di Indramayu," ucapnya. (Wira)

Indramayu Jadi Magnet Atlet Pencak Silat, 975 Pesilat Berlaga di Kejurnas Piala Bupati Cup dan Dandim Cup

INDRAMAYU – Kabupaten Indramayu kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu barometer pencak silat nasional. Sebanyak 975 atlet pencak silat dari berbagai daerah ambil bagian dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pencak Silat Piala Bupati Cup dan Piala Dandim Cup yang digelar di GOR Singalodra, Indramayu, Jumat (30/1/2026).

Ajang bergengsi ini menjadi bukti tingginya antusiasme sekaligus besarnya potensi pencak silat di wilayah Ciayumajakuning, dengan peserta yang datang tidak hanya dari Indramayu, tetapi juga dari kabupaten dan kota sekitar.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Indramayu, Dr. Ahmad Syadali, M.Ed., yang hadir mewakili Bupati Indramayu, menyampaikan bahwa Indramayu memiliki talenta olahraga yang luar biasa, khususnya di cabang pencak silat, yang telah banyak mengharumkan nama daerah melalui berbagai prestasi.

"Indramayu memiliki talenta luar biasa, sehingga banyak prestasi gemilang yang telah diraih, salah satunya di cabang pencak silat. Karena itu, kegiatan seperti hari ini tentu kami dukung dari Kabupaten Indramayu," ujarnya.

Ia menambahkan, di bawah kepemimpinan Bupati Lucky Hakim, Indramayu diyakini mampu terus menghadirkan event olahraga berskala besar tanpa harus membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), namun tetap dapat terlaksana secara optimal.

"Saya yakin, di bawah kepemimpinan beliau, Indramayu mampu menghadirkan event seperti ini tanpa harus mengeluarkan biaya dari APBD, namun tetap berjalan dengan baik," ucapnya.

Ahmad Syadali menegaskan, kehadirannya dalam kejuaraan tersebut bukan secara pribadi, melainkan sebagai representasi Bupati Indramayu untuk memberikan dukungan moril dan semangat kepada para atlet serta panitia penyelenggara.

Ia berharap prestasi pencak silat Indramayu tidak hanya bersifat insidental, tetapi dapat terus berkelanjutan dan berkontribusi di tingkat regional hingga nasional.

"Peserta kejuaraan ini bukan hanya dari Indramayu. Alhamdulillah, ada juga dari kabupaten dan kota tetangga. Selain perguruan dari seluruh wilayah Indramayu, mulai dari timur hingga barat, juga hadir peserta dari luar daerah," tuturnya.

Sementara itu, Sertu Budiarto, selaku penasihat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) 1922 Indonesia Cabang Indramayu, menjelaskan bahwa Kejurnas ini diikuti oleh peserta dari wilayah Indramayu, Majalengka, Subang, dan Kuningan yang tergabung dalam Wilayah III Cirebon.

"Total peserta mencapai 975 orang, dengan kategori tanding mulai dari usia dini, pra usia dini, pra dewasa, hingga dewasa," jelasnya.

Ia berpesan agar seluruh atlet menjunjung tinggi nilai sportivitas dan persaudaraan selama pertandingan berlangsung.

"Pencak silat merupakan warisan seni budaya bangsa sejak zaman dahulu. Karena itu, sportivitas dan persaudaraan antarperguruan harus tetap kita junjung tinggi," tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua IPSI Kabupaten Indramayu, H. Fajar Ismadi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa pelaksanaan Pancasila Champions League 2026 di Indramayu menjadi kebanggaan tersendiri bagi dunia pencak silat daerah.

Menurutnya, Indramayu memiliki rekam jejak prestasi yang sangat membanggakan dan telah mencatat berbagai capaian gemilang di tingkat regional, nasional, bahkan internasional.

Ia berharap, ke depan Indramayu tidak hanya dikenal sesekali, tetapi terus dipercaya menjadi tuan rumah berbagai event pencak silat berskala besar.

Dalam kesempatan tersebut, Fajar Ismadi juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini mendukung pembinaan pencak silat di Indramayu.

