Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Polres Bangka Barat Antisipasi Penyelundupan Timah Lewat Jalur Laut

Bangka barat, Kepolisian Resor Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung, memperketat pengawasan di Pelabuhan Tanjung Kalian, Ment...

Postingan Populer

Kamis, 20 Agustus 2026

Polres Bangka Barat Antisipasi Penyelundupan Timah Lewat Jalur Laut



Bangka barat, Kepolisian Resor Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung, memperketat pengawasan di Pelabuhan Tanjung Kalian, Mentok, sebagai langkah mengantisipasi upaya penyelundupan timah melalui jalur laut.

“Pengawasan ini merupakan langkah antisipasi untuk mencegah adanya upaya penyelundupan timah melalui jalur pelabuhan. Kami tidak ingin jalur transportasi laut dimanfaatkan untuk membawa keluar komoditas timah secara ilegal,” kata Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso di Mentok, Rabu (19/8/2026).

Ia mengatakan, pengawasan dilakukan Satpolairud Polres Bangka Barat dengan memeriksa kendaraan dan muatan yang akan menyeberang dari Pelabuhan Tanjung Kalian.

Selain itu, petugas memeriksa dokumen kapal dan manifest, mengecek data berat kendaraan melalui loket, serta meminta keterangan kepada pengemudi mengenai asal dan tujuan barang yang dibawa.

Menurut dia, langkah tersebut penting dilakukan mengingat jalur pelabuhan merupakan salah satu akses keluar-masuk barang dari Pulau Bangka, sehingga diperlukan pengawasan untuk mencegah berbagai bentuk penyelundupan.

“Personel kami melakukan pemantauan dan pemeriksaan secara selektif terhadap kendaraan maupun muatan. Apabila ditemukan sesuatu yang mencurigakan, tentunya akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan,” ujarnya.

Dalam kegiatan pemantauan dan pengawasan yang dilaksanakan pada Rabu sore tersebut, petugas tidak menemukan adanya aktivitas maupun muatan barang yang mencurigakan terkait dugaan penyelundupan timah.

Polres Bangka Barat menegaskan pengawasan di kawasan pelabuhan akan terus dilakukan sebagai upaya preventif untuk mempersempit ruang gerak pelaku penyelundupan dan menjaga agar jalur transportasi laut tidak dimanfaatkan untuk kegiatan ilegal.

Kepolisian juga mengajak masyarakat dan seluruh pihak yang menggunakan jasa pelabuhan untuk bersama-sama mencegah penyelundupan serta melaporkan kepada petugas apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan.

(HR) 

Bhabinkamtibmas Polsek Mauk Melaksanakan Bakti Sosial Di Desa Kemiri


Uploaded Image


Tangerang – Wujud kepedulian dan kedekatan Polri dengan masyarakat kembali ditunjukkan oleh Bhabinkamtibmas Desa Kemiri, Aiptu Johana. Dalam rangka meringankan beban sesama serta mempererat tali silaturahmi, Aiptu Johana menggelar kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan bantuan sembako kepada warga kurang mampu di wilayah Kp. Kemiri Sabrang, Desa Kemiri, Kec. Kemiri. Kamis (20-08-2026)

Kegiatan yang berlangsung secara door to door ini menyasar warga lanjut usia, janda kurang mampu, serta keluarga yang membutuhkan bantuan ekonomi secara langsung. Kehadiran Aiptu Johana yang turun langsung menyusuri pemukiman warga menyapa dengan hangat dan penuh kekeluargaan, membawa kebahagiaan tersendiri bagi para penerima manfaat.

Aiptu Johana menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban (kamtibmas), tetapi juga dalam aksi-aksi kemanusiaan.

"Bantuan ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian kami kepada warga Desa Kemiri. Harapan kami, bantuan yang tidak seberapa ini dapat sedikit meringankan beban kebutuhan pokok sehari-hari dan membawa keberkahan bagi kita semua," ujar Aiptu Johana di sela-sela kegiatan.

