Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Klarifikasi Terkait Viral Harga Tabung Gas 3 Kg Di Koperasi Merah Putih Ciakar

Tangerang Banten Kab. Tangerang, 21 Mei 2026– Sehubungan dengan beredarnya informasi di media sosial mengenai perbe...

Postingan Populer

Jumat, 22 Mei 2026

Klarifikasi Terkait Viral Harga Tabung Gas 3 Kg Di Koperasi Merah Putih Ciakar


Uploaded Image


Tangerang Banten
Kab. Tangerang, 21 Mei 2026– Sehubungan dengan beredarnya informasi di media sosial mengenai perbedaan harga jual tabung gas LPG 3 Kg di Koperasi Merah Putih (KMP) Desa Ciakar, Kabupaten Tangerang Banten, yang dijual seharga Rp19.000, sedangkan harga yang diumumkan saat peluncuran program oleh Presiden adalah Rp16.000, pihak pengelola Koperasi memberikan klarifikasi sebagai berikut:

1.Status Operasional Koperasi Merah Putih Ciakar Kab Tangerang Banten

Koperasi yang beroperasi di Desa Ciakar Kab. Tanggerang Banten telah resmi beroperasi sejak 21 Juli 2025 dengan nama Koperasi Merah Putih Desa Ciakar, dimana bersamaan diresmikian bersama 80.000 Koperasi Merah Putih lainnya oleh Menteri Koperasi dan UKM, Bapak Budi Arie Setiadi. Koperasi Merah Putih Desa Ciakar berbeda dengan KDKMP Ciakar yang dibangun oleh Kodim. Hingga kini , Koperasi Merah Putih Desa Ciakar masih terus melayani kebutuhan anggota dan masyarakat setempat.

2.Belum Terintegrasi dengan PT Agrinas Pangan

Hingga tanggal rilis ini, Koperasi Merah Putih Ciakar belum secara resmi masuk dalam skema kerjasama operasional penuh dengan PT Agrinas Pangan sebagai induk operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Oleh karena itu, stok LPG 3 Kg yang tersedia saat ini merupakan stok mandiri dari Koperasi Merah Putih Ciakar bukan dari KDKMP Ciakar
.
3.Penyesuaian Harga Akan Segera Dilakukan.

Pihak koperasi MP Ciakar berkomitmen untuk segera menyesuaikan harga jual menjadi Rp16.000 per tabung begitu proses integrasi distribusi dengan PT Agrinas Pangan selesai dan stok baru dengan harga subsidi resmi telah diterima. Saat ini, selisih harga terjadi karena mekanisme pengadaan stok yang masih transitional.

4.Status Wilayah Prop Banten dalam Program Nasional.

Perlu dipahami bahwa peluncuran operasional serentak Koperasi Merah Putih yang dipimpin langsung oleh Presiden beberapa waktu lalu, secara teknis difokuskan untuk wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah sebagai tahap awal pilot project. termasuk Kab Tangerang Banten, saat ini masih dalam tahap penyiapan infrastruktur dan administrasi sebelum operasional resmi penuh dimulai.

5.Partisipasi dalam Acara Seremonial.

Kehadiran perwakilan Koperasi Ciakar dalam acara peluncuran yang dihadiri Presiden bersifat mengikuti kegiatan seremonial nasional untuk menunjukkan dukungan dan kesiapan, namun tidak serta merta menandakan bahwa sistem distribusi subsidi harga Rp16.000 telah aktif sepenuhnya di wilayah tersebut pada saat yang sama dengan Jawa Timur/Tengah...

Bunda PAUD Dan Kadisdik Hadiri HUT IGTKI PGRI Kab. Majalengka Ke 76, Berbagai Lomba Digelar

MAJALENGKA
Bunda PAUD Kabupaten Majalengka yang juga menjabat Ketua TP PKK (istri dari Bupati Majalengka), Iim Maemunah Eman Suherman membuka kegiatan Festival Kreativitas guru dan anak (Taman Kanak Kanak) dalam acara 
HUT IGTKI PGRI Ke 76 dan Hari Pendidikan Nasional yang ke 36 yang bertempat di halaman parkir  UD Putra TS Kecamatan Cigasong pada Kamis, (21/05/26).

