Buser Presisi

Media Buser Presisi

Media Buser Presisi
Ungkap Fakta Melalui Berita

Berita Terkini

KONI Indramayu Sepi Peminat, Yogi Kurniawan Sendirian, Restu Pendopo Tidak Sampai Meja Pendaftaran

Indramayu – Pendaftaran bakal calon Ketua Umum KONI Kabupaten Indramayu periode 2026–2030 resmi ditutup pada Minggu, 8 Februari 2026 pukul 1...

Postingan Populer

Minggu, 08 Februari 2026

KONI Indramayu Sepi Peminat, Yogi Kurniawan Sendirian, Restu Pendopo Tidak Sampai Meja Pendaftaran

Indramayu – Pendaftaran bakal calon Ketua Umum KONI Kabupaten Indramayu periode 2026–2030 resmi ditutup pada Minggu, 8 Februari 2026 pukul 16.00 WIB. Alih-alih ramai kandidat, proses penjaringan justru berakhir sunyi. Hingga detik terakhir, hanya satu nama yang benar-benar hadir dan mendaftar yaitu Yogi Kurniawan.

Yogi Kurniawan, yang dikenal sebagai Bos Land Group, datang bukan sekadar membawa nama, melainkan paket lengkap. Dirinya mengantongi dukungan 34 cabang olahraga (cabor) dari total 42 pemegang hak suara, angka yang sulit dibantah dan nyaris menutup ruang kompetisi sejak awal.

Sementara itu, nama Sri Budiharjo Herman (SBH) yang sebelumnya sempat digadang-gadang, justru menghilang di saat paling krusial. Padahal, SBH sempat dikabarkan mendapat restu langsung dari Bupati Indramayu, Lucky Hakim, dalam pertemuan silaturahmi di ruang dalam Pendopo Indramayu, disaksikan sejumlah tokoh olahraga.

Sayangnya, restu itu tampaknya berhenti sebagai simbol seremonial. Hingga pendaftaran resmi ditutup, SBH tidak kunjung menampakkan diri di Sekretariat KONI. Tidak ada berkas, tidak ada dukungan cabor, dan tidak ada langkah konkret yang menyusul restu tersebut.

Fenomena ini memunculkan ironi tersendiri. Restu dari pendopo ternyata tak otomatis menjelma menjadi tiket pendaftaran, apalagi tanpa dukungan riil dari cabang olahraga. Di arena KONI, suara cabor terbukti lebih menentukan dibanding restu politik yang tak diiringi kesiapan.

Dengan kondisi tersebut, Yogi Kurniawan praktis melaju sendirian di lintasan yang seharusnya menjadi arena kompetisi. Proses pemilihan Ketua KONI Indramayu pun menjadi cermin bahwa dalam dunia olahraga, kehadiran nyata lebih penting daripada wacana, dan berkas lebih berbicara daripada bisik-bisik kekuasaan.

Kini publik menanti kelanjutan tahapan berikutnya, sembari mencatat satu pelajaran penting yaitu di KONI Indramayu, yang siap bertanding akan menang, sementara yang hanya direstui, belum tentu turun ke lapangan. (Wira)

Pendaftaran Calon Ketua Umum KONI Indramayu periode 2026–2030 Ditutup, Yogi Kurniawan Jadi Satu-satunya Pendaftar

Indramayu – Tahapan pendaftaran bakal calon Ketua Umum KONI Kabupaten Indramayu periode 2026–2030 resmi ditutup pada Minggu, 8 Februari 2026. Hingga batas akhir pendaftaran Pukul 16.00 WIB, hanya satu nama yang tercatat mendaftarkan diri, yakni Yogi Kurniawan.

Penutupan pendaftaran tersebut dituangkan dalam Berita Acara Penutupan Pendaftaran Bakal Calon Ketua Umum KONI Kabupaten Indramayu periode 2026–2030 yang dilaksanakan di Sekretariat KONI Kabupaten Indramayu, Jalan MT Haryono No. 15.