Selain menyerahkan bantuan pangan, Aiptu Johana juga memanfaatkan momen tersebut untuk memberikan imbauan kamtibmas secara dialogis. Warga diingatkan untuk senantiasa menjaga keharmonisan lingkungan, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, serta tidak ragu untuk berkomunikasi dengan Bhabinkamtibmas jika ada permasalahan di desa.

Aksi nyata ini mendapat apresiasi hangat dari warga setempat. Salah seorang penerima bantuan mengucapkan terima kasih atas kepedulian Bhabinkamtibmas yang dinilai sangat dekat dan peka terhadap kondisi warga binaannya.

Melalui kegiatan bakti sosial ini, diharapkan hubungan harmonis dan kepercayaan antara Polri dan masyarakat di Desa Kemiri dapat terus terjalin erat demi terciptanya lingkungan desa yang aman, kondusif, dan sejahtera.




Red/Toher Aswi

Polres Cirebon Kota dan Polsek Utbar Gerak Cepat Tangani Korban Pohon Tumbang di Jembatan Sukalila

Cirebon Kota - Respons cepat ditunjukkan personel Polres Cirebon Kota dan Polsek Cirebon Utara Barat saat menangani dua warga yang menjadi korban pohon tumbang di Jembatan Sukalila, Jl. KS. Tubun RT 001 RW 003, Kelurahan Kejaksan, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 10.45 WIB. Begitu menerima informasi, personel langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan dan memastikan korban segera mendapatkan pertolongan.

Kedua korban yakni Muhammad Faris (51), laki-laki, warga Kecamatan Tengahtani, Kabupaten Cirebon, dan Titin (44), perempuan, warga Kecamatan Tengahtani, Kabupaten Cirebon. Keduanya menjadi korban ketika sepeda motor yang ditumpangi dari arah utara menuju selatan tertimpa pohon yang tumbang ke badan jembatan.

Peristiwa bermula ketika berlangsung pekerjaan pembersihan di sekitar Sungai Sukalila menggunakan alat berat excavator. Alat berat tersebut digunakan untuk menggali tanah di pinggir sungai sekaligus membuka akses bagi alat berat beko amfibi yang akan digunakan untuk membersihkan Sungai Sukalila.

Saat proses pekerjaan berlangsung, sebuah pohon di sekitar lokasi tiba-tiba roboh dan tumbang ke arah Jembatan Sukalila. Pohon tersebut kemudian menimpa sepeda motor yang dikendarai Muhammad Faris bersama Titin hingga keduanya mengalami luka.

Mendapat laporan kejadian, personel Polres Cirebon Kota dan Polsek Cirebon Utara Barat langsung bergerak menuju lokasi. Personel yang hadir di antaranya Pamapta I Polres Cirebon Kota IPDA Lupti, S.H., personel SPKT dan piket Reskrim Polres Cirebon Kota, Kanit Reskrim Polsek Cirebon Utara Barat AKP Makmudin, S.H., M.H., piket Bawas, piket Reskrim, piket QR, serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Kejaksan.

Setibanya di lokasi, petugas segera mengamankan tempat kejadian dan melakukan pengecekan terhadap kondisi korban. Penanganan dilakukan dengan mengutamakan keselamatan korban sekaligus mengumpulkan informasi awal dari masyarakat dan saksi yang berada di sekitar lokasi.

Kedua korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Sumber Kasih Kota Cirebon untuk mendapatkan penanganan medis. Muhammad Faris mengalami benturan pada bagian kepala serta luka pada bagian perut ke bawah, sementara Titin mengalami luka lecet pada wajah bagian kanan dan diduga mengalami luka pada paha kiri.

Di rumah sakit, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kejaksan turut memastikan kondisi kedua korban serta berkoordinasi dengan pihak terkait. Sementara personel lainnya tetap melakukan penanganan di lokasi dan mengumpulkan keterangan dari para saksi untuk mengetahui rangkaian kejadian.