Nampak hadir Plh Kepala Dinas Pendidikan Kab. Majalengka Ir. Iman Firmansyah, MM didampingi jajaran pejabat Dinas Pendidikan, Camat Cigasong Oo Taofik, S.K.M. M.M., Ketua Dharma Wanita Kab Majalengka dan jajaran Bunda Paud se Kabupaten Majalengka serta undangan lainnya tak lupa nampak hadir  para pengurus IGTKI Kabupaten Majalengka.

Dalam laporannya Ketua IGTKI Kab. Majalengka Wawan Hermawan mengatakan bahwa tema kali ini yakni guru sejahtera, pendidikan Taman Kanak Kanak berkualitas sebagai fondasi wajib belajar 13 tahun.

"Tema ini mengandung makna pendidikan usia dini memiliki peran yang sangat penting dalam  mendukung program wajib belajar.  
Diperlukan guru TK yang profesional dan berkualitas. Sementara tujuan kegiatan ini adalah dalam rangka memperingati HUT IGTKI PGRI yang ke 76 dan Hardiknas yang ke 36. Kemudian yang kedua untuk mendukung terwujudnya pendidikan TK yang berkekuatan pondasi wajib belajar 13 tahun. Yang ketiga untuk mengembangkan potensi dan bakat anak. Kemudian untuk meningkatkan profesional guru dan untuk mempererat tali silaturahmi serta menumbuhkan semangat kolaborasi sekolah, masyarakat dan pemangku pendidikan lainnya, " papar Wawan.

Sementara itu, Bunda Paud Kabupaten Majalengka, Iim Maemunah Eman Suherman mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan momentum yang sangat baik untuk menumbuhkan kreativitas, rasa percaya diri, semangat belajar dan karakter positif anak anak sejak usia dini, sekaligus mempererat silaturahmi antara guru, orang tua dan seluruh pemangku pendidikan. 

"Saya ingin menguatkan dukungan terhadap gerakan masuk Paud satu tahun pra sekolah sebagai bagian dari upaya menyukseskan wajib belajar 13 tahun. Kita pastikan seluruh anak mendapatkan kesempatan mengikuti pendidikan pra sekolah sebelum memasuki sekolah dasar. Kami berharap semua lembaga Paud meningkatkan kualitas layanan, " ujarnya.
Sementara lomba lomba yang diselenggarakan yakni lomba melengkapi gambar, mewarnai gambar, hifdzil qur 'an, bercerita tanpa alat peraga, senam massal, kebiasaan anak hebat serta workshop gerak dan lagu dan lainnya.

(Didin.Mh)

Bunda PAUD Dan Kadisdik Hadiri HUT IGTKI PGRI Kab. Majalengka Ke 76, Berbagai Lomba Digelar


MAJALENGKA
Bunda PAUD Kabupaten Majalengka yang juga menjabat Ketua TP PKK (istri dari Bupati Majalengka), Iim Maemunah Eman Suherman membuka kegiatan Festival Kreativitas guru dan anak (Taman Kanak Kanak) dalam acara 
HUT IGTKI PGRI Ke 76 dan Hari Pendidikan Nasional yang ke 36 yang bertempat di halaman parkir  UD Putra TS Kecamatan Cigasong pada Kamis, (21/05/26).

Nampak hadir Plh Kepala Dinas Pendidikan Kab. Majalengka Ir. Iman Firmansyah, MM didampingi jajaran pejabat Dinas Pendidikan, Camat Cigasong Oo Taofik, S.K.M. M.M., Ketua Dharma Wanita Kab Majalengka dan jajaran Bunda Paud se Kabupaten Majalengka serta undangan lainnya tak lupa nampak hadir  para pengurus IGTKI Kabupaten Majalengka.

Dalam laporannya Ketua IGTKI Kab. Majalengka Wawan Hermawan mengatakan bahwa tema kali ini yakni guru sejahtera, pendidikan Taman Kanak Kanak berkualitas sebagai fondasi wajib belajar 13 tahun.

