Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Tragedi Perempuan Hamil di Kamar Kos, Polisi Ungkap Kasus yang Merenggut Dua Nyawa Sekaligus

Cirebon Kota – Peristiwa tragis yang menimpa seorang perempuan muda yang sedang hamil enam bulan mengundang duka mendalam setela...

Postingan Populer

Selasa, 17 Maret 2026

Tragedi Perempuan Hamil di Kamar Kos, Polisi Ungkap Kasus yang Merenggut Dua Nyawa Sekaligus

Cirebon Kota – Peristiwa tragis yang menimpa seorang perempuan muda yang sedang hamil enam bulan mengundang duka mendalam setelah korban ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar kos di wilayah Kelurahan Kecapi Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon pada Senin (16/03/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

Korban berinisial T.A (26), warga Kecamatan Dukupuntang Kabupaten Cirebon, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di kamar mandi rumah kos tempat kejadian, setelah sebelumnya pemilik kos merasa curiga karena korban tidak terlihat keluar kamar dalam beberapa waktu terakhir.

Saat ditemukan, korban berada dalam posisi tergeletak di kamar mandi dengan kondisi tubuh masih mengenakan pakaian dan terdapat lilitan kain sarung pada bagian leher yang diduga menjadi penyebab korban kehilangan nyawa secara tragis.

Kejadian tersebut semakin menyayat hati karena dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa korban tengah mengandung janin berusia sekitar enam bulan, sehingga peristiwa tersebut tidak hanya merenggut nyawa seorang perempuan muda tetapi juga calon bayi yang belum sempat melihat dunia.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar SH SIK MSi menjelaskan bahwa setelah menerima laporan terkait penemuan jasad korban, jajaran kepolisian langsung melakukan penyelidikan secara intensif dengan memeriksa sejumlah saksi serta menelusuri aktivitas korban sebelum kejadian tersebut terjadi.

Dari hasil penyelidikan diketahui bahwa peristiwa pembunuhan tersebut terjadi pada Kamis (12/03/2026) sekitar pukul 02.00 WIB di kamar kos pelaku setelah korban datang ke lokasi tersebut karena sebelumnya telah berkomunikasi dengan pelaku melalui aplikasi percakapan daring.

Kapolres menjelaskan bahwa kasus tersebut akhirnya berhasil terungkap dengan cepat setelah penyidik berhasil mengidentifikasi dua orang yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut yakni L.H (25) dan R.K (42) yang kemudian berhasil diamankan pada Senin (16/03/2026) sekitar pukul 17.00 WIB di wilayah Pasar Cikijing Kabupaten Majalengka saat berada di dalam bus antar kota.

Pengungkapan kasus tersebut menjadi langkah penting untuk memberikan keadilan bagi korban dan keluarganya yang harus menerima kenyataan pahit atas kehilangan orang yang mereka cintai dalam peristiwa yang begitu tragis.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan atau Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan serta Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal seumur hidup atau pidana mati.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menyampaikan rasa prihatin atas peristiwa tersebut sekaligus mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menjalin komunikasi dengan orang yang baru dikenal melalui media sosial maupun aplikasi perkenalan daring serta mengingatkan masyarakat untuk selalu menjaga keselamatan diri dan segera melapor kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal mencurigakan di lingkungan sekitar guna mencegah terjadinya tindak kejahatan serupa.

((A, Rahmat))

H-4 Lebaran, Kapolresta Tangerang Minta Personel Proaktif Urai Macet di Jalur Arteri





Tangerang - Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi M. Indra Waspada Amirullah memimpin apel sore Operasi Ketupat Maung 2026 di Pos Terpadu Citra Raya, Selasa (16/3). Ia menginstruksikan seluruh personel Satgas untuk langsung terjun ke lapangan guna mengantisipasi lonjakan arus mudik yang mulai meningkat sore ini.

Kombes Andi menegaskan agar pengaturan lalu lintas menjadi prioritas utama, terutama di titik-titik rawan kemacetan. Selain aspek kelancaran jalan (Kamseltibcarlantas), ia memerintahkan Satgas lainnya untuk memperketat patroli di pusat keramaian, perbankan, dan objek vital demi menjaga kondusivitas Kamtibmas.