Ketua Tim Penjaringan, Rudi Lesmana Trisandy, M.Pd, menjelaskan bahwa proses pendaftaran telah dibuka sesuai jadwal, yakni sejak 2 hingga 8 Februari 2026. Selama rentang waktu tersebut, tim penjaringan menerima satu pendaftar yang menyerahkan berkas pada pukul 10.50 WIB, tepat di hari terakhir pendaftaran.

"Berdasarkan jadwal dan waktu pendaftaran yang telah ditetapkan, hingga penutupan pendaftaran hanya terdapat satu bakal calon yang mendaftar, yaitu saudara Bapak Yogi Kurniawan," ujar Rudi dalam berita acara tersebut.

Dirinya juga menegaskan bahwa seluruh dokumen persyaratan telah diterima lengkap, termasuk surat dukungan dari 34 cabang olahraga serta persyaratan administratif lainnya yang bersifat mengikat, sebagaimana tercantum dalam lampiran.

Dalam kegiatan tersebut, Tim Penjaringan yang berjumlah 7 orang anggota dihadiri oleh 6 anggota, dan seluruh proses berjalan tertib sesuai dengan mekanisme organisasi.

Dengan ditutupnya tahapan pendaftaran ini, selanjutnya KONI Kabupaten Indramayu akan melanjutkan ke tahapan berikutnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam pemilihan Ketua Umum periode 2026–2030. (Wira)

Melalui Patroli Malam, Babinsa Mengajak Warga Wujudkan Wilayah Yang Aman 

Wonogiri - Babinsa (Bintara Pembina Desa) berperan aktif dalam kegiatan patroli dan pengawasan di pos kamling untuk membantu menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah binaan mereka. Keterlibatan ini merupakan bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat setempat, dengan tujuan utama untuk menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.

Seperti yang dilakukan Babinsa Koramil 03/Ngadirojo Sertu Sumardi saat mengunjungi Pos kamling di Desa yang menjadi binaannya, Sabtu (7/2/2026) malam. Babinsa mengajak warga untuk kembali mengaktifkan Siskamling (Sistem Keamanan Lingkungan) atau ronda malam secara bergiliran guna membangun kebersamaan berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong untuk mempererat hubungan dengan warga.

Babinsa secara rutin berpatroli bersama Linmas dan warga untuk mengawasi lingkungan dan titik-titik rawan mencegah tindak kriminalitas dan menekan angka kriminalitas seperti pencurian.

Saat berpatroli, Babinsa menyampaikan pesan-pesan keamanan, mengingatkan warga untuk waspada, dan berhati-hati terhadap isu yang tidak jelas sumbernya atau hoaks.

Kegiatan ini menjadi wadah bagi warga untuk bertukar informasi mengenai situasi keamanan dan hal-hal mencurigakan di lingkungan mereka.

Penulis : Arda 72

Babinsa Kadipiro Bersama Masyarakat Laksanakan Kerja Bakti  Pembersihan Lingkungan

Surakarta - Babinsa Kelurahan Kadipiro Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta Serka Munawar bersama dengan warga Masyarakat RT 3 RW 07 kampung Krembyongan dan team saberling Kelurahan Kadipiro melaksanakan kerja bakti pembersihan lingkungan di kampung Krembyongan Kelurahan Kadipiro ,kecamatan Banjarsari, Minggu (08/02/2026).

Ditegaskan Serka Munawar kegiatan kerja bakti  membantu pembersihan Lingkungan di mana Babinsa hadir di tengah - tengah warga masyarakat yang  merupakan wujud Kemanunggalan TNI dengan rakyat agar TNI selalu dekat dan di cintai rakyat. 

"Kegiatan kerja bakti rutin kami lakukan untuk tetap menjaga hubungan dengan warga  dan  masyarakat Kampung Krembyongan Kelurahan Kadipiro Kecamatan Banjarsari  serta memberikan contoh kepada warga tentang kebersihan lingkungan."pungkasnya.

