Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Jadi Pilot Project Pertama, Polresta Cirebon Sosialisasikan Kampung Tangguh Narkoba di Trusmi Kulon

​Polresta Cirebon, melalui Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba)  menggelar kegiatan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba ...

Postingan Populer

Rabu, 10 Juni 2026

Jadi Pilot Project Pertama, Polresta Cirebon Sosialisasikan Kampung Tangguh Narkoba di Trusmi Kulon

​Polresta Cirebon, melalui Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba)  menggelar kegiatan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba di Desa Trusmi Kulon, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, pada Selasa (9/6/2026) malam. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam menggalakkan program Kampung Tangguh Narkoba di wilayah hukum Polresta Cirebon.

​Kegiatan yang berlangsung di salah satu ketua RT tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba Polresta Cirebon, Kompol Heri Nurcahyo, S.H., M.H. Kehadiran jajaran Satresnarkoba disambut hangat oleh Kuwu (Kepala Desa) Trusmi Kulon, Abdul Tholib, serta dihadiri oleh Bhabinkamtibmas Bripka Soetani, Babinsa Sertu Fernando, perangkat desa, dan elemen masyarakat setempat.

​Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Narkoba Kompol Heri Nurcahyo, mengungkapkan bahwa Desa Trusmi Kulon dipilih sebagai pilot project (proyek percontohan) pertama di Kabupaten Cirebon. Pemilihan ini didasarkan pada hasil pemetaan berkala yang menunjukkan bahwa desa tersebut memiliki tingkat kerawanan peredaran narkoba yang rendah.

​"Tujuan utama dari sosialisasi Kampung Tangguh  Narkoba ini adalah untuk mencegah dan memutus mata rantai penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba. Kami ingin menciptakan lingkungan desa yang bersih, aman, dan sehat bagi generasi masa depan," ujar Kompol Heri Nurcahyo.

​Melalui pembentukan satgas-satgas pencegahan yang melibatkan sinergitas  Polri, TNI dan pemangku kepentingan desa, program terintegrasi ini terbukti memberikan dampak positif yang nyata bagi penguatan keamanan di tingkat desa. Pihak kepolisian memberikan beberapa materi krusial kepada warga terkait ​Poin Utama Edukasi ​Dalam sosialisasi yang dikemas interaktif tersebut.

Diantaranya, Warga diberikan edukasi mendalam agar lebih mengenal jenis-jenis narkoba serta dampak negatif penyalahgunaannya, baik dari sisi kesehatan, ekonomi, sosial, budaya , maupun masa depan generasi muda, hingga Penjelasan mengenai risiko dan sanksi hukum yang tegas bagi siapa saja yang terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkoba.

Selain itu, sosialisasi tersebut membuka Membuka ruang tanya jawab langsung bagi warga untuk berkonsultasi mengenai penanganan jika ada indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan keluarga atau tetangga, dan Edukasi mengenai tata cara pelaporan cepat dan aman melalui Call Center 110 Polresta Cirebon, sehingga masyarakat dapat berpartisipasi aktif memberikan informasi jika menemui aktivitas mencurigakan.

"​Rangkaian acara sosialisasi ini berjalan dengan interaktif, aman, dan kondusif dari awal hingga selesai. Ke depan, Polresta Cirebon berencana mereplikasi program Kampung Tangguh Narkoba ini ke desa-desa lain guna mempersempit ruang gerak peredaran narkoba di seluruh wilayah Kabupaten Cirebon," pungkasnya.

((A, Rahmat))

Peran Aktif Babinsa Kepatihan Wetan Berikan Paparan Dalam Rapat Panitia Persiapan Gelar Budaya Babad Kepatihan 2026

Surakarta - Babinsa Kepatihan Wetan Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Sertu Budiono menghadiri Rapat Persiapan Gelar Budaya Babad Kepatihan bertempat di Pendopo Kelurahan Jl. Sutan Syahrir No.26 Kelurahan Kepatihan Wetan Kec. Jebres Kota Surakarta. Selasa ( 09/06/2026 ) Pkl 19.00 Wib

Dalam agenda rapat tersebut membahas tentang persiapan-persiapan sarana prasarana dan paparan panitia kegiatan dalam rangka penyelenggaraan Gelar Budaya Babad Kepatihan tahun 2026.

Dalam sambutan Sertu Budiono mengatakan bahwa sebagai generasi penerus bangsa, saat ini tugas kita melestariakan budaya daerah dengan nilai-nilai positif dan mempertahankannya.