Senada dengan itu, Wakapolresta Tangerang Kombes Pol Christian Aer mengingatkan anggota untuk selalu hadir di tengah masyarakat guna memberikan rasa aman. Ia meminta personel proaktif melakukan penarikan arus jika terjadi antrean kendaraan di jalur arteri dan tetap menjaga kewaspadaan meski situasi terlihat landai.

Christian juga menekankan pentingnya sikap humanis dalam melayani pemudik. Personel dilarang berdebat dengan masyarakat dan wajib merespons keluhan dengan permohonan maaf serta perbaikan layanan. Ia menutup arahannya dengan mengingatkan seluruh anggota untuk tetap mengutamakan keselamatan selama bertugas di jalur mudik.





Toher Sw
Kaperwil Banten

Kapolresta Tangerang Bersama Bupati Gelar Gerakan Pangan Murah di Tigaraksa, Bantu Warga Jelang Lebaran





Tangerang – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi M. Indra Waspada A, SH, S.IK, MM, M.SI mendampingi Bupati Tangerang Drs. H. Moch Maesyal Rasyid, M.Si meninjau langsung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Aula Kecamatan Tigaraksa, Selasa (17/03/2026).

Langkah kolaboratif ini diambil sebagai upaya nyata pemerintah daerah dan kepolisian dalam menjaga stabilitas pasokan pangan serta meringankan beban ekonomi masyarakat menghadapi lonjakan harga menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.

Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme warga yang tinggi untuk mendapatkan komoditas pangan dengan harga di bawah pasar. Berbagai bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, hingga daging disediakan dalam paket-paket ekonomis.

Bupati Tangerang menekankan bahwa Gerakan Pangan Murah ini merupakan bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat. Ia memastikan bahwa stok yang disediakan cukup untuk memenuhi kebutuhan warga di wilayah Tigaraksa dan sekitarnya.

"Gerakan Pangan Murah ini bertujuan untuk menekan laju inflasi dan membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau. Kami ingin memastikan warga bisa beribadah dan menyambut hari kemenangan dengan tenang tanpa terbebani harga pangan yang tinggi," ujar Bupati di sela-sela kegiatan.

Senada dengan hal tersebut, Kapolresta Tangerang memastikan bahwa pihak kepolisian memberikan pengamanan penuh agar proses distribusi pangan murah berjalan dengan tertib dan lancar. Beliau juga menegaskan peran Polri dalam mengawal jalur distribusi pangan di seluruh wilayah hukum Polresta Tangerang.

"Kami hadir untuk memastikan kegiatan ini berjalan aman dan kondusif. Selain itu, jajaran kami terus melakukan pengawasan agar tidak ada oknum yang memanfaatkan momentum ini untuk melakukan penimbunan atau praktik spekulasi yang merugikan rakyat kecil," tegas Kapolresta.

Warga yang hadir mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini. Pasalnya, selisih harga yang ditawarkan cukup signifikan dibandingkan dengan harga di pasar tradisional saat ini.

Kegiatan Gerakan Pangan Murah di Aula Kecamatan Tigaraksa ini merupakan bagian dari rangkaian program ketahanan pangan nasional yang dilaksanakan secara serentak di berbagai titik strategis di Kabupaten Tangerang hingga menjelang lebaran tiba.





𝙍𝙚𝙙:𝙏𝙤𝙝𝙚𝙧 𝙎𝙬

KAPOLRESTA TANGERANG DAMPINGI BUPATI SIDAK PASAR GUDANG TIGARAKSA, PASTIKAN HARGA PANGAN STABIL JELANG LEBARAN




Tangerang – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi M. Indra Waspada A, SH, S.IK, MM, M.SI mendampingi Bupati Tangerang Drs. H. Moch Maesyal Rasyid, M.Si melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) di Pasar Gudang, Kecamatan Tigaraksa, Selasa (17/3/2026). Sidak ini dilakukan guna menjamin stabilitas harga, ketersediaan stok, dan keamanan pangan menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini turut dihadiri oleh perwakilan Bapanas Dr. Ir. Budi Waryanto, M.Si serta jajaran Forkopimda Kabupaten Tangerang. Kehadiran pimpinan daerah dan kepolisian di tengah pasar bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mencegah praktik spekulasi harga.

Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, dalam keterangannya menegaskan bahwa ketersediaan stok pangan di wilayahnya dipastikan aman hingga hari raya tiba.

"Hari ini kami bersama jajaran Bapanas dan Kapolresta Tangerang memastikan langsung ke lapangan bahwa stok pangan untuk masyarakat Kabupaten Tangerang aman hingga Idul Fitri. Secara umum, harga-harga masih terkendali. Kami mengimbau para pedagang untuk tidak menaikkan harga secara tidak wajar," ujar Bupati di sela-sela pemantauan.

Dalam rangkaian sidak tersebut, Kapolresta Tangerang bersama Bupati juga menyempatkan diri menyapa para pengemudi ojek pangkalan (opang) yang berada di area pasar. Selain memberikan imbauan terkait pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Bupati turut memberikan bantuan berupa THR kepada para pengemudi ojek sebagai bentuk kepedulian sosial menjelang lebaran.



"Sinergi Forkopimda hari ini bukan hanya soal mengecek harga di pasar, tapi juga memastikan kondusifitas wilayah. Tadi kami juga sempat berbincang dengan rekan-rekan ojek pangkalan untuk menitipkan pesan agar menjaga keamanan lingkungan," tambah Bupati.

Kapolresta Tangerang memastikan bahwa personel kepolisian akan terus melakukan pengawasan melekat di pasar-pasar tradisional untuk mengantisipasi adanya penimbunan barang pokok yang dapat merugikan masyarakat. Koordinasi dengan instansi terkait seperti Bulog dan Perumda Niaga Kerta Raharja terus diperkuat demi kelancaran distribusi pangan.

Hingga kegiatan berakhir pada pukul 09.20 WIB, situasi di Pasar Gudang Tigaraksa terpantau aman dan kondusif. Hasil pengecekan menunjukkan komoditas utama seperti minyak goreng, daging, telur, dan cabai tersedia dalam jumlah yang mencukupi untuk memenuhi kebutuhan warga.




𝙍𝙚𝙙/𝙏𝙤𝙝𝙚𝙧 𝙎𝙬

Polresta Cirebon Ungkap Kasus Peredaran Uang Palsu Jelang Lebaran, Barang Bukti Ditaksir Rp12 Miliar

Polresta Cirebon berhasil mengungkap kasus tindak pidana peredaran uang palsu menjelang Lebaran dengan nilai barang bukti yang diperkirakan mencapai Rp12 miliar. Selasa (17/3/2026). Dalam Pengungkapan Kasus Tindak Pidana Pemalsuan Mata Uang dan Uang Kertas tersebut, petugas mengamankan tersangka berinisial S (52) warga Kecamatan Gegesik Kabupaten Cirebon.

Kapolresta Cirebon KOMBES POL.IMARA UTAMA, S.H.,S.I.K.,M.H, mengatakan, modus operandi tersangka adalah Memproduksi Mata Uang Palsu Sendiri Yang Dilakukan Di Rumahnya Dengan Cara Mendesain Ulang Uang Pecahan 100 ribuan. Selanjutnya Dicetak Dan Dipotong Hingga Menyerupai Mata Uang Asli dan rencananya Diedarkan Di Wilayah Jawa Barat Dan Wilayah Bali, Ntb Dan Yogyakarta Sebelum Perayaan Hari Raya Nyepi Dan Hari Idul Fitri Tahun 2026.

"Pengungkapan kasus ini Berawal Informasi Dari Masyarakat Tentang Adanya Orang Yang Diduga Memproduksi Mata Uang Rupiah Palsu, Selanjutnya Sat Reskrim Polresta Cirebon Melakukan Penyelidikan kemudian berhasil menangkap tangan tersangka uang Sedang Memproduksi Mata Uang Rupiah Palsu," katanya.