"Terima kasih kepada Pak Kadisparpora dan jajaran yang selalu memberikan dukungan, terutama dalam hal perizinan dan armada saat kami mengikuti kejuaraan di luar daerah. Dukungan mental ini sangat berarti bagi motivasi atlet-atlet kami," ungkapnya.

Ia menambahkan, sejumlah atlet pencak silat Indramayu telah menorehkan prestasi membanggakan, mulai dari tampil di ajang dunia, meraih medali emas, lolos seleksi nasional, hingga direkrut di Sekolah Olahraga Ragunan melalui jalur beasiswa.

"Kami juga mengapresiasi seluruh stakeholder, mulai dari Disparpora, Kodim sebagai base camp kami, Dinas Pendidikan, hingga semua pihak yang telah berkolaborasi memajukan pencak silat di Indramayu," pungkasnya. (Wira)

Indramayu Jadi Magnet Atlet Pencak Silat, 975 Pesilat Berlaga di Kejurnas Piala Bupati Cup dan Dandim Cup

INDRAMAYU – Kabupaten Indramayu kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu barometer pencak silat nasional. Sebanyak 975 atlet pencak silat dari berbagai daerah ambil bagian dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pencak Silat Piala Bupati Cup dan Piala Dandim Cup yang digelar di GOR Singalodra, Indramayu, Jumat (30/1/2026).

Ajang bergengsi ini menjadi bukti tingginya antusiasme sekaligus besarnya potensi pencak silat di wilayah Ciayumajakuning, dengan peserta yang datang tidak hanya dari Indramayu, tetapi juga dari kabupaten dan kota sekitar.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Indramayu, Dr. Ahmad Syadali, M.Ed., yang hadir mewakili Bupati Indramayu, menyampaikan bahwa Indramayu memiliki talenta olahraga yang luar biasa, khususnya di cabang pencak silat, yang telah banyak mengharumkan nama daerah melalui berbagai prestasi.

"Indramayu memiliki talenta luar biasa, sehingga banyak prestasi gemilang yang telah diraih, salah satunya di cabang pencak silat. Karena itu, kegiatan seperti hari ini tentu kami dukung dari Kabupaten Indramayu," ujarnya.

Ia menambahkan, di bawah kepemimpinan Bupati Lucky Hakim, Indramayu diyakini mampu terus menghadirkan event olahraga berskala besar tanpa harus membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), namun tetap dapat terlaksana secara optimal.

"Saya yakin, di bawah kepemimpinan beliau, Indramayu mampu menghadirkan event seperti ini tanpa harus mengeluarkan biaya dari APBD, namun tetap berjalan dengan baik," ucapnya.

Ahmad Syadali menegaskan, kehadirannya dalam kejuaraan tersebut bukan secara pribadi, melainkan sebagai representasi Bupati Indramayu untuk memberikan dukungan moril dan semangat kepada para atlet serta panitia penyelenggara.

Ia berharap prestasi pencak silat Indramayu tidak hanya bersifat insidental, tetapi dapat terus berkelanjutan dan berkontribusi di tingkat regional hingga nasional.

"Peserta kejuaraan ini bukan hanya dari Indramayu. Alhamdulillah, ada juga dari kabupaten dan kota tetangga. Selain perguruan dari seluruh wilayah Indramayu, mulai dari timur hingga barat, juga hadir peserta dari luar daerah," tuturnya.

Sementara itu, Sertu Budiarto, selaku penasihat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) 1922 Indonesia Cabang Indramayu, menjelaskan bahwa Kejurnas ini diikuti oleh peserta dari wilayah Indramayu, Majalengka, Subang, dan Kuningan yang tergabung dalam Wilayah III Cirebon.

"Total peserta mencapai 975 orang, dengan kategori tanding mulai dari usia dini, pra usia dini, pra dewasa, hingga dewasa," jelasnya.

Ia berpesan agar seluruh atlet menjunjung tinggi nilai sportivitas dan persaudaraan selama pertandingan berlangsung.

