Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

Jejak Tak Tercatat, Namun Abadi : Babinsa Dalam TMMD Yang Membangun Hati Masyarakat Mojosongo

Surakarta - Dalam setiap pelaksanaan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD), banyak yang mengenal hasilnya di peta dan laporan...

Postingan Populer

Senin, 18 Mei 2026

Jejak Tak Tercatat, Namun Abadi : Babinsa Dalam TMMD Yang Membangun Hati Masyarakat Mojosongo

Surakarta - Dalam setiap pelaksanaan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD), banyak yang mengenal hasilnya di peta dan laporan resmi. Namun, ada satu sosok yang pengabdiannya tidak terlihat jelas dalam arsip, namun tertanam dalam hati masyarakat Babinsa. Mereka hadir bukan sekadar menjalankan tugas, tetapi menyatu dalam denyut kehidupan sehari-hari warga desa. Minggu ( 17/05/2026 ) Pkl. 09.00 Wib

Salah satu contoh nyata adalah Sertu Joko Widigdo, Babinsa Mojosongo, Di tengah pelaksanaan TMMD Sengkuyung yang digerakkan oleh Kodim 0735/Surakarta, ia menjadi garda terdepan yang memastikan setiap program tepat sasaran. Kehadirannya bukan karena jabatan, tetapi karena kedekatannya dengan warga.

“Babinsa tahu apa yang dirasakan warga. Kami tahu Infranstruktur mana yang harus di bangun dan keluarga mana yang butuh perhatian. Itulah alasan mengapa kami dilibatkan sejak awal dalam TMMD, ” ujar Sertu Joko Widigdo dengan tulus.

Peran Babinsa dalam TMMD lebih dari sekadar mendampingi pekerjaan fisik. Mereka adalah mata, telinga, dan suara masyarakat—menggali keluhan, menjembatani kebutuhan, dan menyusunnya menjadi rencana pembangunan yang relevan dan tepat.

Di Desa Krajan, banyak sasaran TMMD tahun ini lahir dari hasil komunikasi sosial yang dilakukan Sertu Joko. Ia rutin mendatangi rumah warga, berbincang santai, dan mendengarkan aspirasi mereka yang kadang tak terucapkan dalam forum resmi.

“Yang kami bangun bukan hanya jalan atau talud, tetapi juga rasa percaya masyarakat terhadap negara. Itu semua dimulai dari kehadiran Babinsa di tengah-tengah mereka, ” tambahnya.

Bagi warga Desa Krajan, Sertu Joko bukan hanya seorang aparat. Ia sudah menjadi bagian dari keluarga besar mereka. Dengan pendekatan humanis, tutur santun, dan komitmen tanpa pamrih, kehadirannya memberi energi dan semangat bagi masyarakat untuk terlibat langsung dalam proses pembangunan.

“Pak Joko Widigdo itu bukan hanya datang saat ada proyek. Beliau sudah ada sejak awal dan tetap hadir setelahnya. Warga merasa didengarkan dan merasa penting, ” ungkap salah satu tokoh masyarakat Desa Krajan

Meski pengabdiannya tak selalu tercatat dalam dokumen resmi atau terlihat jelas pada saat peresmian proyek, jejak langkah Babinsa seperti Sertu Joko Widigdo akan terus dikenang. Karena pengabdiannya lahir dari hati, bukan hanya dari tugas semata.

TMMD adalah program negara, namun melalui tangan Babinsa, ia berubah menjadi bukti cinta yang tulus kepada rakyat. Dan cinta yang tidak tercatat di peta ini, akan selalu hidup dalam ingatan masyarakat.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Pastikan Wilayah Tetap Aman Dan Kondusif Piket Koramil 02/Banjarsari Laksanakan Patroli Malam Bersama Linmas


Uploaded Image

Surakarta - Piket Koramil 02/ Banjarsari Kodim 0735/Surakarta Sertu Narmin melaksanakan kegiatan patroli malam  bersama.Linmas menyisir tempat maupun jalan yang rawan tindak kejahatan di seputaran wilayah Kecamatan Banjarsari, Minggu (17/05/2026) tadi malam.