Ia mengatakan, dalam penangkapan tersebut petugas juga menemukan Sejumlah Barang Bukti Berupa Uang Palsu Hasil Produksi Siap Edar Dan Yang Dipersiapkan Untuk Produksi Uang Palsu. Selain Itu Ditemukan Juga Berbagai Peralatan Yang Digunakan Untuk Memproduksi Uang Palsu, sehingga Tersangka Berikut Barang Bukti Diamankan Dan Dibawa Ke Polresta cirebon Guna Proses Hukum Lebih Lanjut.

Adapun barang bukti yang diamankan diantaranya 607 Lembar Uang Palsu Pecahan 100 ribuan, 100 Lembar Hasil Cetakan Uang Palsu Yang Belum Dipotong, 52 Rim Kertas Dusla Yang Sudah Mempunyai Watermark, 1 Dus Berisikan Uang Palsu Pecahan 100 ribuan Yang Baru Tercetak Sebelah, laptop, monitor, flashdisk, empat unit printer, Sembilan Gulung Pita Berwarna Emas, Mesin Hologram, Dua Unit Mesin Penghitung Uang, 67 Lembar Pengikat Uang Pecahan 100 ribuan yang terdapat Logo Bank, Alat Sensor Infrared, handphone, dan lainnya

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 37 Jo Pasal 27 Undang- undang Nomor 7 Tahun 2011 Tentang Mata Uang Jo Undang-undang Nomor 1 Tahun 2026 Tentang Penyesuaian Pidana dan atau pasal 374 dan Atau Pasal 375 Ayat (1) Undang-undang Nomor 1 TAHUN 2023 Tentang KUHP Jo Undang-undang Nomor 1 Tahun 2026 Tentang Penyesuaian Pidana.

"Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka S diancam hukuman maksimal Penjara Seumur Hidup Atau Pidana Penjara Paling Lama 20 tahun Dan/atau Pidana Denda Paling Banyak Kategori VIII Rp 50 Miliar," pungkasnya.

Kapolresta Cirebon mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap peredaran uang palsu, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri yang identik dengan meningkatnya transaksi tunai.

“Masyarakat kami imbau untuk lebih teliti saat menerima uang, terutama dalam transaksi jual beli. Kenali ciri-ciri keaslian uang rupiah dengan metode dilihat, diraba, dan diterawang. Apabila menemukan uang yang diduga palsu, segera laporkan kepada pihak kepolisian terdekat,” tegasnya.

Sementara itu, Deputi Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon, Himawan menjelaskan, bahwa secara sekilas uang palsu tersebut memang terlihat menyerupai uang asli.

“Kalau kita lihat secara sekilas atau kasat mata, ini menyerupai uang asli. Namun jika kita teliti lebih lanjut dari sisi bahan, ini menggunakan kertas yang berbeda dengan uang asli,” kata Himawan.

Ia menjelaskan, uang asli dicetak menggunakan bahan khusus berbasis serat kapas, sedangkan uang palsu yang disita tersebut menggunakan kertas biasa yang diproses agar menyerupai ketebalan uang asli.

“Uang asli menggunakan bahan serat kapas, sedangkan ini menggunakan kertas umum seperti kertas doorslag yang kemudian diproses sedemikian rupa sehingga memiliki ketebalan hampir mirip,” ujarnya.

Menurut Himawan, pelaku juga berupaya meniru berbagai unsur pengaman pada uang asli, seperti benang pengaman hingga efek hologram.
“Tersangka mencoba meniru unsur pengaman, termasuk membuat efek hologram menggunakan mesin cetak offset. Namun jika dilihat dari sudut pandang tertentu, warnanya tidak berubah seperti pada uang asli yang memiliki fitur optically variable ink,” ucap Himawan.

Selain itu, perbedaan juga terlihat saat uang diperiksa menggunakan alat bantu seperti sinar ultraviolet.

“Pada uang asli akan muncul pendaran cahaya pada nomor seri dan beberapa ornamen. Sedangkan pada uang palsu ini, meskipun ada upaya meniru, hasilnya tetap terlihat kasar dan tidak presisi,” jelas dia.