Empat saksi yang dimintai keterangan yakni Rian Priana (29), Mohamad Doddy Gozali (29), Hendra Kurniawan (41), dan Herry Djuniar Bassar (56). Selain penanganan korban, petugas juga melakukan pendataan serta koordinasi dengan pihak terkait guna mendukung proses penanganan kejadian secara menyeluruh.
Kapolsek Cirebon Utara Barat Kompol Iwan Gunawan, S.H., mengatakan kecepatan personel dalam merespons laporan merupakan bagian penting dari pelayanan kepolisian, terutama ketika menyangkut keselamatan masyarakat.

“Begitu menerima informasi, personel langsung bergerak ke lokasi dan memprioritaskan pertolongan kepada korban. Kecepatan respons menjadi bagian dari komitmen kami untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kompol Iwan Gunawan.

((A, Rahmat))

Piket Koramil 02/Banjarsari Melaksanakan Patroli Malam Untuk Meningkatkan Keamanan & Kondusifitas Wilayah

Surakarta - Piket Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Ska Koptu Tutut Cahyono melaksanakan Patroli malam bersama anggota linmas di seputaran Wilayah Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta, Kamis (19/08/2026).

Ditegaskan Koptu Tutut Patroli malam dilakukan secara rutin oleh piket koramil 02/Banjarsari bersama anggota linmas dengan sasaran tempat yang dianggap rawan dari tindak kejahatan dan kriminal serta obyek vital dan tempat keramaian di wilayah kecamatan Banjarsari

"Dalam patroli kali ini kami selaku Piket Koramil bersama anggota linmas selalu mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga serta menghimbau keamanan  lingkungan warga dari tindak kejahatan yang dapat merugikan warga masyarakat dan juga harus tanggap terhadap perkembangan situasi di lingkungan disekitar."tegasnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Pangdam IV/Diponegoro Pastikan Yonif TP 455/Satria Pandanaran Siap Hadapi Tugas


Semarang – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., meninjau langsung kondisi personel dan lingkungan Yonif TP 455/Satria Pandanaran di Marshalling Area (MA) Kolat Rindam IV/Diponegoro, Bantir, Desa Losari, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, Rabu (19/8/2026).

Setibanya di lokasi, Pangdam menerima hormat jajar dan paparan dari Pasipers Yonif TP 455/SP yang mewakili Danyonif, terkait gambaran mengenai kondisi personel, kesiapan satuan serta berbagai kebutuhan yang mendukung pelaksanaan tugas.

Usai menerima paparan, Pangdam kemudian melihat langsung kondisi di lapangan. Area barak latihan di Kolat Rindam IV/Diponegoro menjadi salah satu sasaran peninjauan, termasuk kawasan perkebunan di seputaran Kolat yang menjadi bagian dari lingkungan pembinaan dan kegiatan personel.

Usai di Sumowono, peninjauan berlanjut menuju lokasi pembangunan Mako Yonif TP 455/SP di Bancak, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang. Di lokasi tersebut, Pangdam melihat secara langsung kondisi area yang dipersiapkan sebagai bagian dari pengembangan satuan.

Rangkaian peninjauan tersebut menggambarkan bagaimana pembinaan satuan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari melihat kesiapan personel hingga kondisi sarana dan lingkungan tempat satuan akan menjalankan tugas. Kesiapan itu mencakup kekuatan personel, kondisi fisik, moril, disiplin, kemampuan dasar prajurit serta kesiapan menghadapi tugas.

Dari kesiapan personel hingga kesiapan satuan, semuanya bermuara pada satu tujuan, yakni untuk memastikan seluruh prajurit selalu siap ketika tugas memanggil. Melalui peninjauan langsung tersebut, Kodam IV/Diponegoro berkomitmen untuk membangun Yonif TP 455/SP menjadi satuan yang solid, tangguh dan siap memberikan pengabdian terbaik. 