Untuk itu, dalam rangka Gelar Budaya Babad Kepatihan tahun 2026 yang akan kita selenggarakan pada tanggal 18 Juli tahun ini, mari kita bersama-sama mulai menyiapkan sarana dan prasarananya dengan baik, agar pelaksanaannya nanti dapat berjalan dengan tertib dan lancar. Hal ini, juga sebagai wujud penghargaan kepada nenek moyang berikan wariasan budaya lokalnya

Sertu Budiono juga menyampaikan kegiatan gelar budaya babad kepatihan setiap tahun dilaksanakan tentunya kita harus menyiapkan secara sungguh-sungguh agar kegiatan berjalan dengan baik. Koreksi dan kekurangan pada pelaksanaan tahun kemarin hendaklah bisa diperbaiki.

Demi suksesnya penyelenggaraan Gelar Budaya Babad Kepatihan nantinya, semua pihak untuk turut berpartisapasi, terlebih kepada para panitianya agar melakukan setiap tugasnya dengan penuh rasa tanggung jawab.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Piket Koramil 04/Jebres Bersama Linmas Patroli Malam Sambil Himbauan Kamtibmas

Surakarta - Mewujudkan lingkungan yang aman dan kondusif di lingkungan  Masyarakat, Piket Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Sertu Teguh Pria  melaksanakan Patroli Bersama Anggota Linmas Guna menciptakan Kamtibmas yang aman di wilayah Kecamatan Jebres Surakarta, Selasa (09/06/2026) pukul 21.00 wib.

Sembari melaksanakan Patroli Malam, Sertu Teguh Pria  juga melaksanakan kegiatan Komsos dengan warga dengan memberikan himbauan untuk menjaga Kamtibmas tetap aman diwilayah binaan.

"Pada pelaksanaan ini memaksimalkan peran komunikasi sosialnya dengan sejumlah warga sebagai upaya untuk cegah dini dan deteksi dini terhadap hal hal yang tidak diinginkan. Warga dapat terjalin dengan baik diharapkan berbagai informasi yang terjadi dapat terdeteksi secara dini dan cepat tentukan langkah untuk mengantisipasinya," ungkapnya 

"Dengan rutin melaksanakan Patroli wilayah di malam hari, kami berusaha menciptakan Kamtibmas di wilayah tetap aman dan  warga masyarakat akan terasa tenang dan nyaman, Semoga warga masyarakat akan senang dengan keberadaan kita yang rutin melaksanakan patroli," harapnya.

(Arda 72)
Uploaded Image

Selasa, 09 Juni 2026

Polisi Ingatkan kepada masyarakat Cirebon kota Dan Sekitarnya Bahaya Melintas di Perlintasan Tanpa Palang Pintu.

 
Cirebon Kota – Peristiwa meninggal dunia diduga akibat tertemper kereta api terjadi pada Selasa (09/06/2026) pukul 11.51 WIB di jalur utara KM 215+1 Desa Citemu, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, yang mengakibatkan seorang pria berusia 25 tahun asal Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon meninggal dunia dan langsung mendapatkan penanganan dari aparat kepolisian bersama pihak terkait.

Kapolsek Mundu AKP Didi Sumardi, S.H. menjelaskan bahwa setelah menerima laporan adanya dugaan korban tertemper kereta api, petugas gabungan segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara, mengumpulkan keterangan saksi, serta melaksanakan proses identifikasi terhadap korban sesuai prosedur yang berlaku.

Korban diketahui berinisial A.R.N., berjenis kelamin laki-laki, berusia 25 tahun, warga Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon. Jenazah kemudian dievakuasi menuju RSUD Gunung Jati Cirebon guna proses identifikasi lebih lanjut serta penanganan oleh pihak berwenang.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, informasi mengenai adanya korban tertemper kereta api diterima setelah pihak PT KAI mendapatkan laporan dari Stasiun Kejaksan terkait adanya seseorang yang diduga tertemper kereta api di sekitar jalur KM 215+1 Desa Citemu, Kecamatan Mundu.

Salah seorang saksi berinisial F.D.A., perempuan berusia 24 tahun, warga Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, menerangkan bahwa saat melintas di Jalan Pantura wilayah Mundu, dirinya melihat sepeda motor yang diduga milik korban terparkir di pinggir jalan dekat jalur rel kereta api. Ketika mendekati lokasi, saksi kemudian mengetahui adanya potongan tubuh di sekitar lintasan kereta api.

Saksi lainnya, Hasan Basyari, laki-laki berusia 54 tahun dari pihak PT KAI yang bertugas sebagai mandor, menerangkan bahwa dirinya menerima informasi dari petugas Stasiun Kejaksan mengenai adanya dugaan orang tertemper kereta api di jalur utara KM 215+1. Atas informasi tersebut, pihak PT KAI segera berkoordinasi dengan kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.