"Tema ini mengandung makna pendidikan usia dini memiliki peran yang sangat penting dalam  mendukung program wajib belajar.  
Diperlukan guru TK yang profesional dan berkualitas. Sementara tujuan kegiatan ini adalah dalam rangka memperingati HUT IGTKI PGRI yang ke 76 dan Hardiknas yang ke 36. Kemudian yang kedua untuk mendukung terwujudnya pendidikan TK yang berkekuatan pondasi wajib belajar 13 tahun. Yang ketiga untuk mengembangkan potensi dan bakat anak. Kemudian untuk meningkatkan profesional guru dan untuk mempererat tali silaturahmi serta menumbuhkan semangat kolaborasi sekolah, masyarakat dan pemangku pendidikan lainnya, " papar Wawan.

Sementara itu, Bunda Paud Kabupaten Majalengka, Iim Maemunah Eman Suherman mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan momentum yang sangat baik untuk menumbuhkan kreativitas, rasa percaya diri, semangat belajar dan karakter positif anak anak sejak usia dini, sekaligus mempererat silaturahmi antara guru, orang tua dan seluruh pemangku pendidikan. 

"Saya ingin menguatkan dukungan terhadap gerakan masuk Paud satu tahun pra sekolah sebagai bagian dari upaya menyukseskan wajib belajar 13 tahun. Kita pastikan seluruh anak mendapatkan kesempatan mengikuti pendidikan pra sekolah sebelum memasuki sekolah dasar. Kami berharap semua lembaga Paud meningkatkan kualitas layanan, " ujarnya.
Sementara lomba lomba yang diselenggarakan yakni lomba melengkapi gambar, mewarnai gambar, hifdzil qur 'an, bercerita tanpa alat peraga, senam massal, kebiasaan anak hebat serta workshop gerak dan lagu dan lainnya.

(Didin.Mh)

Kamis, 21 Mei 2026

Supervisi dan Implementasi SPKT-Pamapta, Stamaops Polri Kunjungi Polresta Tangerang


Uploaded Image


Staf Utama Operasi (Stamaops) Polri mengunjungi Polresta Tangerang, Kamis (21/5/2026). Kunjungan itu untuk melakukan supervisi dan implementasikan fungsi SPKT dan Pamapta di Polresta Tangerang. 

Kepala Biro Pengkajian dan Strategi Stamaops Polri Brigjen Pol Marsudianto mengatakan, kegiatan itu dilakukan dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Hal itu, kata dia, menjadi bagian dari tugas fungsi kepolisian.

"Implementasi pelayanan tersebut salah satunya berada di SPKT, " kata Marsudianto. 

Dia menyampaikan, berbagai penyesuaian dan penguatan terus dilakukan. Langkah itu agar SPKT mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. 

"Pelayanan kepolisian modern harus berbasis pada deteksi dan respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat," ujarnya. 

Uploaded Image

Marsudianto mengapresiasi upaya dan kinerja Polresta Tangerang dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Serta dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Semoga kegiatan supervisi ini dapat memberikan manfaat positif bagi peningkatan kualitas pelayanan dan operasional Kepolisian," terangnya. 

Sementara itu, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan, Polresta Tangerang terus berupaya melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat secara optimal.

"Khususnya melalui fungsi SPKT dan Pamapta sebagai ujung tombak pelayanan dan pemeliharaan keamanan serta ketertiban masyarakat," ujarnya. 

Dia menambahkan, dalam pelaksanaan tugas SPKT, Polresta Tangerang selau meningkatkan kualitas pelayanan laporan polisi, pengaduan masyarakat, dan pelayanan informasi. Serta bantuan Kepolisian dengan mengedepankan prinsip cepat, mudah, transparan, dan humanis.

Uploaded Image

Sedangkan pada fungsi Pamapta, lanjut Indra Waspada, rutin dilaksanakan patroli preventif. Patroli itu untuk memberikan pengamanan kegiatan masyarakat, penjagaan objek vital, pengaturan lalu lintas, hingga kesiapsiagaan dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan. 