"Selain melaksanakan patroli, kami juga mengingatkan kepada warga agar selalu siap siaga dalam menjaga keamanan lingkungan dengan penuh rasa tanggung jawab serta senantiasa mewaspadai orang yang tidak dikenal serta mencurigakan guna meminimalisir pergerakan orang yang mencurigakan."ujar Sertu Narmin disela-sela pelaksanaan kegiatan patroli.

"Kegiatan patroli malam juga menyisir jalan yang rawan kejahatan tidak hanya menghimbau kepada warga untuk meningkatkan keamanan dan kesadaran masyarakat tetapi serta menjalin silahturahmi dengan mitra karib dengan harapan agar dapat memberikan informasi untuk mendukung tugas Piket dan berharap masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga lingkungan masing-masing agar situasi tetap aman dan kondusif."tukasnya.

Penulis : Arda 72

Polres Bangka Barat Imbau Pengendara Lebih Waspada Usai Kecelakaan Maut di Simpang Gong



Bangka Barat, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mobil truk dan sepeda motor terjadi di Jalan Raya Pangkalpinang, Desa Simpang Gong, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat, Minggu (17/5/2026) malam sekitar pukul 21.00 WIB. 

Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

Kecelakaan melibatkan satu unit Mobil Truck Toyota Dyna warna merah nomor polisi B-9465-CA yang dikemudikan D (56), warga Desa Berang, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat, dengan sepeda motor Yamaha Scorpio warna merah nomor polisi BN-3308-PT yang dikendarai AA (26), warga Dusun Kedondong RT 004/RW 001 Desa Tumbak Petar, Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Satlantas Polres Bangka Barat, kecelakaan bermula saat mobil truk bermuatan buah kelapa sawit melaju dari arah Pangkalpinang menuju Mentok.

Ketika kendaraan sedang menanjak di lokasi kejadian, dari arah yang sama datang sepeda motor Yamaha Scorpio dan menabrak bagian belakang truk.

Akibat benturan tersebut, pengendara sepeda motor mengalami luka berat berupa luka robek di bagian pelipis kanan, luka robek di pipi kiri, serta pendarahan melalui telinga dan dinyatakan meninggal dunia di TKP.

Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso membenarkan kejadian tersebut.

“Benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas di wilayah Simpang Gong yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia. Saat ini kasus tersebut sudah ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Bangka Barat guna proses penyelidikan lebih lanjut,” ujar Iptu Yos Sudarso, Senin (18/5/2026).

Ia menjelaskan, petugas Satlantas Polres Bangka Barat langsung mendatangi lokasi kejadian usai menerima laporan masyarakat, mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan sejumlah saksi di sekitar TKP.

Selain itu, Polres Bangka Barat juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati saat berkendara, terutama pada malam hari dan di jalur menanjak maupun minim penerangan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga jarak aman saat berkendara, mematuhi batas kecepatan, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik, serta tetap fokus saat berkendara agar kecelakaan lalu lintas dapat diminimalisir,” katanya.

Dalam kejadian tersebut, kerugian materil diperkirakan mencapai Rp2 juta. Sementara kendaraan yang terlibat telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Kasus kecelakaan tersebut kini ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Bangka Barat. 

(HR) 

Terungkap Lewat MiChat, Polisi Amankan Dugaan Mucikari di Hotel Wonosobo



Wonosobo – Satuan Reserse Kriminal Unit IV Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Wonosobo mengungkap dugaan praktik prostitusi online yang melibatkan seorang pria berinisial FA (33) di sebuah hotel di Kabupaten Wonosobo. Pengungkapan dilakukan pada Selasa, 3 Maret 2026 malam, setelah petugas melakukan penyelidikan berdasarkan informasi masyarakat.

Kasus ini terungkap sekitar pukul 23.20 WIB saat anggota Unit IV PPA Satreskrim Polres Wonosobo menerima informasi mengenai adanya seseorang yang diduga menjadi perantara praktik prostitusi melalui aplikasi MiChat di sebuah hotel di wilayah Wonosobo.

Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas kemudian melakukan penyelidikan hingga akhirnya bertemu dengan FA (33) yang diduga berperan sebagai mucikari atau penghubung antara pelanggan dengan pekerja seks.

Setelah dilakukan pendalaman, petugas bersama saksi menuju kamar hotel yang sebelumnya telah disewa oleh korban atau pekerja seks. Dari hasil pemeriksaan awal, FA mengakui bertugas mencarikan pelanggan laki-laki untuk melakukan hubungan badan dengan korban.