Penulis : Arda 72

Ciptakan Kenyamanan Dan Kondusifitas di Wilayah Piket Koramil 03/Serengan Laksanakan Patroli Malam

Surakarta - Piket Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Serka Priyanto melaksanakan Patroli Malam di seputaran wilayah binaan Koramil 03/Serengan, Sabtu (08/02/2026).

Ditegaskan Serka Priyanto patroli malam bersama Linmas  dilaksanakan ditempat rawan terjadinya kriminalitas dan bentuk kejahatan lainnya, melalui obyek-obyek vital Pemerintah serta kegiatan masyarakat yang ada diwilayah Koramil 03/Serengan juga termasuk  lingkungan maupun perumahan warga masyarakat.

"Patroli bersama Linmas bukan hanya sekedar kegiatan rutinitas Piket Koramil 03/Serengan,namun merupakan salah satu wujud tanggung jawab dan tindakan aktif Piket sebagai upaya menciptakan kondusifitas."ujarnya.

"Selain itu kegiatan ini juga bertujuan untuk meminimalisir terjadinya kriminalitas maupun kemungkinan terjadinya gangguan keamanan lainnya terhadap masyarakat khususnya di wilayah Koramil 03/Serengan."pungkasnya.

Penulis : Arda 72

Sabtu, 07 Februari 2026

Koordinator BGN Wonosobo Ajak Masyarakat Awasi Pelaksanaan Program MBG

WONOSOBO — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu inisiatif strategis Pemerintah Indonesia dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Program ini dilandasi oleh dasar konstitusional dan semangat kesejahteraan, sebagaimana amanat Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 28H ayat (1) tentang hak setiap warga negara memperoleh layanan kesehatan, serta Pasal 31 yang menjamin hak atas pendidikan yang layak.(05/02/2026)

Pemenuhan kebutuhan gizi dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung proses belajar dan tumbuh kembang anak. Tanpa asupan nutrisi yang cukup, anak-anak akan mengalami kesulitan dalam berkonsentrasi, berprestasi, serta berkembang secara optimal.

Selain itu, Program MBG juga diarahkan sebagai langkah konkret pemerintah dalam penanganan stunting dan gizi buruk. Indonesia hingga kini masih menghadapi tantangan serius terkait prevalensi stunting (tengkes), yang apabila tidak ditangani sejak dini dapat berdampak pada terhambatnya perkembangan otak, menurunnya daya tahan tubuh, serta berkurangnya potensi kecerdasan (IQ) di masa dewasa.

Guna menggali informasi lebih dalam terkait pelaksanaan Program MBG di daerah, awak media melakukan pertemuan dan diskusi langsung bersama Koordinator Wilayah Kabupaten Wonosobo, Satika Mahda, yang membawahi seluruh dapur MBG di wilayah Kabupaten Wonosobo. Pertemuan tersebut berlangsung santai namun informatif di Temu Kamu Caffe, Wonosobo.

Dalam keterangannya, Satika Mahda menyampaikan bahwa saat ini telah terdapat 78 dapur MBG yang aktif beroperasi di Kabupaten Wonosobo. Jumlah tersebut diproyeksikan akan terus bertambah hingga mencapai lebih dari 100 dapur MBG seiring dengan meningkatnya kebutuhan dan cakupan program pemerintah tersebut.

Ia menegaskan bahwa pendirian dapur MBG tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Seluruh proses berada di bawah pengawasan ketat Badan Gizi Nasional (BGN). Beberapa persyaratan utama yang wajib dipenuhi antara lain memiliki yayasan yang legal, lokasi dapur yang sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) BGN, serta faktor-faktor penunjang lain yang telah ditetapkan.

"Setiap yayasan diperbolehkan memiliki maksimal sepuluh dapur MBG. Kepemilikan tidak dibatasi siapa pun, yang terpenting memenuhi kategori yang diizinkan oleh BGN, termasuk kesiapan permodalan," ujar Satika Mahda.

Lebih lanjut, Satika juga mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi aktif dalam mengawal jalannya Program MBG agar dapat terlaksana dengan baik dan tepat sasaran. Ia membuka ruang pengaduan bagi masyarakat apabila menemukan pelaksanaan dapur MBG yang tidak sesuai SOP.