Pihak Bank Indonesia pun mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati, terutama menjelang Idulfitri ketika transaksi uang tunai meningkat.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan selalu menerapkan metode 3D, yaitu Dilihat, Diraba, dan Diterawang. Jika menemukan uang yang mencurigakan, segera laporkan ke pihak kepolisian atau bank terdekat,” katanya.
Ia juga mengapresiasi langkah cepat Polresta Cirebon yang berhasil menggagalkan peredaran uang palsu dalam jumlah besar tersebut sebelum sempat beredar di masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi kerja cepat Polresta Cirebon karena berhasil mencegah peredaran uang palsu dalam jumlah yang sangat besar ini sebelum masuk ke tangan masyarakat,” ujarnya.

((A, Rahmat))

Sambut Idul Fitri 1447 H, Dandim 0735/Surakarta Serahkan Bingkisan Dan THR Bagi Seluruh Anggota

Surakarta - Dalam suasana penuh berkah di bulan suci Ramadan, Komandan Kodim 0735/Surakarta Letkol Inf Arief Handoko Usman, S.H. membagikan bingkisan Lebaran, THR dan Hadiah Ulang Tahun kepada yang berulang tahun bulan Maret kepada seluruh anggota dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kodim 0735/Surakarta.

 Kegiatan tersebut di laksanakan di Lapangan Apel Makodim 0735/Surakarta Jln. A. Yani Kerten Laweyan Surakarta, Selasa (17/3/2026)

Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan pelepasan cuti Hari Raya Idul fitri 1447 H/2026 M gelombang pertama bagi prajurit dan PNS Kodim 0735/Surakarta yang akan merayakan Lebaran bersama keluarga.

Pembagian bingkisan dan THR ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian pimpinan kepada seluruh prajurit dan PNS di lingkungan Kodim 0735/Surajarta menjelang Hari Raya Idul fitri.

Dalam sambutannya, Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Arief Handoko Usman, S.H menyampaikan bahwa bingkisan Lebaran tersebut diharapkan dapat menambah kebahagiaan anggota dan keluarga dalam menyambut Hari Raya Idul fitri.

"Bingkisan ini jangan dilihat dari nilai maupun isinya, tetapi sebagai bentuk perhatian dan kebersamaan keluarga besar Kodim 0735/Surakarta."tuturnya.

"Semoga dapat membantu dan membawa kebahagiaan bagi anggota beserta keluarga dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri," ujarnya.

Terkait pelepasan cuti Lebaran gelombang pertama, Dandim berpesan kepada seluruh anggota agar memanfaatkan waktu cuti dengan sebaik-baiknya untuk berkumpul bersama keluarga, serta tetap menjaga nama baik satuan.

Dandim juga mengingatkan agar prajurit yang melaksanakan cuti tetap memperhatikan faktor keamanan selama perjalanan, mematuhi aturan berlalu lintas, serta kembali tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditentukan.

"Kepada anggota yang melaksanakan cuti, saya harapkan selalu menjaga keselamatan selama perjalanan, tetap disiplin, serta kembali ke satuan tepat waktu," pungkas Dandim.

Penulis : Arda 72

Keliling Pantau Arus Mudik, Kapolda Babel Pastikan Polisi Selalu Hadir Sampai Arus Balik. 



Bangka belitung, Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Viktor T. Sihombing terus memastikan keamanan masyarakat terjamin selama pelaksanaan arus mudik lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah.

Dia menyebutkan, selama dua hari pemantauan ke beberapa tempat situasi masih dalam keadaan aman dan terkendali.

"Dalam beberapa hari ini kita sudah melakukan pemantauan ya, mulai dari Pelabuhan Tanjung Kalian, Pelabuhan Pangkalbalam dan juga Bandara Depati Amir. Hari ini kita disini, ada mudik gratis dari TNI Angkatan Laut di Belinyu,"ucapnya disela-sela peninjauan bersama Forkopimda Babel di Pelabuhan Tanjung Gudang Belinyu Kabupaten Bangka, Senin (16/3/26) siang.

"Pada kesempatan ini, Saya sampaikan untuk situasi masih dalam keadaan aman dan terkendali dan mudah-mudahan masyarakat yang pulang mudik dalam keadaan selamat sampai tujuan,"sambungnya.