Pelaku juga mengaku memperoleh keuntungan sebesar Rp50 ribu dari setiap transaksi yang berhasil dilakukan. Polisi kemudian mengamankan FA untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kanit IV PPA Satreskrim Polres Wonosobo, Aiptu Kodirun, mengatakan pengungkapan kasus tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menindak praktik prostitusi terselubung yang memanfaatkan aplikasi digital.

“Kami akan terus melakukan penindakan terhadap praktik-praktik yang melanggar hukum dan meresahkan masyarakat, termasuk prostitusi online yang memanfaatkan media sosial maupun aplikasi percakapan,” ujar Aiptu Kodirun.

Atas perbuatannya, FA dijerat Pasal 420 atau Pasal 421 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

(Yudhi)
Uploaded Image

Minggu, 17 Mei 2026

Dedikasi Tanpa Suara Keras, Jejak Kebaikan Opung Indah di Tanah Batu Bara

BATU BARA, Buser Presisi.Com - Di tengah riuh rendah kehidupan masyarakat Kabupaten Batu Bara, di mana suara-suara lantang sering kali mendominasi ruang publik dan perhatian banyak pihak.

Ada satu sosok yang berjalan tenang namun jejaknya tertanam kokoh di hati setiap warga yang pernah bertemu dan merasakan kehadirannya. 
Namanya dikenal dengan penuh rasa hormat, Opung Indah, atau yang dikenal secara lengkap sebagai Bapak Amos Hasibuan. 

Beliau bukanlah pejabat tinggi yang namanya terpampang di papan-papan nama besar, bukan pula orang yang suaranya paling lantang saat berdiskusi di forum-forum umum. Justru dalam ketenangannya, dalam cara bicaranya yang lembut namun tegas, tersimpan kekuatan yang jauh lebih besar daripada sekadar suara yang menggema.
 
Sebagai Ketua Pengurus Rumah Aspirasi Hinca Panjaitan untuk wilayah Kabupaten Batu Bara, Opung Indah memegang amanah ini bukan sebagai jabatan yang mengangkat derajat, melainkan sebagai tanggung jawab yang menghubungkan hati antara masyarakat dan ruang tempat harapan mereka bisa didengar. 

Beliau memilih jalan pelayanan yang sederhana namun penuh makna, mendengar dengan sepenuh hati. Baginya, Rumah Aspirasi bukan sekadar nama lembaga atau ruangan dengan meja dan kursi, melainkan tempat di mana setiap warga boleh datang, bercerita, dan menyampaikan apa yang ada di dada—mulai dari keluh kesah yang membebani pikiran, harapan yang disimpan rapi, hingga mimpi-mimpi kecil yang sering kali dianggap remeh dan tak sampai ke telinga mereka yang membuat kebijakan. 

Tak ada aspirasi yang terlalu kecil, tak ada permasalahan yang terlalu sepele bagi beliau. Setiap kata yang diucapkan warga, setiap harapan yang disampaikan, semuanya bernilai sama, semuanya layak untuk diperhatikan dan diupayakan jalan penyelesaiannya.
 
Cara Opung Indah memimpin dan melayani menjadi pelajaran berharga tentang apa arti kepemimpinan yang sejati. Rendah hati bagi beliau bukan sekadar kata-kata indah yang diucapkan di hadapan orang banyak, melainkan sikap yang hidup dan dibuktikan dalam setiap langkahnya. 

Beliau tak pernah ragu untuk turun langsung ke tengah masyarakat, duduk bersila di lantai rumah warga, berbicara dalam bahasa yang sederhana dan mudah dimengerti, seolah beliau adalah bagian dari keluarga mereka sendiri. Ketika perselisihan muncul, 

Ketika perasaan marah dan kecewa membara di antara sesama warga, di situlah kebijaksanaan dan kearifan beliau bersinar terang. Ia hadir bukan untuk menghakimi, bukan untuk memihak satu sisi, melainkan untuk menenangkan hati yang sedang panas, mendamaikan pandangan yang berbeda, dan merajut kembali persatuan yang sempat terurai. Dengan kesabaran yang tak pernah habis, ia mencari jalan tengah yang adil, jalan yang memastikan tidak ada satu pun pihak yang merasa dikorbankan atau ditinggalkan begitu saja.
 