"Jika di lapangan ditemukan hal-hal yang tidak sesuai dengan SOP BGN, masyarakat dipersilakan melaporkan kepada kami dengan menyertakan bukti yang kuat. Laporan tersebut pasti akan kami tindak lanjuti untuk dilakukan pengecekan sekaligus mencari solusi terbaik," tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Satika Mahda juga menjelaskan bahwa setiap dapur MBG wajib menyiapkan dua jenis porsi makanan, yakni porsi besar dan porsi kecil. Porsi besar senilai Rp10.000 diperuntukkan bagi siswa kelas 4 SD hingga SMA serta ibu hamil. Sementara porsi kecil senilai Rp8.000 ditujukan bagi anak-anak TK, balita, serta siswa kelas 1 hingga kelas 3 SD.

Di akhir perbincangan santainya bersama awak media, Satika Mahda menegaskan keterbukaannya terhadap insan pers. Ia mempersilakan awak media untuk kembali melakukan konfirmasi atau pendalaman informasi terkait Program MBG, baik melalui pertemuan langsung maupun komunikasi melalui WhatsApp.

(Team)

MKKS SMK Se-Kabupaten Brebes Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2026



Brebes – Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Se-Kabupaten Brebes menyampaikan ucapan Selamat Hari Pers Nasional (HPN) 2026 kepada seluruh insan pers di Indonesia yang telah berkontribusi besar dalam menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab.

Momentum Hari Pers Nasional ini dinilai sebagai pengingat akan peran strategis pers sebagai pilar demokrasi serta mitra penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Melalui pemberitaan yang edukatif dan konstruktif, pers turut mendorong kemajuan di berbagai sektor, termasuk dunia pendidikan.

MKKS SMK Se-Kabupaten Brebes mengapresiasi dedikasi dan profesionalisme para jurnalis yang terus bekerja dengan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, integritas, dan independensi dalam menjalankan tugasnya.
Sinergi antara pers dan dunia pendidikan diharapkan semakin kuat, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi dan pembentukan karakter peserta didik yang kritis, kreatif, dan berdaya saing.

Pada peringatan Hari Pers Nasional 2026 ini, MKKS SMK Se-Kabupaten Brebes berharap pers Indonesia semakin maju, terpercaya, serta terus menjadi sumber informasi dan inspirasi bagi masyarakat luas.

[Indra team]

*Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog bagi Petani Jagung*

*JAKARTA* – Jumat, 6 Februari 2026, Polri menyelenggarakan rapat koordinasi bersama Kementan, Perum Bulog, BPK, Asosiasi Pabrik Pakan Ternak dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dalam rangka mememperkuat ketahanan pangan nasional melalui ekosistem pertanian jagung pakan ternak. Langkah strategis ini dilakukan untuk mengawal proses produksi jagung dari hulu hingga hilir, sekaligus memastikan kesejahteraan petani binaan Polri di berbagai wilayah Indonesia.

Rakor yang diselenggarakan di Mabes Polri ini juga diikuti oleh seluruh gugus tugas Polda se-Indonesia secara daring, dipimpin Karobinkar SSDM Polri selalu wakil posko gugus tugas ketahanan Pangan, Brigjen Langgeng Purnomo.

"Kami melaksanakan analisa dan evaluasi hasil kinerja tahun sebelumnya, Indonesia berhasil tanpa Impor jagung pabrik pakan ternak pada tahun 2025 sehingga Rakor ini kami laksanakan untuk konsolidasi dan kolaborasi menjalankan strategi ke depan tahun 2026 menjadi lebih baik lagi" Ujar Brigjen Langgeng.

Di sisi hulu, Polri hadir sebagai jembatan bagi Poktan jagung dalam mengatasi kendala permodalan. Melalui skema pembiayaan melibatkan Himbara, Polri memfasilitasi akses Poktan ke perbankan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Salah satu implementasi nyatanya terlihat di wilayah Polda Jawa Barat, tepatnya di Nagreg dan Ciamis, di mana petani mendapatkan kredit modal untuk kembali menanam dan memperluas lahan pertanian jagung.