Menurut Viktor, sejauh ini dibeberapa tempat telah mengalami peningkatan terutama dalam hal jumlah moda transportasinya yang berdampak pada kenyamanan masyarakat.

"Di Pangkalbalam itu biasanya ada 3 kali dalam seminggu tapi sekarang setiap hari ada kapal. Kemudian flight di Bandara juga hari ini ada peningkatan jumlah karena hari ini dan dua hari lagi puncaknya sehingga ada penambahan flight. Jadi sebenarnya ini sudah ada peningkatan dalam penanganan penumpang,"ungkapnya.

Eks Kadivkum Polri juga meminta agar tempat-tempat yang melayani keberangkatan penumpang seperti Pelabuhan ataupun Bandara dapat menjaga aspek kenyamanan bagi masyarakat.

"Mudah-mudahan semuanya bisa teratasi terutama kenyamanannya perlu kita jaga, jangan sampai ada penumpukan masyarakat terutama di daerah drop zonenya. Tapi paling penting, Polisi selalu hadir, tetap mendampingi sampai nanti puncak arus baliknya,"pungkasnya.

Patroli Cipta Kondisi di Slogohimo, Sinergi TNI–Polri Jaga Keamanan Warga

Wonogiri – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan oleh aparat TNI dan Polri di wilayah Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri. Pada Senin malam (16/3/2026) mulai pukul 20.30 WIB, personel dari Koramil 22/Slogohimo bersama Polsek Slogohimo melaksanakan kegiatan patroli dalam rangka Cipta Kondisi. Patroli ini menyasar sejumlah titik yang dianggap rawan sekaligus menjadi pusat aktivitas masyarakat pada malam hari.

Kegiatan tersebut diwakili oleh personel Koramil 22/Slogohimo, yaitu Sertu Suherman dan Sertu Wahyu, serta dari Polsek Slogohimo diwakili oleh Aipda Edi. Kehadiran aparat di tengah masyarakat menjadi bentuk nyata sinergitas TNI–Polri dalam menciptakan rasa aman serta mencegah potensi gangguan kamtibmas di wilayah Kecamatan Slogohimo.

Dalam patroli tersebut, petugas menyambangi beberapa lokasi yang menjadi pusat keramaian serta pemukiman warga. Selain melakukan pemantauan situasi, aparat juga berinteraksi langsung dengan masyarakat, memberikan imbauan agar selalu menjaga keamanan lingkungan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan.

Melalui kegiatan patroli cipta kondisi ini, diharapkan tercipta situasi wilayah yang kondusif dan masyarakat dapat beraktivitas dengan rasa aman. Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar, serta mendapat respons positif dari warga yang merasa terbantu dengan kehadiran aparat di lingkungan mereka.

Penulis : Arda 72

Cetak Generasi Anti-Bullying, Serda Awaludin Tanamkan Karakter di Pesantren Ramadhan SDN 2 Waru

Wonogiri – Momentum bulan suci Ramadhan dimanfaatkan secara maksimal oleh SD Negeri 2 Waru, Slogohimo, untuk membentengi mental para siswanya. Melalui kegiatan "Pesantren Ramadhan", sekolah bekerja sama dengan Koramil 22/Slogohimo menggelar sosialisasi khusus bertajuk Character Building dan Bahaya Perundungan (Bullying) pada Selasa (17/3/2026). Kehadiran Serda Awaludin sebagai narasumber memberikan warna baru bagi para siswa, di mana nilai-nilai kedisiplinan militer dipadukan dengan pendekatan humanis untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.

​Dalam paparannya yang komunikatif, Serda Awaludin menekankan bahwa perundungan adalah "racun" yang merusak masa depan. Beliau menjelaskan secara gamblang bahwa dampak bullying sangatlah luas; tidak hanya melukai fisik dan mental korban yang memicu kecemasan hingga penurunan prestasi, tetapi juga merusak karakter pelaku. Penekanan diberikan bahwa anak yang terbiasa melakukan bullying berisiko terjebak dalam perilaku menyimpang di masa depan. Pesan ini disampaikan dengan tegas namun merangkul, membuat suasana di Mushola Al-Hikmah menjadi penuh antusiasme.