Mungkin hal yang paling melekat dalam ingatan dan perasaan masyarakat Batu Bara adalah kebiasaan beliau yang tak pernah berhenti berbagi. Berbagi bagi Opung Indah tidak hanya berarti memberikan bantuan materi atau kebutuhan sehari-hari kepada mereka yang membutuhkan. Lebih dari itu, beliau berbagi waktu yang berharga, berbagi tenaga yang dimilikinya, dan yang paling berharga, berbagi perhatian yang tulus, perhatian yang membuat setiap orang merasa dilihat, didengar, dan berarti. 

Khususnya bagi masyarakat yang hidup dalam keterbatasan, mereka yang berada di lapisan menengah ke bawah, Opung Indah selalu hadir tanpa membedakan status, tanpa melihat latar belakang, tanpa menimbang siapa yang kaya dan siapa yang kurang beruntung. 

Bagi beliau, menjadi tokoh masyarakat, menjadi orang yang dipercaya, bukanlah tentang mendapatkan penghormatan atau pujian. Itu adalah tentang menjadi berguna, tentang menjadi jembatan yang menolong orang lain melewati kesulitan, tentang menjadi cahaya kecil yang menerangi jalan mereka yang sedang dalam kegelapan.
 
Untuk segala hal yang telah beliau lakukan, untuk setiap tetes keringat dan setiap detik waktu yang telah dikorbankan, ucapan terima kasih saja rasanya belum cukup untuk menggambarkan rasa hormat dan kasih sayang yang tumbuh di hati masyarakat Batu Bara. Kebaikan yang telah ditanamkan Opung Indah bukanlah sesuatu yang akan hilang ditelan waktu, bukan sesuatu yang akan pudar karena berlalunya masa. Budi pekerti yang luhur, dedikasi yang tulus, dan pelayanan yang ikhlas seperti itu akan terus hidup, terus dikenang, dan terus diceritakan dari generasi ke generasi. 

Beliau menjadi bukti nyata bahwa kebaikan-kebaikan kecil yang dilakukan secara konsisten, yang dilakukan dengan ketulusan hati, mampu mengubah banyak hal, mampu mengubah rasa takut menjadi harapan, rasa terasing menjadi rasa memiliki, dan rasa putus asa menjadi keyakinan bahwa masih ada orang yang peduli.
 
Dedikasi seperti yang ditunjukkan oleh Opung Indah memang jarang disorot di panggung-panggung besar. Namanya jarang muncul di berita-berita utama, tak ada sorotan lampu yang menyinari langkahnya, tak ada tepuk tangan gemuruh yang menyambut kedatangannya. 

Namun, dampak dari apa yang telah ia lakukan terasa begitu nyata di setiap sudut kampung di Batu Bara, terasa dalam senyum lega warga yang masalahnya selesai, terasa dalam ketenangan hati mereka yang pernah didamaikan, dan terasa dalam rasa syukur dari setiap orang yang pernah ditolong dan didengar.
 
Opung Indah mengajarkan kita satu hal yang sangat berharga, bahwa kebesaran seseorang tidak diukur dari seberapa keras suaranya, seberapa tinggi kedudukannya, atau seberapa luas pengaruhnya di mata dunia. Kebesaran hati seseorang terlihat dari seberapa tulus ia melayani, seberapa sabar ia mendengar, dan seberapa setia ia berbuat baik, meski tak ada yang melihat dan meski tak ada yang memuji. 

Jejak kebaikan Opung Indah adalah bukti abadi, bahwa dedikasi tanpa suara keras pun mampu meninggalkan jejak yang mendalam, jejak yang akan terus menjadi teladan bagi kita semua, bahwa di tengah hiruk pikuk dunia, kebaikan yang tulus akan selalu menemukan jalannya untuk bersinar dan memberi manfaat bagi sesama.

(SURYONO)

Sinergi Wujudkan Ketahanan Pangan, Polresta Cirebon Ikuti Panen Raya Jagung Serentak Bersama Presiden RI dan Kapolri

CIREBON – Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan komitmen jajaran Polresta Cirebon dalam mendukung program swasembada pangan nasional melalui kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 yang dilaksanakan bersama Presiden RI dan Kapolri, Sabtu (16/5/2026).