"Secara umum situasi kamtibmas di wilayah hukum Polresta Tangerang sampai dengan saat ini dalam keadaan aman dan kondusif," kata Indra Waspada. 

Polresta Tangerang, ujar Indra Waspada, mengapresiasi kegiatan supervisi dan implementasi tesebut. Dia berharap dengan kegiatan itu, jajaran mendapatkan arahan, masukan, dan evaluasi sebagai bahan perbaikan dan peningkatan kualitas pelaksanaan tugas.

Selain Brigjen Pol Marsudianto, dari Stamaops Polri juga turut hadir Kepala Biro Pengendalian Operasi Brigjen Pol Benny Iskandar, dan Anjak Madya Rojianstra Kombes Pol I Wayan Riko Setiawan.





Toher Aswi

Peletakan Batu Pertama Masjid Adz Dzikra-Sauyunan Jaga Lembur Jadi Simbol Pelayanan Tulus Polres Cirebon Kota


Cirebon Kota - Pembangunan Mako baru Polres Cirebon Kota memasuki tahapan penting ketika pada Kamis (21/05/2026) sekitar pukul 16.30 WIB dilaksanakan peletakan batu pertama Masjid Adz Dzikra-Sauyunan Jaga Lembur di area gedung Ex Pusdiklatpri Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo Kecamatan Kesambi Kota Cirebon, sebagai simbol dimulainya pembangunan fasilitas ibadah yang nantinya tidak hanya diperuntukkan bagi anggota kepolisian, tetapi juga terbuka untuk seluruh masyarakat.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si menjelaskan bahwa nama Masjid Adz Dzikra-Sauyunan Jaga Lembur memiliki makna mendalam dan penuh filosofi, karena nama Adz Dzikra merupakan pemberian dari para sesepuh Cirebon yang secara harfiah berarti “pengingat”, agar setiap anggota Polri selalu mengingat tugas utama dalam melayani masyarakat dengan tulus, ikhlas, dan bekerja dengan niatan ibadah.

Menurut Kapolres, pembangunan masjid di lingkungan Mako baru Polres Cirebon Kota bukan hanya pembangunan fisik semata, tetapi juga menjadi simbol penguatan nilai moral dan spiritual dalam pelaksanaan tugas kepolisian sehari-hari agar pelayanan kepada masyarakat dilakukan dengan hati, penuh tanggung jawab, serta menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Cirebon Kota turut didampingi Wakapolres Cirebon Kota Kompol Ari Nugroho, S.I.K., M.Si bersama para pejabat utama Polres Cirebon Kota dan para Kapolsek jajaran yang mengikuti rangkaian peletakan batu pertama sebagai bentuk rasa syukur sekaligus doa bersama untuk kelancaran pembangunan.

Kapolres Cirebon Kota juga menyampaikan bahwa frasa “Sauyunan Jaga Lembur” yang melekat pada nama masjid merupakan moto Kapolda Jawa Barat yang mengandung ajakan kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, menjaga kebersamaan, dan merawat rumah bersama demi terciptanya kehidupan sosial yang harmonis dan penuh kepedulian.

Semangat tersebut diwujudkan dalam konsep pembangunan Masjid Adz Dzikra-Sauyunan Jaga Lembur yang terbuka bagi seluruh masyarakat tanpa memandang latar belakang, sehingga walaupun berada di lingkungan Polres Cirebon Kota, masyarakat umum tetap dipersilakan menggunakan masjid tersebut untuk beribadah maupun kegiatan keagamaan lainnya.

Prosesi peletakan batu pertama berlangsung penuh kekhidmatan dan menjadi momentum penting bagi jajaran Polres Cirebon Kota untuk memperkuat komitmen pelayanan humanis kepada masyarakat melalui pembangunan sarana yang tidak hanya mendukung tugas kepolisian, tetapi juga memberi manfaat sosial dan spiritual bagi warga Kota Cirebon.