Dari hasil pendalaman sementara, korban diduga tertemper Kereta Api Harina Nomor 99 jurusan Bandung–Surabaya yang melintas di lokasi kejadian. Petugas kepolisian masih melakukan pendalaman guna melengkapi proses penyelidikan sesuai prosedur yang berlaku.

Petugas kepolisian bersama unsur terkait kemudian melakukan langkah-langkah penanganan berupa mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah tempat kejadian perkara, mencari dan meminta keterangan saksi-saksi, mendokumentasikan lokasi kejadian, mengevakuasi jenazah ke rumah sakit, serta berkoordinasi dengan pihak keluarga korban.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa jalur rel kereta api merupakan kawasan terbatas yang memiliki risiko tinggi. Masyarakat diimbau untuk tidak beraktivitas di sekitar rel serta meningkatkan kewaspadaan saat berada di area perlintasan kereta api, terutama yang tidak dilengkapi dengan palang pintu dan petugas penjaga.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengimbau masyarakat, khususnya pengendara kendaraan bermotor, agar selalu berhenti sejenak sebelum melintasi perlintasan sebidang tanpa palang pintu, memastikan kondisi rel benar-benar aman dengan melihat ke kanan dan kiri, mendengarkan suara kereta yang akan melintas, serta tidak memaksakan diri menerobos lintasan. "Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama. Jangan mengambil risiko sekecil apa pun di perlintasan kereta api karena kelalaian dalam beberapa detik dapat berujung pada hilangnya nyawa," tegasnya.

((A, Rahmat))

Impian Puluhan Tahun Terwujud, Kodim 0707/Wonosobo Bersama Rakyat Mulai Bangun Jembatan Gantung Garuda Mangunrejo



Wonosobo — Buserpresisi.com Kodim 0707/Wonosobo kembali bergerak cepat membangun infrastruktur untuk masyarakat. Jembatan Gantung Garuda di Desa Mangunrejo, Kecamatan Kalikajar, resmi memulai tahap pembangunan yang ditandai dengan acara selamatan, Selasa (9/6/2026).

Acara selamatan digelar sebagai bentuk syukur dan memohon keselamatan dalam proses pembangunan jembatan yang sangat dinantikan masyarakat setempat. Jembatan Gantung Garuda ini melintasi Sungai Begaluh dan akan menghubungkan Desa Mangunrejo Kalikajar dengan Simbarjo, Selomerto.
Kepala Desa Mangunrejo, Sarwono, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas dimulainya proyek ini. Menurutnya, jembatan tersebut sudah menjadi impian masyarakat selama puluhan tahun.

"Kami mengucapkan banyak terima kasih atas dimulainya pembangunan jembatan ini. Sangat dibutuhkan sekali. Jembatan ini sudah didambakan sejak lama sekali, mungkin sudah puluhan tahun yang lalu masyarakat memimpikan adanya jembatan. Alhamdulillah hari ini ada harapan mimipi tersebut bisa terwujud dengan dimulainya pembangunan jembatan" ujar Sarwono.

Selama ini, warga mengalami kesulitan besar saat menyeberangi Sungai Begaluh, terutama untuk mengangkut hasil pertanian dan mobilitas antardesa. Pada musim hujan saat arus sungai deras, masyarakat terpaksa menggunakan alat seling untuk mengangkut barang dan transportasi. Setelah jembatan selesai dibangun, diharapkan sepeda motor dan kendaraan ringan dapat melintas dengan mudah.
"Ini sangat membantu sekali bagi masyarakat. Akses menjadi lebih lancar, hasil bumi bisa dibawa lebih mudah, dan perekonomian desa pasti akan bergeliat," tambah Sarwono.

Ditempat terpisah, Dandim 0707/Wonosobo Letkol Inf Yoyok Suyitno S.Sos menjelaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto dalam rangka membantu mengatasi kesulitan masyarakat di daerah terpencil.

"Kami melaksanakan instruksi langsung dari Bapak Presiden Prabowo kepada TNI-AD untuk membantu kesulitan masyarakat. Semoga apa yang kami kerjakan ini dibantu dan didukung oleh semua pihak untuk kepentingan bersama," tegas Dandim Yoyok Suyitno.

Pembangunan Jembatan Gantung Garuda ini diharapkan dapat selesai sesuai target dan menjadi salah satu bukti nyata perhatian TNI AD bersama pemerintah pusat terhadap infrastruktur pedesaan.  