Kegiatan nasional tersebut dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting dan dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Di wilayah hukum Polresta Cirebon, kegiatan dipusatkan di lahan pertanian Blok Menti, Desa Cempaka, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama hadir langsung didampingi Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., M.H., para pejabat utama Polresta Cirebon, serta unsur Forkopimcam Talun dan stakeholder terkait lainnya.

Kapolresta Cirebon mengatakan, keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memastikan stabilitas pangan nasional tetap terjaga.

“Ketahanan pangan merupakan bagian penting dari ketahanan nasional. Karena itu, Polresta Cirebon siap mendukung penuh program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan melalui sinergi bersama seluruh stakeholder terkait,” ujar Kombes Pol. Imara Utama.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa Polri terus berkontribusi aktif mendukung program ketahanan pangan nasional. Bahkan, panen raya jagung yang dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah Indonesia berhasil menghasilkan jutaan ton produksi jagung dan diproyeksikan terus meningkat pada kuartal berikutnya.

Kapolri juga menekankan pentingnya inovasi di sektor pertanian, termasuk pemanfaatan teknologi pompa air tenaga surya serta pembangunan gudang ketahanan pangan Polri guna membantu menjaga distribusi dan ketersediaan hasil panen masyarakat.

Sementara itu, Presiden RI Prabowo Subianto memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bersinergi menjaga kedaulatan pangan bangsa. Menurutnya, pangan merupakan sektor strategis yang harus dijaga bersama demi masa depan Indonesia.

“Mengamankan pangan berarti mengamankan masa depan bangsa. Peran seluruh unsur, termasuk Polri di lapangan, sangat luar biasa dalam mendukung swasembada pangan nasional,” ujar Presiden RI.

Usai mengikuti rangkaian Zoom Meeting dan meninjau langsung lokasi panen raya jagung di Desa Cempaka, Kapolresta Cirebon menegaskan pihaknya akan terus memperkuat kolaborasi bersama Dinas Pertanian, Bulog, BPS, kelompok tani, dan berbagai elemen lainnya untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di Kabupaten Cirebon.

“Kami siap mengimplementasikan seluruh arahan Presiden RI dan Kapolri di daerah. Sinergitas yang sudah terjalin akan terus diperkuat demi mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan di Kabupaten Cirebon,” pungkasnya.

((A, Rahmat))

Ciptakan Kenyamanan Dan Kondusifitas di Wilayah, Piket Koramil 03/Serengan Bersama Linmas Laksanakan Patroli Malam

Surakarta - Piket Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Serka Sudiyono  melaksanakan Patroli Malam bersama Satlinmas di seputaran wilayah Kecamatan Serengan, Sabtu (16/05/2026) tadi malam.

Dikatakan Serka Sudiono Patroli malam bersama Satlinmas dilaksanakan melalui route-route rawan terjadinya kriminalitas dan bentuk kejahatan lainnya, melalui obyek-obyek vital Pemerintah, lingkungan maupun perumahan warga masyarakat di wilayah Kecamatan Serengan.

"Patroli bersama Linmas bukan hanya sekedar kegiatan rutinitas Piket Koramil 03/Serengan,namun merupakan salah satu wujud tanggung jawab dan tindakan aktif Piket sebagai upaya menciptakan kondusifitas, meminimalisir terjadinya kriminalitas maupun kemungkinan terjadinya gangguan kamtibmas lainnya terhadap masyarakat khususnya di wilayah Kecamatan Serengan."tegasnya.

Penulis: Arda 72
Uploaded Image

Peresmian 531 KDKMP di Wilayah Kodam IV Jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa


Uploaded Image

Boyolali — Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., menghadiri acara peresmian serentak Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara daring melalui konferensi video bersama Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto. Kegiatan strategis jajaran Kodam IV/Diponegoro ini dipusatkan di Gerai KDKMP Desa Kragilan, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Sabtu (16/5/2026).

Secara nasional, upacara peresmian tersebut berpusat langsung di KDKMP Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur, yang dihadiri langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Sementara itu, untuk wilayah teritorial Kodam IV/Diponegoro, program ini tersebar di delapan Kodim jajaran dengan total mencapai 531 titik KDKMP yang diresmikan secara serentak.