Danang Andi Wijanarko selaku senior vice president BRI dalam paparannya mewakili dari Himbara menyampaikan bahwa BRI sendiri pada tahun 2026 sudah menyiapkan plafond senilai 180T rupiah untuk pembiayaan KUR Mikro di bidang pertanian termasuk ekosistem pertanian Jagung.

Tidak hanya urusan modal, Polri melalui Gugus Tugas Ketahanan Pangan juga memberikan perlindungan kepada petani dengan menjaga stabilitas harga. Polri memastikan hasil panen petani tidak terjebak dijual ke tengkulak dengan harga rendah. Sebagai solusinya, Polri menjalin kerja sama dengan Perum Bulog untuk menyerap hasil panen dengan harga lebih baik.

Pelaksanaan pengadaan jagung tahun 2026 oleh Bulog didasarkan pada Surat dinas Internal nomor SDI-217/DU000/PD.02.01/12012026 tanggal 12 Januari 2026 tentang pengadaan Jagung dengan target 1 juta ton untuk Cadangan pangan pemerintah tahun 2026 dengan harga 6.400 Rupiah per Kilogram.

"Fokus kami adalah menjaga agar harga jagung di tingkat petani minimal sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Di beberapa wilayah, seperti di Jabar dan di Kalsel, kolaborasi ini mendorong pembelian harga yang berpihak ke petani jagung, yakni mencapai Rp6.400 per kg sesuai standar HPP Bulog." Ujar Brigjen Langgeng Purnomo selaku Wakil Posko Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri.
Program ini bertujuan untuk mengembangkan lahan tidur, membebaskan petani dari jebakan tengkulak dan meningkatkan produksi jagung nasional. Dengan pendampingan manajerial yang tepat, diharapkan petani mampu membayar pinjaman modal tepat waktu dan meningkatkan taraf hidup mereka secara berkelanjutan.

Melalui rapat koordinasi program ketahanan pangan tahun 2026, Polri berharap dapat memperkuat ekosistem pertanian jagung pakan ternak dan mensejahterakan petani jagung Indonesia.

((A, Rahmat))

Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog bagi Petani Jagung



*JAKARTA* – Jumat, 6 Februari 2026, Polri menyelenggarakan rapat koordinasi bersama Kementan, Perum Bulog, BPK, Asosiasi Pabrik Pakan Ternak dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dalam rangka mememperkuat ketahanan pangan nasional melalui ekosistem pertanian jagung pakan ternak. Langkah strategis ini dilakukan untuk mengawal proses produksi jagung dari hulu hingga hilir, sekaligus memastikan kesejahteraan petani binaan Polri di berbagai wilayah Indonesia.

Rakor yang diselenggarakan di Mabes Polri ini juga diikuti oleh seluruh gugus tugas Polda se-Indonesia secara daring, dipimpin Karobinkar SSDM Polri selalu wakil posko gugus tugas ketahanan Pangan, Brigjen Langgeng Purnomo.

"Kami melaksanakan analisa dan evaluasi hasil kinerja tahun sebelumnya, Indonesia berhasil tanpa Impor jagung pabrik pakan ternak pada tahun 2025 sehingga Rakor ini kami laksanakan untuk konsolidasi dan kolaborasi menjalankan strategi ke depan tahun 2026 menjadi lebih baik lagi" Ujar Brigjen Langgeng.

Di sisi hulu, Polri hadir sebagai jembatan bagi Poktan jagung dalam mengatasi kendala permodalan. Melalui skema pembiayaan melibatkan Himbara, Polri memfasilitasi akses Poktan ke perbankan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Salah satu implementasi nyatanya terlihat di wilayah Polda Jawa Barat, tepatnya di Nagreg dan Ciamis, di mana petani mendapatkan kredit modal untuk kembali menanam dan memperluas lahan pertanian jagung.