"Pencak silat merupakan warisan seni budaya bangsa sejak zaman dahulu. Karena itu, sportivitas dan persaudaraan antarperguruan harus tetap kita junjung tinggi," tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua IPSI Kabupaten Indramayu, H. Fajar Ismadi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa pelaksanaan Pancasila Champions League 2026 di Indramayu menjadi kebanggaan tersendiri bagi dunia pencak silat daerah.

Menurutnya, Indramayu memiliki rekam jejak prestasi yang sangat membanggakan dan telah mencatat berbagai capaian gemilang di tingkat regional, nasional, bahkan internasional.

Ia berharap, ke depan Indramayu tidak hanya dikenal sesekali, tetapi terus dipercaya menjadi tuan rumah berbagai event pencak silat berskala besar.



Dalam kesempatan tersebut, Fajar Ismadi juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini mendukung pembinaan pencak silat di Indramayu.

"Terima kasih kepada Pak Kadisparpora dan jajaran yang selalu memberikan dukungan, terutama dalam hal perizinan dan armada saat kami mengikuti kejuaraan di luar daerah. Dukungan mental ini sangat berarti bagi motivasi atlet-atlet kami," ungkapnya.

Ia menambahkan, sejumlah atlet pencak silat Indramayu telah menorehkan prestasi membanggakan, mulai dari tampil di ajang dunia, meraih medali emas, lolos seleksi nasional, hingga direkrut di Sekolah Olahraga Ragunan melalui jalur beasiswa.

"Kami juga mengapresiasi seluruh stakeholder, mulai dari Disparpora, Kodim sebagai base camp kami, Dinas Pendidikan, hingga semua pihak yang telah berkolaborasi memajukan pencak silat di Indramayu," pungkasnya. (Wira)

Polresta Cirebon Resmikan Bengkel Ojol Kamtibmas, Perkuat Sinergi Polri dan Pengemudi Online

Polresta Cirebon meresmikan Bengkel Ojol Kamtibmas Polresta Cirebon, Jumat (30/1/2026). Bengkel tersebut berlokasi di Perumahan Griya Qanita No. E6, Desa Pejambon, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, sebagai bentuk kepedulian dan dukungan Polri terhadap para pengemudi ojek online yang menjadi mitra strategis kamtibmas.

Peresmian bengkel dilakukan secara simbolis oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., yang diwakili Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K. Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat utama Polresta Cirebon, di antaranya Kasat Binmas Kompol Iman Retno, S.I.P., M.M., Wakasat Lantas AKP Hadi Suryanto, S.Tr.K., S.H., Kanit Regident Sat Lantas AKP Andi Noviyandi, S.AP., M.H., Kasi Propam IPTU Enjay Sonjaya, S.H., serta personel Polresta Cirebon dan perwakilan komunitas ojek online.

Dalam keterangannya, Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., melalui Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K. menegaskan bahwa keberadaan Bengkel Ojol Kamtibmas bukan sekadar fasilitas teknis, melainkan bagian dari strategi membangun kemitraan jangka panjang antara Polri dan masyarakat.

“Bengkel Ojol Kamtibmas ini bukan sekadar fasilitas servis kendaraan, tetapi simbol kehadiran negara dan wujud nyata kemitraan Polri dengan masyarakat. Ojek online adalah mitra strategis Polri yang setiap hari berada di lapangan dan memiliki peran penting dalam menjaga keamanan lingkungan,” tegasnya.

AKBP Eko Munarianto, S.I.K., menjelaskan bahwa bengkel ini dihadirkan sebagai ruang multifungsi yang dapat dimanfaatkan para pengemudi ojek online, tidak hanya untuk perawatan kendaraan, tetapi juga sebagai sarana komunikasi dan pembinaan.

“Melalui Bengkel Ojol Kamtibmas ini, kami membuka ruang komunikasi dua arah. Di sinilah informasi, pembinaan, dan sinergi dibangun untuk memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas,” ujarnya.

Menurutnya, Polresta Cirebon ingin memastikan para pengemudi ojek online merasa dilibatkan dan dilindungi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di lapangan.