Turut mendampingi Pangdam pada peninjauan tersebut, Irdam Brigjen TNI Denny Marantika, M.Han., Asrendam Kolonel Arm Edy Susanto, S. Sos., M.M., M.Han., Asops Kolonel Inf Mahmud, S.I.P., Aslog Kolonel Kav Sungudi, S.H., M.Si., Kabalakdam, Kasrem 073/MKT, Dandim 0714/Salatiga, Danden Inteldam dan Dandenpom lV/3 Salatiga.

Yudhi 
(Pendam IV/Diponegoro)
Uploaded Image

Dukung Swasembada Pangan, Polres Wonosobo Panen 7,8 Ton dan Tanam Bawang Putih



WONOSOBO – Polres Wonosobo bersama kelompok tani melaksanakan panen dan penanaman bawang putih secara serentak di Desa Serang, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Rabu (19/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan dan percepatan swasembada bawang putih nasional.

Kapolres Wonosobo AKBP Ricky Pripurna Atmaja, S.I.K., M.H., bersama jajaran PJU Polres Wonosobo, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, serta kelompok tani mengikuti langsung kegiatan yang berlangsung bersamaan dengan agenda penanaman bawang putih serentak secara nasional melalui Zoom Meeting.

Di Desa Serang, kegiatan penanaman dilakukan pada lahan milik kelompok tani yang dikelola Pak Romadhon dengan luas 2.500 meter persegi atau 0,25 hektare. Bibit yang digunakan merupakan bawang putih varietas Lumbu Hijau. Berdasarkan estimasi, lahan tersebut berpotensi menghasilkan sekitar 8,1 ton bawang putih saat memasuki masa panen.

Sementara itu, pada hari yang sama Polres Wonosobo juga melaksanakan panen bawang putih pada lahan seluas 8.000 meter persegi atau 0,8 hektare. Dari lahan tersebut diperoleh hasil panen sebanyak 7,8 ton bawang putih.

Dengan hasil panen tersebut, total luas lahan bawang putih yang telah dipanen hingga saat ini mencapai 1,05 hektare dengan total produksi sebanyak 15,9 ton. Capaian tersebut menjadi salah satu gambaran potensi pertanian bawang putih di wilayah Wonosobo sekaligus dukungan nyata terhadap upaya meningkatkan produksi komoditas pangan strategis di dalam negeri.

Selain panen dan penanaman, Polri bersama Kementerian Pertanian yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Ketahanan Pangan Nasional juga melakukan pendampingan dan pengawasan penyaluran bantuan pertanian kepada kelompok tani bawang putih. Bantuan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia berupa bibit bawang putih, pupuk, serta mulsa dipastikan tersalurkan dan diterima langsung oleh kelompok tani.

Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang produktivitas dan keberhasilan budidaya bawang putih, mulai dari tahap penanaman, pemeliharaan hingga panen. Polri juga memastikan proses pendampingan dan pengawasan dilakukan agar bantuan pemerintah tepat sasaran serta memberikan manfaat langsung bagi petani.

Kegiatan di Desa Serang dihadiri Kapolres Wonosobo AKBP Ricky Pripurna Atmaja, S.I.K., M.H., Plh. Wakapolres Wonosobo Kompol Nuryawan Eko Ramdani, S.Pd., M.Tr.Ap., jajaran PJU Polres Wonosobo, Forkopimca Kejajar, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Wonosobo Ir. Dwiyama Satyani Budyayu, M.Si., PPL Kecamatan Kejajar, Kepala Gudang Bulog Sawangan Wonosobo Doddy Hendriyansah, serta para ketua kelompok tani bawang putih dari sejumlah wilayah di Kecamatan Kejajar dan sekitarnya.

Penanaman bawang putih yang dilakukan pada 19 Agustus 2026 diperkirakan memasuki masa panen sekitar empat bulan atau pada Desember 2026. Dari lahan penanaman seluas 0,25 hektare tersebut, potensi hasil panen diperkirakan mencapai 8,1 ton.