Danang Andi Wijanarko selaku senior vice president BRI dalam paparannya mewakili dari Himbara menyampaikan bahwa BRI sendiri pada tahun 2026 sudah menyiapkan plafond senilai 180T rupiah untuk pembiayaan KUR Mikro di bidang pertanian termasuk ekosistem pertanian Jagung.

Tidak hanya urusan modal, Polri melalui Gugus Tugas Ketahanan Pangan juga memberikan perlindungan kepada petani dengan menjaga stabilitas harga. Polri memastikan hasil panen petani tidak terjebak dijual ke tengkulak dengan harga rendah. Sebagai solusinya, Polri menjalin kerja sama dengan Perum Bulog untuk menyerap hasil panen dengan harga lebih baik.

Pelaksanaan pengadaan jagung tahun 2026 oleh Bulog didasarkan pada Surat dinas Internal nomor SDI-217/DU000/PD.02.01/12012026 tanggal 12 Januari 2026 tentang pengadaan Jagung dengan target 1 juta ton untuk Cadangan pangan pemerintah tahun 2026 dengan harga 6.400 Rupiah per Kilogram.



"Fokus kami adalah menjaga agar harga jagung di tingkat petani minimal sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Di beberapa wilayah, seperti di Jabar dan di Kalsel, kolaborasi ini mendorong pembelian harga yang berpihak ke petani jagung, yakni mencapai Rp6.400 per kg sesuai standar HPP Bulog." Ujar Brigjen Langgeng Purnomo selaku Wakil Posko Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri.

Program ini bertujuan untuk mengembangkan lahan tidur, membebaskan petani dari jebakan tengkulak dan meningkatkan produksi jagung nasional. Dengan pendampingan manajerial yang tepat, diharapkan petani mampu membayar pinjaman modal tepat waktu dan meningkatkan taraf hidup mereka secara berkelanjutan.

Melalui rapat koordinasi program ketahanan pangan tahun 2026, Polri berharap dapat memperkuat ekosistem pertanian jagung pakan ternak dan mensejahterakan petani jagung Indonesia.

Polsek Simpang Teritip Polres Bangka Barat Berhasil Ungkap Kasus Percobaan Pencurian



Jajaran Polsek Simpang Teritip Polres Bangka Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Melalui langkah penyelidikan yang profesional dan terukur, polisi berhasil mengungkap kasus tindak pidana percobaan pencurian yang terjadi di wilayah Kecamatan Simpang Teritip.

Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat terkait adanya aksi percobaan pencurian yang disertai perlawanan terhadap korban. Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Simpang Teritip segera melakukan serangkaian penyelidikan guna mengidentifikasi dan mencari keberadaan pelaku.

Hasilnya, seorang pria berinisial AM alias Olib (39) berhasil diamankan oleh petugas. Dalam proses penangkapan, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan langsung dengan tindak pidana tersebut.

Peran Polsek sebagai Garda Terdepan Pelayanan Publik
Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso, menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan bagian dari tugas Polri sebagai unsur pemerintahan dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

"Polsek Simpang Teritip sebagai garda terdepan Polres Bangka Barat terus berupaya hadir di tengah masyarakat. Setiap laporan yang masuk ditindaklanjuti secara profesional guna memberikan rasa aman dan kepastian hukum," ujar Iptu Yos Sudarso.

Ia menambahkan, keberhasilan pengungkapan ini mencerminkan kesiapsiagaan personel Polsek Simpang Teritip dalam merespons setiap potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukumnya.
Barang Bukti Diamankan, Proses Hukum Berjalan

Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa,
Senjata tajam jenis parang,
Tiga buah jerigen,
Satu helai pakaian yang digunakan untuk menutup wajah,
Satu buah selang,

Saat ini, pelaku telah diamankan di Polsek Simpang Teritip untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi serta melengkapi administrasi penyidikan dan berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif dalam menjaga situasi keamanan di lingkungan masing-masing serta segera melaporkan apabila menemukan adanya potensi tindak pidana.

"Keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab bersama. Polsek Simpang Teritip siap melayani dan melindungi masyarakat," tutup Iptu Yos.

(HR)