(Yudhi)
Pendim0707
Uploaded Image

Babinsa Banjarsari Gotong Royong Bersihkan Kali Pepe, Cegah Banjir & Penyebaran Bibit Penyakit

Surakarta – Semangat gotong royong kembali terlihat di Kelurahan Gilingan. Danramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta Kapten Inf Mulyono bersama anggota dan warga setempat menggelar kerja bakti pembersihan Kali Pepe, bertempat di Jl. Setiabudi No. 93, Kantor Kelurahan Gilingan, Kec. Banjarsari, Selasa (09/06/2026).

Dikatakan Danramil bahwa kegiatan kerja bakti kali ini difokuskan pada pembersihan sampah, pemangkasan dahan pohon, dan pencabutan rumput liar yang mulai menutupi aliran Kali Pepe belakang kantor kelurahan.

" Kondisi tersebut rawan jadi sarang nyamuk dan sumber penyakit jika dibiarkan menumpuk."ujarnya.

“Sinergitas dan kerja sama yang baik seperti ini memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Aktivitas teritorial seperti kerja bakti memang tugas Babinsa untuk menjaga lingkungan binaan tetap bersih, sehat, dan asri,” ujar Danramil 02/Banjarsari.

Sementara itu Wargaaaya Kelurahan Gilingan antusias bahu-membahu membersihkan aliran sungai. Diharapkan aksi ini menumbuhkan kepedulian bersama menjaga kebersihan lingkungan demi kesehatan seluruh warga.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Babinsa Kepatihan Wetan Hadiri MUSDES Sosialisasi Verifikasi Pendataan Home Visit

Surakarta - Babinsa Kepatihan Wetan Koramil 04/Jebres Sertu Budiono menghadiri kegiatan Musyawarah Desa (MUSDES) Sosialisasi Verifikasi Pendataan Dana Bantuan Sosial (Bansos) warga Kelurahan Kepatihan Wetan yang digelar di Pendopo Pendopo Kelurahan Kepatihan Wetan Kecamatan Jebres Kota Surakarta. Senin malam ( 08/06/2026 ) Pkl. 19.00 Wib

MUSDES yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kelurahan Kepatihan Wetan ini bertujuan untuk memastikan data penerima bantuan sosial tepat sasaran sesuai kriteria yang telah ditetapkan, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat, serta mengakomodir usulan, masukan dan klarifikasi dari masyarakat terkait data penerima bantuan sosial.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan sinergi seluruh pihak, baik dari unsur TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pendamping sosial, maupun para Ketua RT/RW. Kehadiran dan kerja sama ini sangat penting dalam mendukung kelancaran serta keberhasilan program pemerintah desa, ” ujar Lurah

Sementara itu Babinsa Sertu Budiono menegaskan komitmen TNI dalam mendukung program pemerintah desa demi kepentingan masyarakat.

“Kami dari Babinsa Koramil 04/Jebres siap mendukung setiap program pemerintah desa, khususnya dalam memastikan penyaluran bantuan sosial berjalan dengan tertib, aman dan tepat sasaran. Sinergi seluruh elemen sangat diperlukan demi menjaga kondusifitas wilayah, ” tegas Sertu Budiono

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Perwakilan Kemensos Kota Surakarta Bp. Fuad Kurniawan, Ketua LPMK Bp. Aridius Dwi Haryanto, SPd. SH, Ketua TPKKel Bp. Bakalang Supiarso, Kasi Persmasy Inu Sumijati, S. Sn, Pendamping PKH Kepatihan Wetan, Babinsa Sertu Budiono, Bhabinkamtibmas Bripka Joko, perangkat Kelurahan, serta para Ketua RT/RW se-Kelurahan Kepatihan Wetan.

Sebagai aparat kewilayahan, Babinsa Koramil 04/Jebres berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung program pembangunan serta menjaga stabilitas dan keamanan wilayah.

Kehadiran Babinsa dalam setiap kegiatan kemasyarakatan merupakan wujud nyata peran TNI AD dalam mendampingi dan mengawal kebijakan pemerintah agar berjalan optimal, transparan dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Kelurahan Tegalharjo Siap Siaga..!! Babinsa & Warga Latih Diri Hadapi Bencana Lewat Program DESTANA

Surakarta – Mengantisipasi potensi bencana sewaktu-waktu, Babinsa Kelurahan Tegalharjo Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Serka Joko Riyanto bersama dengan Bhabinkamtibmas Aiptu Joko Lebowo dan Lurah Tegalharjo Ibu Yolla Marrins S.STP mengikuti kegiatan Sosialisasi Kelurahan Tangguh Bencana (DESTANA) dari BPBD Kota Surakarta. 