Kapolres Wonosobo menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi diwujudkan melalui pendampingan, pengawasan, dan sinergi bersama pemerintah daerah serta kelompok tani.

Melalui kolaborasi tersebut, Polres Wonosobo berkomitmen mendukung peningkatan produksi bawang putih, memperkuat kesejahteraan petani, dan mendorong terwujudnya ketahanan pangan nasional.

(Yudhi)
Uploaded Image

Pangdam IV/Diponegoro Pastikan Yonif TP 455/Satria Pandanaran Siap Hadapi Tugas


Uploaded Image

Semarang – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., meninjau langsung kondisi personel dan lingkungan Yonif TP 455/Satria Pandanaran di Marshalling Area (MA) Kolat Rindam IV/Diponegoro, Bantir, Desa Losari, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, Rabu (19/8/2026).

Setibanya di lokasi, Pangdam menerima hormat jajar dan paparan dari Pasipers Yonif TP 455/SP yang mewakili Danyonif, terkait gambaran mengenai kondisi personel, kesiapan satuan serta berbagai kebutuhan yang mendukung pelaksanaan tugas.

Usai menerima paparan, Pangdam kemudian melihat langsung kondisi di lapangan. Area barak latihan di Kolat Rindam IV/Diponegoro menjadi salah satu sasaran peninjauan, termasuk kawasan perkebunan di seputaran Kolat yang menjadi bagian dari lingkungan pembinaan dan kegiatan personel.

Usai di Sumowono, peninjauan berlanjut menuju lokasi pembangunan Mako Yonif TP 455/SP di Bancak, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang. Di lokasi tersebut, Pangdam melihat secara langsung kondisi area yang dipersiapkan sebagai bagian dari pengembangan satuan.

Uploaded Image

Rangkaian peninjauan tersebut menggambarkan bagaimana pembinaan satuan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari melihat kesiapan personel hingga kondisi sarana dan lingkungan tempat satuan akan menjalankan tugas. Kesiapan itu mencakup kekuatan personel, kondisi fisik, moril, disiplin, kemampuan dasar prajurit serta kesiapan menghadapi tugas.

Dari kesiapan personel hingga kesiapan satuan, semuanya bermuara pada satu tujuan, yakni untuk memastikan seluruh prajurit selalu siap ketika tugas memanggil. Melalui peninjauan langsung tersebut, Kodam IV/Diponegoro berkomitmen untuk membangun Yonif TP 455/SP menjadi satuan yang solid, tangguh dan siap memberikan pengabdian terbaik. 

Turut mendampingi Pangdam pada peninjauan tersebut, Irdam Brigjen TNI Denny Marantika, M.Han., Asrendam Kolonel Arm Edy Susanto, S. Sos., M.M., M.Han., Asops Kolonel Inf Mahmud, S.I.P., Aslog Kolonel Kav Sungudi, S.H., M.Si., Kabalakdam, Kasrem 073/MKT, Dandim 0714/Salatiga, Danden Inteldam dan Dandenpom lV/3 Salatiga. 

(Pendam IV/Diponegoro)

Rabu, 19 Agustus 2026

Hadiri Groundbreaking Mako Lanud Saleh Basarah, Kapolresta Tangerang Dorong Perkuat Sinergi Pertahanan dan Keamanan


Uploaded Image

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menghadiri peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Markas Komando (Mako) Pangkalan Udara (Lanud) Saleh Basarah di kawasan Rumpin, Kabupaten Bogor, Rabu (19/8/2026).

Pembangunan Mako tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat kesiapsiagaan pertahanan udara. Sekaligus meningkatkan koordinasi dan sinergi antarinstansi di wilayah yang menjadi bagian dari kawasan penyangga ibu kota.

"Mako Lanud Saleh Basarah diharapkan semakin memperkuat kolaborasi TNI dan Polri dalam menjaga keamanan wilayah," kata Indra Waspada. 