Acara di titik pusat Boyolali tersebut dihadiri Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (Purn) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah H. Sumanto, S.H., Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah Teguh Subroto, S.H., M.H., serta Komandan Lanud Adi Soemarmo Marsma TNI Henri Ahmad Badawi, S.M., M.M., M.Han. Turut hadir mendampingi Pangdam, Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf Muhammad Arry Yudistira, S.I.P., M.I.Pol., M.Han., Dandim 0724/Boyolali Letkol Inf Dhanu Anggoro Asmoro, S.E., Bupati Boyolali Agus Irawan, serta jajaran unsur Forkopimda setempat.

Uploaded Image

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam laporannya menyampaikan bahwa pada tahap awal ini diresmikan 1.061 kedai KDKMP di seluruh Indonesia, dengan target mencapai 30.000 gerai dalam setahun ke depan. Program ini merupakan gagasan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ekonomi masyarakat bawah, termasuk petani, pedagang, dan pelaku UMKM.

Melalui arahannya secara daring, Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembentukan Koperasi Desa Merah Putih merupakan langkah strategis pemerintah dalam memperkuat sektor ekonomi kerakyatan berbasis desa. Koperasi diharapkan menjadi wadah yang mandiri, berdaya saing, dan dikelola secara profesional, transparan, serta akuntabel agar mampu meraih kepercayaan penuh dari masyarakat secara berkelanjutan.

Lebih lanjut, Kepala Negara mendorong koperasi desa untuk bertransformasi menjadi pusat aktivitas ekonomi warga melalui pengembangan sektor pertanian, jalur distribusi kebutuhan pokok, serta usaha produktif lainnya. Dengan landasan semangat gotong royong dan kebersamaan, pemerintah berkomitmen memberikan pendampingan berkelanjutan serta penguatan program pemberdayaan agar koperasi desa mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional dari tingkat bawah.

Selain di Desa Kragilan pendampingan langsung dari para Pejabat Utama Kodam IV/Diponegoro juga dilaksanakan di beberapa wilayah jajaran Kodim lainnya. Di wilayah Kodim 0705/Magelang, pemantauan dipimpin langsung oleh Kasdam IV/Diponegoro di Kelurahan Wates, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang, serta Danrem 072/Pamungkas di KDKMP Desa Pancuranmas, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang.

Sementara itu, di wilayah Kodim 0723/Klaten, kegiatan pengawasan dihadiri oleh Irdam IV/Diponegoro yang bertempat di KDKMP Desa Socongkansi, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten. Serta di wilayah Kodim 0726/Sukoharjo, peninjauan gerai dipimpin oleh Kapok Sahli Pangdam IV/Diponegoro di KDKMP Desa Cangkol, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo. 

(Pendam IV/Diponegoro)

Sabtu, 16 Mei 2026

Panen Jagung di Waled Jadi Bukti Lahan Pertanian Cirebon Masih Produktif

Cirebon Kota - Hamparan lahan pertanian di Blok Ki Buyut Desa Waled Kecamatan Waled Kabupaten Cirebon pada Sabtu (16/05/2026) sekitar pukul 13.00 WIB dipenuhi aktivitas panen raya jagung serentak yang digelar tingkat Polres Cirebon Kota sebagai bagian dari dukungan terhadap ketahanan pangan dan upaya menjaga produktivitas pertanian masyarakat di wilayah Cirebon.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si menyampaikan bahwa kegiatan panen raya jagung ini menjadi bentuk nyata dukungan terhadap para petani agar sektor pertanian tetap tumbuh dan mampu menjadi salah satu kekuatan ekonomi masyarakat, khususnya dalam menjaga ketersediaan pangan di tengah meningkatnya kebutuhan hasil pertanian.

Panen raya dilaksanakan di sejumlah lokasi lahan pertanian dengan total luas mencapai lima hektare yang tersebar di wilayah Kabupaten Cirebon, terdiri dari lahan pertanian binaan Polres Cirebon Kota serta beberapa polsek jajaran yang selama ini ikut mendukung pemanfaatan lahan produktif bersama kelompok tani setempat.

Lahan pertanian yang dipanen meliputi area di Blok Marwah Desa Tonjong Kecamatan Pasaleman serta Blok Ki Buyut Desa Waled Kecamatan Waled yang selama beberapa bulan terakhir dikelola bersama kelompok tani dengan fokus pada peningkatan hasil panen jagung sebagai komoditas pangan strategis masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, para petani terlihat melakukan proses panen secara manual dengan memisahkan tongkol jagung dari batang tanaman menggunakan alat sederhana, sementara hasil panen kemudian dikumpulkan untuk diproses lebih lanjut agar kualitas jagung tetap terjaga sebelum didistribusikan maupun disimpan di gudang pengeringan.