Kegiatan yang digelar Selasa (9/06/2026) pukul 09.00 WIB ini juga melibatkan para relawan tanggap bencana Kelurahan Tegalharjo.

Turut hadir Kepala BPBD Kota Surakarta Bp. Ari Dwi Daryatno S.STP didampingi Sekretaris Komisi III DPRD Kota Surakarta Bp. Soni S.E.

Serka Joko Riyanto menegaslan Program Desa/Kelurahan Tangguh Bencana atau DESTANA adalah program pemberdayaan masyarakat untuk membangun kemampuan mandiri desa/kelurahan dalam menghadapi ancaman bencana. Intinya: warga tidak menunggu, tapi siap bertindak.

"Peserta diajak langsung memetakan wilayah rawan bencana dan mengidentifikasi jalur evakuasi di lingkungan masing-masing."ujarnya.

Tak hanya teori, BPBD juga menggelar pelatihan dan simulasi siaga bencana agar warga benar-benar tahu langkah tepat saat situasi darurat terjadi.

Antusiasme tinggi terlihat dari masyarakat dan relawan Tegalharjo sepanjang kegiatan. Dengan bekal ilmu ini, diharapkan Tegalharjo menjadi kelurahan yang lebih tangguh, sigap, dan mandiri menghadapi segala ancaman bencana.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Lapas Kuningan Teken MoU dengan Lima Instansi Mitra

Kuningan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuningan melaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan lima instansi dan lembaga mitra sebagai upaya memperkuat pembinaan, pelayanan, serta pemberdayaan warga binaan. Pada Selasa (9/6), Kegiatan yang berlangsung di Aula Lapas Kelas IIA Kuningan ini dihadiri oleh jajaran Lapas Kuningan, Puskesmas Cijoho, Puskesmas Lamepayung, Politeknik Kesehatan KMC Kuningan, Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Kuningan, dan Universitas Kuningan.

Kerja sama yang terjalin mencakup bidang pelayanan kesehatan, pendidikan, penelitian, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengembangan program kemandirian dan ketahanan pangan bagi warga binaan. Melalui kolaborasi ini, diharapkan kualitas pembinaan dan pelayanan di Lapas Kuningan dapat semakin optimal dan berkelanjutan.

Penandatanganan Nota Kesepahaman ini juga merupakan bentuk implementasi arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Direktur Jenderal Pemasyarakatan dalam memperkuat kolaborasi dengan berbagai stakeholder. Kehadiran para mitra strategis diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung program pembinaan yang lebih komprehensif dan berdampak positif bagi warga binaan.
Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali, menyampaikan bahwa sinergi dengan berbagai stakeholder merupakan langkah penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan yang tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga pembinaan dan pemberdayaan warga binaan.

"Kami berharap kerja sama ini tidak hanya menjadi dokumen administratif, tetapi dapat diwujudkan dalam program-program nyata yang memberikan manfaat bagi warga binaan, petugas, dan masyarakat. Kolaborasi yang kuat akan menjadi kunci dalam mewujudkan pemasyarakatan yang lebih bermanfaat dan berdampak," ujar Sukarno Ali.
Melalui penandatanganan MoU ini, Lapas Kelas IIA Kuningan menegaskan komitmennya untuk terus membangun kemitraan strategis guna meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan serta mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan secara lebih optimal. Ke depan, kerja sama yang telah terjalin akan ditindaklanjuti melalui berbagai program dan kegiatan yang terukur, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh warga binaan maupun seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pemasyarakatan

((A, Rahmat))

Ciptakan Wilayah Aman dan Kondusif Piket Koramil 01/Laweyan Melaksanakan Patroli Malam Bersama Linmas

Surakarta - Piket Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Ska Serka Sanyoto bersama dengan Anggota Linmas melaksanakan Patroli malam di seputaran Wilayah Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta, Senin (08/06/2026) tadi malam.

"Patroli malam dilakukan secara rutin oleh piket Koramil 01 Laweyan bersama anggota linmas dengan sasaran tempat - tempat keramaian yang dianggap rawan dari tindak kejahatan dan kriminal serta obyek-obyek vital dan Tempat-tempat keramaian di wilayah kecamatan Laweyan."tegas Serka Sanyoto disela-sela pelaksanaan kegiatan patroli.

"Dalam patroli tersebut, kami selaku Piket Koramil bersama anggota linmas selalu mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga serta menghimbau keamanan  lingkungan dari tindak kejahatan yang dapat merugikan warga masyarakat dan juga harus tanggap terhadap perkembangan lingkungan disekitar."tegasnya.
Uploaded Image