Dia pun menyambut baik pembangunan Mako Lanud Saleh Basarah tersebut. Menurutnya, keberadaan satuan yang semakin representatif akan memperkuat sinergi TNI-Polri, khususnya dalam menjaga keamanan dan stabilitas wilayah. 

Uploaded Image

Indra Waspada menambahkan, tantangan keamanan saat ini membutuhkan koordinasi yang semakin kuat antarlembaga. Tidak hanya dalam konteks pertahanan, ujarnya, tetapi juga dalam menjaga stabilitas keamanan masyarakat dan mengantisipasi berbagai potensi gangguan yang dapat berdampak terhadap wilayah.

"Keamanan dan ketahanan wilayah membutuhkan sinergi. TNI dan Polri harus terus membangun kolaborasi, termasuk dengan pemerintah daerah dan seluruh unsur masyarakat," tuturnya.

Peletakan batu pertama pembangunan Mako Lanud Saleh Basarah dilakukan Inspektur Komando Daerah TNI Angkatan Udara (Irkodau) 1 Marsma TNI Dedy Susanto.

Dalam sambutannya, Dedy mengatakan pembangunan Mako Lanud Saleh Basarah dirancang untuk meningkatkan kesiapsiagaan operasional pertahanan udara.

"Pembangunan Mako Lanud Saleh Basarah dirancang untuk meningkatkan kesiapsiagaan operasional pertahanan udara," kata Dedy.

Menurut Dedy, keberadaan Mako yang representatif akan memperkuat efektivitas komando, kendali, dan kesiapsiagaan dalam mendukung tugas penegakan kedaulatan negara di udara.

Selain aspek pertahanan, keberadaan Mako juga diharapkan memperkuat sinergisitas kewilayahan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah, TNI-Polri, serta seluruh pemangku kepentingan di wilayah Tangerang dan sekitarnya.

"Pembangunan ini merupakan momentum strategis dalam upaya pengembangan sarana dan prasarana satuan di jajaran Kodau 1," ujarnya.

Sementara itu, Komandan Lanud Saleh Basarah Letkol Pas Efendi Hermawan mengatakan, pembangunan Mako merupakan bagian penting dalam pengembangan sarana dan prasarana satuan sekaligus mendukung kesiapan pelaksanaan tugas.

Lanud Saleh Basarah sebelumnya berada di bawah naungan Lanud Atang Sendjaja Bogor. Setelah dilakukan validasi organisasi TNI AU pada September 2025, statusnya resmi ditingkatkan menjadi Lanud mandiri di bawah jajaran Kodau I.

Efendi mengatakan peningkatan status tersebut menjadi langkah strategis untuk mengoptimalkan peran pertahanan udara dan pengawasan wilayah penyangga ibu kota yang meliputi Bogor, Kabupaten Tangerang, dan Tangerang Selatan.






𝙏𝙤𝙝𝙚𝙧 𝘼𝙨𝙬𝙞

Peduli Warga Terdampak Kekeringan, Polresta Cirebon Distribusikan 6.000 Liter Air Bersih ke Desa Slangit

CIREBON – Polresta Cirebon menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan dengan menyalurkan bantuan 6.000 liter air bersih kepada warga Desa Slangit, Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon, Rabu (19/8/2026).

Bakti sosial tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Kegiatan dipimpin langsung Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., dan diikuti jajaran personel Polresta Cirebon bersama unsur Forkopimcam Klangenan serta pemerintah desa setempat.

Untuk mendistribusikan bantuan, Polresta Cirebon mengerahkan kendaraan Armoured Water Cannon (AWC) yang digunakan untuk mengangkut dan menyalurkan air bersih kepada masyarakat.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama mengatakan, penyaluran air bersih tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang sedang mengalami kesulitan mendapatkan kebutuhan dasar akibat musim kemarau.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Polresta Cirebon kepada masyarakat. Kami berharap air bersih yang disalurkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga yang terdampak kekeringan,” ujar Kombes Pol. Imara Utama.