​Acara ini turut dihadiri oleh tokoh penting desa dan pendidikan, mulai dari Kepala Desa Waru Bapak Wisnu Sejati, Kepala Sekolah SDN 2 Waru Ibu Suwarni, S.PdI., M.Pd, hingga jajaran komite sekolah. Kehadiran para stakeholder ini menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah desa, aparat keamanan, dan dunia pendidikan dalam menjaga tumbuh kembang anak. Para orang tua dan guru diingatkan kembali akan peran vital mereka sebagai garda terdepan dalam mendeteksi dini dan mencegah terjadinya praktik perundungan di lingkungan sekitar.

​Kegiatan yang berlangsung tertib dan lancar ini ditutup dengan sesi interaktif yang membuat para murid semakin memahami pentingnya saling menghargai sesama teman. Dengan pembekalan karakter sejak dini, diharapkan siswa-siswi SDN 2 Waru tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki empati tinggi dan berani menolak segala bentuk kekerasan. Semangat Ramadhan kali ini pun menjadi tonggak sejarah bagi Desa Waru dalam mencetak generasi emas yang bebas dari bayang-bayang perundungan.

Penulis : Arda 72

DPPKBP3A Kabupaten Cirebon Jemput Korban TPPO Asal Mundu dari Surabaya

KABUPATEN CIREBON — Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Cirebon menjemput seorang korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) asal Desa Pamengkang, Kecamatan Mundu, berinisial CS (15) dari Surabaya, Jawa Timur.

Penjemputan dilakukan setelah korban mendapatkan perlindungan sementara di Rumah Aman milik Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) Provinsi Jawa Timur.

Kepala DPPKBP3A Kabupaten Cirebon, Indra Fitriani mengatakan, penjemputan korban dilaksanakan pada Senin (16/3/2026).

“DPPKBP3A Kabupaten Cirebon menjemput korban dari Rumah Aman milik UPT PPA Jawa Timur untuk kemudian kami kembalikan kepada keluarganya di Kabupaten Cirebon,” katanya.

Ia menjelaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan perlindungan terhadap korban sekaligus memfasilitasi proses pemulihan setelah peristiwa yang dialaminya.

“Kami akan memastikan korban mendapatkan pendampingan psikologis, perlindungan, serta dukungan dari keluarga dan pemerintah daerah agar dapat kembali menjalani kehidupan secara normal,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kasus tersebut bermula ketika korban berkenalan dengan seseorang bernama Mei melalui media sosial Instagram pada Februari 2026. Awalnya komunikasi berlangsung santai, namun kemudian berkembang lebih intens.

Pelaku kemudian mengajak korban pergi ke Surabaya dengan sejumlah janji yang menggoda, termasuk iming-iming uang dengan cara menjual keperawanannya.

Pada 12 Maret 2026, korban bersama dua orang pelaku berangkat ke Surabaya menggunakan kereta api.

Setibanya di Surabaya, situasi yang dialami korban berubah menjadi tidak aman. Korban diduga mengalami pelecehan dan berada dalam kondisi terpaksa. Dalam situasi tersebut, korban berhasil menghubungi keluarganya untuk meminta bantuan.

Setelah menerima laporan, UPT PPA Jawa Timur bergerak cepat mengevakuasi korban dan menempatkannya di Rumah Aman untuk mendapatkan perlindungan sementara.

Selanjutnya, DPPKBP3A Kabupaten Cirebon menjemput korban untuk dipulangkan dan diserahkan kembali kepada keluarganya.

Pemerintah daerah juga akan memberikan pendampingan guna memulihkan kondisi psikologis dan fisik korban.

Fitri–sapaan akrab Indra Fitriani, mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati saat berinteraksi di media sosial, terutama bagi anak-anak dan remaja.

“Kami mengingatkan masyarakat, khususnya orang tua, untuk lebih mengawasi aktivitas anak di dunia digital. Jika menemukan indikasi perdagangan orang atau praktik mencurigakan, segera laporkan kepada pihak berwenang,” tuturnya.

((A, Rahmat))