“Kami ingin para pengemudi ojek online merasa dilindungi, diperhatikan, dan dilibatkan. Ketika Polri dan masyarakat bergerak bersama, maka stabilitas kamtibmas akan terjaga secara berkelanjutan,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa keamanan wilayah tidak dapat dibangun oleh Polri semata, melainkan membutuhkan kolaborasi semua elemen masyarakat.

“Keamanan wilayah tidak bisa hanya dibangun oleh Polri sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dan partisipasi aktif masyarakat, termasuk komunitas ojek online, sebagai bagian dari solusi menjaga Kabupaten Cirebon tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.

Melalui peresmian Bengkel Ojol Kamtibmas ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin solid antara Polri dan pengemudi ojek online sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah hukum Polresta Cirebon.

((A, Rahmat))

Sauyunan Jaga Lembur, Polresta Cirebon Perkuat Sinergi Ojek Pangkalan, Ojek Online dan Nelayan Kamtibmas


Polresta Cirebon menggelar Apel Ojek Pangkalan, Ojek Online, dan Nelayan Kamtibmas Polresta Cirebon bertajuk “Sauyunan Jaga Lembur”, Jumat (30/1/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Apel Mapolresta Cirebon, Jl. Raden Dewi Sartika No. 1, Sumber, Kabupaten Cirebon.

Apel dipimpin oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H. yang diwakili Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K. Kegiatan ini turut dihadiri stakeholder dan instansi terkait, para Pejabat Utama (PJU) Polresta Cirebon, para perwira dan personel Polresta Cirebon, serta para pengemudi ojek pangkalan, ojek online, dan perwakilan nelayan kamtibmas.

Kegiatan diawali dengan deklarasi bersama yang diikuti seluruh peserta sebagai bentuk komitmen mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Deklarasi tersebut dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen, serta penyerahan rompi dan paket sembako sebagai simbol sinergi dan kemitraan antara Polri dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K. menegaskan bahwa ojek pangkalan, ojek online, dan nelayan kamtibmas memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan wilayah.

“Rekan-rekan ojek pangkalan, ojek online, dan nelayan kamtibmas bukan hanya pejuang nafkah, tetapi juga garda terdepan keamanan di Kabupaten Cirebon. Rekan-rekan adalah mata dan telinga Polri di lapangan,” tegasnya.

AKBP Eko Munarianto, S.I.K., menjelaskan bahwa keterbatasan jumlah personel Polri menjadikan peran masyarakat semakin penting dalam upaya deteksi dini gangguan kamtibmas.

“Dengan keterbatasan personel Polri, keberadaan rekan-rekan yang jumlahnya ratusan bahkan ribuan dan tersebar di setiap sudut wilayah menjadikan rekan-rekan sebagai sensor keamanan paling efektif,” ujarnya.
Ia menambahkan, para pengemudi ojek dan nelayan kamtibmas kerap menjadi pihak pertama yang mengetahui kejadian di lapangan, mulai dari kecelakaan lalu lintas hingga tindak kriminal.

“Sering kali rekan-rekanlah yang pertama melihat langsung kecelakaan lalu lintas, peredaran narkoba, begal, tawuran, hingga kejahatan lainnya. Informasi dari rekan-rekan sangat menentukan kecepatan dan keberhasilan penanganan Polri,” lanjutnya.

Melalui apel tersebut, Wakapolresta mengajak seluruh peserta untuk tidak ragu memberikan informasi dan melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas.

“Jangan pernah ragu dan jangan takut untuk melapor. Polresta Cirebon siap melindungi dan melayani. Jika merasa tidak aman, silakan merapat ke polsek atau pos polisi terdekat. Pintu kami selalu terbuka,” katanya.

Dalam kesempatan itu, AKBP Eko Munarianto juga menitipkan tiga pesan penting, yakni menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, meningkatkan kepekaan terhadap potensi kejahatan, serta menjaga solidaritas dan kekompakan antar komunitas.

“Jadilah pelopor keselamatan di jalan raya, peka terhadap setiap potensi kejahatan dan segera laporkan melalui layanan 110 yang bebas pulsa, serta jaga solidaritas dan jangan mudah terprovokasi isu hoaks,” pesannya.