Selain air bersih, Kapolresta Cirebon bersama jajaran juga membagikan makanan dan susu kepada masyarakat. Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri untuk memberikan perhatian kepada warga yang membutuhkan.

Warga Desa Slangit menyambut antusias penyaluran bantuan tersebut. Kesulitan memperoleh air bersih selama musim kemarau membuat bantuan yang diberikan Polresta Cirebon dinilai sangat berarti bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kabag Ops Kompol Sutarja, S.H., M.H., Kasat Samapta Kompol Endang Sujana, S.H., M.M., Kasat Lantas AKP Yudha Satyo Rahardjo, S.T.K., S.I.K., M.H., Kasat Polair Kompol Akmadi, S.H., M.H., Kapolsek Klangenan Iptu Diding, S.H., M.H., Kasi Humas Ipda Toga Marolop, S.Sos., CPHR., Kanit Provos Sipropam Ipda Feri, Camat Klangenan H. Yono Purnomo, S.Sos., M.Si., Kuwu Desa Slangit Apendi, serta personel Polresta Cirebon.

Kapolresta Cirebon menegaskan bahwa kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini kami manfaatkan untuk berbagi dan membantu masyarakat. Semoga bantuan ini dapat meringankan kebutuhan warga serta semakin mempererat hubungan dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat,” katanya.

Penyaluran air bersih tersebut berlangsung tertib, lancar dan aman. Polresta Cirebon berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sebagai wujud nyata semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

((A, Rahmat))

Polsek Seltim Berhasil Ungkap Kasus Amankan Pelaku Pencurian Emas dan Uang.


 
CIREBON KOTA — Polres Cirebon Kota melalui jajaran Polsek Seltim berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang terjadi justru di tengah peristiwa kebakaran rumah warga di Kampung Penggung Utara, Kelurahan Harjamukti, Kota Cirebon. Peristiwa yang memanfaatkan musibah korban ini terjadi pada tanggal 12 Agustus 2026 lalu, dan kini telah diungkap lengkap dengan pengamanan dua orang tersangka beserta seluruh barang bukti yang disita.
 
Kasus ini diungkap secara resmi dalam acara pemberitaan pers (press release) yang digelar di Polsek seltim guna menyampaikan kronologi lengkap, hasil penyelidikan, serta langkah hukum yang telah diambil terhadap pelaku. Kejahatan ini dinilai sangat memprihatinkan karena dilakukan oleh oknum yang justru turut hadir membantu saat korban sedang tertimpa musibah besar, namun diam-diam memanfaatkan situasi untuk mengambil harta benda milik korban.
 
Kronologi Kejadian: Membantu Namun Justru Mengambil Harta Korban
 
Berdasarkan keterangan yang diungkapkan oleh Kapolres Cirebon kota,AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., bersama peristiwa ini bermula ketika terjadi kebakaran di sebuah rumah warga di Kampung Penggung Utara, Harjamukti, pada tanggal 12 Agustus lalu. Saat api mulai berkembang dan warga berdatangan untuk membantu memadamkan api serta mengevakuasi barang-barang milik korban, dua orang yang kini menjadi tersangka — berinisial SS dan SP — juga ikut berada di lokasi.
 
Di tengah kepanikan dan keributan akibat kebakaran, kedua pelaku justru memanfaatkan situasi tersebut untuk berbuat jahat. Saat sedang terlibat dalam proses evakuasi barang milik korban, mereka diam-diam mengambil sebuah tas yang diketahui berisi uang tunai serta perhiasan emas milik korban. Setelah mengambil tas tersebut, keduanya pergi meninggalkan lokasi dan membagi hasil curian tersebut.
Korban baru menyadari kehilangan barang berharganya setelah suasana mulai tenang dan api berhasil dipadamkan. Segera setelah mengetahui tas berisi uang dan perhiasan hilang, korban melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian di Polsek Seltim untuk ditindak lanjuti.
 