Keberadaan Masjid Adz Dzikra-Sauyunan Jaga Lembur di lingkungan Mako baru Polres Cirebon Kota nantinya diharapkan menjadi ruang kebersamaan antara polisi dan masyarakat, tempat bertemunya nilai pelayanan, ibadah, serta kepedulian sosial yang tumbuh dalam kehidupan sehari-hari di tengah masyarakat Kota Cirebon.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menambahkan bahwa Masjid Adz Dzikra-Sauyunan Jaga Lembur dibangun dengan semangat keterbukaan dan kebersamaan untuk seluruh masyarakat. “Masjid ini bukan hanya milik anggota Polri, tetapi juga milik masyarakat Kota Cirebon. Siapa saja boleh beribadah di Masjid Adz Dzikra-Sauyunan Jaga Lembur, sehingga keberadaannya diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh anggota untuk selalu melayani masyarakat dengan tulus dan ikhlas, serta bekerja dengan niatan ibadah demi mewujudkan kebersamaan dalam semangat Sauyunan Jaga Lembur,” ujar AKP M. Aris Hermanto.

((A, Rahmat))

Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Pangkah Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H



Talang, Tegal – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang jatuh pada tanggal 27 Mei 2026, Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Pangkah menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh siswa, guru, tenaga kependidikan, wali murid, serta masyarakat Kecamatan Pangkah dan Kabupaten Tegal.

"Atas nama keluarga besar SMP Negeri 3 Pangkah, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H. Semoga momentum Idul Adha ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk meningkatkan keikhlasan, kepedulian sosial, semangat berbagi, dan mempererat tali persaudaraan," ujarnya.

Hari Raya Idul Adha memiliki makna yang sangat mendalam tentang pengorbanan, ketulusan, dan ketaatan kepada Allah SWT. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh warga sekolah dalam membangun karakter yang religius, disiplin, serta peduli terhadap sesama.

Keluarga besar SMP Negeri 3 Pangkah juga berharap perayaan Idul Adha tahun ini membawa keberkahan, kedamaian, dan kebahagiaan bagi seluruh umat Islam.

"Taqabbalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin."

TMMD Sengkuyung Tahap II 2026 di Wilayah Kodim 0735/Surakarta Ditutup, Kolaborasi TNI & Warga Perkuat Infrastruktur Serta Ketahanan Sosial

Surakarta – Suasana Lapangan Sepak Bola Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, Kamis (21/5/2026) pagi, tampak berbeda dari biasanya. Ratusan personel gabungan TNI, Polri, aparat pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, pelajar hingga warga masyarakat berkumpul dalam Upacara Penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 yang diselenggarakan Kodim 0735/Surakarta.

Program yang berlangsung selama satu bulan penuh, sejak 22 April hingga 21 Mei 2026 tersebut bukan sekadar kegiatan pembangunan fisik semata. Lebih dari itu, TMMD kembali menjadi ruang kolaborasi antara negara dan masyarakat dalam memperkuat pembangunan berbasis wilayah sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, kegiatan ini menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur lingkungan dan penguatan kapasitas sosial masyarakat di wilayah Kelurahan Mojosongo, khususnya di kawasan Kampung Krajan RT 02 dan RT 04 RW 01.

Pada pelaksanaan TMMD kali ini, sasaran fisik utama berupa pembangunan talud beton bertulang di Sungai Kedung Jumbleng sepanjang 100 meter dengan tinggi 3,5 meter berhasil diselesaikan 100 persen.

Pembangunan talud tersebut dinilai penting mengingat kawasan bantaran sungai di Mojosongo memiliki potensi kerawanan longsor dan kerusakan lingkungan saat debit air meningkat pada musim penghujan.

Melalui pembangunan itu, diharapkan ketahanan lingkungan permukiman warga semakin meningkat sekaligus mendukung keamanan dan kenyamanan masyarakat sekitar.

Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Arif Handoko Usman, S.H., dalam amanat Pangdam IV/Diponegoro yang dibacakannya saat upacara penutupan menegaskan bahwa pembangunan desa merupakan fondasi penting dalam pembangunan nasional.

“Desa diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang berdaya saing di masa mendatang. Karena itu, pembangunan desa menjadi bagian penting dari strategi pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Dandim saat membacakan amanat.

TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Mojosongo juga menghadirkan sejumlah kegiatan nonfisik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Berbagai penyuluhan digelar, mulai dari mitigasi bencana banjir dan kebakaran, pengolahan sampah, pencegahan penyalahgunaan narkoba, kesehatan dan stunting, wawasan kebangsaan dan bela negara, keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), hingga penguatan nilai-nilai ideologi Pancasila.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai instansi terkait sebagai narasumber dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan kapasitas masyarakat dalam menghadapi tantangan sosial maupun lingkungan.

Selain itu, pembagian paket sembako kepada warga sekitar lokasi TMMD turut dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial dan dukungan terhadap masyarakat.

Upacara penutupan TMMD di Mojosongo turut dihadiri unsur Forkopimda Kota Surakarta, pejabat TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga perangkat wilayah Kecamatan Jebres.

Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan bahwa program TMMD bukan hanya agenda militer, melainkan program kolaboratif lintas sektor yang melibatkan banyak pihak dalam membangun wilayah.

Dalam amanat Pangdam IV/Diponegoro juga disampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, OPD terkait, personel TNI-Polri, organisasi masyarakat, pelajar, pemuda, dan warga yang selama satu bulan penuh bergotong royong menyelesaikan seluruh sasaran program.

Kolaborasi tersebut menjadi salah satu kekuatan utama TMMD dalam mendorong percepatan pembangunan di tingkat daerah.

Selain menekankan pentingnya pembangunan fisik dan nonfisik, Pangdam IV/Diponegoro melalui amanatnya juga mengingatkan pentingnya menjaga dan merawat seluruh hasil pembangunan yang telah dicapai.

Hal itu dinilai penting agar fasilitas yang telah dibangun dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Program TMMD sendiri selama ini menjadi salah satu instrumen percepatan pembangunan berbasis kemitraan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, terutama di wilayah yang membutuhkan penguatan infrastruktur maupun pemberdayaan sosial.

Dengan selesainya TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Mojosongo, masyarakat diharapkan dapat merasakan manfaat nyata dari pembangunan yang dilakukan, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan dalam membangun lingkungan.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Pelopori Kebersihan Lingkungan,Babinsa Manahan Bersama Warga Gotong Royong Bersihkan Rumput Liar

Surakarta - Babinsa Kelurahan Manahan Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta Serma Saring dan Sertu Supriyadi bersama dengan Tim Saberling dan warga masyarakat melaksanakan kerja bakti pemotongan rumput liar di Jl. Ks Tubun, Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari, Kamis (21/05/2025).

Serma Saring menegaskan kegiatan kerja bakti ini merupakan upaya bersama dalam mewujudkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan di Wilayah binaannya.

“Kegiatan kerja bakti ini dilakukan karena kondisi parit dan bahu jalan yang ada di wilayah Kelurahan Manahan semakin menyempit karena ditumbuhi rumput dan semak yang menjalar ke bahu jalan sehingga sangat kotor,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kerja bakti ini juga sebagai upaya agar masyarakat untuk selalu peduli dengan kondisi lingkungan disekitar tempat tinggalnya. Semoga jalinan kerja sama yang baik selama ini akan semakin kuat dalam mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat,"ucapnya.

Sementara itu, Suwarno salah satu warga Masyarakat yang turut serta dalam pelaksanaan kerja bakti tersebut menyampaikan terimakasih kepada Babinsa karena kegiatan karya bakti ini terselenggara tidak lain karena peran aktif Babinsa sehingga parit dan bahu jalan terlihat bersih dan rapi dan saya juga melihat warga sangat senang dan antusias dalam mengikuti kerja bakti dikarenakan Babinsa juga ikut kerja dalam melaksanakan kegiatan tersebut.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Dandim Wonosobo Tutup TMMD Sengkuyung Tahap II di Desa Grugu, Tekankan Pentingnya Membangun Desa



WONOSOBO – Dandim 0707/Wonosobo, Letkol Inf Yoyok Suyitno, S.Sos menutup kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Desa Grugu, Kecamatan Kaliwiro, Kabupaten Wonosobo, Kamis (21/5/2026). Penutupan dilakukan dengan membacakan amanat Pangdam IV/Diponegoro Mayor Jenderal TNI Achiruddin, S.E., M.Han.