Kegiatan panen raya ini juga dihadiri unsur pemerintah daerah, TNI, penyuluh pertanian lapangan, Bulog, hingga perangkat desa yang bersama-sama mendukung keberlangsungan sektor pertanian sebagai salah satu sumber penghidupan utama masyarakat pedesaan di wilayah Kabupaten Cirebon.

Selain menjadi simbol keberhasilan pertanian, panen jagung serentak tersebut juga menunjukkan bahwa lahan pertanian di wilayah Cirebon masih memiliki potensi besar apabila dikelola secara serius dan mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk aparat kepolisian yang selama ini ikut mendampingi masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

Masyarakat petani menyambut baik keterlibatan jajaran Polres Cirebon Kota dalam kegiatan pertanian karena kehadiran aparat di tengah aktivitas panen memberikan semangat tersendiri bagi petani untuk terus menjaga produktivitas lahan dan meningkatkan hasil pertanian demi mendukung kebutuhan pangan masyarakat luas.
“Kami berharap kegiatan panen raya jagung ini dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus memanfaatkan lahan pertanian secara optimal serta menjaga keberlangsungan sektor pangan di wilayah Cirebon. Kepolisian juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan pertanian dan segera menghubungi Layanan Polisi 110 apabila menemukan gangguan keamanan di wilayahnya,” ujar Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto.

((A, Rahmat))

Kapolsek Panongan Pimpin Apel Pengamanan Peresmian Koperasi Merah Putih, 28 Personel Disiagakan


Uploaded Image


KABUPATEN TANGERANG — Kapolsek Panongan IPTU Irruandy Aritonang, S.H., memimpin langsung apel pengamanan kegiatan Peresmian Operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang digelar di wilayah hukum Polsek Panongan, Sabtu (16/5/2026).

Apel pengamanan dilaksanakan di jalur menuju Gerai Koperasi Desa Merah Putih Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, sebagai bentuk kesiapan pengamanan kegiatan nasional yang dihadiri sejumlah pejabat penting dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah hingga Forkopimda.

Kegiatan pengamanan berada di bawah penanggung jawab Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi M. Indra Waspada Amirullah, S.H., S.I.K., M.M., M.Si., dengan melibatkan 28 personel gabungan Polresta Tangerang dan Polsek Panongan sesuai surat perintah Bagops.

Turut hadir dalam apel pengamanan di antaranya IPTU Iman Sodikin, IPTU Agus Susanto, IPTU Sugiarto, IPDA Gunadi, S.H., dan IPDA Akhmad Suheri bersama personel pengamanan lainnya.

Dalam arahannya, Kapolsek Panongan IPTU Irruandy Aritonang menekankan pentingnya pelaksanaan tugas secara profesional dan penuh tanggung jawab mengingat kegiatan tersebut merupakan agenda strategis nasional.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel yang telah hadir melaksanakan apel pengamanan. Laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab dan tempatkan diri sesuai ploting masing-masing,” ujar IPTU Irruandy Aritonang.

Uploaded Image

Ia juga mengingatkan seluruh personel agar sigap terhadap segala potensi gangguan yang dapat menghambat jalannya kegiatan.

“Apabila ada temuan atau hal-hal yang mengganggu kelancaran kegiatan, segera laporkan kepada saya selaku Kapam Obyek agar dapat segera ditindaklanjuti,” tegasnya.

Usai apel, seluruh personel langsung bergerak menuju titik pengamanan masing-masing guna memastikan kegiatan peresmian berjalan aman dan lancar.

Kehadiran aparat kepolisian sejak awal kegiatan mendapat apresiasi dari masyarakat dan panitia karena dinilai mampu menciptakan rasa aman serta menjaga ketertiban selama berlangsungnya acara nasional tersebut.

Dengan pengamanan maksimal dari jajaran Polsek Panongan dan Polresta Tangerang, rangkaian kegiatan Peresmian Operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kecamatan Panongan berlangsung aman, tertib dan kondusif.




Toher Aswi