 
Hasil Penyelidikan Cepat dan Pengamanan Pelaku
 
Menyambut laporan yang masuk, pihak Kapolsek Seltim AKP Juntar Hutasoit, S.H., M.H.,langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan secara intensif dan menyeluruh. Personel kepolisian segera turun ke lokasi, mengamankan tempat kejadian perkara, serta menghimpun keterangan dari saksi-saksi yang hadir saat kejadian berlangsung.
 
Berkat ketelitian dan kecepatan tim penyelidik, pihak Polsek seltim berhasil mengidentifikasi dan segera mengamankan kedua orang yang diduga kuat sebagai pelaku, yaitu SS dan SP. Pengamanan dilakukan tanpa perlawanan, dan dari kedua tersangka berhasil disita seluruh barang bukti hasil pencurian yang telah dilakukan.
 

Barang Bukti yang Berhasil Diamankan:
 

- Uang tunai sebesar Rp47.500.000,-
- Perhiasan emas berupa kalung, gelang, serta bandul emas
 
Seluruh barang bukti tersebut telah dikembalikan ke pihak korban, dan kini menjadi bagian tak terpisahkan dari berkas perkara untuk proses hukum selanjutnya.
 
Penerapan Pasal dan Ancaman Pidana
 
Atas perbuatan yang telah dilakukan, kedua tersangka dikenakan sanksi pidana berdasarkan Pasal 477 Ayat (1) huruf d dan g Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian dengan pemberatan. Pasal ini mengatur secara khusus pencurian yang dilakukan dalam keadaan tertentu yang memperberat sanksi, salah satunya dilakukan pada waktu kebakaran, banjir, gempa bumi, atau kejadian lain yang serupa — persis seperti yang terjadi dalam kasus ini.
 
Dengan demikian, perbuatan yang dilakukan oleh SS dan SP merupakan tindak pidana yang diperberat karena memanfaatkan keadaan darurat dan musibah yang sedang dialami korban. Ancaman pidana maksimal bagi pelaku yang melanggar ketentuan tersebut adalah penjara selama-lamanya 7 tahun.
 
Saat ini, kedua tersangka telah ditahan dan proses penyidikan sedang berjalan guna melengkapi berkas perkara sebelum diserahkan ke kejaksaan untuk dilanjutkan ke sidang pengadilan.
 
Pernyataan dan Imbauan Pihak Kepolisian
 
Dalam kesempatan press release tersebut, pihak Polsek Seltim AKP Juntar Hutasoit, S.H., M.H,, menegaskan bahwa tindakan memanfaatkan musibah orang lain untuk berbuat kejahatan adalah perbuatan yang sangat tercela dan tidak akan dibiarkan begitu saja. Polres Cirebon kota senantiasa berkomitmen menindak tegas setiap pelanggaran hukum, sekalipun pelakunya adalah orang-orang yang terlihat ikut membantu di lokasi kejadian.
 
Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto, juga menyampaikan imbauan kepada seluruh masyarakat, antara lain,Tetaplah saling membantu saat ada warga yang tertimpa musibah, namun senantiasa waspada dan menjaga barang berharga milik diri sendiri maupun tetangga, Jangan ragu melaporkan kepada pihak berwenang apabila melihat gerak-gerik yang mencurigakan di lokasi kejadian maupun di lingkungan tempat tinggal.

Percayakan penanganan perkara kepada pihak kepolisian, dan biarkan hukum berjalan secara adil dan transparan.
Keberhasilan pengungkapan kasus ini membuktikan bahwa kepolisian senantiasa hadir dan bertindak cepat melindungi masyarakat dari segala bentuk kejahatan, sekecil apa pun dan dalam situasi apa pun. Semoga kasus ini menjadi pelajaran berharga sekaligus peringatan bagi siapa saja yang berniat memanfaatkan kesulitan orang lain untuk mengambil keuntungan pribadi — kejahatan akan tetap kejahatan, dan hukum pasti akan menindak tegas.

((A, Rahmat))