Dalam amanatnya, Pangdam IV/Diponegoro menyampaikan bahwa TMMD mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa”. Tema tersebut menekankan pentingnya pembangunan desa sebagai fondasi pembangunan nasional.

“Pembangunan desa merupakan strategi pemerintah guna mewujudkan pemerataan ekonomi sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Desa diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang berdaya saing di masa mendatang,” ujar Dandim saat membacakan amanat Pangdam.

Program TMMD, lanjutnya, menjadi wujud nyata sinergi dan kolaborasi antara TNI, kementerian dan lembaga pemerintah, pemerintah daerah, Polri, serta seluruh komponen masyarakat dalam mempercepat pembangunan di daerah.

Melalui program tersebut, berbagai sasaran fisik berhasil diselesaikan, di antaranya pembukaan dan perbaikan jalan, pembangunan maupun rehabilitasi jembatan, pembangunan saluran air dan irigasi, serta infrastruktur lain yang dibutuhkan masyarakat.

Selain itu, pembangunan fasilitas sosial juga turut dilaksanakan melalui renovasi maupun pembangunan tempat ibadah, sekolah, puskesmas, pasar, ruang serbaguna, sarana olahraga, serta fasilitas sosial lainnya guna meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat.

TMMD juga menyasar rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan jambanisasi, hingga penyediaan sarana dan prasarana pendukung kebutuhan masyarakat di wilayah sasaran.

Tidak hanya pembangunan fisik, kegiatan nonfisik juga menjadi bagian penting dalam TMMD. Berbagai penyuluhan, sosialisasi, dan pembekalan diberikan kepada masyarakat dengan menghadirkan narasumber dari kementerian, lembaga pemerintah, dinas, maupun instansi terkait sesuai kebutuhan wilayah.

Dalam amanat tersebut juga disampaikan adanya program tambahan unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), seperti pembangunan instalasi air bersih melalui program TNI AD Manunggal Air, rehabilitasi RTLH, pembangunan jambanisasi atau MCK, pembersihan lingkungan, perluasan lahan tanaman pangan, serta penghijauan dan reboisasi melalui penanaman bibit pohon keras di sekitar lokasi TMMD.

“Seluruh kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI AD dalam membantu meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” lanjutnya.

Di akhir amanat, Pangdam berharap seluruh hasil pembangunan yang telah dicapai dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang. Ia juga menitipkan pesan agar seluruh fasilitas yang telah dibangun bersama dapat dipelihara dan dirawat dengan baik sehingga memiliki masa pakai yang panjang.

(Yudhi)
Pendim0707
Uploaded Image

Mempererat Tali Persaudaraan dan Kepedulian di Hari Raya Kurban



(Tegal, talang) momentum penuh berkah kembali menghampiri umat Muslim di seluruh dunia. Hari Raya Iduladha bukan sekadar tentang perayaan, melainkan sebuah pengingat agung tentang makna keikhlasan, ketaatan, dan pengorbanan yang diajarkan oleh Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.

Sebagai bagian dari masyarakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai religius dan sosial, momentum ini menjadi saat yang tepat bagi kita untuk memperkuat rasa kepedulian terhadap sesama. Melalui ibadah kurban, kita diajarkan untuk menanggalkan ego, berbagi kebahagiaan, dan merajut kebersamaan dengan lingkungan sekitar.

Menyambut hari yang suci ini, Keluarga Besar SMP Negeri 1 Talang dengan tulus mengucapkan:

Selamat Hari Raya Idul adha 1447 H / 2026 
Semoga semangat kurban menginspirasi kita semua untuk terus berbagi, meningkatkan ketakwaan, dan mempererat tali silaturahmi antar-sesama.

Semoga keikhlasan selalu menyertai setiap langkah kita, dan semoga seluruh amal ibadah kita di hari yang mulia ini diterima oleh Allah SWT. Selamat berkumpul bersama keluarga tercinta dalam kehangatan dan kedamaian.