Menutup sambutannya, Wakapolresta menegaskan bahwa keamanan merupakan tanggung jawab bersama antara Polri dan masyarakat.

“Saya yakin, dengan semangat sauyunan dan kebersamaan, kita mampu menjaga Kabupaten Cirebon tetap aman, damai, dan kondusif. Keamanan bukan hanya tugas Polri, tetapi tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., melalui Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., berharap terbangun sinergi yang semakin solid antara Polri dan ojek pangkalan, ojek online, serta nelayan kamtibmas sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah hukum Polresta Cirebon.

((A, Rahmat))

Rapat Panas Komisi III DPRD Indramayu, Legalitas Salman Digugat Keras Oleh Anggi Noviah: Tidak Bisa Tunjukkan SK, Nilai UKK Diduga Diutak-atik

Indramayu - Suasana rapat audiensi Komisi III DPRD Kabupaten Indramayu berlangsung tegang setelah anggota Komisi III, Anggi Noviah, S.I.Pol., secara terbuka mempertanyakan legalitas Salman sebagai anggota seleksi Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) dalam proses open bidding Dewan Pengawas Perumdam Tirta Darma Ayu (TDA).

Anggi menilai keikutsertaan Salman tidak didukung kejelasan unsur independen maupun akademisi sebagaimana diatur dalam ketentuan seleksi, sehingga memicu adu argumen di ruang rapat.

Ketegangan bermula saat Anggi Noviah mempertanyakan legalitas Salman sebagai anggota Tim Seleksi UKK, khususnya terkait unsur keterwakilan sebagaimana diatur dalam ketentuan. Anggi menegaskan bahwa tim UKK seharusnya terdiri dari perangkat daerah serta unsur independen dan/atau perguruan tinggi, bukan pihak yang tidak jelas dasar penunjukannya.

"Tim Seleksi UKK itu terdiri dari perangkat daerah dan unsur independen atau perguruan tinggi. Saudara Salman ini posisinya sebagai apa?" tegas Anggi dalam rapat.

Menurut Anggi, hingga rapat berlangsung, Salman tidak dapat menunjukkan surat keputusan (SK) yang menyatakan dirinya ditunjuk secara sah sebagai unsur independen maupun akademisi. Anggi menilai hal tersebut fatal dan berpotensi mencederai proses seleksi.

"Saya tidak butuh penjelasan panjang lebar. Tunjukkan SK Anda sebagai tim akademisi atau unsur independen. Kalau tidak ada, berarti dari awal proses ini sudah bermasalah," ujarnya dengan nada tegas.

Anggi juga menyoroti dugaan perubahan nilai hasil UKK yang dinilai tidak transparan. Ia menyebut adanya indikasi manipulasi penilaian yang menyebabkan pergeseran peringkat peserta.

"Kenapa kami marah? Karena nilai banyak yang berubah. Yang seharusnya peringkat tertentu malah bergeser. Ini yang kami pertanyakan," kata Anggi.

Sementara itu, Salman berupaya membela diri dengan menyebut dirinya berasal dari latar belakang pendidikan dan lembaga tertentu. Namun, jawaban tersebut dinilai tidak menjawab substansi persoalan karena tidak disertai dokumen resmi penugasan.

Situasi rapat semakin memanas ketika Anggi menegaskan posisinya sebagai wakil rakyat yang memiliki kewajiban mengawasi proses seleksi agar berjalan sesuai aturan.

"Saya ini anggota DPRD, dipilih oleh rakyat Indramayu. Saya menanyakan ini demi memastikan prosesnya bersih dan sah," tegasnya.

Komisi III DPRD Indramayu menegaskan bahwa audiensi tersebut bukan untuk mempermasalahkan siapa yang terpilih, melainkan memastikan proses open bidding Dewan Pengawas Perumdam TDA dilakukan sesuai ketentuan dan prinsip transparansi.

Hingga rapat berakhir, Komisi III masih meminta klarifikasi lanjutan dari Panitia Seleksi dan pihak terkait, termasuk bukti legalitas keanggotaan UKK serta mekanisme penilaian yang digunakan dalam proses seleksi tersebut. (Wira)